dr Johnson : Kami juga Membuka Ruangan Konsultasi Farmasi

hamparan.info – RSUD Sultan Syarif Muhammad Alkadrie Kota Pontianak mulai 1 Agustus 2019 akan melayani pelayanan pasien rawat jalan di sore hari untuk pasien umum dan BPJS.  Pelayanan hanya untuk poli penyakit dalam dan poli penyakit saraf.

Plt Direktur RSUD Sultan Syarif Muhammad Alkadrie Kota Pontianak, dr Johnson, menjelaskan  layanan itu berdasarkan arahan dari Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

“Jadi layanan yang kami lakukakan ini adalah sesuai dengan arahan bapak wali kota.  Setelah saya ditunjuk  sebagai PLT dan memberikan  arahan agar meningkatkan manfaat layanan bagi masyarakat di Kota Pontianak,” kata dr Johnson, Rabu (31/7/2019).

Dia menjelaskan, sesuai janji yang telah diberikan  dapat meningkatkan akses layanan dan pelayanan rumah sakit bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi masyarakat. “Kami waktu itu menyatakan akan membuka poli rawat jalan disore hari untuk mengurai jumlah kunjungan yang mengantre pagi hri. Sehingga per tanggal 1 Juli kemaren kami sudah membuka pelayanan poliklinik sore hari untuk pasien umum,” kata dia. “Namun untuk pasien BJPS kami mulai per 1 Agustus. Sehingga pasien BPJS bisa menggunakan hak kepesertaannya sebagai peserta BPJS untuk mendapatkan layanan kesehatan dirumah sakit kota dari pagi hingga sore hari. Sore hari mulai buka jam 16.00-18.00,” ucapnya menambahkan.

Tidak hanya itu, dr Johnson  kembali menkelaskan, “Kemudian sesuai janji kami akan membuka ruangan  dimana fasilitas yang disediakan adalah fasilitas untuk pemenuhan hak kepesertaaan BPJS. Jadi kami akan membuka ruangan dengan satu tempat tidur,  ruangan dengan dua tempat tidur, ruangan dengan tiga tempat tidur dan  ruangan dengan enam tempat tidur,”.

dr Johnson mengatakan, adanya layanan itu, maka hak-hak kepesertaan BPJS yang ada kelas satu-tiga dapat mendapatkan  hak kepesertaan. Sehingga untuk pasien umum. “Kami juga memberikan layanan yang sama yaitu tanpa kelas.  Hanya tempat tidur yang membedakan setiap ruangan sedangkan layanan medisnya sama.Pasien umum tentu harga yang terjangkau dan yang mampu dijangkau masyarakat.  Sebelumnya pendaftaran poli rawat layan  hanya dilakukan sampai pukul 11 siang dan layanan akan selesai sampai   pasien habis. Rumah sakit kota rata-rata pasien BPJS perharinya yang melakukan rawat jalan 300-500 orang. 90 persen pengunjung rumah sakit adalah peserta BPJS,” kata dr Johnson.

dr Johnson  menjelaskan, pasien tentunya bukan hanya dari warga Pontianak melainkan dari kabupaten lainnya berdasarkan aturan BPJS yang bolej merujuk kesesama rumah sakit tipe C. Semua layanan sudah ada di rumah sakit, tinggal saat ini penyakit jantung.

“Kami juga membuka ruangan konsultasi farmasi.  Kalau di rumah sakit kota layanan spesialis ada 13 keahlian dengan tenaga medis 25 orang. Yang belum ada hanya penyakit jantung. Saat ini dokternya sedang sekolah. Begitu dia selesai dab balik maka rumah sakit kota mempunyai semua layanan spesialis. Sedangkan peralatan akan dilengkapi seiring dengan adanya tenaga kerja,” kata dr Johnson.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *