Sedapnya, Gangan Asam Haruan Banjar

Indonesia merupakan negara yang memiliki keunikan dan keaslian budayanya, termasuk sajian kuliner yang sangat otentik dan kaya akan rasa. Pada tahun ini, Grup perhotelan Accor di Indonesia sedang gencar mengenalkan serta menampilkan keragaman sajian kuliner lokal melalui program “Culinary Journey”  yang berasal dari 120 atau lebih restoran Hotel Accor di Indonesia.

Setelah sebelumnya sukses mengadakan launching Culinary Journey yang pertama dengan menu lokal khas pontianak yaitu “Ikan Patin Bakar Sambal Tempoyak”. Kini Mercure dan Ibis Pontianak City Center kembali mewarnai Culinary Journey yang kedua dengan menghadirkan menu Gangan Asam Haruan Banjar.

Gangan Asam Haruan Banjar menghidangkan komposisi dari ikan haruan atau yang lebih dikenal dengan ikan gabus dipadukan dengan bumbu bumbu lokal serta tentunya memiliki manfaat dan khasiat yang baik untuk kesehatan tubuh kita.

Launching Culinary Journey yang kedua diselenggarakan di Mercure Pontianak City Center berkolaborasi dengan Ibis Pontianak City Center serta mengundang para awak media di kota Pontianak, Kalimantan Barat.  Acara tersebut dikemas sedemikian rupa dengan menyuguhkan secara live demo memasak Gangan Asam Haruan Banjar yang dipandu oleh Chef Ismail dari Ibis Pontianak City Center dan Chef Mangun dari Mercure Pontianak City Center.

Menu Gangan Asam Haruan Banjar dapat dinikmati dengan harga Rp. 75,000/Porsi dan dapat ditemukan tidak hanya di Mercure dan Ibis Pontianak namun tersebar di Accor hotel region Kalimantan seperti Novotel – Ibis Balikpapan, Mercure Banjarmasin, Novotel Banjarmasin Airport

Chef Mangun menambahkan menu culinary journey akan berganti setiap 3 bulan sekali dengan resep serta bumbu tradisional yang menjadi andalannya. Sajian ini pun memiliki ciri khas yang berbeda dengan sajian Culinary Journey sebelumnya.

Acara tersebut mendapatkan respon positif dari awak media dan tamu yang hadir. selain itu,demo masak ini dapat menambah pengetahuan kuliner lokal kita. Peluncuran Culinary Journey kedua ini ditutup dengan makan siang bersama di ebony restaurant Mercure Pontianak City Center.

“Melalui Culinary Journey, diharapkan para tamu hotel dapat menikmati dan mengenal lebih jauh mengenai ragam kuliner lokal di region Kalimantan ini serta dapat berpartisipasi secara aktif lewat media sosial dengan menampilkan foto makanan favorit mereka di hotel dengan memberi tanda pagar #accorfoodstory #accorculinaryjourney #mercurepontianakcitycenter #ibispontianakcitycenter “, kata Chef Ismail, dalam keterangan resminya, Jumat, 23 Agustus 2019.

 

Grand Opening Chicking Aneka Pavilion Pontianak

hamparan.info – Minat masyarakat Indonesia terhadap Chicking Indonesia Ayam Top Dubai telah terbukti dari sejak hadirnya pertama kali pada tahun 2017. Masyarakat pencinta menu khas Timur Tengah ini dapat mengunjungi cabang-cabang Chicking di Mall Bassura City Jakarta, Chicking Lulu Hypermarket QBig BSD City Tangerang, Chicking Mega Bekasi Hypermall, Chicking Plaza Kalibata,  Chicking Palembang, Chicking Lulu Hypermarket Cakung dan Chicking Theatre Food Margonda Depok, dan Chicking Purwokerto.

“Banyak yang bertanya apa ya artinya Chicking? Chicking is Chicken King. Alias Rajanya Ayam”, kata Presiden Direktur PT Ayam Top Dubai, Hengki Setiawan, pemegang lisensi Chicking Indonesia, dalam keterangan resminya yang diterima di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat, 23 Agustus 2019. Tahun 2019 ini, setelah Purwokerto, Pontianak menjadi kota pilihan dibukanya cabang Chicking yang ke-9 di mana Grand Opening Chicking Aneka Pavilion Pontianak akan resmi digelar pada tanggal 24 Agustus 2019.

Chicking Pontianak berlokasi di Gedung Aneka Pavilion lantai dasar Jalan Sultan Abdurrahman No. 1A Kota Pontianak. Aneka Pavilion merupakan pusat perbelanjaan berciri khas tulisan ”I Love Pontianak” dan berada di pusat Ibu Kota Kalimantan Barat, yang juga merupakan pusat perbelanjaan produk furniture terbesar di Pontianak. Kehadiran Chicking akan menambah kemeriahan restoran dan coffee shop yang telah ada sebelumnya di Aneka Pavilion.

Chicking adalah Jaringan Internasional Resto Halal dari Dubai, Uni Emirat Arab yang secara historis dikonsepkan di Dubai. Gerai Chicking pertama kali didirikan pada tahun 2000 dan sejak saat itu Chicking telah berkembang menjadi sangat populer di lebih  dari 15 negara dengan lebih dari 150 gerai, antara lain di Dubai, Oman, India, Afghanistan, Maldives, Ivory Coast (Pantai gading), Pakistan, Malaysia, Indonesia, United Kingdom, Amsterdam (Belanda), Brunei, China, Australia, New Zealand, dan Arab Saudi.

Chicking memiliki varian menu yang menarik, terinspirasi oleh budaya dan rasa dari seluruh dunia sehingga Chicking menjadi salah satu resto favorit bagi masyarakat yang mencari alternatif makanan cepat saji dan bangga telah menjadi salah satu merek Restoran Layanan Cepat (QSR – Quick Service Restaurant) Internasional Halal pertama di dunia.

Chicking menyajikan makanan segar dan lezat menggunakan ramuan dan rempah-rempah berkualitas terbaik yang dipilih secara hati-hati demi memberikan rasa khas Timur Tengah. Di samping itu Chicking hadir dengan personil yang siap melayani dengan penuh kehangatan, ramah dan efisien. Inilah yang menjadikan pengalaman saat makan di Chicking adalah pilihan sempurna bagi keluarga dan teman-teman.

Keunggulan Chicking Ayam Top Dubai terletak pada pilihan menu dengan citarasa yang unik, di antaranya adalah:

1.Flaming Grilled Chicken

Menu unggulan yang sukses sejak hari pertama diluncurkan. Dibuat dengan potongan ayam paling lezat, dibumbui secara halus dengan rahasia perendaman khusus hingga akhirnya dipanggang dengan sempurna. Kekuatan rasa membuat produk ayam bakar ini menjadi menu terlaris.

2.Chicking Rice

Hidangan berupa nasi kuning yang terinspirasi dari nasi Biryani, terbuat dari beras Arab atau beras Basmati yang dimasak dengan rempah-rempah khusus. Nasi Biryani dengan aroma khas ini populer tidak hanya di India dan Pakistan melainkan juga di Irak, Iran, Afghanistan, Bangladesh dan Sri lanka. Sangat menarik untuk dicoba dan menjadi makanan favorit.

3.Original Fried Chicken

Produk andalan, terbuat dari potongan segar dan ayam juicy yang direndam dalam resep ramuan rahasia dari rempah-rempah aromatik. bertekstur lembut dilapisi tepung roti dan tepung putih dengan bumbu gurih, digoreng hingga warna coklat keemasan yang sempurna. Ada juga versi pedas bagi kosumen yang sangat berhasrat dengan bumbu dan pasti membuat kembali lagi untuk menikmati kelezatannya.

4.Beef Burger

Burger yang sangat menyenangkan dan memuaskan saat tidak ada burger lain yang dapat melakukannya. Nikmati daging sapi murni 100%, patty yang dihiasi dengan selada renyah dan irisan gurih. Keju, ditambahkan di atasnya bawang segar, acar, tomat dan roti biji wijen yang yummy.

5.Tandoori Burger

Oven tandoor menciptakan daging paling flavoursome. Fillet ayam renyah dan pedas ini  dilapisi tepung roti dan dengan hati-hati ditaburkan bubuk tandoori untuk cita rasa khas India. Segarnya selada dan saus mayo serta biji wijen bumbu menciptakan rasa yang berbeda dan kelezatan yang sempurna.

6.Royal Crunchy

Simbol kemegahan yang dikemas dalam bentuk Sandwich Chicking yang lezat, asli dan pedas. Fillet ayam dinaungi selada segar, dimahkotai dengan mayones yang kaya rasa. Sungguh perlakuan royal di setiap penyajiannya.

7.Royal Wrap

Item klasik yang sesuai dengan namanya dan yang pasti ada aksen mewah yang bisa dirasakan hanya setelah satu gigitan. Tersedia rasa original dan dibungkus pedas dengan dua strip menggoda, selada segar, tomat potong dadu dan mayones dengan roti tortilla panggang panas. Benar-benar menggugah selera.

8.Crunchy Supreme

Menu favorit keluarga yang besar, sehat, dan murah hati. Inilah Signature kelezatan Chicking Big Supreme Sandwich. Hadir dalam rasa asli atau pedas. Fillet ayam yang dilengkapi dengan selada segar, tangiest asin, diatapi saus Chicking gurih. Cita rasa tertinggi ada di sini.

9.Chick Pops

Daging Ayam dengan ukuran gigitan yang lembut dan tanpa tulang. Potongan-potongan yang dibumbui dengan rempah harum, ramuan surgawi, dilapisi tepung roti dan tepung putih dengan bumbu Chicking klasik. Tersedia dua varian pedas dan biasa. Pops, meskipun kecil dalam ukuran, namun besar pada selera.

10.Spicy Fries

Kentang goreng berkarakter yang renyah di bagian luar, lembut di bagian dalam, sempurna pada potongan yang dilapisi secara hati-hati dengan bubuk spicy Chicking yang khas untuk kesempurnaan flavourful.

Selain varian menu rasa khas Timur Tengah, Chicking Indonesia pun memiliki ayam bakar dengan citarasa lokal, yaitu Ayam Bakar Madu. Keunikan Chicking lainnya ada pada minuman yang bernama “Dubai Breeze”, sejenis Mocktail khas Dubai yang segar dan eksotik dengan paduan daun mint dan lemon. Tersedia 3 varian rasa: Passion Fruit, Green Apple dan Kurma. Selain itu tersedia juga Teh Arab, Kopi Arab, Kopi Latte dan Cappucino yang masing-masing memiliki daya tarik tersendiri dalam rasa dan penyajiannya.

Dalam rangka Grand Opening Chicking Aneka Pavilio Pontianak, masyarakat dapat menikmati promo yang sangat menarik yaitu:

  • Discount 20 % all products, berlaku mulai tanggal 24 s.d. 30 Agustus 2019
  • Free Tas I Love Dubai untuk 50 Pembeli Pertama, berlaku tanggal 24, 25 & 26 Agustus 2019

Chicking Ayam Top Dubai senantiasa melakukan penyempurnaan untuk menjadikan Chicking sebagai signature resto cepat saji paling ngetop dengan resep lezat yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

 

Petugas PLN GI Singkawang Standby 24 Jam Nonstop

Catatan Perjalanan Media Touring PLN Group Kalbar Tahun 2019

hamparan.info – Gardu Induk (GI) Singkawang mulai beroperasi sejak tahun 2010 berfungsi menerima suplai listrik dari GI Bengkayang. Posisi GI Singkawang yang masuk dalam sistem kelistrikan Khatulistiwa cukup strategis karena sebagai pengatur beban listrik yang disalurkan ke GI Singgiring dan GI Sambas, kedua saluran transmisi yang dilewati cukup dominan dalam mengamankan pasokan listrik kepada pelanggan di beberapa kota dan kabupaten.

Menurut Manager UP3B Kalbar, Ricky Faizal, keberadaan gardu induk disistem kelistrikan Khatulistiwa tentunya cukup dominan dalam mengatur penyaluran aliran listrik ke berbagai kawasan, untuk itu diperlukan komitmen dan integritas para petugas dalam menangani teknis pengoperasiannya.

“Untuk menjaga integritas layanan, petugas diseluruh gardu induk standby 24 jam nonstop untuk memastikan keandalan pasokan listrik yang disuplai dari satu GI ke GI lainnya,” kata Ricky.

Dia menjelaskan, Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Singkawang berada dibawah wilayah kerja PLN UP3B Kalbar. ULTG Singkawang sendiri membawahi 6 GI, yakni GI Singkawang, GI Senggiring, GI Sambas, GI Ngabang, dan GI Bengkayang. Seluruh GI telah terinterkoneksi dalam sistem kelistrikan Khatulistiwa.

“PLN ini milik kita bersama. Untuk menjadikan kelistrikan di Kalbar ini semakin membaik, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam membantu menjaga instalasi PLN. Jika menemukan anomali atau kejanggalan pada saluran transmisi, tower, atau ada warga yang melakukan pembakaran serta penggalian dekat tapak tower dan lain-lain agar segera melaporkan ke petugas PLN layanan terdekat,” kata Ricky.

Sementara itu, Jafrihan, Manager ULTG Singkawang menjelaskan bahwa GI Singkawang menerima suplai listrik dari GI Bengkayang sebesar 134,8 MW. Kemudian menyalurkan listrik ke GI Sambas sebesar 29,2 MW dan ke GI

Senggiring sebesar 48 MW melalui saluran transmisi 150 kV. Setiap GI terhubung satu sama lain dengan double sirkuit. Mekanisme kerjanya dengan sistem loop, artinya jika terjadi gangguan pada satu sirkuit maka pasokan listrik akan disuplai dari saluran lainnya, sehingga layanan kepada pelanggan tidak akan terganggu.

Jika menemukan anomali atau kejanggalan pada instalasi maka petugas akan bergerak cepat untuk melakukan identifikasi gangguan yang terjadi, apakah sifatnya temporer atau permanen.

“Sekecil apapun gangguan yang terjadi yang berpotensi menyebabkan terganggunya pasokan listrik maka petugas akan bergerak cepat mengatasinya. Harus turun kelapangan meski terkadang dalam cuaca yang buruk sekalipun,” kata Jafrihan.

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, Jafrihan menghimbau agar masyarakat turut peduli menjaga keberadaan instalasi listrik milik PLN. Mengikhlaskan tanam tubuh yang dimiliki untuk bisa ditebang terutama yang dekat dengan jaringan listrik, serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat.

 

Ini Kawasan Industri Terintegrasi dan Peluang Serap Angkatan Kerja Trampil

hamparan.info – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut hadirnya kawasan industri terintegrasi menjadi peluang bagi angkatan kerja khususnya di Jatim untuk memenuhi ketersediaan tenaga kerja.

“Ini menjadi bagian penting, karena 29,4 persen pertumbuhan ekonomi Jatim di support dari industri,” ujar Gubernur Khofifah usai melihat dari dekat kawasan industri berinfrastruktur skala internasional JIIPE di Manyar, Gresik, Kamis (22/8/2019).

JIIPE dibangun dengan infrastruktur berskala internasional diatas lahan seluas 3.000 hektar, di Jalan Raya Manyar KM 11 Manyarejo, Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Keberadaan JIIPE menjadi destinasi investasi paling strategis di Jatim dan Indonesia. Areal mega proyek ini dibangun dan dikembangkan bersama oleh Pelindo 3 & AKR Corporindo Tbk.

Didukung oleh infrastruktur lengkap yang dibutuhkan oleh industri. Terhubung langsung ke pelabuhan laut dalam, jalur kereta dan akses tol serta jalur distribusi barang untuk pasar domestik dan internasional akan semakin pendek.

Dengan komposisi peruntukan seluas 1761 hektar untuk kawasan industri, 800 hektar untuk perumahan dan dilengkapi dengan pelabuhan seluas 400 hektare.

“Di areal ini perusahaan industri akan merasakan langsung efisiensi biaya logistik dalam memproduksi barang yang semakin kompetitif,” ujar perempuan pertama yang menjabat Gubernur Jatim ini.

Khofifah menambahkan, untuk menjajaki kebutuhan SDM termasuk tenaga kerja dengan keahlian khusus, akan dilakukan sinergitas bagi sekolah di tingkatan SMA/SMK serta Diploma dan S1 bisa magang di perusahaan-perusahaan yang ada di lokasi tersebut.

“Bagi Pemprov Jatim, JIIPE yang berproses untuk menjadi kawasan industri terintegrasi dengan fasilitas, pelabuhan, perumahan, wisata dan perhotelan bisa bekerja sama dalam proses rekrutmen pemenuhan tenaga kerja,” kata Khofifah dilansir dari surabayapos.com.

Juga disebutkan, untuk proses limbah di kawasan industri bisa dilakukan dengan kontrol yang muda dan dipastikan tidak dibuang ke laut karena ada sistem pengawasan yang terintegrasi. Termasuk koneksitas dengan daerah lain yang dekat seperti Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan.

Dirut JIIPE Bambang Sutiyono mengatakan, JIIPE diresmikan pada 2014. Dan, pihaknya meminta kepada ke Pemprov Jatim untuk mendukung transportasi, yakni rel kereta api yang terkoneksi dengan Petrokimia. Juga untuk kebutuhan air bersih yang rencananya dari sumber air Umbulan dari Pasuruan, terangkai ke Surabaya dan Gresik.(tji)

 

Peringati HUT Kemerdekaan, Organisasi Kepemudaan Adakan Bhakti Sosial di Perbatasan Aruk

hamparan.info – Purwato, Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN)  sangat mengapresiasi agenda teman-teman organisasi kepemudaan. Selain melihat langsung wajah perbatasan Aruk Kalbar-Malaysia, juga mengajak bersama-sama menjaga perbatasan dan bersinergi kolaborasi bersama dalam agenda-agenda perbatasan. Dengan demikian belakangan ini berada terdepan Indonesia ini yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat yaitu di Aruk, Kabupaten Sambas perkembangan sangat signifikan baik dari wisatawan, & ekonomi kerakyatan.

Rival Aqma Rianda, Ketua GMNI Pontianak mengatakan  dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia Ke – 74 tahun di Aruk, di perbatasan Malaysia-Kabupaten Sambas ini untuk membuka kembali sebuah memori koletif perjalanan dinamika kebangsaan.  “Hari ini kita rayakan di perbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia sebagai beranda ruang tamu Republik Indonesia,” ujar Rival Aqma Rianda dalam keterangan resminya.

Peringati HUT kemerdekaan RI ke-74 OKP adakan Bakti Sosial di Aruk, kabupaten Sambas

Menurut dia,  jati dirinya Bangsa Indonesia terhadap negara-negara yang diperbatasan dengan negara tetangga harus  dimaknai sebagai upaya refleksi historis dan meneguhkan kembali semangat nasionalisme, spirit kebangsaan, dan jiwa patriotisme. “Agar lebih cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya Kalimantan Barat sebagai barometer keberagaman etnis, suku & agama,” kata dia.

Suharman Ketua DPD IMM KALBAR menuturkan respon pemerintah serta masyarakat Desa Aruk , Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas  sangat mengapresiasi Kegiatan Bhakti sosial perbatasan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh organisasi kepemudaan. “Harapan dari hasil kegiatan ini bisa memberikan kontribusi dan rekomendasi untuk kemajuan di daerah perbatasan,” tutur Suharman.

Sementara menurut Kaleb elevensi, korwil XIV PP GMKI mengatakan perbatasan yang merupakan beranda dan halaman terdepan, wajah Indonesia di mata negara tetangga, sudah selayaknya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. begitupun dengan  masyarakat di perbatasan tidak perlu minder lagi dengan status kawasan perbatasan, tetapi harusnya bangga.

Imran Ramadhan ketua PW KAMMI Kalbar menambahkan, perlunya Aruk dijadikan pusat ekspor impor untuk kesejahteraan masyarakat. “Hari ini kita perlu mengapresiasi kerja pemerintah dalam membangun infrastruktur di perbatasan ini, kedepan kita berharap perbatasan Aruk ini bisa menjadi pusat ekspor hasil bumi, laut maupun kerajinan masyarakat Sambas khususnya dan Kalbar pada umumnya untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” kata Imran Ramadhan.

Jhon Miranda, Ketua HIKMAHBUDHI Pontianak mengatakan, untuk dapat menghadirkan kebijakan dan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat perbatasan, Pemerintah melalui BNPP seharusnya melibatkan masyarakat secara aktif dalam perumusan dan pengambilan keputusan. Sehingga, kata dia, kebijakan tidak terjebak pada keinginan pemerintah saja tetapi juga mengakomodir keinginan masyarakat.

Selain itu, perlu dijajaki pula potensi pengembangan kerjasama pengelolaan perbatasan dengan negara tetangga yang selama ini masih berfokus pada aspek keamanan, dilebarkan ke aspek kesejahteraan dan sosial-budaya. “Dengan demikian, kepentingan keamanan, kesejahteraan, dan sosial-budaya wilayah perbatasan akan dapat dipenuhi secara bersama,” ujarnya.

Sumber : Rival Aqma Riyanda

 

Bupati Jarot Komitmen Bangun Rusun Seminari

hamparan.info – Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH bersama Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Susun Seminari Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang, kemarin.

Rumah Susun Seminari Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang ini nantinya akan menampung 168 orang mahasiswa yang akan dididik di seminari tersebut.

“Dua rusun sudah diresmikan. Rusun ini untuk asrama mahasiswa dan asrama siswa seminari, tujuannya memberi suasana belajar mengajar yang lebih baik dan dengan proses belajar mengajar yang baik, sehingga akhirnya akan melahirkan iman-imam baru yang berkualitas yang bisa melayani umat Katolik dan mewujudkan masyarakat Sintang yang religius,” ungkap Jarot pada kesempatan itu.

“Dukungan Pemerintah yaitu percepatan perizinan, akses jalan masuk dan kalau disini mereka minta pagarnya. Pemerintah pasti mendukung,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus, S.Sos., M.Si mengatakan, adapun maksud dan tujuan proyek pembangunan Rumah Susun Seminari Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang yaitu kebutuhan akan rumah susun tersebut, karena keterbatasan asrama dan juga merupakan usulan dari seminari.

“Tentu tantangan ini berat bagi mereka, dampaknya hanya sedikit yang menjadi imam, selama 25 tahun hanya menghasilkan 20 orang imam,” ungkap Lasarus.

“Hadirnya tempat ini tentu menjadi jalan keluar. Harapan kita banyak imam yang dicetak dari sini, dibimbing dari awal dan sampai benar-benar menjadi imam. Tentu ini baik bagi perkembangan umat Katolik yang kekurangan imam saat ini,” sambungnya.

Direktur Rumah Susun, Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Ir. M. Hidayat, MM., pada kesempatan itu mengatakan bahwa kelembagaan pendidikan beragama dan berasrama menjadi perhatian pemerintah, seperti pondok pesantren dan seminari.

“Selama ini mereka belajar dalam kondisi asrama yang desak-desakan dan tidak layak. Ke depannya, Pemerintah tidak lagi menginginkan asrama yang kumuh. Jadi, harus bersih, kuat, dan fasilitasnya terpenuhi,” sambungnya.

Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan, sesuai dengan tema HUT Kemerdekaan RI yang ke 74. Maka, pembangunan dimulai dari membangun Sumber Daya Manusia yang unggul, sehingga menuju Sintang yang lebih maju ke depan.

“Ini merupakan faktor pendorong yang luar biasa buat untuk meningkatkan SDM baik di bidang pendidikan khususnya pendidikan seminari,” ungkap Askiman pada kesempatan itu.

Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin O.F.M. Cap mengharapkan dengan adanya Rumah Susun Seminari Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang ini, pada akhirnya bisa melaksanakan pendidikan yang terpadu.

“Jumlah imam saat ini sangat terbatas untuk melayani seluruh umat Katolik di Sintang yang wilayahnya luas. Saya berharap kelak semakin banyak anak muda Katolik yang ingin menjadi imam dan dididik Seminari Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang,” tuturnya.

Turut hadir pada kegiatan ini Direktur Rumah Susun, Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Ir. M. Hidayat, MM., Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus, S.Sos., M.Si., Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin O.F.M. Cap, unsur Forkopimda dan unsur OPD Kabupaten Sintang. (*)

Sutarmidji Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

hamparan.info – Gubernur Kalbar, Sutarmidji meletakan batu pertama pembangunan Masjid Darunnajah di Sungai Dalam II, Senin (19/8/2019).

Pada kesempatan tersebut, Sutarmidji mengajak masyarakat Kalbar khususnya di Desa Sungai Raya Dalam II, Kabupaten Kubu Raya, untuk selalu memakmurkan masjid sebagai tempat pengembangan dan pembelajaran agama Islam.

“Saya harap, arsitekturnya jangan latah, sehingga bangunannya sama dengan  bangunan masjid yang sudah ada, tapi harus ada inovasi dalam modelnya,” kata  Sutarmidji.

Mantan Wali Kota Pontianak ini juga berharap, agar dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Darunnajah ini akan memberikan semangat kepada masyarakat di Sungai Raya Dalam II untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia berharap masjid nantinya bisa sebagai peletakan dasar pendidikan, bagi tumbuhnya prakarsa peran serta dan swadaya masyarakat untuk membangun dirinya menjadi umat yang taat dan taqwa kepada Allah SWT.

“Motivasi yang diberikan oleh Rasulullah, barang siapa membangun masjid karena Allah, akan dibangunkan Allah rumah untuk dia di surga. Tentu maksudnya tidak sekadar membangun fisik masjidnya semata, tetapi lebih jauh ialah membangun, menghidupkan dan memakmurkan fungsi masjid yang didirikan itu terhadap jemaah dan umat di sekitarnya,” ujar Sutarmidji. (*)

404 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Barat

hamparan.info – Sebanyak 404 titik panas indikasi awal kebakaran hutan dan lahan terdeteksi di 12 kabupaten dan satu kota di wilayah Kalimantan Barat. Menurut data Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ratusan titik panas tersebut terpantau dari Ahad (18/8) pagi pukul 07.00 hingga Senin (19/8) pagi pukul 07.00.

Dilansir dari republika.co.id, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak Erika Mardiyanti di Sungai Raya mengatakan bahwa titik panas yang terpantau paling banyak ada di Kabupaten Ketapang (146) disusul Kabupaten Sanggau (81), Kubu Raya (65), Mempawah (29), Landak (22), dan Sintang (15).

Selain itu ada enam titik panas di Kabupaten Kapuas Hulu, lima titik panas di Kabupaten Melawi, masing-masing tiga titik panas di Kabupaten Bengkayang dan Kota Pontianak, serta dua titik panas di Kabupaten Sambas. Sementara itu, di Kota Singkawang tidak ditemukan titik panas.

Berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Mempawah pada Ahad (18/82019) pukul 00.00 WIB hingga pukul 23.55 WIB, kualitas udara secara umum masih tergolong baik namun konsentrasi partikel udara berukuran lebih kecil dari 10 mikron (PM10) sempat mencapai 164.74 µg/m3, masuk dalam kategori tidak sehat, pada pukul 06.00 WIB.

Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Kombes Pol Donny Charles Go menyatakan bahwa hingga saat ini polisi sudah mengamankan 40 tersangka terkait kasus kebakaran hutan dan lahan.

Menurut dia, kepolisian sedang menangani 34 kasus kebakaran hutan dan lahan, yang meliputi 33 kasus perorangan dan satu kasus korporasi. Dari seluruh kasus kebakaran hutan dan lahan yang ditangani polisi, 31 di antaranya masih dalam proses penyelidikan.

Dalam upaya penegakan hukum guna mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, kepolisian terus memburu perorangan maupun korporasi yang terlibat dalam kegiatan yang menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.