Meriahnya Jalan Sehat di Desa

hamparan.info – Jalan sehat digelar di lapangan pasar ikan di Desa Bakau Besar Laut, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Minggu, 25 Agustus 2019. Kepala Desa Bakau Besar Laut, Iwan Supardi,  melepas jalan sehat yang dihadiri seluruh masyarakat Desa Bakau Besar Laut.

Sejumlah petugas dari Polres Mempawah mengawal acara itu demi mengawasi dan menertibkan di tengah berlangsungnya jalan sehat tersebut.  Ada senam yang diikuti oleh seluruh masyarakat yang hadir di kegiatan tersebut, sebelum pembagian dooprize jalan sehat dan hadiah pemenang lomba 17 Agustus 2019 yang dimulai sejak 17  hingga 24 Agustus 2019.

 

 

Adapun kepanitian kegiatan ini dibentuk sejak 5 Agustus yang diketua oleh Agus, dan Endah Sriana sebagai sekretaris, serta kerja sama antara Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok 38  yang magang selama 40 hari.

“Dengan dilibatkan menjadi kepanitiaan saya dan taman-teman  merasa bangga dan mendapatkan pengalaman yang baru selama berada di desa ini,” kata Mahasiswa KKL 2019 IAIN Pontianak, Dhea.

 

 

“Mudah-mudahan kedepannya, untuk Bakau khususnya, dalam merayakan hari kemerdekaan semakin meriah dan masyarakannye semakin mendukung,”kata Endah selaku sekretaris di acara hari kemerdekaan tersebut.

Tujuan dari kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan terhadap tanah air, dengan menyambut hari kemerdekaan yang ke 74, serta membagun semangat anak bangsa khususnya masyarakat didesa sungai Bakau besar laut, dengan berbagai macam kegiatan perlombaan atau permainan rakyat 17 Agustus 2019.

“Melihat masyarakat yang sangat antusias sekali mengikuti kegiatan yang diadakan oleh desa, dan mukin untuk kedepan harapannya  lebih meria lagi,” kata  Agus selaku ketua panitia.

 

 

 

 

Ratusan Warga Papua Upacara HUT RI Ke-74 di Bandung

hamparan.info  – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang setiap tahunnya dilaksanakan dengan pengibaran bendera merah Putih tersebut, untuk wilayah Bandung dipusatkan di Lapangan Gasibu Jalan Ponegoro Kota Bandung, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil bertindak selaku inspektur upacara, sedangkan selaku Komandan Upacara Danyonif 310/KK Letnan Kolonel Infanteri Ageung Wahyu Romadhon.

Keunikan pada upacara kali ini dan menjadi sorotan khusus bagi peserta Upacara dan masyarakat yang menyaksikannya. Diantaranya dengan hadirnya 100 orang warga Papua khusus untuk mengikuti proses upacara peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019 di Bandung.

Ke 100 orang tersebut adalah warga asli Papua, jauh-jauh datang dengan penuh kesukarelaan untuk membuktikan kesetiaannya datang ke Bandung untuk mengikuti upacara dan menyatakan bahwa mereka adalah Bangsa Indonesia yang cinta akan tumpah darah dan tanah airnya yaitu Indonesia.

Dengan penuh hikmat ke 100 orang tersebut mengikuti proses upacara pengibaran bendera merah putih hingga akhir. Salah satu perwakilan menyampaikan kegembiraannya bisa hadir untuk mengikuti upacara peringatan HUT RI ke-74 di Bandung.

Selain itu, warga bumi Cendrawasih Papua mempersembehkan tari sajojo yang menggambarkan keceriaan sebagai bentuk persatuan dan kebersamaan dibawah naungan Pancasila.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono, Gubernur Jabar M Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar Irjen Pol  Rudy Sufahriadi diikuti pejabat lainnya turut juga meramaikan tari sajojo bersama dengan warga Papua.

 

Perjanjian Pelaksanaan Tukar Menukar Barang Milik Negara Tanah dan Bangunan

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono melaksanakan penandatanganan perjanjian pelaksanaan tukar menukar barang milik Negara tanah dan bangunan antara Kodam III/Siliwangi dengan PT. KCIC di Hotel Arya Duta Jalan Aceh Kota Bandung, Jumat (5/7/2019).

Pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta Bandung dikelola oleh PT. KCIC merupakan bagian dari rencana Pemerintah untuk pembangunan transportasi masal berbasis Kereta Api Cepat dengan tujuan membangun konektivitas antar kota dan antar kawasan.

“Wilayah yang terkena lintasan Kereta Api Cepat itu sepanjang 5 km berada disisi utara tol purbaleunyi yang meliputi Kelurahan Cibeber, Leuwigajah, Baros dan Utama Kecamatan Cimahi Selatan,” kata Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono.

“Selain tanah milik warga ada tanah milik TNI AD yang juga terkena dampak, yakni tanah Brigif 15/Kujang II Kodam III/Siliwangi seluas 2,7 hektare, ” kata Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono,

Kemudian,  Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono mengatakan,”Tanah ini juga tidak berpengaruh kepada tugas pokok tempatnya persis disebelah jalan tol jadi dipakai latihanpun tidak memungkinkan,”.

Karena itu asetnya Pemerintah dalam hal ini dibawah pengawasan Kodam III/Siliwangi sehingga perijinannya harus diurus secara berjenjang dan semuanya sudah selesai, terakhir dari Kementrian Keuangan.

Tanah itu dinilai oleh Tim Apresial Tim penilai dari Kementrian Keuangan dan kita mendapatkan ganti untung. Apabila kita naik KCIC ke Jakarta hanya 36 menit dan apabila mampir ke stasiun sekitar 46 menit

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor : 27 tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara serta peraturan Menteri Keuangan Nomor : 164/PMK.06/2014 tentang tata cara pelaksanaan pemanfaatan barang milik negara dalam rangka penyediaan infrastruktur bahwa prinsip umum pemanfaatan barang milik negara sepanjang tidak mengganggu pemerintahan negara serta memperhatikan kepentingan Negara dan kepentingan Umum.

Pemanfaatan BMN tersebut tidak boleh mengubah status kepemilikan BMN yang menjadi objek pemanfaatan dilarang dijaminkan atau digadaikan.

“Kita berharap dengan ditandatangani perjanjian ini, akan mempercepat proses penyelesaian proyek pembangunan yang dilakukan oleh PT. KCIC dalam mendukung sarana transportasi massal berbasis Kereta Api Cepat,”.

Penandatanganan perjanjian pelaksanaan tukar menukar BMN atas sebagian tanah dan bangunan TNI AD c.q Brigif 15/Kujang II Kodam III/Siliwangi yang terkena trace Kereta Api Cepat Jakarta Bandung sesuai dengan Surat Kemenkeu RI Nomor : S-9 / MK.6/2019 tanggal 8 Januari 2019 tentang persetujuan pelaksanaan tukar menukar BMN berupa tanah dan bangunan Brigif 15/Kujang Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi Jawa Barat kepada Kemenkeu RI.

Demikian juga aset pengganti BMN di Kabupaten Garut Selatan dapat segera dimanfaatkan oleh TNI AD khusunya Kodam III/Siliwangi yang akan diproyeksikan sebagai daerah latihan prajurit.

Direktur PT. KCIC Chandra Dwi Putra mengatakan, “Setelah 50 tahun Kereta Api Cepat (KCIC) dan sarana lainnya akan diserahkan kepada Pemerintah RI”.

Pengungkapan Kasus Operasi Pekat Kapuas 2019

hamparan.info – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat merilis pengungkapan kasus dalam operasi pekat atau penyakit masyarakat Kapuas 2019 periode 17 – 27 Juni 2019 (11 hari). Berbagai upaya demi memelihara Kamtibmas tidak akan pernah ada habisnya. Khususnya terhadap perilaku-perilaku atau perbuatan yang termasuk dalam golongan penyakit masyarakat atau pekat.

“Oleh karena itu, Polda Kalimantan Barat menggelar kembali operasi Pekat Kapuas dengan tujuan untuk menindak para pelaku perjudian, miras, narkoba, premanisme dan prostitusi. Terhadap para pelaku ini selain dilakukan penegakan hukum juga dilakukan pembinaan. Operasi Pekat ini dilaksanakan selama 14 hari dimulai pada tangal 17 Juni 2019 hinga nanti selesai pada tanggal 30 Juni 2019,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono pada press conference pengungkapan kasus dalam operasi Pekat Kapuas 2019 di Mako Polda Kalimantan Barat, Jumat (28/6/2019).

BACA  Waduh, Hampir Seluruh Provinsi Tidak Miliki Anggaran Peningkatan Kapasitas Kades

Hingga pada 27 Juni 2019 atau sebelas hari pelaksanaan, Operasi Pekat telah berhasil mengamankan para pelaku tersebut yang hasilnya akan direlease dalam press conference ini. Adapun waktu pelaksanaan operasi sejak 17– 27 Juni 2019 (11 hari). Pelaksana Satgas Polda Kalbar dan Polres Jajaran Polda Kalbar.

Hasil pelaksanaan kegiatan itu jumlah total pengungkapan 1.528 kasus terdiri dari :
narkoba : 105 kasus sajam : 60 kasus prostitusi : 516 kasus premanisme : 1.032 kasus
perjudian : 92 kasus miras : 367 kasus petasan : 39 kasus. Jumlah total pelaku 1.687 orang terdiri dari : proses sidik dan tipiring : 443 orang pembinaan : 1244 orang.

BACA Sutarmidji Minta Leysendri Benahi Ini

Sedangkan barang bukti yang disita antara lain, sabu : 308 paket dan 119,48 gram, ekstasi dan Inex 85 butir, Miras 1.177 kampel arak putih, 1.002 botol berbagai jenis minuman keras, 97 ken arak putih, 12 buah dandang (untuk membuat minuman keras), Handphone : 111 unit, Kartu judi 116 set, sajam 55 bilah, senjata api rakitan 13 buah, uang 332.774.900 (Tiga Ratus Tiga Puluh Dua Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Sembilan Ratus Rupiah), dan lain lain barang bukti seperti ranmor dan petasan.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono mengimbau kepada masyarakat, bahwa penyakit masyarakat harus diberantas melalui sinergitas antara penegak hukum dengan masyarakat, sehingga diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan seperti minum-minuman keras, prostitusi, perjudian, narkoba dan lain lain karena tidak hanya mengganggu ketertiban dan kenyamanan tetapi juga merupakan tindak pidana.

“Tidak menjual atau mengkonsumsi minuman keras karena dapat merusak kesehatan bahkan kematian. Menjaga lingkungannya masing-masing melalui kepedulian dan perhatian untuk menciptakan suasana yang nyaman. Apabila menemukan pelaku penyakit masyarakat apalagi yang mengarah pada tindak pidana, jangan segan-segan untuk melaporkan kepada kepolisian,” kata dia.

 

Tugas Operasi adalah Pengabdian dan Kehormatan Bagi Seorang Prajurit

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono, memberikan Jam Pimpinan pada Penutupan Latihan Pratugas Satgas Yonif Raider 300/Bjw sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, di Aula Sarjono Yonif Raider 300/Bjw, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (28/6/2019).

Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono menegaskan, penugasan ke daerah operasi merupakan wujud nyata pengabdian dan kehormatan bagi seorang prajurit kepada negara dan bangsanya, demi tegaknya kedaulatan wilayah NKRI, serta kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa.

BACA Penilaian Sembilan Program Reformasi Birokrasi di Kodam III/Siliwangi

“Keberadaan TNI masih sangat dibutuhkan dalam rangka mengamankan dan mempertahankan kondisi keamanan di wilayah Papua,” ujar Mayjen TNI Tri Soewandono.

Dalam kesempatan itu jenderal bintang dua itu yakin bahwa, Yonif Raider 300/Bjw dengan kemampuan daya tempur yang profesional, juga didukung metode adu bako, mampu mengenali dan merebut hati rakyat dengan berbagai adat dan  budaya setempat.

BACA Begini Cara Dongkrak Perekonomian Desa

“Kodam III/Siliwangi dalam setiap penugasan selalu menorehkan prestasi yang gemilang. Untuk itu, jangan sia-siakan yang sudah diraih selama ini,  dan Profesional, Loyal Tegak Lurus serta Dicintai Rakyat,” kata Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono.

Waspada Gendam, Tetap Fokus Mudik Lebaran 2019

hamparan.info – Sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Terpadu Operasi Ketupat Kapuas 2019 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dicek. Ini dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan para personel di lapangan yang tengah bertugas. Pada Senin petang, 3 Juni 2019, jelang berbuka puasa Ramadan, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, beserta jajaran dan Forkompinda melakukan kegiatan kunjungan Pospam/Posyan Lebaran di Bumi Khatulistiwa ini.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono dalam kesempatan itu terus menerus mengingatkan anggota gabungan di Pos Pengamanan Terpadu untuk selalu selalu waspada, siap siaga dan proaktif memberikan pengamanan, pelayanan dan pengaturan kelancaran lalulintas, begitu juga masyarakat yang melaksanakan aktifitas di tempat keramaian, berbelanja dipasar, diterminal dalam perjalanan mudik Lebaran 2019 tetap menjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan di jalan raya.

“Kalau capek, istirahat bisa mampir atau numpang di pospam terpadu. Jaga kesehatan di bulan akhir Ramadan ini. Supaya berkumpul bersama keluarga di rumah merayakan kemenangan di hari yang fitri,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Dia berharap, bagi masyarakat yang berbelanja supaya menjaga barang bawaannya dan jangan memakai perhiasan yang mencolok. Sebab, hal itu penting dicermati mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Lebih baik mencegah. Waspada copet, gendam/hipnotis. Jangan kosong pikiran. Tetap fokus. Jangan mudah percaya diberi minuman dari orang yang tidak dikenal,” ucapnya mengingatkan.

Dia yakin, bahwa Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Operasi Ketupat tahun 2019 dapat bekerja dengan baik. Caranya, melalui pengerahan segenap sumber daya dalam pengamanan Ramadan dan Idulfitri 2019.

“Kita semua berharap operasi yang sedang kita laksanakan ini dari 29 Mei lalu dan akan berakhir sampai 10 Juni 2019 nanti dapat berjalan dengan sukses. Kerja keras dan kebersamaan menjadi kunci dalam Operasi Ketupat Kapuas 2019 ini,” kata dia.

Sebagai informasi dalam kegiatan itu hadir Gubernur Kalbar Sutarmidji, Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, Wakapolda Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Sri Handayani, Danlantamal XII Pontianak Laksma TNI Gregorius Agung W. D. M.Tr (Han), Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Irwasda Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Andi Musa, PJU Polda Kalbar dan pejabat teras Kodam XII Tanjungpura, Dandim 1207/BS Pontianak dan Kapolresta Pontianak.

Selain itu juga turut mendampingi, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Ketua Persit KCK Daerah XII/Tanjungpura, Ketua Bhayangkari Polda Kalbar, Ketua Jalasenastri Korcab XII DJA I Lantamal XII Pontianak, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio.

Sedangkan rute Pospam yang dilakukan kunjungan di antantaranya adalah Pos Pengamanan (Pospam) Terpadu Pasar Tradisional Flamboyan, Pospam Ramayana, Pospam Sudirman dan Pospam Pelabuhan Laut Dwikora Pontianak. Selain itu ada juga penyerahan Bingkisan dari Gubernur dan Kapolda Kalbar serta penyerahan bingkisan Pangdam, Danlantamal dan Danlanud serta dari Ibu-ibu pendamping. Setelah pelaksanaan kunjungan Pospam dilanjutkan buka puasa bersama di Restaurant Hotel Kartika Kota Pontianak.

Tulisan Itu Menjadikan Amal Ilmu Bemanfaat

hamparan.info – Buku bersama club menulis Al-Adabiy dan club menulis Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat. Itulah nama kegiatannya. Di Pondok Pesantren Al-Adabiy, Jalan Danau Sentarum, pada Minggu, 21 April 2019, kegiatan itu berlangsung meriah.

KH Muhammad Azman Alka selaku pemimpin Yayasan Pondok Pesantren Al-Adabiy, Nursilan  Kepala Madrasah Aliyah Al Adabiy, pembimbing Club Menulis IAIN Pontianak Dr Yusriadi,  DR Pabali Musa Wakil Bupati Sambas Periode 2011-2016. Dia juga merupakan penulis buku sejarah Kesultanan Sambas, serta pengawas Madrasah Wafida. Mereka berbaur dalam kegiatan penuh kekeluargaan itu.

Telihat, seluruh perwakilan siswa tingkat Aliyah se-Kota Pontianak, serta mengundang orang tua wali murid. Ini karena memang kegiatan peluncuran bukunya bertepatan dengan hari Kartini, yang merupakan momen yang pas untuk memberikan kebahagian di wajah orangtua wali murid dengan prestasi yang dimilikinya.

Ada pun peluncuran buku ini merupakan yang ke tiga, sejak fakum lima tahun yang lalu. Namun begitu, baru pertama kalinya dibarengi dengan peluncuran buku Club Menulis IAIN Pontianak.

Ada 9 buku yang diluncurkan, yaitu Wajah-wajah Pemimpin berisi kumpulan tulisan semua santri, Arti Sahabat berisi kumpulan cerpen yang ditulis dengan tema bebas, Surat Cinta Untuk Ibu berisi ungkapan santri untuk ibu, Apakah Aku Penulis, sebuah novel berjudul Dari Benci Kecinta, Mengunyah Luka, Gemerlap Bintang diKhtulistiwa, Asal Usul Desa di Kalimantan Barat, buku terakhir kisah kelompik 11 PBM menceritakan perjalanan mengikuti pekan bakti mahasiswa.

Buku- buku yang berhasil ditulis siswa-siswi al Adabiy serta mahasiswa Club Menulis IAIN Pontianak dengan berbagai macam judul yang mengisahkan kehidupannya dengan tulisan cerpen maupun novel. Buku Asal Usul di kalimantan Barat buku ini menjadi buku yang  istimewa karena berhasil ditulis dengan waktu satu minggu.

Menurut Ketua panitia, Mita Hairani, Club menulis Al-Adabiy sudah lama dibuka dan dibina Nursil. Sehingga bisa menjadi wadah siswa untuk menyalurkan bakatnya. “Harapannya agar siswa siswi Al-Adaby tetap mempertahankan keahliannya dalam kepenulisan,” tuturnya.

Semenyara menurut Kepala Yayasan Al-Adabiy, Nursilan, “Lima tahun sudah, club menulis ini fakum, namun dengan kerja keras pembimbing. Sehingga Club Menulis Al-Adaby hadir kembali, dan ada dua buku yang belum diselesaikan karena waktu yang tidak memungkinkan, merupakan tulisan siswa kelas12,”.

Sedangkan menurut Kepala Yayasan Al-Adabiy, Azman, mengizinkan dan memberikan kebebasan bagi siswanya untuk berkreasi jika positif. “Dan sangat mengapresiasi Club Menulis  Al Adabiy, serta mengucapkan terima kasih kepada Club Menulis IAIN Pontianak dalam kerja sama dan bimbingan kepada muridnya,”.

DR Yusriadi selaku pembimbing Club Menulis IAIN Pontianak mengatakan momentum ini merupakan hal yang penting bagi anak-anak, dan menulis merupakan tongkat kehidupan, beliau juga memberi apresiasi kepada siswa dengan hadiah buku.

BACA Video: Sedihnya Meratapi Jalan Hancur di Kalimantan Barat

“Orang bisa menulis dan bisa memberi filter tulisan yang masuk, apa yang kita tulis adalah ilmu kita, Korban hoax adalah orang yg tidak cerdas berliterasi, dan menulis dapat menjadi pekerjaan” kata Yusriadi.

Dia berpesan kepada siswa diperhatikan ataupun tidak diperhatikan teruslah melanjutkan tulisan, dengan tulisan menjadikan amal ilmu yang bemanfaat.

BACA Bagi-bagi Inspirasi Menulis dari Mahasiswa IAIN Pontianak

Pengawas Madrasah,  Wafida, melihat  grafiknya naik dengan  pontensi anak -anak  yang dikembangkan oleh yayasan menganggap pondo pesantren yang berbasis penggalian minat dan bakat bagi siswa siswi Al-Adabiy.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan akhir acara panitia memberikan dooprize sembilan buku yang sudah dicetak  kepada tamu undangan yang hadir, dan ditambah dengan mengabdikan sesi foto bersama.

Menakar Pilpres dan Pileg di Ujung Pesisir Kalimantan

hamparan.info – Penyelengaraan Pemilu Serentak 2019 digelar di Indonesia, pada Rabu, 17 April 2019.  Di Padang Tikar, misalnya. Tepatnya di Desa Sungai Besar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, warga tampak sibuk.

TPS 01, menjadi tempat warga berkumpul untuk menyalurkan hak politiknya. Sebelum dimulainya pemilihan, semua panitia yang bertugas sudah mempersiapkan surat suara dan segala persiapan lainnya.

BACA Catat, Waktu Jam Pemungutan Suara

Reporter hamparan.info, Napipah Badryah, menyaksikan sejarah dimulainya proses pemilihan pada pukul 07:00 pagi itu terlihat berbodong- bondong warga yang mempunyai hak suara pergi ke TPS yang terdaftar. Calon pemilih  mengantre sembari menunggu panggilan. Ada  202 warga yang teraftar di TPS 01 ini.

Jarum jam menunjukan pukul 12.00 WIB. Maka pemilihan berakhir dengan jumlah pemilih 159, dari 202 orang yang terdaftar. Penghitungan suara dilakukan pukul 13.00 WIB yang di saksikan oleh panitia penyelengara pemilu serta saksi-saksi dari setiap partai yang ditugaskan, dan sebagian warga yang berantunias ikut menyaksikan di luar TPS.

BACA PLN Singkawang Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019

Perhitungan suara yang pertama adalah pasangan persiden nomor urut 01 dan 02, dengan menghabiskan waktu 30 menit, dari perhitungan suara, dinyatakan suara yang paling unggul di daerah Padang Tikar tepatnya di TPS 01 adalah pasangan nomor urut 02 dengan jumlah suara 108, dari jumlah 159 suara, dan 2  surat suara yang tidak sah.

Reporter hamparan.info, Napipah Badryah melaporkan, selanjutnya sesi perhitungan yang kedua DPR RI, pada perhitungan surat suara yang kedua ini panitia pelaksana lumayan banyak menghabiskan waktu pada persiapan halogram perhitungan karena banyaknya lebar halogram yang harus di tempel. Dari hasil perhitungan suara di TPS 01 ini di ungguli oleh partai urutan lima (Nasdem), pasangan nomor urut 1 dengan jumlah suara 75, dan terdapat 25 surat suara yang tidak sah.

BACA Video: Saat Bule Amerika Seruput Wine Maram, Apa Rasanya?

Perhitungan suara selanjutnya DPD RI, perhitungan suara ini dimulai pada pukul 17.00 WIB setelah menunggu pengemasan suara pada DPR RI, suara yang unggul pada calon DPD RI yaitu nomor urut 26, dengan mendapatkan 35 suara dan berakhir pada pukul 17.30 WIB, dan terdapat 27 surat suara yang tidak sah, karena banyak surat suara yang tidak di coblos pada perhitungan ini.

Untuk perhitungan suara selanjutnya di jeda beberapa saat karena akan memasuki waktu sholat magrib, serta makan malam, karena melihat dua kotak suara yang belum dihitung maka panitia di istirahatkan untuk waktu salat dan makan, karena memang tenaga mereka digunakan dari pagi hingga larut malam.

Perhitungan suara pada DPRD Provinsi. Yang dilaksanakan pukul 20.00 WIB, dalam perhitungan suara yang ke empat ini, sedikit terjadi kekeliruan dalam penjumlahan perhitungan, sehingga melakukan perhitungan beberapa kali dan di bantu oleh saksi, karena ada satu suara dari partai yang tidak di hitung sehingga menimbulkan kekeliruan dan akhirnya perhitungannya benar dengan mencocokan perhitungan saksi dengan petugas yang menghitung di kertas yang berhologram.

Dalam perhitungan yang ke empat ini suara terbanyak di raih oleh partai PAN dengan pasangan paslon no urut 1, dengan jumlah suara 92, dan terjadi 5 surat suara yang tidak sah. Dalam perhitungan ini memakan waktu 30 menit, dari penanda tangan seluruh panitia yang bersangkutan mulai dari panwaslu, KPPS, dan  saksi- saksi dari partai yang ada, hingga semua surat suara di masukan ke kotak KPU.

BACA Memupuk Kepekaan Musti Dijalankan

Selanjutnya perhitungan suara yang terakhir yaitu DPRD Kab/Kota, perhitungan terakhir ini di saksikan oleh beberapa warga sekitar di TPS 01, sehingga rela ikut tidur larut malam demi menyaksikan siapa suara yang terbanyak karena memang yang mencalonkan diri di DPRD KAB/KOTA ini juga merupakan orang berdomisili di daerah tesebut. Sehingga penasaran yang timbul dalam diri masyarakat begitu kuat.

Pada saat terjadi perhitungan suara, perugas dari keamanan memang menghimbau masyarakat untuk tenang dalam menyaksikan perhitungan suara tersebut, agar tidak terjadi kekeliruan. Perhitungan suara terakhir ini memakan waktu hampir satu jam, karena memang KPPS yang bertugas harus berhati-hati dan teliti dalam melihat surat suara yang sah maupun yang tidak sah, terdapat tiga surat suara yang tidak sah dari perhitungan surat suara dan atas aturan, serta pertimgan dari saksi-saksi yang bertugas.

BACA Tips 5 Etika Bersosial Media

Dari suara terbanyak dibperhitungan ini di ungguli oleh partai Hanura dari paslon nomor urut yang kedua dengan jumlah suara 82. Akhir dari perhitungan suara di TPS 01, tepatnya di Desa Sungai Besar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya bahwa suara dari pasangan presiden yang paling terbanyak dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02, dengan jumlah suara 108, dari DPR RI dimenangkan oleh partai Nasdem, dengan jumlah suara 75.

Dari DPD RI dimenangkan oleh nomor urut 26, dengan jumlah suara 35, dari DPRD Provinsi dimenagkan oleh partai PAN dengan jumlah suara 92, dan dari DPRD Kab/ Kota dimenangkan oleh partai Hanura dengan jumlah suara 82. Demikianlah dari perhitungan lima kotak suara dengan berakhir pada pukul 23.30 WIB.

Jelang Pelaksanaan Pemilu 2019, PLN Sanggau Siagakan Personel Penuh

hamparan.info – Manager PLN UP3 Sanggau, Didi Kurniawan Abuhari, menyampaikan kondisi kelistrikan di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat pada kegiatan rapat koordinasi persiapan Pemilu lintas instansi pada hari Senin (15/4/2019) di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapedda) Kabupaten Sanggau.

“PLN UP3 Sanggau siap menyukseskan Pesta Demokrasi 2019. Dari sisi pembangkit aman, dengan Daya Mampu 87.360 kW dan Beban Puncak 24.863 kW. Untuk sisi keandalan jaringan, PLN mensiagakan Personil Pelayanan Teknik 145 orang (32 group), Personil Sewatama 28 orang, Petugas PLN 23 orang, Mobil Yantek 13 Unit, Motor Yantek 22 unit, Genset mobile 2×50 kVa, Genset Portable 3×5,5 kW serta Unit Gardu Bergerak 3 Unit”, kata Didi Kurniawan Abuhari dikutip dalam keterangan resminya.

BACA Asyik, Pertama Kalinya Dufan Buka Malam Hari

Selain itu, PLN juga sudah melakukan pengecekan Genset Backup yang berada di PPK dan KPU, gelar pasukan dan personel.

Sementara itu menurut Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sanggau Kota, Agung Wirabrata, untuk  menjaga daya listrik kantor serta lokasi Tempat Pemungutan Suara yang berjumlah 1.642, PLN menawarkan Paket Layanan ‘TPS BENDERANG’ untuk 1 hari mulai tanggal 17 April 2019 pukul 08.00 sd 18 April 2019 pukul 08.00 WIB dengan daya P1/3.500 VA sebesar Rp151.954.

BACA PLN Singkawang Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019

“Saat pelaksanaan Pemilu nanti, pastinya para petugas TPS akan melakukan tugas hingga larut malam, mulai dari proses pencoblosan hingga penghitungan suara. Kami coba tawarkan program penerangan sementara TPS Benderang 2019 ini agar tiap-tiap TPS  dapat menikmati listrik dengan  murah dan mudah,” kata Agung.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menegaskan bahwa keberhasilan pesta demokrasi lima tahunan ini diperlukan kerjasama antar instansi terkait serta partisipasi seluruh elemen masyarakat agar Pemilu dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

“Sesuai amanat UU No.23 tahun 2014, diperlukan adanya kerjasama dalam rangka pelaksanaan pesta demokrasi ini, agar Pemilu dapat berjalan dengan baik, aman dan nyaman,” kata Yohanes Ontot.

PLN Singkawang Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019

hamparan.info – Demi mengamankan pasokan listrik jelang Pemilu serentak pada tanggal 17 April mendatang,  PLN UP3 Singkawang melakukan berbagai upaya perbaikan dan pemeliharaan jaringan listrik serta menyiapkan mesin  generator setting (genset) di kantor- kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas yang nantinya akan dimobilisasi ke KPUD dan PPK tempat dilaksanakannya pencoblosan dan perhitungan suara.

Menurut Manager PLN UP3 Singkawang, Sumarsono, mesin genset yang disiapkan sebagai upaya antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik secara mendadak.

BACA PLN Wujudkan Mimpi Warga Desa Jaya Sakti Menjadi Kenyataan

“Sebelum dilakukan mobilisasi terlebih dahulu dilakukan pengujian di kantor untuk kemudian dibawa ke KPUD dimasing-masing unit. Instalisasi dan simulasi mesin genset dilakukan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi padam listrik dari sumber utama PLN. Jadi mesin genset ini sifatnya hanya sebagai back up saja,” kata Sumarsono  Jumat (12/4/2019).

Dia menjelaskan, untuk mensukseskan Pemilu, PLN telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik itu KPUD maupun kantor Kepolisian untuk mengantisipasi kesiapan suplai listrik.  Pada tiap-tiap TPS, PPK dan KPUD akan dilakukan back up pasokan listrik dari sumber utama PLN dengan genset, baik genset yang telah tersedia di masing-masing tempat maupun genset yang dimiliki PLN yang menjadi backup utama.

BACA Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019, Ini Dilakukan PLN

“Insya Alloh sudah siap satu genset per kantor KPUD dan 18 genset untuk PPK. Kapasitas genset untuk KPUD sebesar 50 kW. Kapasitas gensetnya sudah lebih dari cukup dari daya di masing-masing kantor. Setidaknya cukup untuk membackup peralatan listrik seperti komputer dan peralatan lain yang vital terkait pelaksanaan Pemilu,” kata Sumarsono.

Untuk mengantisipasi ketersedian listrik di tiap-tiap TPS, PLN telah meluncurkan promo layanan bertajuk “TPS Benderang 2019”, yaitu program layanan penerangan sementara (pensem) untuk TPS – TPS yang akan menyelenggarakan pemungutan suara.

BACA Lanjutkan Perjalanan Jelajahi Kalimantan, Tim Mobil Listrik isi daya di SPLU Tayan

“Layanan pensem ini berlaku selama 1 (satu) hari yakni pada tanggal 17 April 2019  dengan biaya sangat murah yaitu Rp151.954,- Khusus PPK dan KPUD jika daya listriknya tidak mencukupi maka dapat menghubungi kantor PLN terdekat untuk layanan penerangan sementara ini,” ujar Sumarsono.

Guna mengantisipasi tingginya gangguan listrik akibat layang-layang terutama di daerah   Singbebas, PLN UP3 Singkawang bekerja sama dengan Satpol PP Kota Singkawang melakukan Razia layang-layang berkawat untuk menekan angka gangguan listrik. Layang-layang berkawat ini sangat merugikan masyarakat.

BACA Promo Program ‘Menembus Batas’ di Peringatan Hari TBC Sedunia

Selain dapat menyebabkan padam  juga dapat mengancam keselamatan jiwa warga hingga korban meninggal dunia. Pemeliharaan preventif dengan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang mengenai jaringan 20 kV terus dilakukan untuk menjaga keandalan suplai listrik.

“Kami mengharapkan  bantuan warga untuk merelakan tanam tumbuh yang dimiliki agar dapat kami pangkas sehingga jaringan listrik kita aman,”  kata Sumarsono dalam keterangan resminya yang diterima hamparan.info.