Asah Skil Menerbangkan Wahana Tanpa Awak

  • Whatsapp
Tim drone SIAR Nusantara saat latihan WTA di Jalan Sepakat 2 Pontianak
Tim drone SIAR Nusantara saat latihan WTA di Jalan Sepakat 2 Pontianak
banner 468x60

hamparan.info – Cuaca cerah berawan, Selasa 25 Juni 2019. Lepas asar sekira pukul 15:45 WIB. Staff lapangan beserta Tim Wahana Tanpa Awak/ drone SIAR Nusantara bergegas. Total mereka tujuh orang. Satu unit WTA berwarna hitam dibawa ke atas mobil beserta tool peralatan mekaniknya.

Sesuai jadwal internal, hari itu adalah jadwal latihan penerbangan WTA untuk peningkatan kapasitas Tim Drone SIAR. Meliputi persiapan sebelum terbang, mengecek WTA dan komponen mekanik, beserta teknik-teknik dasar yang mesti dikuasai.

Perjalanan dari kantor SIAR Nusantara menuju lahan lapang untuk tempat latihan memakan waktu relatif sebentar. Sekitar 10 menit. Tepatnya di Jalan Sepakat 2 Ujung Kelurahan Bansir Darat Pontianak Tenggara.

Mereka tiba di tempat latihan. Yakni lahan luas dengan dominasi tumbuhan rumput liar. Semak-semak   setinggi satu meter dari mata kaki orang dewasa. Puluhan meter di salah satu sisi lahan tersebut ada komplek perumahan yang masih baru. “Aman kita lakukan penerbangan di sini,” kata Yulius, Instruktur Pelatihan WTA SIAR Nusantara.

Infografis pelatihan WTA
Infografis pelatihan WTA

Sebelum terbang Tim mengoneksikan Ground Control System dari laptop ke telemetri WTA. Setelah terkoneksi, pengecekan kondisi komponen pun dilakukan. Mulai dari kinerja, aeleron, ruder, elevator, baterai, air speed dan komponen-komponen lainnya.

Setelah WTA dikonfirmasi siap terbang oleh Yulius, selaku instruktur, maka latihan terbang siap dimulai. Satu persatu rekan Tim bergiliran menjadi pilot WTA. Bergiliran pula yang memantau GCS dan melaporkan data penerbangan. Meliputi angka ketinggian pesawat, performa baterai, kecepatan hingga jarak WTA dengan titik take off atau home.

WTA terbang di udara, suara motor mendesing, baling-baling berputar kencang. WTA terbang sesuai kendali pilot. Sesekali menambah ketinggian, sesekali membelok ke kiri, lalu membalas ke kanan. WTA berputar-putar di atas ketinggian. Bergiliran Tim drone belajar menjadi pilot WTA mulai take off hingga landing. Beberapa landing mulus ke jaring yang dibentangkan, beberapa kali WTA melenceng dari jaring.

Deni Akbar, Tim drone yang mengikuti pelatihan WTA mengatakan dirinya sudah lama tidak menerbangkan drone. “Tangan udah mulai kaku ni, udah lama tidak megang transmiter,” tuturnya saat mendapat giliran menerbangkan WTA.

Sama halnya dengan Eriz Yunan, Tim drone itu mengatakan dirinya benar-benar sudah begitu lama tidak menerbangkan WTA. Ada rasa gerogi saat ia mulai memegang kendali transmiter untuk menerbangkan WTA. “Asli gerogi aku ni, tolong bimbing ye nanti pas terbang sampai landing ni,” ujarnya kepada Instruktur dan rekan rekan WTA lainnya.

Berbeda dengan Icmal Furqon, ia tampak antusias dan bersemangat mengikuti pelatihan hari itu. Ia salah satu rekan Tim drone yang beberapa bulan lalu dari memberi pelatihan WTA di Sorong Papua. Saat latihan penerbangan dia tampak tak begitu kesulitan.

Menurut Yulius dasar dalam menerbangkan drone adalah ketenangan. Latihan menguasai orientasi adalah poin yang ingin dicapai pada latihan hari ini. “Rata-rata rekan Tim sudah mampu menerbangkan drone,” tutur dia.

Yulius adalah instruktur yang sudah banyak pengalaman dalam menerbangkan WTA. Selain keahliannya menjadi pilot, ia juga pandai merakit WTA dan menguasai sistem mekanisme WTA. Ia juga sudah kerap kali mengikuti pelatihan berskala nasional dan melaksanakan projek pemetaan di Kalimantan Barat bahkan hingga luar Kalimantan.

Mengutip laman FWI.or.id , zaman teknologi yang sudah canggih, banyak orang-orang kreatif yang menciptakan alat – alat yang bermanfaat. Salah satunya wahana tanpa awak atau yang biasa kita kenal dengan nama Drone. Sekarang sudah banyak yang menggunakan WTA untuk memantau hutan, salah satunya adalah NGO atau LSM yang bekerja di bidang kehutanan. Alat tersebut kedepannya di gunakan untuk membantu kerja – kerja LSM dalam melakukan pemetaan, tata kelola kehutanan dan penegakan hukum di bidang kehutanan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *