Video: Penyambutan Tim Ton Tangkas Yonif Raider 641/Beruang

hamparan.info -Tim Ton Tangkas Yonif Raider 641/Beruang mengikuti kejuaraan TNI AD tingkat Nasional, telah tiba di Makodam XII/Tanjungpura, Jalan Mayor Alianyang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu sore, 12 Mei 2018.

Untuk informasi, Tim Ton Tangkas Yonif Raider 641/Beruang ini berhasil menempati posisi ke empat dalam kejuaraan bergengsi di tingkat TNI-AD.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, mengaku bangga kepada prajurit Yonif Raider 641/Beruang. Karena, para prajurit itu sudah berupaya keras dalam kompetisi kejuaraan TNI AD tingkat Nasional.

“Tahun ini kita bisa menempati posisi ke empat, jauh sekali peningkatannya,” ujar Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

62 Calon Prajurit TNI AL Lulus Tes Kesehatan Tahap Pertama

hamparan.info – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gregorius Agung W. D. M. Tr yang diwakili Aspers Danlantamal XII Kolonel Laut (KH) Martin Syamsudin selaku Panda Pontianak mengumumkan hasil tes kesehatan tahap pertama penerimaan Calon Taruna/AAL dan Calon Bintara Pria/Wan TNI Angkatan Laut tahun 2018 di Mako Lantamal XII.

Hasil tes pemeriksaan kesehatan pertama, yang di nyatakan lulus tes kesehatan sejumlah 62 peserta dari 214 calon pendaftar. Adapun hasil rincian yang dinyatakan lulus tes kesehatan dari 24 orang Calon Taruna/AAL yang dinyatakan lulus sejumlah 11 orang peserta. Calon Bintara Pria dari 117 orang yang di nyatakan lulus 23 orang peserta, Calon Bintara Wanita dari 73 orang yang di nyatakan lulus tes kesehatan tahap pertama sejumlah 28 orang peserta.

Dikutip dalam siaran pers rilis Dinas Penerangan Lantamal XII, pada kesempatan tersebut Asisten Personel (Aspers) Danlantamal XII Kolonel Laut (KH) Drs. Martin Syamsudin mengucapkan terima kasih kepada para calon peserta atas animo untuk mengikuti tahapan tes yang menjadi syarat yang harus di penuhi menjadi calon prajurit TNI Angkatan Laut tahun2018.

“Harapannya peserta tunjukkan kemampuan diri semaksimal mungkin dalam mengikuti tes selanjutnya bagi yang lolos untuk ikuti tahapan selanjutnya yakni tes psikologi. Silahkan berkompetisi secara sehat dan tunjukkan kemampuan yang di miliki, karena hasil kalian akan menentukan kelulusan tanpa campur tangan pihak manapun,” ujar Aspers Danlantamal XII.

Ini Lomba Peleton Tangkas di Jawa Barat

hamparan,info – Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti, menjelaskan bahwa Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menghadiri upacara pembukaan lomba peleton tangkas TNI AD tahun 2018, yang dibuka langsung oleh Wakil Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman, di lapangan Yudha Wastu Pramuka, Pusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD, Cipatat, Bandung Barat, Jawa Barat.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, hadir dalam upacara pembukaan peleton tangkas TNI AD Tahun 2018, sekaligus meninjau dan memberikan arahan serta motivasi kepada Tim Peleton Tangkas Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 641/Beruang mewakili dari Kodam XII/Tanjungpura.

“Lomba Ton Tangkas Tahun 2018, dimulai dari 30 April hingga 11 Mei 2018 dan diikuti oleh 16 Kotama, dilaksanakan di daerah latihan Pusat Pendidikan Infanteri tepatnya di Cipatat, Bandung Barat. Termasuk Tim Peleton Tangkas dari Yonif Raider 641/Beruang sebagai duta dari Kodam XII/Tanjungpura,” kata dia.

Dia menyampaikan, bahwa kegiatan lomba Ton Tangkas dilaksanakan adalah program dari Komando Atas dan menjadi agenda rutin serta sudah merupakan bagian dari sistem pembinaan Prajurit TNI AD.

“Hal ini, Pimpinan Angkatan Darat mempunyai tujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan Prajurit tentang pencapaian profesionalisme dan semangat juang satuan se-tingkat Peleton,” kata dia.

Ia menyampaikan tema Lomba Ton Tangkas TNI AD Tahun 2018 adalah, “Melalui Lomba Peleton Tangkas Kita Tingkatkan Kualitas Pembinaan Satuan TNI AD Untuk Mewujudkan Prajurit Yang Profesional, Andal, Berjiwa Ksatria dan Bermoral,”

Terima Kasih Bapak TNI dan Polisi

hamparan.info – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia-Malaysia di Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Jumat (27/4/2018).

Hadir Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Wakasad Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman, Kapuspen TNI Mayor Jenderal M. Sabrar Fadhilah, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Pj Gubernur Kalbar Doddy Riyadmadji, Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono serta Pejabat Pemda.

Rombongan tiba pukul 11.00 waktu setempat dan disambut Komandan Distrik Militer (Dandim) 1202/Singkawang Letnan Kolonel Infanteri Abdurrahman, Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadiprabowo, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dan Wakil Bupati Sambas Hairiah.‎

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.IP dan ‎Kapolri ‎Jenderal Pol Tito Karnavian tiba di Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kemudian dilanjutkan menunaikan Shalat Jumat di Masjid Sabilla Muhtadin, di Jalan Merdeka, Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar. Selaku Imam dan Khotib Jumat adalah Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili.

Usai melaksanakan Shalat Jumat, Panglima TNI beserta rombongan, kegiatan dilanjutkan meninjau Bhakti kesehatan TNI-Polri berupa bantuan kesehatan gigi terhadap pelajar, khitanan massal Anak-anak Sambas, pengobatan dan pemberian sembako untuk warga di ujung batas negeri itu.‎ Juga penyerahan bantuan kursi roda bagi warga difabel.

Ratusan Anak-anak yang didampingi orangtuanya, duduk menunggu antrian untuk mengikuti khitanan. Mereka tampak berbekal kain dan kopiah dengan penuh ceria. Tampak pula warga yang duduk mengantri untuk mendapatkan pelayanan pengobatan umum.

“Saya bahagia ikut kegiatan ini. Benar-benar dapat dirasakan oleh kami warga perbatasan. Terima kasih bapak Panglima TNI, terima kasih bapak Polisi dan semua yang terlibat dalam kegiatan yang sangat mulia ini,” tutur Dedeng warga Desa Kaliau, tersenyum bahagia.

Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus untuk dilaksanakan. Mengingat, warga perbatasan sangat memerlukan berbagai fasilitas, diantaranya adalah soal kesehatan.

Tatap Muka Anggota Dharma Pertiwi Daerah L

hamparan.info – Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto melakukan tatap muka dengan anggota Dharma Pertiwi Daerah L, dan Organisasi Wanita dalam rangka kunjungan kerja di Wilayah Kalimantan Barat, dilaksanakan di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Jalan Arteri Alianyang Nomor 1, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, tatap muka guna memberikan semangat kepada para pendamping Prajurit dan Polisi, yang dihadiri anggota Dharma pertiwi Daerah L dan Organisasi Wanita se-wilayah Kalimantan Barat sebanyak 690 orang.

“Terima kasih kepada seluruh elemen dan ibu-ibu yang telah hadir dalam kegiatan ini serta seluruh pihak yang mendukung hingga terselenggara dengan sangat baik,” ujar Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto, dengan tersenyum.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan, bahwa menjadi Istri seorang Prajurit TNI dan istri Polisi harus mampu dan memahami tugas serta peran suaminya sebagai prajurit dalam menjaga kedaulatan NKRI demi persatuan dan kesatuan bangsa. Juga harus memberikan dukungan optimal berupa dukungan moril yang berlandaskan atau bersumber dari lingkungan keluarga yang harmonis.

Selain itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi mengingatkan, peranan ibu sebagai suri teladan bagi anaknya bertujuan agar ibu mampu menjadi contoh bagi anak-anaknya. Mengingat bahwa perilaku orang tua, khususnya ibu, akan ditiru yang kemudian dijadikan panduan dalam perilaku anak, dan perhatikan cara bergaul dengan lingkungan masing-masing.

“Tentunya mendidik anak disesuaikan tingkat kecerdasan anak itu sendiri, dan setiap Ibu-ibu diharapkan turut berperan untuk anak-anak kita jauhi yang namanya narkoba. Ini sangat penting untuk dilaksanakan, lantaran narkoba secara spesifik menargetkan anak muda,” kata Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto.

Ribuan Personel TNI-Polri Menerima Pengarahan Panglima TNI dan Kapolri

hamparan.info – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI dan anggota Polri sebanyak 2700 personel. Dalam pengarahan diantaranya menyampaikan, bagi seluruh anggota TNI dan Polri harus netral pada saat penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019.

“Bila tidak netral pada Pilkada serentak tahun 2018 dan Pilpres tahun 2019, tentunya ada hukumannya, ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.IP saat memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI dan anggota Polri di Qubu Resort, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (26/4/2018).

Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kepada seluruh Prajurit TNI dan Polri selain sebagai forum silaturahim, dengan kerjasama melalui sinergitas antara TNI-Polri sehingga situasi keamanan dapat terjaga dengan aman. Baik ancaman global serta ancaman cyber dalam pemberitaan hoax.

“Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Presiden, TNI-Polri menjamin kelancaran, keamanan, kesuksesan dan penyelenggaraannya. Juga, bagi Prajurit TNI-Polri pedomani netralitas dan tidak ada toleransi bagi Netralitas, Politik TNI-Polri adalah Politik Negara,” ujar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sementara Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, sebelumnya memberikan kata pengantar pada acara kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.IP dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, diawali dengan mengucapkan selamat datang kepada Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri beserta rombongan di Bumi Khatulistiwa Provinsi Kalimantan Barat.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menjelaskan, bahwa moment seperti ini menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan, karena Prajurit TNI maupun anggota Polri di wilayah Kalimantan Barat dapat menerima pengarahan secara langsung dari Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri.

“Terima kasih Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri atas kunjungannya di wilayah Kodam XII/Tanjungpura, dalam rangka memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI dan anggota Polri di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura menyampaikan, bahwa situasi dan kondisi di wilayah Kalimantan Barat dalam keadaan aman dan kondusif serta sinergitas TNI dan Polri dapat terjaga dengan baik.

Pengarahan dari Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri. “Kami berharap para anggota TNI dan Polri untuk kedepannya dapat lebih termotivasi, sehingga dapat memberikan pengabdian yang terbaik, tulus dan ikhlas bagi rakyat, negara dan bangsa,” ujar Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

BP3TKI Pontianak Tingkatkan Kualitas Penempatan PMI di Kalbar

hamparan.info – BP3TKI Pontianak mengadakan rapat koordinasi terkait potensi dan pemetaan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kalimantan Barat. Rapat yang diadakan pada Kamis (26/4/2018) di Aula BP3TKI Pontianak, Kalimantan Barat, ini dihadiri oleh Direktur Pemetaan dan Harmonisasi Kualitas Tenaga Kerja Luar Negeri II BNP2TKI, Yana Anusasana , Kepala Subdirektorat KTKLN BNP2TKI Haryanto, Kepala BP3TKI Pontianak Ahnas beserta jajarannya.

Selain itu pula turut hadir Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Dinas-Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kota di wilayah Kalimantan Barat, sejumlah Kepala Sekolah SMK-SMK di Pontianak, lembaga pendidikan di bidang kesehatan, dan lembaga pelatihan bahasa.

“Tujuan kami mengadakan rapat ini agar kualitas penempatan PMI di Kalbar dapat meningkat, artinya tidak hanya pada sektor perkebunan dan plywood namun juga Kalbar dapat mengirim PMI-PMI yang bekerja di sektor Kesehatan, Hospitality ataupun pekerjaan dengan high skill ,” kata Ahnas.

Dikutip dalam siaran keteranganya, sampai saat ini, BP3TKI Pontianak lebih banyak memberangkatkan PMI di sektor general worker seperti di sektor perdagangan, industri pengolahan, ladang. Sementara dari sektor kesehatan tercatat di BP3TKI Pontianak, ada dua warga Kalimantan Barat yang berhasil lolos program G To G ke Jepang untuk bekerja sebagai careworker.

Sementara itu Yana Anusasana mengatakan permintaan bekerja ke luar negeri sangat tinggi sekali. Sebagai contoh di tahun 2017, kita dapat tawaran dari Kuwait untuk pekerjaan driver bus sebanyak 200 orang. Namun akibat kurangnya kompetensi terutama kemampuan bahasa, lowongan tersebut tidak dapat dipenuhi.

Untuk pemenuhan lowongan tersebut, BNP2TKI mempunyai empat program yaitu pemetaan potensi tenaga kerja, percepatan padupadan tenaga kerja, peningkatan kompetensi atau upgrading skill tenaga kerja, dan sistem Jobsinfo.
“Dalam program peningkatan kompentensi ini, para peserta akan diberikan materi-materi selama 260 jam pelajaran atau sekitar satu bulan. 60 % diantaranya pelatihan bahasa asing, sisanya tentang sikap, informasi negara tujuan, dan review bidang kerjanya,” kata Yana.

Rapat Koordinasi yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan sangat interaktif, terjadi dialog interaktif antara narasumber dengan para peserta. Dalam dialog yang dipandu oleh Haryanto ini terungkap bahwa saat ini cukup sulit untuk memasarkan para lulusan SMK ke dunia kerja. Dengan adanya rakor ini diharapkan tersedianya data potensi tenaga kerja yang mempunyai kompetensi dan berminat bekerja di luar negeri.

“Rapat ini semoga berkelanjutan dan kita dapat mengetahui berapa orang warga Kalimantan Barat yang ingin bekerja di Luar Negeri. Saya akan mendorong PPTKIS yang mempunyai job order yang bagus untuk masuk ke Pontianak,” kata Haryanto.

Rapat Koordinasi ini menjadi awal untuk menempatkan tenaga kerja-tenaga kerja yang mempunyai high skill yang berasal dari Kalimantan Barat. BP3TKI Pontianak akan menjembati lulusan-lulusan SMK atau warga masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Selama ini BP3TKI Pontianak sudah melakukan sosialisasi-sosialisasi terkait tata cara bekerja ke luar negeri ke berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

“BP3TKI Pontianak juga akan terus menjalin sinergitas dengan dinas-dinas yang ada di Kalimantan Barat demi pelayanan yang prima kepada para calon-calon tenaga kerja kita,” kata Ahnas. (*)

Prajurit Kodam XII/Tanjungpura Lakukan Pendidikan Hadapi Ini

hamparan.info – Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar Mandailing, secara resmi memimpin upacara Pembukaan Penataran Rawa, Laut, Sungai dan Pantai (Ralasuntai) Tersebar Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura Tahun Anggaran 2018, di Pantai Pasir Panjang Pak Lotai.

Pada upacara Pembukaan Penataran Rawa, Laut, Sungai dan Pantai (Ralasuntai) Tersebar Kodam XII/Tanjungpura Tahun Anggaran 2018, Danrindam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar Mandailing, membacakan amanat Panglima Kodam XII/Tanjungpura, tujuan dilaksanakannya penataran adalah untuk meningkatkan kemampuan prajurit di satuan tempur jajaran Kodam XII/Tanjungpura agar mampu bergerak di medan Ralasuntai serta melaksanakan secara optimal di satuan.

Selain itu dalam amanat Panglima Kodam XII/Tanjungpura, untuk dibuka penataran Ralasuntai ini agar memahami tentang Teknik Penyelenggaraan Latihan (Nikgarlat) Ralasuntai, juga mampu bergerak di medan sebenarnya yakni bergerak melintasi rawa, laut, sungai maupun melintasi di pantai dengan bergerak senyap dalam arti tidak bisa diketahui oleh siapapun.

“Indonesia adalah negara tropis dan kepulauan dimana keadaan hutan dan gunung, rawa, laut, sungai serta pantai yang luas dan lebar, begitu juga dengan kondisi yang ada di wilayah Kodam XII/Tanjungpura untuk Provinsi Kalbar maupun Provinsi Kalteng, jadi sangat tepat penataran ini dilaksanakan dalam menunjang tugas prajurit bila Ibu Periwi memanggil,” kata dia.

Berharap, guna menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas, kepada para petatar agar benar-benar dapat memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, sehingga semua materi yang diberikan baik sama pelatih maupun guru militer dapat diserap secara maksimal. Seusai upacara dilaksanakan Danrindam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar Mandailing langsung memberika jam Komandan kepada seluruh peserta petatar dan para pelatih maupun guru militer dilaksanakan di lapangan Alianyang Rindam XII/Tanjungpura.

Dia menjelaskan, bahwa latihan Ralasuntai merupakan latihan tingkat kerawanan yang sangat tinggi, seperti rawa hidup yang bisa menelan korban yang melintas, bahkan binatang buas seperti buaya dan banyak rintangan yang belum pernah dijumapai oleh peserta latihan.

“Jadi untuk peserta, utamakan faktor keamanan baik personel maupun materiil, dengan demikian ikuti petunjuk dan benar-benar saat menerima materi pelajaran agar terhindar dari segala yang akan merugikan kita semua,” ucapnya.

Dia mengajak bagi prajurit yang mempunyai kemampuan menembak yang lebih dari kawannya agar tunjukkan kemampuan tersebut untuk mengikuti latihan terpusat yang dilaksanakan di Rindam XII/Tanjungpura, untuk mengangkat nama baik khususnya Kodam XII/Tanjungpura dan pada umumnya TNI Angkatan Darat.

Sementara penataran ini dilaksanakan selama 15 hari yang diikuti oleh 20 personel, terdiri Perwira dan Bintara dari jajaran Kodam XII/Tanjungpura, dalam kurun waktu yang telah ditentukan seluruh peserta penataran selain dibekali tentang teknik juga diberikan tentang taktik di medan Rawa, Laut, Sungai dan Pantai.