Video: Ini Pelayanan Khusus Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan

hamparan.info – Berbagai langkah dilakukan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, demi percepatan pembangunan di wilayahnya. Ini dilakukan demi pemerataan pembangunan di Kabupapten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Tentu, semua pihak juga diharapkan dapat bahu membahu mendukung langkah Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. Sebab, dengan adanya kepedulian bersama itulah, maka pembangunan di semua sektor pun akan segera terwujud.

Tulisan Itu Menjadikan Amal Ilmu Bemanfaat

hamparan.info – Buku bersama club menulis Al-Adabiy dan club menulis Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat. Itulah nama kegiatannya. Di Pondok Pesantren Al-Adabiy, Jalan Danau Sentarum, pada Minggu, 21 April 2019, kegiatan itu berlangsung meriah.

KH Muhammad Azman Alka selaku pemimpin Yayasan Pondok Pesantren Al-Adabiy, Nursilan  Kepala Madrasah Aliyah Al Adabiy, pembimbing Club Menulis IAIN Pontianak Dr Yusriadi,  DR Pabali Musa Wakil Bupati Sambas Periode 2011-2016. Dia juga merupakan penulis buku sejarah Kesultanan Sambas, serta pengawas Madrasah Wafida. Mereka berbaur dalam kegiatan penuh kekeluargaan itu.

Telihat, seluruh perwakilan siswa tingkat Aliyah se-Kota Pontianak, serta mengundang orang tua wali murid. Ini karena memang kegiatan peluncuran bukunya bertepatan dengan hari Kartini, yang merupakan momen yang pas untuk memberikan kebahagian di wajah orangtua wali murid dengan prestasi yang dimilikinya.

Ada pun peluncuran buku ini merupakan yang ke tiga, sejak fakum lima tahun yang lalu. Namun begitu, baru pertama kalinya dibarengi dengan peluncuran buku Club Menulis IAIN Pontianak.

Ada 9 buku yang diluncurkan, yaitu Wajah-wajah Pemimpin berisi kumpulan tulisan semua santri, Arti Sahabat berisi kumpulan cerpen yang ditulis dengan tema bebas, Surat Cinta Untuk Ibu berisi ungkapan santri untuk ibu, Apakah Aku Penulis, sebuah novel berjudul Dari Benci Kecinta, Mengunyah Luka, Gemerlap Bintang diKhtulistiwa, Asal Usul Desa di Kalimantan Barat, buku terakhir kisah kelompik 11 PBM menceritakan perjalanan mengikuti pekan bakti mahasiswa.

Buku- buku yang berhasil ditulis siswa-siswi al Adabiy serta mahasiswa Club Menulis IAIN Pontianak dengan berbagai macam judul yang mengisahkan kehidupannya dengan tulisan cerpen maupun novel. Buku Asal Usul di kalimantan Barat buku ini menjadi buku yang  istimewa karena berhasil ditulis dengan waktu satu minggu.

Menurut Ketua panitia, Mita Hairani, Club menulis Al-Adabiy sudah lama dibuka dan dibina Nursil. Sehingga bisa menjadi wadah siswa untuk menyalurkan bakatnya. “Harapannya agar siswa siswi Al-Adaby tetap mempertahankan keahliannya dalam kepenulisan,” tuturnya.

Semenyara menurut Kepala Yayasan Al-Adabiy, Nursilan, “Lima tahun sudah, club menulis ini fakum, namun dengan kerja keras pembimbing. Sehingga Club Menulis Al-Adaby hadir kembali, dan ada dua buku yang belum diselesaikan karena waktu yang tidak memungkinkan, merupakan tulisan siswa kelas12,”.

Sedangkan menurut Kepala Yayasan Al-Adabiy, Azman, mengizinkan dan memberikan kebebasan bagi siswanya untuk berkreasi jika positif. “Dan sangat mengapresiasi Club Menulis  Al Adabiy, serta mengucapkan terima kasih kepada Club Menulis IAIN Pontianak dalam kerja sama dan bimbingan kepada muridnya,”.

DR Yusriadi selaku pembimbing Club Menulis IAIN Pontianak mengatakan momentum ini merupakan hal yang penting bagi anak-anak, dan menulis merupakan tongkat kehidupan, beliau juga memberi apresiasi kepada siswa dengan hadiah buku.

BACA Video: Sedihnya Meratapi Jalan Hancur di Kalimantan Barat

“Orang bisa menulis dan bisa memberi filter tulisan yang masuk, apa yang kita tulis adalah ilmu kita, Korban hoax adalah orang yg tidak cerdas berliterasi, dan menulis dapat menjadi pekerjaan” kata Yusriadi.

Dia berpesan kepada siswa diperhatikan ataupun tidak diperhatikan teruslah melanjutkan tulisan, dengan tulisan menjadikan amal ilmu yang bemanfaat.

BACA Bagi-bagi Inspirasi Menulis dari Mahasiswa IAIN Pontianak

Pengawas Madrasah,  Wafida, melihat  grafiknya naik dengan  pontensi anak -anak  yang dikembangkan oleh yayasan menganggap pondo pesantren yang berbasis penggalian minat dan bakat bagi siswa siswi Al-Adabiy.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan akhir acara panitia memberikan dooprize sembilan buku yang sudah dicetak  kepada tamu undangan yang hadir, dan ditambah dengan mengabdikan sesi foto bersama.

Video: Sedihnya Meratapi Jalan Hancur di Kalimantan Barat

hamparan.info – Beginilah kondisi terkini jalan provinsi dari Manis Mata menuju Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Terlihat jelas, kondisi jalan sangat memprihatikan.

Namun begitu, tidak menyurutkan nyali pengendara untuk melintasi melalui jalan seperti bubur tersebut.

Terpantau pada Minggu, 28 April 2019, kebanyakan pengendara memilih jalan alternatif ini melalui jalan perkebunan kelapa sawit milik PT Bumitama Gunaya Agro (BGA).

Akan tetapi, untuk saat ini jalan alternatif ini tidak bisa dilalui disebabkan penyebrangan menggunakan kapal tongkang tidak beroperasi.

Menakar Pilpres dan Pileg di Ujung Pesisir Kalimantan

hamparan.info – Penyelengaraan Pemilu Serentak 2019 digelar di Indonesia, pada Rabu, 17 April 2019.  Di Padang Tikar, misalnya. Tepatnya di Desa Sungai Besar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, warga tampak sibuk.

TPS 01, menjadi tempat warga berkumpul untuk menyalurkan hak politiknya. Sebelum dimulainya pemilihan, semua panitia yang bertugas sudah mempersiapkan surat suara dan segala persiapan lainnya.

BACA Catat, Waktu Jam Pemungutan Suara

Reporter hamparan.info, Napipah Badryah, menyaksikan sejarah dimulainya proses pemilihan pada pukul 07:00 pagi itu terlihat berbodong- bondong warga yang mempunyai hak suara pergi ke TPS yang terdaftar. Calon pemilih  mengantre sembari menunggu panggilan. Ada  202 warga yang teraftar di TPS 01 ini.

Jarum jam menunjukan pukul 12.00 WIB. Maka pemilihan berakhir dengan jumlah pemilih 159, dari 202 orang yang terdaftar. Penghitungan suara dilakukan pukul 13.00 WIB yang di saksikan oleh panitia penyelengara pemilu serta saksi-saksi dari setiap partai yang ditugaskan, dan sebagian warga yang berantunias ikut menyaksikan di luar TPS.

BACA PLN Singkawang Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019

Perhitungan suara yang pertama adalah pasangan persiden nomor urut 01 dan 02, dengan menghabiskan waktu 30 menit, dari perhitungan suara, dinyatakan suara yang paling unggul di daerah Padang Tikar tepatnya di TPS 01 adalah pasangan nomor urut 02 dengan jumlah suara 108, dari jumlah 159 suara, dan 2  surat suara yang tidak sah.

Reporter hamparan.info, Napipah Badryah melaporkan, selanjutnya sesi perhitungan yang kedua DPR RI, pada perhitungan surat suara yang kedua ini panitia pelaksana lumayan banyak menghabiskan waktu pada persiapan halogram perhitungan karena banyaknya lebar halogram yang harus di tempel. Dari hasil perhitungan suara di TPS 01 ini di ungguli oleh partai urutan lima (Nasdem), pasangan nomor urut 1 dengan jumlah suara 75, dan terdapat 25 surat suara yang tidak sah.

BACA Video: Saat Bule Amerika Seruput Wine Maram, Apa Rasanya?

Perhitungan suara selanjutnya DPD RI, perhitungan suara ini dimulai pada pukul 17.00 WIB setelah menunggu pengemasan suara pada DPR RI, suara yang unggul pada calon DPD RI yaitu nomor urut 26, dengan mendapatkan 35 suara dan berakhir pada pukul 17.30 WIB, dan terdapat 27 surat suara yang tidak sah, karena banyak surat suara yang tidak di coblos pada perhitungan ini.

Untuk perhitungan suara selanjutnya di jeda beberapa saat karena akan memasuki waktu sholat magrib, serta makan malam, karena melihat dua kotak suara yang belum dihitung maka panitia di istirahatkan untuk waktu salat dan makan, karena memang tenaga mereka digunakan dari pagi hingga larut malam.

Perhitungan suara pada DPRD Provinsi. Yang dilaksanakan pukul 20.00 WIB, dalam perhitungan suara yang ke empat ini, sedikit terjadi kekeliruan dalam penjumlahan perhitungan, sehingga melakukan perhitungan beberapa kali dan di bantu oleh saksi, karena ada satu suara dari partai yang tidak di hitung sehingga menimbulkan kekeliruan dan akhirnya perhitungannya benar dengan mencocokan perhitungan saksi dengan petugas yang menghitung di kertas yang berhologram.

Dalam perhitungan yang ke empat ini suara terbanyak di raih oleh partai PAN dengan pasangan paslon no urut 1, dengan jumlah suara 92, dan terjadi 5 surat suara yang tidak sah. Dalam perhitungan ini memakan waktu 30 menit, dari penanda tangan seluruh panitia yang bersangkutan mulai dari panwaslu, KPPS, dan  saksi- saksi dari partai yang ada, hingga semua surat suara di masukan ke kotak KPU.

BACA Memupuk Kepekaan Musti Dijalankan

Selanjutnya perhitungan suara yang terakhir yaitu DPRD Kab/Kota, perhitungan terakhir ini di saksikan oleh beberapa warga sekitar di TPS 01, sehingga rela ikut tidur larut malam demi menyaksikan siapa suara yang terbanyak karena memang yang mencalonkan diri di DPRD KAB/KOTA ini juga merupakan orang berdomisili di daerah tesebut. Sehingga penasaran yang timbul dalam diri masyarakat begitu kuat.

Pada saat terjadi perhitungan suara, perugas dari keamanan memang menghimbau masyarakat untuk tenang dalam menyaksikan perhitungan suara tersebut, agar tidak terjadi kekeliruan. Perhitungan suara terakhir ini memakan waktu hampir satu jam, karena memang KPPS yang bertugas harus berhati-hati dan teliti dalam melihat surat suara yang sah maupun yang tidak sah, terdapat tiga surat suara yang tidak sah dari perhitungan surat suara dan atas aturan, serta pertimgan dari saksi-saksi yang bertugas.

BACA Tips 5 Etika Bersosial Media

Dari suara terbanyak dibperhitungan ini di ungguli oleh partai Hanura dari paslon nomor urut yang kedua dengan jumlah suara 82. Akhir dari perhitungan suara di TPS 01, tepatnya di Desa Sungai Besar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya bahwa suara dari pasangan presiden yang paling terbanyak dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02, dengan jumlah suara 108, dari DPR RI dimenangkan oleh partai Nasdem, dengan jumlah suara 75.

Dari DPD RI dimenangkan oleh nomor urut 26, dengan jumlah suara 35, dari DPRD Provinsi dimenagkan oleh partai PAN dengan jumlah suara 92, dan dari DPRD Kab/ Kota dimenangkan oleh partai Hanura dengan jumlah suara 82. Demikianlah dari perhitungan lima kotak suara dengan berakhir pada pukul 23.30 WIB.

Video: Saat Bule Amerika Seruput Wine Maram, Apa Rasanya?

hamparan.info-Di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, ada suguhan khusus bagi warga yang berkunjung kesana. Dusun Sebaju, Desa Nanga Kebebu, Kabupaten Melawi, itulah nama tempatnya yang selalu ramai didatangi warga dalam negeri maupun luar negeri.

Seperti diunggah akun YouTube SuaR Institute Mery dari Lembaga Seacology Amerika didampingi Irman Meilandi perwakilan Seacology Indonesia menyambangi masyarakat adat Dusun Sebaju, Desa Nanga Kebebu, Kabupaten Melawi. Di Sebaju, Mery disuguhkan Wine Maram dan bahan bakunya. Merypun menikmatinya.

 

Video: Tengkawang Bukan Sekadar Program

hamparan.info – Tengkawang. Terngiang-ngiang di masa lalu hingga sekarang. Namun, apa nasibnya kini? Seberapa cocok dan tidak cocokkah Engkabang [sebutan Tengkawang di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat] untuk kehidupan berkelanjutan?

Tentu bukan soal cocok atau tidak perlu. Semua perlu. Tergantung ngemasnya jadi menarik daya tarik.

Semangat Kayuh Kuali Anak Pada Festival Paret 2019

hamparan.info – Pada pagi itu, warga dan murid SD mulai berdatangan ke bantaran paret. Sungai Putat. Itulah nama paretnya.

Murid SD itu mengikuti lomba kayuh kuali khusus anak-anak dilaksanakan. Mulai dari anak-anak, dewasa, bahkan paruh baya. Kegiatan lomba dalam rangka memeriahkan festival paret 2019 di Sungai Putat, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Sentuhan Ibu Dokter dan Pak Dokter Operasi Celah Bibir

program operasi bibir sumbing ini gratis

hamparan.info – Operasi celah bibir dan celah langit-langit, inilah yang dilakukan oleh drg Karolina BR Kaban, SpBMM. Ia tidak sendiri, dibantu oleh drg Chairul Ichlas SpBM yang merupakan spesialis bedah mulut dan maksilofasial.

drg Karolina BR Kaban, SpBMM menuturkan, bahwa pendaftaran operasi bibir sumbing ini gratis terus  dibuka dengan quota tidak terbatas. Jadi, program operasi bibir sumbing ini gratis terus menerus ada. Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, dipersilakan menghubungi contak person 081254378289 dan 085245803015.

“Jangan takut tidak diterima, karena jumlah pasien yang akan kita tangani tidak dibatasi,” tutur Drg Karolina BR Kaban, SpBMM. “Tujuanya agar program tersebut diketahui oleh masyarakat jika terus berkelanjutan,”.