Beasiswa Rp200 Juta bagi Mahasiswa Berprestasi Tanjungpura

BCA Gelar Kuliah Umum dan Serahkan Dana

hamparan.info – Berkomitmen untuk mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pemberian dana beasiswa kepada 18 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia dengan nilai total Rp 5,35 Miliar. Universitas Tanjungpura menjadi salah satu perguruan tinggi penerima beasiswa Bakti BCA.

Beasiswa Bakti BCA senilai Rp200 juta diserahkan secara simbolis oleh Direktur BCA Henry Koenaifi kepada perwakilan mahasiswa/i Universitas Tanjungpura, dengan total penerima beasiswa sejumlah 50 orang di Pontianak, Selasa (10/9/19).

Turut serta dalam acara seremoni yakni Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati, Kepala Kantor Wilayah XI Mingto Purba, Executive Vice President Human Capital Management BCA Hendra Tanumihardja, Rektor Universitas Tanjungpura Garuda Wiko, Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tanjungpura. Selain penyerahan beasiswa, BCA juga menggelar kuliah umum yang bertema ‘Sukses Menghadapi Dunia Kerja’  oleh Direktur BCA Henry Koenaifi.

Henry Koenaifi mengatakan, menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang excellence dibentuk dari pendidikan di bangku sekolah hingga kuliah.  BCA yang memang fokus pada pemberdayaan SDM ingin menciptakan kualitas terbaik generasi penerus bangsa. Oleh sebab itu, BCA kian berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan di Tanah Air melalui program Beasiswa Bakti BCA.

“Memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia merupakan salah satu visi misi kami sebagai salah satu institusi perbankan swasta terbesar di Indonesia. Melalui program beasiswa ini, diharapkan dapat memberikan kesempatan yang luas untuk meraih cita-cita anak muda Indonesia,” kata Henry Koenaifi, dalam keterangan tertulisnya.

Beasiswa Bakti BCA dikembangkan sejak tahun 1999 dan ditujukan bagi mahasiswa Strata Satu (S1) yang berprestasi namun memiliki kendala finansial. Diharapkan beasiswa yang diterima para mahasiswa, termasuk mahasiswa Universitas Tanjungpura ini  dapat meningkatkan motivasi belajar dan membantu mereka menyelesaikan pendidikan.

Pada tahun 2019, BCA memberikan beasiswa senilai Rp5,35 Miliar kepada 703 mahasiswa di 18 PTN. Dukungan yang diberikan tidak hanya berhenti pada dukungan materiil, melainkan BCA juga secara aktif  melengkapi mahasiwa dengan kemampuan soft skill yang dibutuhkan saat menempuh jenjang perguruan tinggi dan persiapan memasuki kerja.

Beasiswa Bakti BCA sudah memasuki tahun ke-20 dan terus mengevaluasi dana yang diberikan serta jumlah penerimanya. Terhitung sejak tahun 2019, BCA menambahkan jumlah perguruan tinggi negeri penerima beasiswa dari 16 menjadi 18 perguruan tinggi negeri. Sementara jumlah dana yang dialokasikan juga meningkat setiap tahunnya.

Berikut merupakan rincian pengalokasian dana Beasiswa Bakti BCA:

2014/2015           Rp3,8 Miliar       481 Mahasiswa

2015/2016           Rp4,1 Miliar        554 Mahasiswa

2016/2017           Rp4,25 Miliar      587 Mahasiswa

2017/2018           Rp4,45 Miliar      636 Mahasiswa

2018/2019           Rp4,95 Miliar      629 Mahasiswa

2019/2020           Rp5,35 Miliar      703 Mahasiswa

“Di era revolusi industri 4.0 sekarang ini diperlukan pelaksanaan up-skilling agar generasi muda dapat bersaing hingga kancah global. Oleh sebab itu, melalui program Bakti BCA Solusi Cerdas, BCA tidak hanya memberikan beasiswa, namun juga konsisten menggelar pelatihan dengan tujuan untuk memperlengkapi para mahasiswa dengan pengembangan diri. Kami berharap Beasiswa Bakti BCA dan pelatihan yang diinisiasi dapat turut meningkatkan daya saing serta kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Henry. (**)

 

 

 

Seperti Apa Era Kendaraan Listrik?

hamparan.info – Peraturan Presiden (Perpres) no. 5 tahun 2019 tentang kendaraan listrik sudah diketok. Menyambut hal tersebut, Kementerian Perhubungan menyelenggarakan Parade dan Pameran Kendaraan Listrik dengan Tema Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi dengan Kendaraan Listrik, pada Sabtu, 31 Agustus 2019 di lapangan Monumen Nasional Jakarta Pusat.

Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, menyampaikan bahwa PLN siap mendukungan era kendaraan listrik. Dukungan tersebut diwujudkan dalam menyiapkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Terdapat dua skema bisnis SPKLU yang digagas PLN, yaitu Company Owned Company Operated (COCO) dan Partner Owned Partner Operated (POPO). Selain itu, dukungan lain dari PLN yaitu dengan memberikan diskon tambah daya listrik sebesar 75 persen bagi pemilik motor listrik dan diskon 100 persen atau gratis bagi pemilik mobil listrik, agar pemilik kendaraan listrik bisa menggunakan station charging di masing-masing rumahnya tanpa kendala daya listrik.

Selain diskon tambah daya tersebut PLN juga memberikan diskon tarif listrik sebesar 30 persen bagi pemilik kendaraan listrik di malam hari mulai pukul 22.00 Wib sampai 04.00 Wib, berlaku sejak 1 September 2019.

“Kami memberikan kemudahan bagi semua pihak yang ingin bersama-sama mengembangkan kendaraan listrik. Mulai dari pelanggan sampai partner yang ingin bekerjasama,” kata Sripeni Inten Cahyani, dikutip dalam keterangan resminya.

Dalam pameran dan parade kendaraan listrik kali ini PLN juga berpartisipasi menjadi pendukung acara dengan Powered by PLN karena selama pameran berlangsung pasokan listrik menggunakan sumber PLN yang pastinya bebas polusi karena tidak menimbulkan asap.

“Kami mendukung program pemerintah menuju Indonesia Bersih dengan mendorong pengembangan kendaraan listrik dan penggunaan energi ramah lingkungan untuk event dengan memakai Power Bank dan UPS PLN ,” kata Sripeni Inten Cahyani.

 

 

 

Petugas PLN GI Singkawang Standby 24 Jam Nonstop

Catatan Perjalanan Media Touring PLN Group Kalbar Tahun 2019

hamparan.info – Gardu Induk (GI) Singkawang mulai beroperasi sejak tahun 2010 berfungsi menerima suplai listrik dari GI Bengkayang. Posisi GI Singkawang yang masuk dalam sistem kelistrikan Khatulistiwa cukup strategis karena sebagai pengatur beban listrik yang disalurkan ke GI Singgiring dan GI Sambas, kedua saluran transmisi yang dilewati cukup dominan dalam mengamankan pasokan listrik kepada pelanggan di beberapa kota dan kabupaten.

Menurut Manager UP3B Kalbar, Ricky Faizal, keberadaan gardu induk disistem kelistrikan Khatulistiwa tentunya cukup dominan dalam mengatur penyaluran aliran listrik ke berbagai kawasan, untuk itu diperlukan komitmen dan integritas para petugas dalam menangani teknis pengoperasiannya.

“Untuk menjaga integritas layanan, petugas diseluruh gardu induk standby 24 jam nonstop untuk memastikan keandalan pasokan listrik yang disuplai dari satu GI ke GI lainnya,” kata Ricky.

Dia menjelaskan, Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Singkawang berada dibawah wilayah kerja PLN UP3B Kalbar. ULTG Singkawang sendiri membawahi 6 GI, yakni GI Singkawang, GI Senggiring, GI Sambas, GI Ngabang, dan GI Bengkayang. Seluruh GI telah terinterkoneksi dalam sistem kelistrikan Khatulistiwa.

“PLN ini milik kita bersama. Untuk menjadikan kelistrikan di Kalbar ini semakin membaik, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam membantu menjaga instalasi PLN. Jika menemukan anomali atau kejanggalan pada saluran transmisi, tower, atau ada warga yang melakukan pembakaran serta penggalian dekat tapak tower dan lain-lain agar segera melaporkan ke petugas PLN layanan terdekat,” kata Ricky.

Sementara itu, Jafrihan, Manager ULTG Singkawang menjelaskan bahwa GI Singkawang menerima suplai listrik dari GI Bengkayang sebesar 134,8 MW. Kemudian menyalurkan listrik ke GI Sambas sebesar 29,2 MW dan ke GI

Senggiring sebesar 48 MW melalui saluran transmisi 150 kV. Setiap GI terhubung satu sama lain dengan double sirkuit. Mekanisme kerjanya dengan sistem loop, artinya jika terjadi gangguan pada satu sirkuit maka pasokan listrik akan disuplai dari saluran lainnya, sehingga layanan kepada pelanggan tidak akan terganggu.

Jika menemukan anomali atau kejanggalan pada instalasi maka petugas akan bergerak cepat untuk melakukan identifikasi gangguan yang terjadi, apakah sifatnya temporer atau permanen.

“Sekecil apapun gangguan yang terjadi yang berpotensi menyebabkan terganggunya pasokan listrik maka petugas akan bergerak cepat mengatasinya. Harus turun kelapangan meski terkadang dalam cuaca yang buruk sekalipun,” kata Jafrihan.

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, Jafrihan menghimbau agar masyarakat turut peduli menjaga keberadaan instalasi listrik milik PLN. Mengikhlaskan tanam tubuh yang dimiliki untuk bisa ditebang terutama yang dekat dengan jaringan listrik, serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat.

 

Ini Kawasan Industri Terintegrasi dan Peluang Serap Angkatan Kerja Trampil

hamparan.info – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut hadirnya kawasan industri terintegrasi menjadi peluang bagi angkatan kerja khususnya di Jatim untuk memenuhi ketersediaan tenaga kerja.

“Ini menjadi bagian penting, karena 29,4 persen pertumbuhan ekonomi Jatim di support dari industri,” ujar Gubernur Khofifah usai melihat dari dekat kawasan industri berinfrastruktur skala internasional JIIPE di Manyar, Gresik, Kamis (22/8/2019).

JIIPE dibangun dengan infrastruktur berskala internasional diatas lahan seluas 3.000 hektar, di Jalan Raya Manyar KM 11 Manyarejo, Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Keberadaan JIIPE menjadi destinasi investasi paling strategis di Jatim dan Indonesia. Areal mega proyek ini dibangun dan dikembangkan bersama oleh Pelindo 3 & AKR Corporindo Tbk.

Didukung oleh infrastruktur lengkap yang dibutuhkan oleh industri. Terhubung langsung ke pelabuhan laut dalam, jalur kereta dan akses tol serta jalur distribusi barang untuk pasar domestik dan internasional akan semakin pendek.

Dengan komposisi peruntukan seluas 1761 hektar untuk kawasan industri, 800 hektar untuk perumahan dan dilengkapi dengan pelabuhan seluas 400 hektare.

“Di areal ini perusahaan industri akan merasakan langsung efisiensi biaya logistik dalam memproduksi barang yang semakin kompetitif,” ujar perempuan pertama yang menjabat Gubernur Jatim ini.

Khofifah menambahkan, untuk menjajaki kebutuhan SDM termasuk tenaga kerja dengan keahlian khusus, akan dilakukan sinergitas bagi sekolah di tingkatan SMA/SMK serta Diploma dan S1 bisa magang di perusahaan-perusahaan yang ada di lokasi tersebut.

“Bagi Pemprov Jatim, JIIPE yang berproses untuk menjadi kawasan industri terintegrasi dengan fasilitas, pelabuhan, perumahan, wisata dan perhotelan bisa bekerja sama dalam proses rekrutmen pemenuhan tenaga kerja,” kata Khofifah dilansir dari surabayapos.com.

Juga disebutkan, untuk proses limbah di kawasan industri bisa dilakukan dengan kontrol yang muda dan dipastikan tidak dibuang ke laut karena ada sistem pengawasan yang terintegrasi. Termasuk koneksitas dengan daerah lain yang dekat seperti Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan.

Dirut JIIPE Bambang Sutiyono mengatakan, JIIPE diresmikan pada 2014. Dan, pihaknya meminta kepada ke Pemprov Jatim untuk mendukung transportasi, yakni rel kereta api yang terkoneksi dengan Petrokimia. Juga untuk kebutuhan air bersih yang rencananya dari sumber air Umbulan dari Pasuruan, terangkai ke Surabaya dan Gresik.(tji)

 

Mola TV Hadirkan Layanan Baru dengan MIX dan Matrix

hamparan.info – Mole TV secara resmi mengumumkan kerja samanya dengan Matrix dan MiX. Kini Premier League dapet ditonton melalui Mola TV di kawasan perumahan dengan bantuan layanan Mola Matix sedangkan untuk keperluan komersil bisnis  menggunakan layanan dari MiX.

Mola Matrix merupakan layanan baru yang dibentuk oleh Mola TV dan operartor parabola Matrix TV untuk menghadirkan kanal Mola TV ke penggun parabola.

Tujuan Mola TV menggandeng kerja sama dengan 2 patner resminya dalam penayangan Premier League di Indonesia adalah untuk memberikan kenyamanan bagi individu atau komunitas pecinta bola dalam menyakslkan pertandingan Premier Leaguad tempat-tempat favorit, baik bersama keluarga atau terman-leman.

“Bagi venue atau usaha komersil yang menyelenggarakan program ini, kami akan memastikan bahwa penyelenggaraan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain merdapatkam registrasi resmi sebagai anggota dan venue yang terdaftar, mereka juga akan mendapatkam siaran resmi untuk arena komersial dari pemegang hak siar,” kata Bobby Christoffer selaku COO MIX di Hotel Aston, Batam, Jumat, 16 Agustus 2019, dalam keterangan resminya.

Selain itu ia menambahkan, Untuk rencana ke depan, kami telah merpersiapkan berbegai keuntungan dan kejutan yang menarik kepada venue yang ferdafar sebagai anggota dar Mola Live Arena. Sementara itu untuk daerah perumahan, memanfaatkan jaringan MATRIX yang saat ini sudah mencapai seluruh daerah di Indonesia.

Hari Julanto Gunarso selaku CEO Matrix TV menyatakan, Dengan daya cakup yang luas, kami sungguh berharap agar layanan Mola Matrix ini dapat menjadi konten yang berkualitas. “Berguna dan menghibur bagí masyarakat
indonesia,” katanya.

Di tempat yang sama Ayi Farid Wajdi, Chief of Distribution & Broadcast (CDB) Mola TV, menyatakan rasa optimisnya. “Kami optimis bahwa kerja sama membangun layanan Mola Matrix akan saling  menguntungkan, dan tentunya sejalan dengan rencana pengembangan Mola TV Indonesia,” ujarnya.

Layanan dalam Mola Matrix menghadirkan 4 kanal utama Mola TV antara lain, Mola Sporte 1 yaitu 24 jam kanal Premier League, Mola Sports 2 yang berisi beragam acara olah raga Matrix TV Dunla dan nasional, Mola Film yang menghadirkan berbagai film dalam dan luar negeri serta tayangan orisinil produksi Mola TV, dan Mola Kids yang merupakan tayangan 24 jam khusus acara anak-anak seperti Bamey and Friends, Garfield dan masih banyak lagi.

Mengenai Mola TV MOLA TV, sebagai pemegang seluruh hak siar PL musim 2019/2020/2021/2022 adalah sebuah platform hiburan yang menyajikan berbagai konten eksklusif dan menarik dengan cara menggabungkan elemen live TV, on-demand viewing inleraktif dan sociai media.

Mola TV  dapat disaksikan melalui berbagai sarana di antaranya tayangan Free-To-Air (FTA) parabola, smart TV Mola dan juga perangkat streaming full HD Mola yang disambungkan ke televisi.

Mengenai Matrix TV Matrix TV merupakan bagian dari Matrix Group yang bergerak dalam layanan media dan broadcasting.

“Saat ini cakupan Matrix TV sudah melingkupi seluruh daerah di Indonesia dari Sabang hingga Merauke,” kata Ayi. Total pengguna antena parabola Matrix TV sudah melebihi 20 juta untuk layanan Free to Air dan Pay TV Box.

Untuk dapat menikmati layanan Matrix TV, anggota dapat menggunakan antena parabola dan Matrix Receiver agar mendapatkan tayangan yang gambar dan suaranya lebih jernih dan jelas.

Mengenai MIX Network  MIX Network merupakan penyedia jasa konten dan media platform yang dipadukan dengan teknologi khususnya dalam bidang olahraga. Didirikan pada tahun 2017, bisnis MIX adalah untuk menghubungkan titik-titik yang ada pada industri tersebut. Saat ini MIX memiliki beberapa program antara lain MIX 360° eSports dan University Esports League of Indonesia.

Nah, untuk area komersial Mix sudah menunjuk regional agent Nico Enterprise untuk komersial area Kepri dan Riau Nico Enterprise Area : Batam, Pekanbaru dan Kepulauan Riau di E-mail : nicoenterprise@yahoo.com, Telepon : 081 11988133

 

 

 

Komitmen Jaga Pasokan Listrik Saat Idul Adha

Ada yang Tetap Terjaga Saat Listrik Menyala

hamparan.info – Perayaan hari raya Idul Adha serta hari-hari raya keagamaan lainnya merupakan momen penting yang harus disupport dengan keandalan pasokan listrik.

“Menjaga pasokan listrik merupakan komitmen kami dalam melaksanakan tugas, apapun akan kami lakukan untuk memastikan pelanggan dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman,”  kata Koordinator Layanan Teknik PLN ULP Pontianak Kota, Wan Agus Djainudin, Minggu, 11 Agustus 2019 dalam keterangan resminya.

Khusus menyambut perayaan Idul Adha, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sebelum dan sesudah perayaan, untuk memastikan kondisi pasokan listrik aman. Sebagai contoh, untuk Masjid Raya Mujahidin, meski ada genset, pihaknya tetap menyiapkan personil yang stanby di tiap-tiap penyulang. Jika salah satu penyulang terganggu maka aliran listriknya akan segera dipindahkan dari penyulang yang lainnya.

Menurut pria kelahiran kota kembang Bandung 6 Februari 1970 ini, setiap gangguan listrik yang mengakibatkan padam harus cepat ditanggulangi agar listrik dapat segera menyala.

 

 

Sebagai Koordinator Layanan Teknik dengan Unit layanan terbesar di Kalbar, Agus harus mengkoordinir 52 orang petugas yang bekerja nonstop dan dibagi dalam 3 shift.

“Sebagai petugas layanan teknik, kami harus bisa standby 24 jam. Kadang baru sampai di rumah harus turun ke lapangan lagi jika tiba-tiba ada gangguan listrik.  Hal tersebut dibenarkan Muhammad Fazilah Azmi (11), putra keempat Agus. “Kadang papa hanya sempat makan sebentar di rumah lalu pergi lagi jika ada informasi gangguan listrik di suatu lokasi, dimanapun papa berada selalu ada radio komunikasi disaku bajunya,”kata Azmi.

Agus bilang, gangguan listrik yang sering terjadi pada jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV di kota Pontianak dan sekitarnya lebih dominan disebabkan oleh pohon dan layang-layang. Untuk mengantisipasinya, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan Dinas dan Aparat terkait, terutama jika ingin melakukan pemangkasan pohon dan tanam tumbuh yang ada di pinggir jalan.

Saat ditanya pengalaman yang menarik selama menjalankan tugas, pria yang hobi bermain bulutangkis ini mengungkapkan bahwa mengatasi kejadian tiang listrik tumbang karena angin kencang di Jalan Imam Bonjol beberapa waktu yang lalu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

“Kejadiannya sekitar jam 9 malam. Cuaca buruk yang disertai hujan dan angin kencang merobohkan beberapa tiang, ada sekitar 200-an rumah pelanggan padam. Dalam kondisi hujan yang deras kami harus segera turun untuk amankan lokasi dari jaringan listrik yang ambruk. Seluruh pekerjaan perbaikan kami lakukan hingga selesai pada pukul 2 dini hari, dan pelanggan pun dapat menikmati listrik kembali. Beberapa warga ada yang menemani kami hingga pekerjaan selesai,” kata ucap Agus .

Nasir (46) salah seorang warga jalan Imam Bonjol membenarkan cerita Agus. Menurutnya kejadian tiang listrik tumbang pada malam itu cukup mencemaskan warga.

“Untunglah petugas PLN segera datang untuk amankan lokasi kejadian. Mereka bekerja dalam kondisi cuaca yang buruk. Kami sempat khawatir dengan keselamatan mereka, namun sepertinya mereka sangat profesional sekali. Seluruh pekerjaan dapat mereka selesaikan malam itu juga, dan kami pun dapat menikmati listrik kembali, luar biasa,” kata Nasir.

Bekerja di PLN sejak tahun 1997, Agus selalu bekerja di bagian layanan teknik, meski harus berpindah ke berbagai unit layanan, dirinya tidak merasa terbebani dengan tugas dan tanggungjawab yang diembannya.

“Satu hal terpenting adalah tetap jaga komitmen dalam melayani, fokus atas apa yang sedang dikerjakan dan utamakan keselamatan kerja, sebab kerja keras kita bukan hanya untuk pelanggan saja namun juga untuk kita dan orang-orang yang kita cintai di rumah,” kata Agus.

Pantang Pulang Sebelum Listrik Menyala

hamparan.info – Memastikan pelanggan dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman menjadi komitmen utama dalam menjalankan proses bisnis kelistrikan.

Memang bukan suatu hal yang mudah untuk tetap menjaga integritas layanan. Luasnya wilayah kerja ditambah dengan panjang jaringan transmisi dan distribusi tidak menyurutkan tekad pekerja PLN untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

Berjibaku dalam ketinggian jaringan SUTT 150 kV dalam keadaan bertegangan untuk pekerjaan rekonduktoring 4 jalur transmisi, yakni ; jalur Bengkayang – Singkawang, Singkawang – PLTU 2 Kalbar, Mempawah – PLTU 2 Kalbar, dan Parit Baru – Mempawah demi memastikan listrik dapat tersalurkan hingga ke daerah Kota dan Kabupaten.

Sementara dari sisi distribusi 20 kV, perjuangan pekerja PLN di Putussibau dalam mengatasi gangguan listrik di Desa Bunut Tengah Kabupaten Kapuas Hulu perlu mendapat apresiasi.

Gangguan pada trafo distribusi menyebabkan Desa Bunut Tengah gelap gulita. Seluruh material distribusi, mulai dari trafo hingga lemari bagi terpaksa diangkut lewat sungai.


“Butuh waktu 3 jam dari Putussibau lewat jalur darat, lalu perjalanan kami lanjutkan lewat jalur air dengan menggunakan perahu warga selama kurang lebih 3 jam. Dengan dibantu warga akhirnya seluruh pekerjaan dapat diselesaikan, dan masyarakat pun dapat segera menikmati listrik dengan aman dan nyaman,” kata Ibnu Surya Wardhana, Manager PLN ULP Putussibau, dalam keterangan resminya. “Tidak ada yang sia-sia dalam tiap tetesan keringat, karena tiap tetesan keringat terhitung ibadah yang insyaa Allah akan membawa keberkahan bagi kita, bagi keluarga kita, serta bagi orang-orang yang kita cintai. Mari kita peduli akan keberadaan listrik dengan turut menjaganya, karena sejatinya listrik milik kita bersama,”.

 

 

Panen Padi Sukses, Poktan : Terima Kasih Bapak Babinsa

hamparan.info – Sertu Aliyanto Babinsa Desa Matang Danau mewakili Danramil 1202-05/Paloh menghadiri acara panen padi dan temu lapang demfarm padi di Dusun Perigi Nyatuk, Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Hadir pada acara tersebut, Kepala BPTP Kalbar  Akhmad Musyafak, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Camat Paloh Suhaimi, Danramil 05/Paloh, diwakili Babinsa Desa Matang Danau Sertu Aliyanto, unsur pegawai Kecamatan Paloh, Kepala Desa Matang Danau dan Kelompok Tani Daya Usaha.

Demfarm padi Inpari 32 dan 46 di lahan seluas 5 hektare milik kelompok tani Daya Usaha yang di ketuai Saidi ini merupakan salah satu metode penyuluhan dilapangan untuk memperlihatkan secara nyata cara atau hasil penerapan suatu inovasi teknologi padi yang telah teruji yang diharapkan dapat menguntungkan bagi para petani.

Selain teknologi, alat mesin pertanian (Alsintan) dan dengan pengetahuan SDM di bidang pertanian yang mumpuni dalam diri seorang penyuluh pertanian juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Dengan adanya Demfarm padi ini kedepan hasil panen dapat lebih meningkat sehingga berdampak pada pendapatan dan kesejahteraan para petani juga dapat mewujudkan swasembada pangan di Kabuapaten Sambas.

Sertu Aliyanto Babinsa Desa Matang Danau menuturkan, dengan sistem pertanian ini diharapkan kelompok tani dapat meningkatkan produksinya dengan biaya yang terjangkau. Juga menghimbau kepada masyarakat mau beralih ke Pertanian Organik secara bertahap.

“Kami para Babinsa siap mendukung dan mendampingi kelompok tani, untuk mensukseskan pertanian di wilayah binaan,” ujar Sertu Aliyanto. Saidi sebagai Ketua Kelompok Tani Daya Usaha mengaku senang dan bangga karena hasil panen padi yang dicapai saat ini lebih sukses. Hal tersebut bisa terwujud karena Babinsa dan PPL selalu memberikan pendampingan kepada petani dari kegiatan penyuluhan, pengolahan lahan, bercocok tanam sampai panen. “Terima Kasih Bapak Babinsa,”.

Satu Lagi, Bandara Supadio Jadi Pelanggan Premium PLN

hamparan.info – Bandara Supadio resmi menjadi Pelanggan Premium Silver PLN Pontianak dengan daya 3.465 kVA. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan penumpang penerbangan di bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II.

Menurut Executive General Manager Angkasa Pura II Pontianak, Eri Braliantoro, untuk meningkatkan mutu layanan pada pengguna jasa bandara pihaknya membutuhkan kualitas pasokan listrik yang andal tanpa padam, sehingga para pengguna jasa penerbangan di Bandara Internasional Supadio dapat menikmati layanan secara maksimal.

Selain meningkatkan performa layanan dan mengurangi keluhan terhadap listrik, menjadi pelanggan premium tentunya akan menghemat biaya operasional, karena pihaknya dapat menekan biaya pemeliharaan genset sebagai antisipasi jika terjadi padam.

“Kami berupaya  melakukan optimalisasi pelayanan bandara, support dari Stakeholder sangat kami butuhkan, termasuk listrik dari PLN. Layanan premium ini pastinya akan meningkatkan performa layanan kami kepada pengguna jasa bandara. Semoga kerjasama kita ini dapat meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat khususnya pengguna jasa bandara,” kata Executive General Manager Angkasa Pura II Pontianak, Eri Braliantoro, Rabu (31/7/2019).

General Manager UIW Kalbar, Agung Murdifi mengatakan, PT. Angkasa Pura II merupakan pelanggan premium ke 29 PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat.  Proses permohonan menjadi pelanggan premium sangat mudah dan tidak berbelit-belit. Berawal dari beberapa kunjungan probing yang dilakukan oleh Account Executive (AE) PLN Pontianak, akhirnya pihak PT. Angkasa Pura II tertarik dan mengajukan permohonan pada tanggal 13 Mei 2019 lalu, dilanjutkan dengan penandatanganan MOU menjadi pelanggan premium. Selang 2 bulan permohonan menjadi pelanggan premium diproses, dilanjutkan dengan pembangunan jaringan SKTM khusus ke Bandara Supadio kini PT. Angkasa Pura dapat menikmati layanan prima dari PLN.

“Sebagai pelanggan premium, aliran listrik PT. Angkasa Pura II akan dipasok dari 2 penyulang, yakni penyulang Bandara sebagai penyulang utama, dan penyulang Arteri sebagai penyulang cadangan, sementara listrik akan dipasok dari Gardu Induk Sungai Raya,” kata General Manager UIW Kalbar, Agung Murdifi.

Untuk kehandalan pasokan listrik, disisi jaringan SKTM Bandara Internasional Supadio dipasang alat Automatic Change Over Switch (ACOS) yang berfungsi secara otomatis memindah suplai energi listrik ke Penyulang cadangan jika sewaktu-waktu terjadi gangguan.

“Jika terjadi gangguan pada penyulang utama maka secara otomatis per 0,1 hingga 0,5 detik akan dipasok melalui penyulang cadangan,” ujar General Manager UIW Kalbar, Agung Murdifi, dalam keterangan resminya.

Sebagai informasi diketahui, Bandara Internasional Supadio yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura II yang dibangun pada tahun 1940-an ini dulunya dikenal dengan nama Bandara Sungai Durian. Setelah mengalami beberapa kali perluasan, kini Bandara yang terletak di Kabupaten Kubu Raya ini memiliki luas sekitar 366 ha,  landasan pacu sepanjang 2.250 meter dan lebar 45 meter. Melayani berbagai destinasi dengan 9 Maskapai penerbangan.

Discover Local : Program Accor Hotels Group untuk Brand Mercure Hotel

hamparan.info – Pariwisata dan kebudayaan Indonesia sangat beragam. Maka setiap daerah di Indonesia memiliki keunikannya masing – masing. Akan tetapi tidak semua orang mengetahui dan mengenal lebih dalam budaya tersebut yang disebabkan oleh minimnya promosi serta pengenalan kepada khalayak ramai.

Dalam upaya meningkatkan pengenalan budaya lokal Kalimantan Barat, Mercure Pontianak City Center memiliki program yang dinamakan Discover Local yang bertujuan mengenalkan budaya lokal Kalimantan Barat kepada wisatawan nasional hingga mancanegara.

Penyelenggaraan acara Launching Discover Local di Lobby area hotel Mercure Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa, 30 Juli 2019 berlangsung meriah dengan mengundang penari tradisional dengan tema TIDAYU (Tionghua, Dayak, Melayu) yang melambangkan tiga suku besar di Kalimantan Barat serta saling merangkul keberagaman satu sama lain.

Tidak hanya menampilkan tarian tradisional, tetapi acara ini semakin menarik dengan adanya Live Cooking Show yang langsung dipandu oleh Chef Mangun dari Mercure Pontianak City Center. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Disporapar Kota Pontianak, Tamu hotel, rekan awak media serta manajemen Hotel Mercure dan Ibis Pontianak City Center.

“Melalui Discover local kami ingin mengangkat serta mengenalkan budaya lokal melalui aspek makanan, sejarah budaya dan juga kerajinan tangan (local crafts). Pada launching ini kami sedang memperkenalkan kerajinan tangan dari manik dayak yang berasal dari Kabupaten Kapuas hulu, dan untuk rencana kedepannya kami akan menghadirkan local craft lainnya seperti tenun dari Sintang dan juga songket dari Sambas ,” kata General Manager Mercure dan Ibis Pontianak City Center, Rudin Ruslan.

Sebelumnya Mercure Pontianak sudah mulai menerapkan pengenalan budaya lokal melalui penggunaan pakaian tradisional pada hari tertentu bagi para karyawannya dan juga mengundang musisi tradisional untuk menghibur para tamu hotel.

“Dari segi makanan, kami juga menghadirkan menu makanan khas Kalimantan Barat, sehingga para tamu dapat merasakan dan mengenal lebih jauh makanan khas dari Kalimantan Barat, tentunya menu ini akan bervariasi setiap bulannya,” ujarnya.

Discover Local juga mendapatkan dukungan dari pemerintah kota khususnya dari Disporapar Kota Pontianak. “Pemerintah kota Pontianak menyambut baik Launching pertama yang dilakukan oleh Mercure Pontianak City Center dan mengimbau hotel – hotel di Kota Pontianak untuk ikut mengangkat budaya lokal  dan juga bagi para remaja, tua maupun muda dan seluruh masyarakat, Mari kita lestarikan budaya kita agar budaya kita semakin dikenal tidak hanya nasional saja bahkan sampai mancanegara,” kata Hendra Feilani selaku perwakilan dari Disporapar Kota Pontianak.