Dorong Pelapak Perhatikan Kemasan Produk Konsumen

Mega Tri Agustina (Community Manager Bukalapak) memberikan sambutan dalam acara Kopdar Komunitas Bukalapak di Pontianak, 17 Maret 2018. (foto: Bukalapak))

hamparan.info – emiliki misi memajukan UKM di seluruh penjuru Indonesia, Komunitas Bukalapak terus berusaha menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh pelapak. Hari ini, kegiatan Kopdar Komunitas Bukalapak berlangsung di Kota Khatulistiwa, Pontianak.

Bertempat di sebuah warung, justru menambah keakraban dan tanpa menyurutkan semangat para pelapak di Pontianak untuk berbagi informasi, meningkatkan penghasilan mereka dalam berjualan online.

Tidak seperti biasanya, Kopdar Komunitas Bukalapak Pontianak kali ini menghadirkan perwakilan dari mitra logistik Bukalapak yaitu JNE yang akan berbagi tips mengenai pengemasan barang.

Head of Community Management Bukalapak, Muhammad Fikri, mengatakan tema yang diusung dalam kopdar komunitas Bukalapak Pontianak ini adalah ‘Bagaimana Meningkatkan Penghasilan dengan Mengoptimalkan Penjualan Online di Bukalapak.’

“Yang membuat kopdar kali ini terasa istimewa adalah kehadiran perwakilan dari JNE, agar para pelapak Bukalapak dapat memahami bahwa aspek pengemasan barang itu penting agar para pembeli dapat merasa puas dan barang juga terlindungi,” ujar Muhammad Fikri, dalam surat elektronik yang diterima sejumlah media di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu, 17 Maret 2018.

Muhammad Fikri menyatakan, bahwa selain menghadirkan narasumber dari JNE, salah satu Pelapak Jawara & Ranger Komunitas Banten juga akan melakukan bedah lapak seperti tips dan trik dalam penulisan judul produk, bagaimana foto produk yang baik, dan sebagainya. Sehingga agenda kopdar kali ini sarat dengan praktik langsung oleh para peserta yang hadir.

Komunitas Bukalapak Pontianak ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan produk lokal setempat dan bisa diikuti oleh Komunitas Bukalapak di kota lainnya. Komunitas Bukalapak yang saat ini sudah tersebar di lebih dari 83 kota di seluruh Indonesia merupakan inisiatif dari para pelapak Bukalapak sendiri. Hingga saat ini jumlah pelapak Bukalapak telah mencapai lebih dari 2,2 juta pelapak.

“Di Komunitas Bukalapak, kita percaya dengan konsep gotong royong dan kolaborasi. Sukses sendirian itu biasa, sukses bersama-sama itu baru luar biasa! Rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam berkomunitas ini menjadi penting agar setiap orang berkesempatan menjadi pahlawan bangsa,” kata Muhammad Fikri.

Sales Corporate JNE Pontianak, Dery Prayogi, berkata sebagai mitra Bukalapak dalam menyediakan jasa layanan pengiriman siap membantu Bukalapak dalam mewujudkan visinya untuk menjadi online marketplace nomor 1 di Indonesia.

“Melalui sejumlah layanan yang kami punya, diharapkan kegiatan bisnis online para pelapak dapat berjalan maksimal memenuhi kebutuhan pembelinya di manapun mereka berada,” kata Dery Prayogi.

Dery Prayogi menambahkan bahwa pihak nya sangat senang dapat berbagi dengan para pelapak mengenai bagaimana pengemasan barang yang baik. Fungsi mendasar dari pengemasan adalah melindungi produk dari kerusakan-kerusakan. Pengemasan jenis-jenis barang tertentu juga tidak bisa sembarangan.

Disamping itu, penulisan alamat pengirim dan penerima juga harus dilakukan secara tepat, sehingga produk dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Hal tersebut sangat penting agar para pengguna Bukalapak dapat dengan nyaman berbelanja di Bukalapak.

Menjahit Untuk Gali Potensi Istri Prajurit

hamparan.info – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana yang ke 72, Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura melalui Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura menggelar lomba menjahit serta pagelaraan fashion show produk hasil jahitan dari masing-masing satuan di bawah payung Kodam XII/Tanjungppura.

Terhitung sebanyak puluhan karya jahitan Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura, yang termasuk dalam karya jahitan dengan kualitas terbaik. Terutama dari hasil pola warna maupun kombinasi jahitan yang secara langsung mengikuti model gaya modern, tampil dalam fashion show tersebut.

“Setelah kita lihat hasilnya, ternyata semua hasil jahitan karya ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura, tidak kalah bagus dengan hasil karya penjahit profesional. Saya rasa inilah hasil karya yang memiliki nilai jual jika kita kembangkan,” kata Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura, Ny. Tien Achmad Supriyadi, saat menghadiri penilaian lomba menjahit di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Jumat (9/3/18).

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura, Ny. Tien Achmad Supriyadi mengatakan, tujuan di gelarnya lomba menjahit untuk menggali potensi yang dimiliki oleh Istri-istri prajurit Kodam XII/Tanjungpura, guna menumbuh kembangkan bakat serta minat istri Prajurit dalam berkarya diluar dari tugas sebagai seorang istri Prajurit TNI AD.

“Alhamdulillah hasil memuaskan kita dapatkan dari lomba ini, saya harap keahlian ini dapat terus di kembangkan sehingga bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi dan memiliki nilai jual,” ujar Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura, Ny. Tien Achmad Supriyadi.

Untuk juri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura mendatangkan dewan juri professional diantaranya, Rika Aprianti yang pernah berprestasi dibidang designer yaitu pernah mendapatkan Gading Designer Award Jakarta 2018 dan Asih Pratiwi Rohimah, S.Pd.T yang sehari-harinya sebagai Guru Tata Busana SMKN 5 Pontianak.

Peraih juara pertama dimenangkan oleh Persit Batalyon Kavaleri (Yonkav) 12/Beruang Cakti, juara kedua dari Persit Rindam XII/Tanjungpura dan juara ketiga dari Persit Korem 102/Panju Panjung, sedangkan untuk juara harapan satu diraih oleh Persit Batalyon Infanteri (Yonif) 641/Beruang juara kedua dari Persit Denmadam XII/Tanjungpura serta yang terakhir yaitu dari Persit Korem 121/Alambhana Wanawwai, pungkas Ketua Persit KCK PD XII/Tanjungpura Ny. Tien Achmad Supriyadi. (HI-008)

Puluhan Paket Sabu Siap Edar Diamankan TNI

barang bukti sabu diamankan TNI

hamparan.info – Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti, S. Sos saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, membenarkan bahwa Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Malaysia dari Batalyon Infanteri (Yonif) 642/Kapuas telah menggagalkan barang haram berupa sabu sebanyak 51 paket dan siap edar.

Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti, menjelaskan ini adalah berdasarkan laporan dari Komandan Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Infanteri Faizal Amri, pelaku dapat digagalkan yang berinisial (Maj) warga Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau pada Rabu 7 Maret 2018, membawa sabu sebanyak 51 paket.

Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti menuturkan kronologisnya, bermula penangkapan terhadap seorang pengendara motor yang melintas di depan Pos TNI di Dusun Pemodis, Kecamatan Beduai, dengan gerak yang mencurigakan. Maj berusaha menghindari pemeriksaan dari Pos Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas.

“Saat diperiksa pelaku menyimpan barang tersebut, dijok motor bagian dalam dan di gantungan kunci motor yang sudah dimodifikasi,” ujar Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti.

Selain barang bukti kristal putih yang diduga sabu sebanyak 51 paket, kata Kapendam yang disembunyikan dalam kotak permen, ada juga uang yang diduga hasil penjualan sabu sebanyak Rp 2.507.000. Untuk penanganan selanjutnya, pelaku dan barang bukti sudah diserahkan ke Polsek Beduai,” kata Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti. (HI-008)

40 Prajurit Dididik Jadi Kader Pelatih Menembak

Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) XII/Tanjungpura ,Kolonel Infanteri Khairul Anwar M

hamparan.info – Kemampuan menembak merupakan syarat mutlak bagi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melaksanakan tugas dibidang operasi guna mempertahankan kesatuan dan keutuhan NKRI.

Oleh karena itu, demi mempertahankan kesatuan dan keutuhan NKRI, Komando Atas selalu berupaya untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak para Prajurit TNI di setiap Kotama diseluruh Indonesia.

Dengan demikian, sasaran latihan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar menembak untuk mencapai tingkat mahir dalam menembak. Bagi seorang guru militer maupun pelatih dilapangan harus dapat memilih metoda yang di terapkan dalam pelaksanaan proses mengajar, tentunya harus berpedoman pada Buku Petunjuk Teknik Penyelenggaraan Latihan (Nikgarlat), dalam amanat Panglima Kodam XII/Tanjungpura yang dibacakan oleh Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar M, S.H., M.Tr (Han) saat membuka Mobile Training Team (MTT) Menembak Tersebar Tahun Anggaran 2018, Selasa kemarin, di Lapangan Rindam XII/Tanjungpura, Singkawang.

“Digelarnya MTT menembak saat ini yang diikuti sebanyak 40 Prajurit, agar terwujudnya kader pelatih menembak dan penyamaan persepsi tentang teknik kepelatihan menembak di satuan jajaran Kodam XII/Tanjungpur,” ucapnya menegaskan.

Dalam amanatnya menyampaikan, bahwa MTT menembak tersebar ini dilaksanakan selama dua puluh satu hari. Untuk itu, manfaatkan kesempatan dalam kurun waktu yang telah ditentukan gunakan dengan sebaik-baiknya untuk menguasai materi yang diberikan oleh guru militer maupun pelatih dilapangan, sadari bahwa dengan menguasai tugas pokok yang dipercayakan oleh pimpinan, akan menjadi kebanggaan tersendiri.

“Saya yakin, kata Panglima Kodam XII/Tanjungpura, melalui pembinaan dan pola latihan yang terencana, bertahap, bertingkat dan berlanjut disertai dengan tekad dan kemauan yang keras, dengan diadakannya MTT menembak ini, akan terlahir pelatih-pelatih menembak profesional yang mampu mengangkat nama Kodam XII/Tanjungpura,” ujarnya.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura berharap, setelah dilaksanakan latihan ini akan terlahir kader-kader pelatih menembak yang profesional dan akan terbentuk petembak-petembak yang handal yang mampu bersaing pada kejuaraan pada tingkat nasional maupun internasional.

Diakhir amanat Panglima Kodam XII/Tanjungpura memberikan perintah kepada Danrindam XII/Tanjungpura dan jajarannya, dalam kegiatan MTT menembak, agar melaksanakan kegiatan secara terencana dan terkendali serta perhatikan faktor keamanan dalam setiap pelaksanaan baik sebelum, selama, maupun sesudah kegiatan agar dapat terhindar dari kerugian personel maupun materiil. (HI-008)

Kodam XII/Tanjungpura Gelar Rakor Rencana Kotama

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi

hamparan.info – Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, membuka Rapat Koordinasi Pembahasan Rentinkon Kotamaops TNI Wilayah Barat Tahun 2019. Kegiatan rapat selama 3 hari dimulai dari 6 hingga 9 Maret 2018, dihadiri Kasdam XII/Tanjungpura Brigadir Jenderal TNI Sulaiman Agusto, dan para peserta Rentinkon Kotamaops TNI Wilayah Barat, di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Jalan Arteri Alianyang No. 1 Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (6/3/2018).

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dengan adanya kegiatan ini kita dapat melaksanakan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dengan tindakan kontijensi Kotamaops TNI Tahun 2019. Rapat koordinasi tersebut, untuk merumuskan rencana tindakan Kotamaops TNI menghadapi Kontijensi guna dijadikan bahan masukan dalam penyusunan Renkon TNI OMSP Tahun 2019,

Selain itu, dalam amanat Panglima Kodam XII/Tanjungpura, kegiatan tersebut untuk mengetahui kesiapan Kotamaops dalam mengantisipasi kemungkinan Kontijensi di wilayah masing-masing dan sebagai sarana koordinasi antar Kotamaops untuk saling tukar menukar informasi jika penanganan kontijensi yang direncanakan memerlukan bantuan dari Kotamaops lain.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura menjelaskan, rakor juga sebagai sarana Komando Atas dalam hal ini Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) untuk mendapatkan bahan masukan penyusunan program bidang operasi dan rencana kontijensi TNI 2019, sesuai dengan sistim perencanaan pembangunan TNI dimana Rentinkon Kotamaops merupakan satu diantaranya sebagai dokumen pendukung dalam penyusunan program kerja TNI, ujarnya.

Disampaikan Panglima Kodam XII/Tanjungpura tema dalam rapat ini adalah, “Kotamaops TNI selalu siap mengantisipasi dan merespon setiap kemungkinan kontijensi yang akan terjadi diwilayah tanggung jawabnya masing-masing,”.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura berharap, dengan adanya Rapat ini dapat mencapai sasaran yang diinginkan yaitu terumusnya kontijensi yang mungkin terjadi diwilayah tanggung jawab masing-masing Kotamaops TNI berdasarkan perkiraan ancaman, terumusnya rencana tindakan masing-masing Kotamaops TNI dalam menghadapi kontijensi pada Tahun 2019 dan terumusnya kontijensi terpilih untuk dijadikan bahan masukan dalam penyusunan Renkon TNI 2019.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura mengingatkan kepada peserta rapat, untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menjadi masukan dalam penyusunan Rentinkon sebagai suatu analisa kontijensi untuk mengantisipasi ancaman tahun mendatang. Juga, mampu memelihara dan meningkatkan kesiapan dan kesiagaan operasional satuannya dalam menghadapi kemungkinan Kontijensi yang timbul secara terkoordinasi dan terpadu.

“Keberhasilan kegiatan Rakor, tidak terlepas dari kesiapan para peserta, penyelenggara, pendukung yang dilandasi semangat, disiplin, dan motivasi dalam melaksanakan tugas masing-masing,” demikian Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, diakhir amanatnya. (HI-008)

Bina Prajurit Tangguh Demi Tantangan Tugas ke Depan

hamparan.info – Melahirkan prajurit yang tangguh dan tangkas serta siap menghadapi segala macam tantangan, maka membutuhkan kegigihan di dalam latihan fisik maupun mental. Sebab, dalam menempa prajurit yang tangguh tidak hanya dibutuhkan semangat yang tinggi dari para Prajurit, namun medan yang berat dalam latihan juga menjadi penopang utama dalam latihan Prajurit, khsusunya di bawah payung Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura.

Rujukan Kota Singkawang menjadi tempat latihan untuk menempa Prajurit yang tangguh dan tangkas, mengingat Singkawang merupakan wilayah berpantai serta merupakan wilayah pegunungan terjal, dan memiliki tantangan alam yang dapat dijadikan panggung terbuka untuk melahirkan Prajurit yang siap mental maupun fisik yang kuat.

“Saya pastikan Prajurit kita setelah mengikuti latihan ini, siap dan kapanpun bila Ibu Pertiwi memanggil, dan memang sudah mempersiapkan Prajurit yang siap untuk berlatih dengan segala tantangan, demi mengharumkan nama Kodam XII/Tanjungpura dalam tugas apupun,” kata Kepala Jasmani Kodam (Kajasdam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Safrudin, S.IP yang juga selaku Koodinator Pelatih Fisik, Rabu (7/3/2018).

Kajasdam XII/Tanjungpura, tidak tanggung tanggung, para Prajurit saat ini memilih latihan yang berat dan penuh tantangan, latihan yang digunakan dalam rangka meningkatkan ketahanan Prajurit dipilih medan-medan pantai, gunung dan penggunaan fasilitas latihan yang sederhana namun dapat meningkatkan kualitas ketahanan Prajurit yang kuat dan tangguh.

“Mereka melakukan latihan ini demi memelihara kondisi fisiknya dan untuk mengangkat nama baik Kodam XII/Tanjungpura, mereka sudah bertekad, hanya dengan latihan yang keras dan penuh penderitaanlah yang dapat memelihara fisik yang prima,” demikian Kajasdam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Safrudin berujar.

Kehidupan Berdemokrasi, Menuju Konsolidasi Demokrasi

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, saat mengecek pasukan.

hamparan.info – “Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari ini kita dapat melaksanakan Apel Gelar Pasukan TNI dalam rangka Pengamanan Pilkada Tahun 2018 di wilayah Kodam XII/Tanjungpura dalam keadaan sehat wal’afiat.

Itulah dikatakan Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, di Kubu Raya, 8 Februari 2018.

Selaku Pangdam, Jenderal bintang dua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terkait dalam rangka Pengamanan Pilkada tahun anggaran 2018 di wilayah Kodam XII/Tanjungpura.

“Semoga dengan adanya kerja sama dan sinergitas yang baik dari seluruh satuan yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Pilkada TA. 2018 dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman sesuai dengan rencana,” ujar Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, menjelaskan sebagaimana diketahui bersama, bahwa kehidupan demokrasi di Indonesia telah memberikan ruang kebebasan bagi masyarakat untuk berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi, serta diberikan hak politik yang luas untuk terlibat dalam roda pemerintahan.

Sehubungan dengan hal tersebut, dia telah melihat proses pendewasaan demokrasi yang sedang berlangsung. Itu dimulai dari tahap transisi demokrasi, dengan melakukan pembelajaran terhadap setiap prinsip-prinsip demokrasi.

“Selain itu juga, melalui penguatan dan pematangan dasar-dasar dalam kehidupan berdemokrasi, menuju konsolidasi demokrasi hingga tahap pemantapan demokrasi,” kata Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Untuk itu, kata Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dapat ditandai dengan akuntabilitas pemerintah, tegaknya supremasi hukum, kuatnya partisipasi masyarakat dalam politik, kepatuhan masyarakat terhadap hukum, serta terselenggarannya pemilu yang aman dan demokratis.

“Mengingat arti penting dan strategisnya pemilu bagi keberlangsungan kepemimpinan nasional, pemerintah dan pembangunan dalam mencapai tujuan negara. Maka dengan segala sumber daya yang ada untuk selalu bekerja sama yang sinergis dengan semua komponen lainnya, agar pesta Demokrasi Pilkada Serentak Tahun 2018 dapat berjalan aman, jujur, adil dan demokratis,” Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, mejelaskan dan mengingatkan.

Dalam rangka menjamin stabilitas keamanan selama berlangsungnya Pilkada, agar mengedepankan kegiatan preventif, yang didukung kegiatan intelijen dan penegakan hukum dalam rangka mengamankan setiap inti tahapan Pilkada dalam rangka memberikan perkuatan kepada Polri.

Mencermati tantangan tugas dalam pengamanan Pilkada, saya perintahkan kepada seluruh peserta apel kesiapan, untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan pilkada dengan sebaik-baiknya. Selalu berupaya mewujudkan terciptanya situasi yang kondusif, agar dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta Pilkada, serta menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan jernih sesuai dengan hati nuraninya.

“Marilah kita jadikan kegiatan ini untuk memantapkan tekad dan komitmen dalam rangka mengawal dan mengamankan serta menyukseskan Pilkada Tahun 2018, sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasdam XII/Tanjungpura, Irdam, Asrendam, para Pa Sahli Pangdam, LO AL, LO AU, para Asisten Kasdam, Danrindam, para Kabalakdam, Danbrigif 19/KH dan Dandim 1207/BS, para Komandan Satuan pengamanan dari seluruh instansi, dan undangan peserta Apel Gelar Pasukan, serta unsur Forkopimda Kalimantan Barat. (HI-008)

Kompos ‘Obat Muzarab’ Untuk Kehidupan, Ini Penjelasan Danrindam

hamparan.info – Komandan Resimen Induk Daerah Militer XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar M, S.H., M.Tr (Han), mengungkapkan sosialisasi pembuatan pupuk kompos ini diikuti 33 orang peserta perwakilan dari eselon pelayanan dan pelaksana Rindam XII/Tanjungpura. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Danrindam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar M., S.H., M.Tr (Han).

Dikatakanya, program ini guna meningkatkan Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB). Caranya adalah berbentuk kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk kompos di kelas lapangan Satuan Pendidikan Latihan Tempur (DodikLatpur) Rindam XII/Tanjungpura, Singkawang, Kalimantan Barat, pada Rabu, 31 Januari 2018.

“Pada kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk kompos yang diikuti sebanyak 33 orang peserta ini akan dilaksanakan selama satu pekan kedepan harus betul-betul dilaksanakan dengan penuh semangat dan motivasi yang tinggi,” kata Kolonel Infanteri Khairul Anwar M., S.H., M.Tr (Han).

Dijelasaknya, kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk kompos sangat bermanfaat guna menambah pengetahuan tentang pembuatan pupuk kompos dan menjaga kebersihan. Selain itu, juga untuk kelestarian lingkungan.

Untuk sekadar diketahui, hasil dari pupuk kompos tersebut dapat digunakan untuk program penghijauan di lingkungan Rindam XII/Tanjungpura. Dan juga bermanfaat bagi masyarakat disekitar dengan memanfaatkan limbah organik.

“Bahan-bahan organik tersebut mudah didapat dan hygienis untuk dibuat menjadi ragi, selanjutnya diproses menjadi bahan Dekomposer dalam pembuatan pupuk kompos,” ujar Kolonel Infanteri Khairul Anwar M., S.H., M.Tr (Han), menjelaskan.

Dilansir dari surat keterangan resmi yang diterima hamparan.info, dalam kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk kompos tersebut Danrindam XII/Tanjungpura mengundang Praktisi Pertanian Organik, Gatot Sutopo. Tujuanya adalah untuk memberikan pendampingan kepada para peserta agar mereka dapat mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk kompos dalam menunjang kebutuhan pupuk yang akhir – akhir ini dirasa sulit diperoleh.

“Besar harapannya kepada para peserta agar ilmu yang diperoleh nantinya bisa dikembangkan dilingkungan Rindam XII/Tanjungpura dan sekitarnya . Sehingga membawa dampak positif bagi kebersihan dan kesehatan serta menunjang kesejahteraan prajurit dan keluarga,” tutur Kolonel Infanteri Khairul Anwar M, S.H., M.Tr (Han).

Ditegaskan, kegiatan pembuatan pupuk kompos tidak boleh terhenti begitu saja. Namun begitu, harus terus dikembangkan dengan memunculkan inovasi – inovasi baru sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan bahan organik sehingga dapat mengurangi kerusakan lingkungan hidup.

Tentunya, dengan kegiatan itulah dapat menjadi contoh yang baik bagi personel TNI-AD di mana pun berada. Sebab, di lahan pekarangan sempit pun ditanami sejumlah tanaman pertanian berupa sayuran. Nah, pupuknya diperoleh dari sisa hasil produksi rumah tangga berupa bekas pemotongan sayuran yakni kacang panjang, kangkung, dan lain sebagainya.

Danrindam kembali mengingatkan dan menegaskan, bila tanah sudah tidak ada, gunakanlah lahan seadanya. Selain itu, bahan bekas berupa plastik juga bisa digunakan. Sebab, dibuang sayang barang-barang bekas jika tidak digunakan, demikian pesan Danrindam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar M. S.H., M.Tr (Han), mengakhiri. (HI-008)

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Jamin Netralitas TNI

Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, melakukan silaturahim ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat, pada Selasa (30/1/2018). Kantor MUI Kalbar berada di Masjid Raya Mujahidin Kota Pontianak. Dalam silaturahmi itu Pangdam XII/Tanjungpura didampingi oleh Asintel Kasdam XII/Tanjungpura, Aster Kasdam XII/Tanjungpura, Kapendam XII/Tanjungpura dan Komandan Kodim 1207/Berdiri Sendiri.

Membuka sambutannya, Pangdam terlebih dahulu meminta doa restu kepada Sekretariat Majelis Ulama Indonesia di Kalimantan Barat. Sehingga dalam setiap tugasnya selalu berkah. Selain itu Pangdam juga mengutarakan keinginannya untuk melakukan pertemuan atau dialog kepada seluruh Tokoh Agama, Tokoh Adat atau suku semua etnis yang ada di Kalimantan Barat. Sehingga dapat berbicara dan mencapai kesepakatan bersama bahwa pesta politik adalah bukan pesta Agama atau pesta Suku.

Usai melakukan silaturahim saat ditanya oleh awak media tentang akan digelarnya Pilkada serentak, Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi mengatakan, TNI khususnya Kodam XII/Tanjungpura menjadi bagian untuk membantu tugas-tugas Polri dalam memberikan keamanan, terlebih selama pelaksanakan Pilkada.

“Saya yakin jika dikerjakan bersama-sama akan membuahkan hasil yang maksimal. Maka dari itu mari kita jaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,” ungkap Pangdam XII/Tanjungpura, dalam surat keterangan elektroniknya yang diterima hamparan.info.

Pangdam menyampaikan, selain silaturahim dengan MUI, dalam waktu dekat juga akan bersilaturahim dengan organisasi agama yang ada di Kalimantan Barat.

Pangdam menjamin, netralitas TNI dalam Pilkada. Bahkan, Pangdam menegaskan TNI akan menjauhi seluruh kegiatan yang bersifat politik praktis dan tidak akan mentolerir jika ada prajurit yang melanggar komitmen tersebut.

“Jadi tidak boleh diibaratkan dicampur aduk, misal Suku melawan Suku atau Agama melawan Agama, tidak benar, ini adalah memang pesta politik tidak ada sangkut pautnya dengan Suku dan Agama karena Indonesia adalah negara kebangsaan, dari sisi agama, dari sisi suku dan segala macam etnis, semua itu dilindungi,” demikian Pangdam XII/Tanjungpura menegaskan.

Di tempat yang sama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Barat H.M. Basri Har, menyambut baik yang dilaksanakan Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi bersama jajaranya dalam ajang silaturahim. Kunjungan ini menunjukkan adanya suatu sinergitas antara Ulama dengan Pemerintah.

“Inilah yang kita harapkan diantara Ulama, Pemerintah, ada satu kesepakatan bersama untuk rakyat kita. Karena, yang terpenting itu adalah rakyat kita,” kata H.M. Basri Har.

H.M. Basri Har menyatakan, bahwa akan meminta seluruh Majelis Ulama yang ada di Kabupaten Kota untuk melakukan hal yang sama. Sehingga dimanapun dan jajarannya, antara Ulama dengan Pemerintah, termasuk dari kalangan TNI maupun Polri selalu ada kerjasama yang baik, tandasnya mengakhiri. (HI-008)

AM Hendropriyono Hadiri Lepas Sambut Pangdam XII/Tanjungpura

hamparan.info – Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti, memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Pendam XII/Tanjungpura Jalan Arteri Alianyang Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (21/1/2018).

Dikutip dalam surat keterangan resmi yang diterima hamparan.info, Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti mengatakan, seluruh prajurit jajaran Kodam XII/Tanjungpura ikut hadir dalam pelaksanaan pisah sambut yang dipimpin langsung Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Kegiatan itu pada Sabtu malam itu melepas Mayor Jenderal TNI Andika Perkasa berserta istri yang menempati Jabatan baru sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan juga hari ini Minggu 21 Januari telah melaksanakan pengantaran Bapak Mayjen TNI Andika Perkasa bersama istri beliau berangkat ketempat tugas yang baru.

Sementara pelepasan Mayjen TNI  Andika Perkasa selain dihadiri, Danlantamal XII Pontianak, Danlanud Supadio, Danrem 121/Alam Bhana Wanawwai, Danrem 102/Panju Panjung, Kapolda Kalbar dan Pejabat Gubernur Kalbar serta jajaran pejabat teras Pemerintah Provinsi Kalbar, Kabupaten Kota juga dihadiri Jenderal TNI Purnawirawan A. M. Hendropriyono.

Sedangkan Dankodiklat TNI AD Mayor Jenderal TNI Andika Perkasa saat acara Lepas Sambut Pangdam XII/Tanjungpura di Halaman Makodam pada Sabtu malam (20/01/2018) menyatakan selama bertugas sebagai Pangdam XII/Tanjungpura dalam kurun waktu satu tahun delapan bulan mengaku sangat merasakan kehangatan bersama masyarakat Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang sangat cepat belajar dan memiliki keinginan maju.

“Jadi sebetulnya apa yang saya lakukan disini lebih banyak membantu mendorong dari belakang dan begitu banyak kemajuan, suasana begitu kondusif untuk iklim usaha, karena memang itulah yang diperlukan oleh Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,”  ujar Mayjen TNI Andika Perkasa.

Mayjen TNI Andika Perkasa menyampaikan, “saya hanya ingin berterimakasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah atas dukungan dan kepercayaan diri, karena kita semua pasti bisa, dan mohon diri,”.

Pada kesempatan yang sama Pangdam XII/Tanjungpura Mayjend TNI Achmad Supriyadi mengatakan acara lepas sambut ini mengingatkan ketika Pangdam Andika Perkasa waktu itu melepas kepergiannya untuk menuju bintang dua.  Begitu pula dalam lepas sambut ini selaku Pangdam XII/Tanjungpura yang baru menyatakan melakukan hal yang sama melepas Mayjen TNI Andika Perkasa, tetapi menuju Bintang Tiga sebagai Dankodiklat TNI AD, ucap Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi menyatakan, tidak akan melupakan jasa-jasa dan pegabdian Mayjen TNI Andika Perkasa dimanapun bertugas, karena telah meninggalkan sesuatu yang monumental dan berbeda dengan tampat-tempat yang lain, bahkan telah mendapat apresiasi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono ketika melakukan kunjungan kerjanya ke Kodam XII/Tanjungpura. (HI-008)