Kemenko Maritim Siap Perkuat Akuntabilitas Mendukung Implementasi Reformasi Birokrasi

hamparan.info – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2019. Agenda ini diadakan sebagai wujud komitmen Kemenko Kemaritiman dalam penguatan implementasi Reformasi Birokrasi (RB) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

“Penandatanganan perjanjian kinerja dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kinerja yang efektif, transparan, akuntabel serta berorientasi pada hasil. Penandatanganan ini merupakan bentuk janji kita sebagai pejabat negara dalam pencapaian target dan bentuk tanggung jawab atas berhasil atau tidak berhasilnya pelaksanaan kegiatan pada unitnya,” ujar Sekretaris Kemenko Kemaritiman, Agus Purwoto di hadapan pejabat eselon I, II, III, IV dan seluruh pegawai di lingkup Kemenko Kemaritiman dan perwakilan dari Kemen PAN-RB, dilangsungkan di Jakarta, Jumat 18 Januari 2019.

Sesmenko Agus menjelaskan, Perjanjian Kinerja merupakan amanah Perpres nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan PermenPAN-RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja.

“Sampai saat ini perkembangan nilai RB Kemenko Bidang Kemaritiman dari 60.34 pada tahun 2016 meningkat menjadi 62.82 pada tahun 2017. Sedangkan Nilai SAKIP Kemenko Bidang Kemaritiman juga mengalami kenaikan dari 58,04 (CC) tahun 2017 menjadi 63,54 (B) di tahun 2017,” tuturnya.

Nantinya, dokumen Perjanjian Kinerja yang hari ini ditandatangani akan diinput dan disampaikan secara elektronik kepada Kemen PAN-RB melalui aplikasi E-SAKIP Kemen PAN-RB.

Sementara itu, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Muhammad Yusuf Ateh, mengatakan Perjanjian Kinerja ini adalah elemen penting dari subsistem kinerja instansi pemerintah yang memang setiap tahun dilakukan evaluasi.

“Yang ingin saya tekankan bahwa evaluasi kami ini tujuan sebenarnya adalah sebenarnya membantu memperbaiki kualitas kinerja instansi. Makanya istilah kami adalah to assest and assist,” katanya.

Ada 3 evaluasi dari Kemen PAN-RB yang rutin dilakukan setiap tahun yaitu pertama, evaluasi kinerja akuntabilitas instansi pemerintah yang terkait implementasi SAKIP, evaluasi ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan anggaran dalam memberikan hasil manfaat. Kedua, adalah evaluasi zona integritas, ini adalah evaluasi RB yang difokuskan pada unit-unit yang langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Yang ketiga adalah evaluasi RB, ini adalah evaluasi hasil akumulasi dari kedua evaluasi diatas. Ini dimaksudkan untuk mengetahui sudah sejauh mana perubahan yang dilakukan oleh instansi pemerintah.

Adapun beberapa capaian penting implementasi RB dan SAKIP diantaranya adalah:

Telah ditetapkannya Budaya Kerja Organisasi (Kemenko Bidang Kemaritiman) “PATEN” (Passion, Accountable, Teamwork, Efective & Eficient, Networking) melalui Keputusan Menko Maritim Nomor 67 Tahun 2018. Selanjutnya, Budaya Kerja “PATEN” akan di Internalisasi kepada seluruh Pegawai Kemenko Bidang Kemaritiman.

Dalam penerapan Manajemen Kinerja telah dilakukan secara elektronik. Disamping itu, pengelolaan kinerja di lingkungab Kemenko Bidang Kemaritiman telah berbasiskan Balanced Score Card (BSC).

Dalam Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Kinerja telah dilakukan secara berkala dengan keterlibatkan Pimpinan dalam forum Monitoring dan Evaluasi Kinerja.

Dalam rangka penataan Sistem Manajemen SDM; telah dilakukan Assesmen pegawai Kemenko Bidang Kemaritiman. Telah disusun Kamus Kompetensi Teknis dan Standar Kompetensi Jabatan Bagi Jabatan Eselon I dan II.

Telah dilakukan interoperabilitas (integrasi) data antara Kemenko Bidang Kemaritiman dengan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) terkait JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum) dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kemenko Bidang Kemaritiman telah dibuat sistem aplikasi “PESAN” (Pengelolaan Sistem Informasi Aspirasi Kemaritiman) sebagai media pengaduan masyarakat terkait pelayanan Publik Kemaritiman. Selain itu telah disusun Daftar Informasi Publik yang dikecualikan.

Untuk penguatan pengawasan di lingkungan Kemenko Bidang Kemaritiman telah disahkan Permenko Maritim Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Pengendalian Gratifikasi, Permenko Maritim Nomor 8 Tahun 2017 tentang Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan, Kepmenko No 21 Tahun 2018 tentang Tim Penilai Internal yang bertujuan assessment kesiapan unit dalam Wilayan Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Telah dilaksanakan pencanangan dan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kemenko Bidang Kemaritiman pada Deputi II, Deputi III dan Deputi IV. Selanjutnya Kemenko Bidang Kemaritiman akan melakukan penilaian mandiri dan pengusulan unit kerja sebagai Zona Integritas kepada Kementerian PAN-RB untuk mendapakan predikat WBK dan WBBM.

Wjudkan Bakat Ibu-ibu Mengembangkan Kreativitas

Persit Kartika Chandra Kirana Koordinator Cabang Korem 121 PD XII Tanjungpura, menerima kunjungan balas dari Badan Kebajikan Keluarga Angkatan Tentera (Bakat) 3 Briged Tentara Diraja Malaysia di wisma Tanjung Ria, Jalan Rahadi Usman, Kota Pontianak, Sabtu (8/12/2018).

hamparan.info – Persit Kartika Chandra Kirana Koordinator Cabang Korem 121 PD XII Tanjungpura, menerima kunjungan balas dari Badan Kebajikan Keluarga Angkatan Tentera (Bakat) 3 Briged Tentara Diraja Malaysia di wisma Tanjung Ria, Jalan Rahadi Usman, Kota Pontianak, Sabtu, 8 Desember 2018.

Ketua Persit KCK Koorcabrem 121 PD XII/Tanjungpura, Nyonya Bambang Trisnohadi mengucapkan selamat datang di Kota Pontianak kepada Ketua Bakat TDM, Puan Nur Liza Yeo Abdullah bersama rombongan. Ketua Bakat TDM merupakan istri dari BrigJen Bustaman bin Hj Mat Zin.

BACA Penilaian Sembilan Program Reformasi Birokrasi di Kodam III/Siliwangi

“Saya selaku Ketua Persit KCK Koorcabrem 121 PD XII Tanjungpura, dan pengurus mengucapkan terimakasih pada Bakat 3 Briged yang sudah meluangkan waktu untuk melakukan kunjungan kerja dan bisa bekerja sama untuk mewujudkan bakat ibu-ibu dalam rangka mengembangkan kreatifitas dan keahlian,” kata Bambang Trisnohadi.

Dia berharap melalui acara tersebut dapat terjalin hubungan kerjasama yang baik antara Persit KCK dan Bakat TDM dalam bidang keahlian masing masing.

BACA Video: Wisata Pantai dan Pemancingan Ikan Jungkat

“Persit punya banyak bidang usaha di tiap wilayah, jika Puan Nur Liza Yeo Abdullah ingin ada keperluan dalam bidang usaha mohon kerjasamanya untuk menghubungi kami,” kata dia.

Dalam waktu yang sama, Ketua Bakat TDM, Puan Nur Liza Yeo Abdullah usai memperkenalkan diri dan rombongannya mengucapkan terimakasih atas penyambutan yang baik oleh Persit KCK Koorcabrem 121 PD XII Tanjungpura. Dan berharap juga hubungan kerja sama yang sudah terjalin tetap berlanjut dan bisa lebih ditingkatkan lagi.

“Apabila ibu-ibu ke Kuching jangan sungkan sungkan untuk menghubungi saya, Insyaallah saya bisa bantu ibu-ibu sekalian,” kata dia. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan Fashion Show, Demo Memasak, Demo Keterampilan, Foto Bersama dan Saprahan.

Video: Wisata Pantai dan Pemancingan Ikan Jungkat

hamparan.info –  Jungkat Beach. Lokasinya berada di Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat ini menjadi destinasi wisata untuk mengisi hari libur.

Tempat yang cocok menghabiskan waktu bersama keluarga, teman bahkan sebagai vanue kegiatan. Ragam spot foto dan kuliner disajikan di destinasi ini. Ada kolam pemancingan ikan, keindahan pantai di bibir muara. Ada juga saung berisi ragam kuliner.

Puluhan Desa Wisata Halal Ada di Desa Ini

Ide untuk mengemas 99 desa menjadi desa wisata itu adalah impian. (foto: Asosiasi Pariwisata Islami Indonesia)

hamparan.info – Dalam mempertahankan Anugrah yang diterima Lombok- Sumbawa sebagai Destinasi wisata halal terfavorit,  Asosiasi Pariwisata Islami Indonesia (APII) akan membuat 99 desa wisata halal di Lombok- Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Desa wisata ini nantinya akan menyajikan berbagai aktifitas kebudayaan untuk memanjakan wisatawan yang datang berkunjung seperti kerajinan, kuliner, penginapan dan heritage yang ada di desa desa se Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kita akan mulai desa wisata halal dari desa Setanggor, Lombok Tengah, setelah itu desa lainnya yang memeiliki potensi wisata halal juga akan digaungkan,” kata Ketua APII NTB, Fauzan Zakaria. 

Tips Liburan Seru ke Pontianak Ala Backpacker

hamparan.info – Terbelah Sungai Kapuas nan mengagumkan, Pontianak menjadi salah satu poros wisata di Indonesia. Tidak seorang pun membantah pesona keindahan kota khatulistiwa ini.

Panoramanya yang membentang sepanjang hulu barat dan timur sungguh memikat hati. Lalu, apakah berlibur ke Pontianak butuh banyak bujet? Seorang backpacker dengan senang hati membagikan pengalamannya berikut ini untuk kamu. Jadi, bersiap pergi ke Pontianak, ya.

Tips Perjalanan Menuju Kota Pontianak dari Jakarta

Pada dasarnya ada tiga cara menuju Kota Pontianak; yaitu dengan menggunakan bus, kapal, atau pesawat terbang. Tapi, sebaiknya kamu memilih naik pesawat terbang untuk menghemat waktu. Apalagi saat ini harga tiket pesawat ke Pontianak tidak terlalu mahal jika kamu memesannya lewat Airy. Melalui Airy kamu bisa booking tiket pesawat Garuda murah secara online.

Festival Budaya Robo-Robo di Desa Punggur Kecil

hamparan.info – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Didi Haryono mendatangi sebuah tempat. Festival Budaya Robo-Robo, namanya. Kegiatan even budaya ini digelar di halaman Futsal Maris Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Forkompimda Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Kubu Raya, anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat Kalbar juga hadir di sana.

Jenderal bintang dua itu berujar, bahwa situasi Kamtibmas Kalbar saat ini sangat kondusif, agenda agenda nasional yang terselenggara dapat dilaksanakan dengan aman, lancar dan sukses.
“Semua ini dapat terjadi karena hasil kerja keras bersama yang solid dan bersinergi juga dukungan dari masyarakat yang ingin mewujudkan provinsi Kalimantan Barat juga Kabupaten Kubu Raya sebagai daerah yang unggul dan mampu bersaing dengan daerah daerah lain di seluruh Indonesia,” kata Irjen Didi Haryono.

Dia menyebut, bahwa festival ini dilaksanakan sebagai langkah untuk melanjutkan dan meneruskan nilai nilai luhur budaya bangsa. “Kita ketahui bahwa budaya, suku, etnis dan bahasa daerah adalah kekayaan bangsa Indonesia. Jadi perbedaan perbedaan tersebutlah kita bersatu dengan ideologi kebangsaan bhinneka tunggal ika,” kata Didi Haryono.

Dengan dilaksanakannya festival robo-robo ini, tentunya hal ini dapat memotivasi dan sebagai energi untuk kita semua mengangkat potensi kreatif budaya yang sangat membanggakan dan tentunya pula dapat mencegah terjadinya potensi terjadinya gangguan keamanan.
“Perlu kita ketahui bahwa sektor keamanan dan pembangunan bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, yang satu menjadi syarat bagi terwujudnya sisi lain. Untuk itu, mari kita semua berkomitmen untuk memastikan kita semua terbebas dan menjaga dari segala macam hal yang dapat mengganggu kegiatan positif kita,” kata Didi Haryono.

Festival Budaya Robo Robo merupakan warisan budaya Indonesia, yang telah diakui dan Menasional. Selain itu juga masuk dalam kalender wisata nasional serta menjadi agenda wisata budaya setiap tahunnya.

Selain itu, Festival Robo-Robo ini adalah salah satu bentuk solusi bagi kita semua, yaitu dari perspektif preventif, bahwa dengan mengedepankan kegiatan kegiatan yang positif bagi generasi muda yang sering menjadi korban bahkan pelaku dari tindak pidana dan narkoba maka efek negatif yang ingin mengganggu dan mengacau dapat kita bentengi bersama.

Didi Haryono menyadari bahwa dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, tentunya perlu partisipasi dari kita semua, yang berkomitmen untuk memegang teguh soliditas, kebersamaan, keberagaman untuk mewujudkan Provinsi Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Kubu Raya menjadi salah satu daerah yang memiliki keberagaman budaya, wisata dan karakter tersendiri untuk menjadi unggul dan berkembang.

“Situasi yang aman bukan karena ada yang menjaga dan mengawasi semata, namun juga terwujud karena adanya keterpaduan sebuah sistem dan pola manajemen dari komponen komponen warga masyarakat,” kata Didi Haryono. (*)

Video: Serunya Tour de Kepri 2018 di Kepulauan Riau

Tour de Kepri 2018 di Kepulauan Riau

hamparan.info – Sedikitnya 260 pembalap sepeda dari 24 negara mengikuti etape terakhir dalam Tour de Kepri 2018 pada 28-30 September 2018, di Dataran Engkau Putri, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar, menuturkan Tour de Kepri 2018 merupakan even pariwisata yang dikemas dengan olah raga sepeda.

“Dalam even ini ada tiga sesi. Di mana para peserta melakukan perjalanan di Bintan, Tanjung Pinang dan Bintan,” tutur Buralimar.

Dari tiga wilayah rute yang ditempuh oleh peserta melewat titik wisata di Kepulauan Riau. Peserta tahun ini semakin meningkat. Even Tour de Kepri 2018 yang terselenggara Dinas Pariwisata Kepulauan Riau bersama Kementerian Pariwisata yang bekerjasama dengan Event Organizer Cycosport dan Singapore Cycling Federation(SCF), Singapura.


Simak video Serunya Tour de Kepri 2018 di Kepulauan Riau berikut ini:

Irdam XII/Tpr Ikuti Jelajah Sejauh 300 Km di Kalbar

hamparan.info – Irdam XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Sudarmadi bersama lima pejabat teras dari Kodam XII/Tpr, mengikuti jelajah Pontianak hingga Singkawang yang di gelar oleh Ikatan Sepeda Indonesia (ISI), Sabtu (11/8/2018).

Jelajah Kemerdekaan menempuh jarak sejauh 300 Km, selain dari ISI Kalbar, juga diikuti peserta dari Jakarta, Surakarta, Solo, dan para atletik Provinsi Kalbar. Jumlah keseluruhan peserta pada acara kali ini sebanyak 150 orang.

Titik start di Alun-alun Kapuas Pontianak, di lepas oleh Ketua ISI Provinsi Kalbar, Bapak Syawal. Kegiatan akan dilaksanakan pulang pergi (PP). Dalam acara jelajah kemerdekaan, menempuh dua rute yang mana rute pertama dari Pontianak – Singkawang di hari pertama dengan titik istirahat di Sungai Pinyuh dan Koramil Sungai Kunyit, dan finish di Kodim 1202 /Singkawang . Sedangkan untuk rute kedua di hari kedua dari Singkawang – Pontianak dengan titik finish di Alun-alun Kapuas.

Jelajah menggunakan sepeda ontel itu dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-73, bukan dalam perlombaan.

Jakarta Aquarium Indonesia

hamparan.info – Jakarta adalah ibu kota dari negara Indonesia. Jakarta memiliki keistimewaan tersendiri di hati banyak orang. Bagaimana tidak, meskipun Jakarta merupakan kota yang sangat padat penduduknya, hampir tidak ada lagi lahan terbuka yang bisa dijadikan tempat tinggal namun masyarakat yang ada di seluruh Indonesia masih tetap menjadikan Jakarta ini sebagai kota idaman.

Obyek Wisata Yang Ada Di Jakarta

Jakarta dijadikan oleh sebagian masyarakat Indonesia sebagai kota idaman karena di kota ini semua fasilitas tersedia, lengkap sekali. Banyak orang yang memilih kota Jakarta sebagai tempat paling ideal untuk mencari nafkah. Hal ini disebabkan karena peluangnya lebih luas, kesempatannya lebih banyak jika dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia.

Daya tarik yang lain yang dimiliki oleh Jakarta adalah karena banyaknya tempat yang menarik, yang menawarkan banyak keindahan di dalamnya. Tempat hiburan segala jenis semuanya ada di Jakarta. Pertokoan besar, rumah makan yang menyediakan beraneka menu, taman yang indah bisa dijadikan ajang untuk menghibur diri tidak hanya bagi masyarakat Jakarta melainkan juga dari luar Jakarta.

Di samping hal-hal di atas, ada satu lagi yang tidak kalah menariknya, yang memperoleh minat yang banyak dari masyarakat, yakni berbagai macam obyek wisata yang tersebar di kota Jakarta dan sekitarnya. Segala jenis obyek wisata ini menawarkan banyak hal yang menarik sehingga sangat sayang jika dilewatkan begitu saja.

Obyek-obyek wisata yang menarik yang ada di Jakarta inilah yang menjadikan Jakarta menjadi kota pilihan masyarakat Indonesia, yang ingin sekali berkunjung menikmati keindahan yang ditawarkan oleh beberapa obyek wisata tersebut.

Obyek Wisata Jakarta Aquarium Indonesia

Obyek wisata yang ada di ibu kota Jakarta beraneka ragam bentuknya, salah satunya adalah Jakarta Aquarium Indonesia. Aquarium Jakarta adalah sebuah obyek wisata yang sangat menarik, yang banyak sekali memanjakan indera penglihatan para pengunjungnya.

Berbagai macam fasilitas hiburan yang menawarkan keindahan disediakan oleh pengelola Aquarium Jakarta ini. Para pengunjung yang datang sudah dipastikan akan terpesona dengan segala keindahan yang ditawarkan oleh tempat ini.

Jakarta Aquarium sebenarnya adalah sebuah obyek wisata yang terletak di dalam sebuah pusat perbelanjaan yang sangat besar yang ada di kota Jakarta. Pusat perbelanjaan besar yang dimaksud adalah Nero Soho Mall, yang lokasi tepatnya ada di bagian Barat Jakarta.

Jakarta Aquarium sebetulnya merupakan sebuah konservasi bagi berbagai macam satwa yang terlindungi di Indonesia. Jakarta Aquarium menjalin kerja sama dengan Taman Safari dan KLCC. Di dalam Aquarium Jakarta ini kita bisa menikmati beragam kekayaan hayati atau bio diversity berupa satwa-satwa air dan satwa-satwa darat yang hidup dan berkembang di negara Indonesia.

Oleh karena menampilkan keanekaragaman hayati inilah yang menjadikan Aquarium Jakarta tidak hanya bisa dijadikan sebagai obyek wisata yang bisa kita nikmati keindahannya melainkan juga sebagai ajang belajar tentang bagaimana kehidupan berbagai hewan darat dan air, bentuknya seperti apa serta bagaimana mereka makan dan tumbuh.

Kalau kita ingin menikmati dan berkunjung ke Aquarium Jakarta maka yang harus kita perhatikan adalah jam buka dan jam tutup mall Neo Sohonya. Pusat perbelanjaan Neo Soho setiap harinya buka dari jam sepuluh pagi sampai dengan jam delapan malam. Jadi pada jam-jam itulah anda bisa mengunjungi Aquarium Jakarta.

Yang juga harus diperhatikan di sini adalah waktu penutupan pembelian tiketnya. Para pengunjung hanya diperbolehkan membeli tiket masuk ke Aquarium Jakarta sampai dengan jam 19.30. Penetapan harga tiketnya bervariasi, tergantung dari jenis tiketnya, umur pengunjung dan harinya.

Untuk kategori kids, harga tiket reguler pada weekdays adalah 95 ribu rupiah, untuk weekend harus membayar 135 ribu rupiah. Kategori adults harga tiket pada weekdays sebesar 150 ribu rupiah, sedangkan untuk weekendnya membayar 175 ribu rupiah.

Untuk jenis tiket premium kategori kids, pada weekdays akan dikenakan biaya sebesar 150 ribu rupiah, untuk weekendnya biayanya sebesar 175 ribu rupiah. Untuk kategori adults tipe tiket premium, pada weekdays ditetapkan harga sebesar 200 ribu rupiah, sedangkan harga sebesar 225 ribu rupiah dikenakan pada waktu weekend.

Memukau, Penampilan Jazzlyn Pada Lomba Casual

hamparan.info -Namanya Jazzlyn Michelle Clarance Djimanto. Usianya 5tahun. Sekolah di Taman Kanak-kanak atau TK Town For Kids, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Ayah kandung Jazzlyn Michelle Clarance Djimanto bernama Ferry Djimanto berkata, lomba kali ini anaknya mengambil tema busana etnis Dayak dan Melayu. Tema casual tradisional Tidayu (Tionghoa/Dayak/Melayu)

Ferry Djimanto bercerita, bahwa anak kandungnya mengikuti kegiatan itu ada belasan sampai 20 kali.

“Udah ikut les modeling kurang lebih 1 tahun,” ujar Ferry Djimanto.

Persiapan pertama adalah kepedean dan mental anak. Setiap ada lomba, Ferry Djimanto menyiapkan kostum serta accessories seperti kalung, gelang, anting, hiasan rambut dan sepatu.

“Selain persiapan bagi anak, mamanya juga harus berkreatifitas untuk perpaduan baju dan siapin accessories,” kata Ferry Djimanto.

“Minggu lalu ikut di acara hari Kartini yg diselenggarakan di showroom mobil Wuling dan Trans Studio mini di Kabupaten Kubu Raya, Jazzlyn, meraih juara 1,” ucap Ferry Djimanto.

Ferry Djimanto berkata, untuk di showroom mobil Wuling dan Trans Studio mini Jazzlyn menggunakan pakaian busana adat Madura. “Dan hari ini perlombaan JEWITA, Jazzlyn meraih juara 2 dengan menggunakan pakaian busana Tidayu (Tionghoa, Dayak, Melayu) dan perlombaan tersebut dapat kita pilih untuk pakaiannya.. dan ternyata Jazzlyn memilih pakaian busana adat Dayak dan Melayu. Dan kita juga mendukung Jazzlyn mengikuti setiap perlombaan yg di adakan. Yang juara 1 anak usia 8 tahun,” ujar Ferry Djimanto.

“Dan tidak setiap perlombaan Jazzlyn selalu jadi pemenang. Yang namanya pasti ada yang kalah dan menang,” kata Ferry Djimanto.