Kiprah AIPDA Agus Supriadi Layani Masyarakat

hamparan.info – Pagi-pagi sudah Ajun Inspektur Polisi Dua (AIPDA) Agus Supriadi berangkat dari rumahnya untuk mengabdi. Ia merupakan personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Mapolsek Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Segala perlengkapan ia bawa. Baju seragam coklat lengkap dengan nama serta pangkat di pundaknya.

Sebelum berangkat, ia berpamitan kepada istri dan kedua anak tercintanya. Dan tidak lupa ia berdoa. Dengan mengendarai kendaraan roda dua bertuliskan Bhabinkamtibmas, ia tancap gas mengelilingi wilayah binaanya. Gang demi gang serta lorong, ia lewati. Tidak mengenal lelah.

Melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, itulah ia pegang teguh sebagai  Korps Bhayangkara. Ini dilakukan demi memberikan rasa aman, nyaman, damai untuk rakyat.

Di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Pontianak yang beralamat di  Jalan Khatulistiwa No.150, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, AIPDA Agus Supriadi melakukan Senam Jumat Sehat bersama Bhabinkamtibmas Siantan Hilir. Ibu guru, bapak guru, serta ratusan murid SMPN itu bergoyang bersama.

 

 

Video: Polisi Peduli Pendidikan

hamparan.info – Begini cara personel Bhabinkamtibmas Siantan Hilir Polsek Pontianak Utara mengajak anak-anak SDN 25 belajar sambil bermain. Dalam ungggahan kanal YouTube agus blake lokasi SDN 25 ini berada di Gang Teluk Pari, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

Ini Renovasi SD Kartika XVII

hamparan.info –  Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang XVII Tanjungpura, Nyonya Tien Achmad Supriyadi pimpin acara Peresmian Renovasi Sekolah Dasar (SD) Kartika XVII-1 Cabang XVII Tanjungpura Jalan Gusti Hamzah, Pontianak.

Nyonya Tien Achmad Supriyadi mengatakan, Yayasan Kartika Jaya Cabang XVII Tanjungpura akan terus berupaya dan ikut andil dalam mencerdaskan anak bangsa sebagai cikal bakal generasi penerus masa depan, dengan melakukan pembenahan baik sarana, prasarana dan fasilitas pendukung proses belajar mengajar di sekolah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan Sumber Daya Manusia serta dapat bersaing dengan sekolah lain. Di sinilah siswa sekolah dasar akan diberikan berbagai ilmu pengetahuan yang kesemuanya harus mampu dikuasai siswa.

“Sekolah dasar merupakan tahapan yang unik dan perlu perhatian khusus, karena pada fase ini akan terlihat perubahan pada berbagai aspek baik sikap, gerak dan kemampuan berpikir yang dapat mempengaruhi perkembangannya,” kata dia.

Siswa merupakan anak didik yang perlu di arahkan, dikembangkan dan dijembatani ke arah perkembangannya yang bersifat komplek. Pendidikan sekolah dasar pada hakekatnya adalah pendidikan yang lebih mengarahkan dan memotivasi siswa untuk giat belajar. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari peran Bapak/Ibu Guru dalam mendidik anak-anak untuk mengenyam pendidikan di sekolah ini.

Mengingat begitu besar peranan dari keberadaan Sekolah Dasar Kartika XVII-1 ini, kepada pihak yang dipercayakan untuk mengelola, kiranya lebih mengutamakan kualitas serta mutu pendidikan di sekolah ini, dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah ada. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga sarana dan prasarana sekolah ini dengan baik, jangan dibiarkan rusak yang nantinya dapat mengganggu kenyamanan proses pendidikan dan belajar anak didik. Saya titipkan sekolah yang sudah direnovasi ini untuk dijaga dan dirawat.

“Terima Kasih kepada pihak yang telah membantu terlaksananya renovasi gedung Sekolah Dasar Kartika Jaya XVII-1 Cabang XVII Tanjungpura ini.”

Pembekalan PBM Dekan FUAD Harap Mahasiswa Lebih Aktif

panitia Pekan Bakti Mahasiswa adakan kegiatan pembekalan untuk mahasiswa FUAD 2018/2019 di Gedung Rektorat lantai 4 IAIN Pontianak pada Sabtu pagi 26 Januari 2019

wartaiainpontianak.com – Panitia Pekan Bakti Mahasiswa (PBM) adakan kegiatan pembekalan untuk mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) 2018/2019 di Gedung Rektorat lantai 4 pada Sabtu pagi 26 Januari 2019.

Walaupun acara diadakan tidak sesuai pada jam yang telah ditentukan atau di rondown acara yaitu pada jam 08.00 WIB. Akan tetapi peserta PBM tetap antusias . Acara ini dihadiri oleh Dekan FUAD IAIN Pontianak Dr. ismail ruslan, S.Ag, M.Si dan wakil Dekan III Drs. H marsih Muhammad , M.Ag.

Pembekalan PBM ini banyak menuai harapan baik dari dekan fakultas maupun panitia untuk seluruh mahasiswa dan mahasiswi FUAD. Abdul hamid selaku ketua panitia mengatakan target panitia yakni 400 mahasiswa sebagai peserta PBM FUAD. “Sedangkan defektif mahasiswa yang ada difakultas FUAD ini khususnya mahasiswa baru yaitu ada 450 mahasiswa dan yang ikut atau yang baru daftar sekarang yaitu ada 195 peserta,” ujarnya.

Abdul Hamid mengatakan panitia sudah berusaha maksimal mempersiapkan kegiatan mulai dari menyebar informasi-informasi baik dari grup dan media sosial lainnya. “Harapan kami juga melakukan pekan bakti mahasiswa ini mengabdi kepada masyarakat serta menjalankan tri darma perguruan tinggi. Dan manfaatnya kalian juga tidak canggung lagi jika nanti menghadapi KKL dan sebagainya,” ujarnya.

Abdul Hamid mengatakan kegiatan ini benar-benar mengajak seluruh mahasiswa FUAD untuk ikut serta di dalamnya. Sementara Ketua DEMA FUAD , Muhammad Nafii menuturkan bahwa ada dua acara besar di tahun ini, yakni PBM dan G-FESH. “Tanpa adanya kawan kawan beserta adanya ormawa FUAD dan seluruh keluarga FUAD yang ada di IAIN Pontianak ini tidak akan mungkin acara ini terlaksanakan,” ucapnya.

Maka dari itu, kata Nafii, DEMA mengajak kerjasamanya menyukseskan agenda yang mengatas namakan FUAD. “Kali ini kita ada agenda besar yaitu PBM dan G-FESH dan G-FESH ini merupakan agenda perdana yang diadakan oleh DEMA FUAD kami berharap untuk seluruh elemen-elemen mahasiswa FUAD untuk ikut serta dalam agenda agenda ini” tutur Nafi’i.

Wakil Presiden mahasiswa IAIN Pontianak mengatakan dulunya PBM ini diadakan oleh DEMA Institut, akan tetapi di tahun dirubah konsepnya menjadi ranahnya DEMA fakultas. “Saya pikir ini lebih seru karena apa kawan-kawan fakultas FUAD masih belum ada yang kenal kawan satu fakultasnya bahkan kawan-kawan ada yang tidak kenal dengan DEMA fakultasnya.

Badrus Soleh menegaskan harapan dengan adanya PBM peserta bisa kenal teman satu fakultasnya. “Kenapa kita gak bisa kenal satu rumah tangga kita dan palah mau kenal ke rumah tangga orang lain. Kenali dulu fakultas kita, visi misi fakultas kita dan tujuan fakultas kita baru boleh mengenal yang lain,” kata Badrus Soleh.

Sekaligus membuka kegiatan pembekalan PBM, Dekan FUAD menyebutkan setelah diadakan rapat kerja dengan pengurus DEMA banyak sekali harapan mengenai aktivitas kegiatan mahasiswa. “Itu diikuti oleh seluruh elemen mahasiswa FUAD. Namun faktanya ada beberapa kegiatan mahasiswa hanya sebagian saja yang ikut serta pada kegiatan tersebut,” tutur Ismail Ruslan.

Ismail Ruslan mengatakan bahwa di organisasi FUAD tidak boleh ada diskriminasi tentang adanya pengikutan organisasi eksternal. Menurutnya, jika sudah mengatas namakan organisasi FUAD alangkah lebih baiknya fokus kepada satu organisasi tersebut. “Tidak boleh ada mengatas namakan organisasi eksternal. Karena kita di sini merupakan sebuah keluarga jadi jangan sampai terjadi diskriminasi tersebut,” ujarnya.

Reporter: Fitriani Purbowati Ningsih

Bina Pemuda Pedalaman Agar

Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Arm Anom Wirasunu, S.H., mendampingi personel pengambilan data Kesegaran Jasmani bagi para calon peserta rekrutmen TNI AD tahun 2019 di Gelanggang Olah Raga Opu Daeng Manambon, jalan Pangsuma, Kec. Mempawah Timur

hamparan.info – Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Arm Anom Wirasunu, S.H., mendampingi personel pengambilan data Kesegaran Jasmani bagi para calon peserta rekrutmen TNI AD tahun 2019 di Gelanggang Olah Raga Opu Daeng Manambon, jalan Pangsuma, Kec. Mempawah Timur, Kab. Mempawah, Kamis (24/1/19).

Untuk perekrutan mengutamakan putra/putri daerah pedalaman yang selama ini kesulitan untuk mengakses pendaftaran menjadi calon prajurit TNI, dikarenakan faktor jarak yang terisolir, lokasi yang cukup jauh, faktor ekonomi dan faktor lainnya. Sampai saat ini sudah ada 21 calon yang sedang dibina oleh Kodim 1201/Mph. Nantinya pembinaan akan dilaksanakan di 2 tempat yaitu di Yonarmed 16 Ngabang dan Kodim 1201/Mempawah.

“Diharapkan putra/putri daerah yg berasal dari desa-desa terpencil mendapatkan kesempatan untuk bisa menjadi anggota TNI,” kata Dandim 1201/Mph.

Ratusan Murid SMP Berjejer Demi Sambut Kapolda Kalbar

Lonceng Dan Kentongan Jadi Pengingat Keamanan Lingkungan

hamparan.info – Kamis pagi itu matahari mulai meninggi. Anak-anak belia berjejer berbaris di pinggiran ruas jalan utama. Ada wanita, dan laki-laki. Teriknya matahari membakar kulit, tak diindahkan oleh murid-murid sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di sebuah desa itu.

Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, itulah nama tempatnya. Rela menunggu dari sejak pagi jelang siang ratusan murid SMP di sana menyambut hangat kedatangan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono beserta rombongan.

Semringah. Antusias. Itulah yang terlihat dari murid SMP. Senyum lebar merekah dari mimik muka calon generasi bangsa itu. “Assalaamualaikum,” ucap Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono, menyapa ratusan murid SMP di sana. “Walaikumsalam,” ucap ratusan murid SMP serempak menjawab dengan penuh semangat.

Setelah berbincang dengan ratusan murid SMP, langkah kaki Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono  meninjau Pos Kamling dan Siskamling.

“Dirbinmas harus menjadikan Poskamling dan sistemnya di RT 22 Desa Sutera ini sebagai Siskamling percontohan, sebagai pengingat keamanan lingkungan cara konvensional masih mereka terapkan dengan adanya lonceng dan kentongan, tapi mereka kekinian juga dapat berkomunikasi melalui Handphone dengan petugas dan aparat Kepolisian setempat” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono.

Selanjutnya, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono menuju Poskamling dan berbincang dengan perangkat RT dan ronda malam. “Sistem roda malam ini harus lebih ditingkatkan. Karena, ronda malam ini memupuk rasa kebersamaan antar sesama,” kata dia.

Kunci keamanan lingkungan sebetulnya, berasal dari warga yang memiliki rasa keperdulian. Sebab, jika masyarakat menenukan hal mencurigakan, dengan sigap memberitahu pihak kepolisian.

“Dalam hal ini peranan anggota Bhabinkamtibmas juga pendorong. Marilah sama-sama menjaga. Kalau lingkungan ini aman tenteram akan banyak investor datang ke desa,” ujar mengingatkan.

LPM Warta Kukuhkan 26 Anggota Baru

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak mengukuhkan 26 anggota baru pada kegiatan Journalist Camp

hamparan.info – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak mengukuhkan 26 anggota baru pada kegiatan Journalist Camp 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Teluk Mak Jantu, Teluk Karang Sedau, Kota Singkawang pada Sabtu hingga Senin, 22-24 Desember 2018.

26 anggota baru LPM Warta itu adalah mahasiswa yang berhasil mengikuti proses open recruitmen reporter Warta sejak  September lalu. Mereka adalah peserta yang aktif mengikuti pelatihan dan mampu bertahan hingga mengikuti kegiatan pengukuhan.

BACAAda Lomba Karya Jurnalistik, Yok Ikut Daftar

Indah Chandika Anyshavira, Kepala Devisi Pengembangan dan Pemberdayaan Anggota (P2A) LPM Warta menuturkan anggota baru yang lolos telah menjalani proses mendaftar hingga proses pengukuhan. “Sebelumnya mereka telah lolos tahap wawancara, lalu mengikuti secara aktif proses pelatihan terkait dunia kejurnalistikan dalam PJTD ( Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar),” tutur Indah Chandika Anyshavira.

Indah Chandika mengatakan anggota baru sebagai penerus LPM itu sudah diberikan pelatihan bagaimana belajar penulisan yang baik dan benar. “Tak lupa pula materi mengenai ideologi pers mahasiwa pun telah disampaikan,” tuturnya.

BACAMengabdi, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bikin Ini

Indah Chandika mengatakan bahwa anggota baru yang dikukuhkan merupakan mahasiswa pilihan yang sudah dipertimbangkan. “Yakni dari 78 peserta yang mendaftar terpilih lah 26 orang yang menjadi pilihan,” ucapnya.

Journalist Camp LPM Warta 2018 tahun ini bertajuk Mencetak Pers Mahasiswa Beretika Cerdas dan Bertanggung Jawab. Yakni pengukuhan angkatan ke -15 LPM Warta.

BACAWujudkan Pilkada 2018 Berkualitas Berintegritas

Ketua Umum LPM Warta, Farli Afif mengatakan bahwa pengukuhan adalah agenda tahunan dan merupakan momen sakral. ” Sebagai tahap final apakah mahasiswa yang telah mendaftar dan berproses bersama LPM layak untuk menjadi anggota dan netabenenya regenerasi LPM,” tutur Farli Afif.

Dia menuturkan anggota LPM tahun ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. “Seiring bertambahnya mahasiswa di IAIN, dan makin bertambah juga ketertarikannya masuk UKM LPM,” ucapnya.

BACAPenghijauan di Kawasan Bekas Tambang Emas

Menurut dia bagian terpenting adalah bagaimana anggota LPM mempunyai mental jurnalis pers mahasiswa yang independen dan memegang teguh kode etik jurnalistik. “Sebagai media kampus, tentu kami ingin meningkatkan pemberitaan yang mengkritisi kampus, tidak hanya melulu mengangkat soal seremonial yang cenderung memuji kampus, tapi hal-hal yang perlu diangkat pun turut diperhatikan demi kemajuan kampus,” kata Farli Afif.

Tuntaskan Pengabdian Kepada Negara

hamparan.info – Bupati Ketapang Martin Rantan menjadi pembina pada apel pagi gabungan SOPD yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan, yang wajib diikuti PNS dan Non PNS di jajaran pemerintah kabupaten Ketapang.

Apel Gabungan SOPD yang dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kejuaraan tenis meja beregu antar OPD, berlangsung di halaman Kantor Bupati Ketapang, Kalimantan Barat.

Dalam arahannya Bupati Martin Rantan mengucapkan terima kasih kepada ASN yang sudah menunaikan tugas pengabdiannya kepada Negara RI khusunya di Kabupaten Ketapang.

Dalam istilah kepemimpinan di kenal dengan PDLT, yakni Pengabdian Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak tercela. Hal ini sejalan dengan sumpah janji Kopri yang kedua, yakni menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara.

BACA Serunya Senam Lagu Syantik di Pameran Expo Ketapang

 Ini Pelaksaanaan Test CPNS di Ketapang

Bupati yang memimpin pengucapan Panca Prasetya Korpri, yang diikuti seluruh peserta apel, namun sangat di sayangkan Bupati masih ada peserta apel yang tidak mengikuti pengucapan panca prasetya Kopri tersebut.

“Saat pengucapan sumpah KORPRI ada ASN yang tidak mengikuti pengucapannya padahal panca setia KOPRI bagai mana melakukan pengabdian kalau untuk mengucapkan sumpah janaji KOPRI saja tidak mau,” kata Martin Rantan.

Dalam system penilaian PNS dikenal dengan reward dan punishment, penghargaan dan hukuman.

“Jadi ASN yang tidak mau mengabdi, silahkan mengundurkan diri atau pensiun dini,” ucapnya.

Selanjutnya PNS harus berdedikasi, bersemangat bersama sama membangun daerah ini untuk menciptakan bagai mana daerah ini bisa maju sehingga masyarakt bisa sejahtera karena kunci dari pelayanan public adalah kesejahteraan masyarakat.

Sesudah itu loyalitas bawahan dengan atasan, berjenjang dari staf dengan kasi, lolalitas kasi dengan kabid, dan loyallitas kabid dengan kepala Dinas, kepala badan.

“Dalam teori kepemimpinan ada yang dipimpin ada yang memimpin ada yang memegang komando ada melaksanakan komando jangan semuanya mau menjadi pemimpin,” kata dia dalam keterangan resminya.

Dia mengatakan di Pemkab Ketapang, kadang-kadang ada pejabat yang suka ngomong soal kondisi Pemerintahan dengan orang luar, kalau sudah seperti ini, bajunya saja yang Kopri tetapi hatinya sudah tidak Korpri.

Usai apel dilakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang kejuaraan tenis meja beregu antar OPD Piala Bupati Ketapang tahun 2018, dengan rincian sebagai berikut, Juara pertama beregu Putra direbut tim Dinas Pendidikan, Juara kedua Tim Setda ketapang, Tim Pariwisata dan Kebudayaan,dan juara ke empat Tim Satpol PP, sementara untuk beregu putri juara pertama direbut Tim Dinas Pendidikan, juara kedua Tim RSUD Agoesdjam, dan juara ke tigaTim Setda dan juara keempat Tim dari Disdukcapil. (*)

Ini Hibah Buku dan Rak Buku

hamparan.info – Perpustakaan di Kabupaten Sambas mendapat bantuan hibah buku dan rak buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat.

Terdapat 17 Perpustakaan di tahun 2018 ini yang mendapat bantuan tersebut. Disampaikan Kadis Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab Sambas, Herianto, dari 17 Perpustakaan tersebut, alokasi hibah buku dan rak buku akan diserahkan kepada 6 perpustakaan kecamatan, 4 Perpustakaan Desa, 2 Perpustakaan Rumah Ibadah, 2 Perpustakaan Pesantren dan 3 taman bacaan masyarakat.

Penyerahan hibah diserahkan langsung Karyadi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar dan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kab Sambas, Herianto, di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab Sambas. 

Catat, Bersih Itu Dimulai Sejak Usia Dini

hamparan.info – Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad didampingi oleh Sekretaris Daerah(setda) beserta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kayong Utara hadiri kegiatan penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Kalimantan Barat di TK Pembina Seponti.

Dalam kesempatan ini Wakil Bupati optimis Kayong Utara akan menjadi pemenang pada Lomba Sekolah Sehat pada tahun ini

“Melihat dari persiapan yang sudah optimal ini saya yakin kalau Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada tahun ini akan kita menangkan,” kata Effendi Ahmad.

Effendi Ahmad mengapresiasi kerja seluruh guru TK. Pembina Kecamatan Seponti yang telah mempersiapkan perlombaan ini serta telah menerapkan budaya hidup sehat dilingkungan sekolah. Karena menurut wakil bupati budaya bersih itu harus dimulai pada usia dini.

“Saya juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang sudah bekerja keras untuk mempersiapkan semua ini dan telah menciptakan lingkungan yang sehat di sekolah, ini patut di tiru oleh seluruh sekolah yang ada, pola hidup sehat harus menjadi jati diri kita,” kata Effendi Ahmad, dikutip dalam keterangan resminya.

Hasil evaluasi yang disampaikan oleh tim penilai nantinya dapat menjadi arah dan masukan pembangunan sekolah di sana. (*)