MoU Konsorsium Pembangunan Jalan Kabupaten Kobar

hamparan.info – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab bersama dengan Danrem 102/Pjg hadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) konsorsium pembangunan jalan tahap III antar desa Kabupaten Kotawaringin Barat bertempat di Lapangan Upacara SMPN 01 Pangkut.

Groundbreaking Pembangunan Jalan Kab. Kotawaringin Barat ditandai dengan pemecahan kendi oleh Pangdam XII/Tpr Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, Danrem 102/Pjg, Kolonel Arm Syaiful Rizal, Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah S.H., M.H., Plt. Kadis PUPR Kab. Kobar, Juni Gultom serta Para Perwakilan dari perusahaan.

Kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari Pelaksanaan kerjasama antara Pemda Kab. Kotawaringin Barat dengan perusahaan – perusahaan di Kobar untuk melaksanakan pembangunan jalan melalui konsorsium. Yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) Konsorsium Pembangunan Jalan Tahap III Kabupaten Kotawaringin Barat oleh Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah S.H.,M.H. dengan pihak perusahaan.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab mengatakan kerjasama pembangunan jalan antara Pemerintah Kab. Kotawaringin Barat serta perusahaan adalah bertujuan untuk memperpendek rentang pelayanan kepada masyarakat. Baik pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan serta pelayanan dalam pemenuhan kebutuhan sembako bagi masyarakat.

“Yang biasanya kita ke Kabupaten memerlukan waktu 10 jam dengan membangun jalan bisa dicapai dengan waktu 1 jam saja,” ujar Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab. “Inilah upaya kita untuk mendukung Bupati dan Forkopimda serta masyarakat di wilayah Kab. Kotawaringin Barat,”.

Sedangkan Bupati Kobar, Nurhidayah menyampaikan, kegiatan tersebut adalah untuk membuka aksesibilitas jalan khususnya untuk membuka keterisolasian dan juga untuk memudahkan arus transportasi masyarakat yang ada di desa.

“Diharapkan dengan kegiatan ini kedepannya kita selalu bersinergi baik antara Pemda, TNI- Polri untuk bersama-sama membangun daerah kita, tujuannya tidak lain adalah untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Bupati Kobar, Nurhidayah.

Plt Kadis PUPR Kabupaten Kobar, Joni Gultom, menyampaikan, pada tahun 2019 ini Pemkab Kobar kembali melaksanakan konsorsium Pembangunan Jalan Tahap III Kabupaten Kotawaringin Barat dengan melibatkan sebanyak 10 perusahaan yang ada di Kabupaten Kobar dengan rencana panjang jalan yang akan dibuka kurang lebih 175 kilometer.

 

 

TMMD ke-105 Ketapang Resmi Ditutup

hamparan.info  – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab menutup secara resmi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 1203/Ketapang di lapangan Sepak Bola Desa Batu Lapis, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang.

TMMD ke-105 Kodim 1203/Ketapang ditutup dengan pernyataan resmi oleh Pangdam XII/Tpr serta ditandai dengan Penyerahan dan penandatanganan hasil oleh Dansatgas TMMD, Letnan Kolonel Kav Jami’an kepada Bupati Ketapang, Martin Rantan yang disaksikan langsung oleh Pangdam XII/Tpr.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para Prajurit TNI, POLRI, aparat pemerintah daerah, serta segenap komponen masyarakat yang telah bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan, baik fisik maupun non-fisik.

“TMMD merupakan wujud operasi bakti TNI yang ditujukan untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat melalui pelaksanaan kegiatan bantuan kemanusiaan dan bakti sosial kemasyarakatan dalam rangka membantu pemerintah untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujudnya stabilitas dalam negeri,” kata Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Kembali Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Pemerintah Daerah dan masyarakat yang telah memberikan dukungan, kontribusi positif dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan program TMMD, sehingga hasil TMMD ini dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat luas.

Bupati Ketapang, Martin Rantan dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan TMMD ke-105 TA. 2019 Kodim 1203/Ktp telah di laksanakan secara terperinci, TMMD ini menjadi pemacu perkembangan masyarakat yang berada di desa agar dapat membangun desanya menjadi lebih maju.

“TMMD bukan juga hanya membangun wilayah desa akan tetapi dapat mengedukasi masyarakat untuk membangun wilayahnya,” ujar Bupati Martin Rantan.

Bupati Ketapang Martin Rantan dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Pangdam XII/Tpr serta Kodim 1203/Ktp atas keberhasilan pelaksanaan TMMD di Desa Sekukun.

“Kita sangat mengapresiasi kepada TNI, karena pelaksanaan TMMD ini memberikan nilai positif bagi pembangunan di Kab. Ketapang,” kata Martin Rantan.

Rakyat Merasakan Kemerdekaan  Sesungguhnya

hamparan.info – Karya Bakti TNI pembukaan jalan sepanjang 20 kilometer yang menghubungkan Desa Batu Lapis dengan Desa Beginci Darat ditutup sekaligus diresmikan oleh Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab di lapangan sepak bola Desa Batu Lapis, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.  Adanya akses jalan yang sudah terhubung, warga merasa bahagia karena selama 74 tahun dalam keterisoliran dan kini sudah merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya.

Penutupan Karya bakti TNI di wilayah Kodim 1203/Ketapang ditandai dengan pemencetan tombol sirine oleh Pangdam XII/Tpr bersama Bupati Ketapang, Wakil Ketua DPRD Ketapang, Kasrem 121/Abw, Dandim 1203/Ktp serta Kabagops Polres Ketapang. Sedangkan peresmian jalan yang diberi nama Jalan Tanjungpura tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pangdam XII/Tpr bersama dengan Bupati Ketapang.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab  mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang dan seluruh komponen masyarakat Desa Batu Lapis dan Beginci Darat, serta semua pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan Karya Bakti TNI ini, sehingga dapat berjalan sukses sesuai dengan rencana.

Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab menyampaikan, Kegiatan Karya Bakti TNI yang dilaksanakan oleh Kodam XII/Tpr di wilayah Kodim 1203/Ketapang adalah menindaklanjuti Kebijakan Kasad Bidang Teritorial, khususnya Bakti TNI yaitu melaksanakan kegiatan Bakti TNI kreatif dan Bakti TNI lainnya sesuai kebijakan Pimpinan.

“Oleh karena itu Kodim 1203/Ktp bersama dengan Pemda Ketapang dan Instansi terkait serta komponen masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bakti TNI berupa pembukaan jalan sepanjang 20 Km dari Desa Batu Lapis menuju Desa Beginci Darat dan pembuatan jembatan,” ujar Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Tujuan Karya Bakti TNI ini adalah, untuk meningkatkan soliditas dan sinergitas Prajurit TNI dengan aparat pemerintah serta komponen masyarakat lainnya yang selama ini telah terbina dengan baik. Selain itu, pelaksanaan Karya Bakti TNI ini adalah bentuk perwujudan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sampai saat ini banyak memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas pokok TNI.

Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab menjelaskan, dalam menentukan pemilihan sasaran fisik Karya Bakti TNI ini, diarahkan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana yang langsung menyentuh kepentingan rakyat. Ini dilakukan demi menunjang kegiatan ekonomi yang sangat dibutuhkan oleh rakyat dalam memperlancar transportasi dan memperpendek jarak tempuh.

Sedangkan sasaran non fisik diarahkan pada kegiatan yang dapat menggugah kesadaran dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Sehingga apabila sasaran ini tercapai akan mendorong terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab mengajak kepada masyarakat agar dapat menjadikan momen kegiatan Bakti TNI sebagai wadah untuk bersilaturahmi antar sesama, sehingga tercipta suasana keakraban dan kekeluargaan. Sebab, kebersamaan antara TNI dengan rakyat harus terus terjaga dan terpelihara dalam keharmonisan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Hal tersebut untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh untuk menangkal berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang datang dari luar,” kata Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Pada acara penutupan karya bakti TNI kali ini juga dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial untuk masyarakat diantaranya Pengobatan gratis, Pemberian Sembako dan Pemberian Sarana Kontak. Untuk memeriahkan acara juga digelar acara hiburan untuk masyarakat.

 

Salat Gaib untuk Mbah Moen

hamparan.info – Dalam rangka menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah yang aman, damai dan kondusif, Polda Jawa Barat menggelar Tabligh Akbar dan Istighotsah, di Masjid Al-Amman, Polda Jabar, Jalan Sukarno Hatta, Rabu (7/8/2019).

Hadir pada kegiatan tersebut Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan Kasdam beserta para pejabat Utama Kodam III/Slw, personel Polda dan TNI.

Bertindak selaku penceramah Habib Jidan Bin Novel Bin Salim dan Istighosah dipimpin Habib Rifki Bin Indrus Al Hamid.

Sebelum dilaksanakan pemberian ceramah oleh Habib Jidan Bin Novel Bin Salim, ratusan personel Polda dan Prajurit TNI serta seluruh yang hadir melaksanakan salat gaib untuk KH Maimun Zubair atau Mbah Moen.

Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi mengatakan, kegiatan Istighosah ini adalah rasa syukur kita kepada Alloh SWT, bahwa sampai hari ini dalam rangkaian mengamankan Jawa Barat dan sekitarnya masih dalam keadaan aman.

“Kita bersyukur solidatas TNI-Polri tetap terpelihara, mari sama-sama membangun dan mengamankan Jawa barat semoga Alloh SWT selalu melindungi personel TNI-Polri dan masyarakat Jabar,” kata Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi.

Pada kesempatan tersebut, Habib Jidan Bin Novel Bin Salim, memimpin Doa untuk para tokoh masyarakat, dan tokoh agama, Kapolda, Pangdam, Gubernur, jajaran TNI-Polri, Ketua MUI, Insyaallah dijadikan perkumpulan yang diberkahi oleh Alloh SWT.

 

Lomba Menarik Saat Perayaan HUT RI ke-74 di Rutan Sanggau

hamparan.info – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-74 di Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas IIB Sanggau, Kalimantan Barat, berbagai kegiatan digelar.

Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Isnawan, menyebut pada peringatan HUT RI ke 74 ini Rutan Sanggau melaksanakan kegiatan perlombaan untuk warga binaan.

“Adapun macamnya antara lain, pertandingan sepak takraw, tenis meja, catur, makan kerupuk, balap karung, karoke, dan lomba kebersihan kamar,” kata Isnawan, Selasa (6/8/2019) di Rutan Kelas II B Sanggau.

Dia menjelaskan, kegiatan ini dimulai sejak 5 hingga 17 Agustus 2019.” Warga binaan merasa senang dan gembira serta antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan,” kata Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Isnawan.

Totok Mukarto Kembali Mendapat Gelar Baru : Kirip Paren Lung

hamparan.info – Mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda, DR (HC) R. Totok Mukarto,SH,CN,M.Si,CCBL kembali mendapat gelar baru, gelar tersebut didapatkan sebagai gelar kehormatan dari masyarakat Dayak Kalimantan Timur. Totok Mukarto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor di KSOP Kelas II Gresik, Jawa Timur, pada Sabtu (3/8/2019) siang mendapat Gelar Kehormatan dengan nama Kirip Paren Lung.

Kedatangan Totok Mukarto dari Gresik, Jawa Timur ke Samarinda hadir untuk memenuhi undangan dan  disambut meriah oleh warga Dayak di Desa Budaya Pampang Sungai Siring Kota Samarinda dengan tradisi Percik Air dan berbagai tarian adat Dayak. Prosesi pemberian gelar kehormatan tersebut merupakan wujud perhatian dan perhargaan atas jasanya saat menjabat  sebagai Kepala Kantor KSOP Samarinda dengan berhasil menciptakan ketertiban di Pelabuhan, pelayanan publik yang cepat dan transparan sehingga mampu meningkatkan pendapatan Negara yang berdampak positif bagi perekonomian masyarakat Samarinda.

Prosesi pemberian gelar kehormatan tersebut berlangsung hikmah yang ditandai dengan pemasangan tanda adat sebagai warga kehormatan adat Dayak Kenyah Pampang oleh Ketua Adat serta pemberian gelar nama “KIRIP PAREN LUNG’ yang artinya seorang penguasa muara yang dihormati dan turut hadir Istri, Ratna Sari Dewi dan putrinya, RR. Catherine Putri Zafira juga mendapat gelar kehormatan, sang istri dengan nama IDANG MENING “cahaya bersih” dan sang putri dengan nama ULAU TAU “Sinar Matahari”.

Ketua Adat Dayak Kenyah Pampang, Esron Palan dalam sambutanya sangat bahagia atas kehadiran Totok Mukarto bersama keluarga dan rombongan dari Gresik dan kesempatan tersebut menuturkan bahwa keluarga besar dayak Pampang bertambah lagi atas pemberian gelar kepada bapak Totok Mukarto dan Keluarga sudah menjadi bagian dari warga Suku Dayak Kenyah, Esron Palan pun menambahkan bahwa pihaknya merasa kehilangan sosok pemimpin yang selama ini bisa mengayomi warganya khususnya yang bermukim di sepanjang sungai Mahakam hingga di Muara yang umumnya sebagai nelayan dan tidak terganggu lagi dengan aktifitas yang ilegal.

Totok Mukarto di hadapan media menyatakan, “Ucapan terima kasih tak terhingga atas sambutan serta pemberian gelar kehormatan tersebut dan kalaupun selama dirinya menjabat sebagai kepala kantor KSOP Samarinda saat itu adalah semata karena upaya menciptakan tujuan transportasi nasional yang efektif, efisien dan transparan dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan dalam pelayaran serta terciptanya kepatuhan dalam penegakan hukum.

Perlu diketahui bahwa saat Totok Mukarto menjabat sebagai Kepala Kantor KSOP Samarinda, segudang prestasi telah di ukir di Samarinda, tidak hanya dalam penegakan hukum dalam pelayaran seperti menindak para pelaut yang menggunakan ijasah/sertifikat palsu. Namun berhasil membuat pelayanan publik yang transparan dengan menyiapkan gedung satu atap yang nyaman dalam pengurusan dokumen pelayaran yang berada di kawasan perkantoran KSOP Samarinda.

Prestasi tersebut dibuktikan dengan kinerja yang didapatkan dari Kementerian Perhubungan Laut berupa perhargaan juara terbaik kategori unit pelayanan administrasi dan perizinan/non perizinan serta penghargaan dari pemerintah provinsi Kaltim dengan keikutsertaannya dalam Pameran Kaltim Expo dengan predikat sebagai juara umum.

Tak hanya prestasi, Totok Mukarto pun berhasil mengumupulkan para stakeholder dalam mendukung pelaksaanaan setiap kegiatan seperti gelar pelatihan Keselamatan dalam pelayaran, mediasi para buruh pelabuhan terkait upah hingga penyelesaian masalah para nelayan yang beroprasi di Sungai Mahakam dan perairan Muara Berau.

Catat, Prajurit Harus Kenali Kearifan Lokal

hamparan.info – Usai mengikuti acara pencanangan BBGRM XVI di Kecamatan Tebas, Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab didampingi Asintel Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Wulang Nur Yudhanto dan Kabintaldam XII/Tpr, Kolonel Inf Yogi Gunawan melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di wilayah Sambas dengan melaksanakan peninjauan pembangunan Kompi Senapan A (Kipan) Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Dengan menggunakan Helikopter, Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab serta rombongan mendarat langsung di Kompi Senapan A Yonif 645/Gty yang disambut hangat oleh Danyonif 645/Gty, Mayor Inf Sugiarto. Pangdam XII/Tpr langsung melihat serta meninjau barak dan perumahan prajurit Kompi Senapan A Yonif 645/Gty.

Dalam kunjungan perdananya ke Kompi Senapan A Yonif 646/Gty, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab juga memberikan pengarahan kepada prajurit bertempat di Aula Kompi. Dalam pengarahannya Pangdam XII/Tpr menyampaikan, menjadi prajurit Yonif 645/Gty adalah pilihan untuk itu agar prajurit mengenal lingkungan dan berbaur dengan masyarakat yang ada di sekitar pemukiman satuan.

“Jadikanlah masyarakat keluargamu dengan itu kalian lebih mengetahui kearifan lokal yang ada di Kecamatan Paloh ini,” kata Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab di hadapan para prajurit Kompi Senapan A memberikan apresiasi terhadap kondisi pangkalan yang bersih meskipun masih banyak juga yang masih harus dibenahi karena termasuk Kompi senapan yang baru.

Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab berpesan kepada prajurit untuk selalu menjaga kekompakan dan untuk selalu giat belajar dan berlatih. Dalam rangka mewujudkan profesionalisme prajurit. “Beri yang terbaik untuk satuanmu ini, Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha,” ujar Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Membangkitkan Kembali Semangat Kebangsaan

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab diwakili Asisten Teritorial Kasdam XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Muhammad Asep Apandi menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan pengurus cabang keluarga besar FKPPI Se-Kalimantan Barat periode 2019 – 2021 di Aula Makodam XII/Tpr.

Ketua Pengurus Pusat KB FKPPI Bapak Pontjo Sutowo, Kadisops Lanud Supadio, Kabid Bimas Polda Kalbar, Aspotmar Lantamal XII/Pontianak, Walikota Pontianak, Kasdim 1207/BS serta Para Pasi Intel dan Pasiter jajaran Korem 121/Abw, Perwakilan Persit dan Bhayangkari, tampak hadir juga di sana.

Pengurus Cabang Keluarga Besar FKPPI se-Kalimantan Barat periode 2019 – 2021 secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Pengurus Daerah XV KB FKPPI Kalimantan Barat, Nugroho Setiadi. Selain pelantikan pengurus cabang dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Pelantikan Pengurus Generasi Muda FKPPI, Pengurus HIPWI FKPPI dan Pengurus Wanita FKPPI.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab selaku Pembina FKPPI PD XV Kalimantan Barat dalam sambutan yang dibacakan Aster Kasdam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Muhammad Asep Apandi mengucapkan terima kasih kepada Pengurus lama yang sudah bekerja dan berkoordinasi dengan Kodam XII/Tpr serta berpesan agar tetap berkarya dalam mendukung pengurus yang baru.

“Bagi Pengurus yang baru, saya ucapkan selamat, semoga dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara khususnya Provinsi Kalimantan Barat, sehingga menjadikan Keluarga Besar FKPPI yang Solid, Kuat dan Militan,” ujarnya.

Ia menyampaikan, pembinaan Keluarga Besar TNI secara terencana dan terprogram merupakan sasaran dari program komunikasi sosial TNI AD dalam upaya penyampaian pesan dan harapan untuk terbinanya wawasan kebangsaan juga cinta tanah air dikalangan putra putri TNI-POLRI serta terjalinnya komunikasi dua arah yang sehat dan harmonis.

Perlu diketahui bersama, kita cukup prihatin dengan kondisi saat ini, dimana semangat kebangsaan yang menjadi batu sendi tempat bertumpunya NKRI ini justru mengalami degradasi. Dalam kondisi     seperti ini, maka harapannya FKPPI sebagai pewaris nilai-nilai kejuangan dan sebagai corong serta kepanjangan tangan TNI-POLRI, harus mempelopori upaya-upaya membangkitkan kembali semangat kebangsaan tersebut.

Ia mengatakan, organisasi FKPPI sebagai wadah perjuangan putra putri purnawirawan dan putra putri TNI-POLRI dalam menuju cita-cita bersama, yaitu kesejahteraan anggota, tentunya harus menyadari bahwa dalam aktifitas perjuangannya hendaknya menggunakan azas manfaat sebagai tolak ukur keberhasilannya. 

“Untuk mencapai tujuan dan cita-cita organisasi tersebut, maka gerak roda organisasi FKPPI harus dapat berjalan dengan baik, sehingga diperlukan solidaritas, disiplin dan kepatuhan terhadap aturan organisasi serta menjadikan FKPPI sebagai ”Rumah Bersama,” ucapnya.

Ia berharap agar hubungan antara FKPPI dengan Kodam XII/Tpr jangan hanya sebatas sebagai mitra kerja saja, akan tetapi harus benar-benar merupakan sebuah keluarga dan bekerja saling bahu-membahu, serta menjadi agen komunikasi dan informasi tentang TNI kepada masyarakat luas.

“FKPPI harus mampu bersikap mandiri dan handal dalam memantapkan perannya di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta dapat memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional,” ujarnya.

TNI ke Lokasi Gempa Banten, Ini yang Dilakukan

hamparan.info – Gempa bumi yang bekekuatan 7,4 SR  dengan kedalaman 10 KM  kembali melanda wilayah Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang  Banten, pada Sabtu (3/8/2019). Kejadian gempa ini terjadi di perairan Selat Sunda Jumat sore,  di mana guncangan sangat  terasa di wilayah Banten sendiri, Jawa Barat, DKI hingga Lampung.

Kesiapan akan tanggap darurat bencana, TNI khususnya Korem 064/MY sudah menerjunkan sebanyak 2 SSK terdiri dari Yonif 320/ BP  dan Kodim 0601/ Pandeglang untuk mengantisipasi perkembangan.

Danrem 064/MY, Kolonel Infanteri Windiyatno tidak lama setelah terjadi gempa langsung bergerak ke Labuan, Pandeglang untuk melihat langsung situasi maupun perkembangan di lapangan.

“Setelah mendapat informasi gempa,  saya langsung berangkat ke Labuan, Pandeglang ” kata Danrem 064/MY, Kolonel Infanteri Windiyatno. “Bahkan sudah saya perintahkan  Dandim 0601/Pandeglang dan Danyonif  320/BP untuk segera mengirimkan 2 SSK  untuk siap membantu masyarakat dan juga mengantisipasi perkembangan di lapangan ” kata Danrem 064/MY, Kolonel Infanteri Windiyatno.

 Pasukan dari TNI dalam hal ini Korem 064/MY  sudah di tempatkan di Kecamatan Pagelaran, Kecamatan Cikeusik dan Kecamatan Mandalawang.  Hadir dalam kesempatan ini, Danramil Labuan Kapten Infanteri Darmawan dan Kepala BPBD  Pandeglang.

Danrem 064/MY, Kolonel Infanteri Windiyatno berharap,” Lakukan pengecekan di lapangan, segera ambil tindakan evakuasi apabila ada korban dengan prinsif utama menyelamatkan nyawa manusia,”.

Emak Iah dan Ato Terharu Dibantu Kapolsek Kadupandak

hamparan.info – Pada Rabu, 31 Juli 2019 pukul 09.30 WIB kepulan asap menggumpal menghiasi langit desa. Warga pun panik. Api cepat menjalar menghanguskan 4 unit rumah warga Kampung Babakansirna, RT 002 RW 008, Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Petugas Kepolisian Sektor Kadupandak bergerak cepat menuju lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari warga setempat melalui pesan singkat.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah meluai Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman,  merinci kebakaran rumah warga  Parakantugu. Adapun korban kebakaran tersebut di antaranya, Emak Iah usianya 85 tahun. Sehari-harinya  mengurus rumah tangga.

“Ukuran rumah 6 x 12 meter rumah panggung,” ujaranya.  Rumah kedua diketahui milik warga setempat bernama Ato  yang umurnya 55 tahun. Selamanya bekerja sebagai wiraswasta memiliki rumah  ukuran rumah 13 x 9 meter rumah panggung. Rumah ketiga diketahui milik warga bernama Sarnudin (48 tahun)  ukuran rumah 6 x 13 meter rumah panggung. Rumah ke empat  milik warga bernama Markonah (50 tahun) ukuran rumah 6x 14 meter permanen.

“ Awal kebakaran rumah diketahui oleh Emak Iah yang sedang berada di rumahnya mengetahui api sudah membakar rumah bagian ruang dapur milik Ato. Dan menurut keterangan Ato api membakar rumahnya diperkirakan berasal dari tungku miliknya yang lupa dipadamkan karena Ato buru-buru meninggalkan rumah berangkat ke sawah,” ujarnya menjelaskan. 

Api membakar hangus rumah Ato dan menjalar ke tiga rumah lainnya dikarenakan jarak rumah kerumah sangat berdekatan.  Akibat kebakaran dari empat rumah tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar kurang lebih Rp 600.000.000,- (enam ratus juta rupiah).

“Korban jiwa tidak ada. Hanya korban hewan ternak kambing milik Ato sebanyak 8 ekor kambing (4 betina dan 4 jantan) semuanya mati,” ucapnya menerangkan.

Atas kejadian itu, sejumlah saksi diperiksa. Ini dilakukan guna pengembangan permasalahan tersebut.  Ada pun tindakan yang sudah dilakukan petugas, di antaranya  menerima laporan, mendatangi  atau cek tempat kejadian perkara, membantu memadamkan, mendata dan cari saksi tindak lanjut terkait kejadian kebakaran, sudah melakukan koordinasi dengan Camat dan Kasi Kesra untuk segera mendapatkan bantuan pakaian dari PMI dan sembako dari Dinas Pertanian,sudah koordinasi dengan Ustad Pelor (Ketua BAZNAS Kecamatan Cijati), untuk segera memperoleh bantuan.

Pada, Jumat, 2 Agustus 2019 pukul 09.30 WIB Kapolres Cianjur AKBP Soliyah melalui Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman, beserta anggota melakukan kegiatan bakti sosial  dengan memberikan bantuan  berupa sembako  dan  pakaian  kepada korban kebakaran yang menimpa 4 unit rumah warga di Kampung Babakansirna, RT 002 RW 008, Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur.

Adalah Emak Iah dan  Ato. Mereka adalah pemilik rumah dari empat rumah yang terbakar itu menerima bantuan. “Tidak nyangka saya dibantu sama Pak Polisi. Terkejut saya,” tutur Emak Iah, semringah pada saat menerima bantuan langsung sembako dari Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman.

Hal senada juga dituturkan Ato. Ia mengaku terharu mendapat bantuan itu. “Asli inimah bentuk nyata kiprah nyata Pak Kapolsek Kadupandak. Semoga saja beliau sehat selalu dan dimudahkan rejeki lancar jaya,” tutur Ato, menetaskan air mata.         

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah melalui Kapolsek Kadupandak, Ajun Komisaris Polisi Yusup Ruhiman, menuturkan ia beserta jajaranya terketuk hati untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang menimpa warga Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati. “Harapan kami dengan bantuan ini korban kebakaran 4 unit rumah dapat terbantu dan bermanfaat,” tuturnya.