Membangkitkan Kembali Semangat Kebangsaan

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab diwakili Asisten Teritorial Kasdam XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Muhammad Asep Apandi menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan pengurus cabang keluarga besar FKPPI Se-Kalimantan Barat periode 2019 – 2021 di Aula Makodam XII/Tpr.

Ketua Pengurus Pusat KB FKPPI Bapak Pontjo Sutowo, Kadisops Lanud Supadio, Kabid Bimas Polda Kalbar, Aspotmar Lantamal XII/Pontianak, Walikota Pontianak, Kasdim 1207/BS serta Para Pasi Intel dan Pasiter jajaran Korem 121/Abw, Perwakilan Persit dan Bhayangkari, tampak hadir juga di sana.

Pengurus Cabang Keluarga Besar FKPPI se-Kalimantan Barat periode 2019 – 2021 secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Pengurus Daerah XV KB FKPPI Kalimantan Barat, Nugroho Setiadi. Selain pelantikan pengurus cabang dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Pelantikan Pengurus Generasi Muda FKPPI, Pengurus HIPWI FKPPI dan Pengurus Wanita FKPPI.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab selaku Pembina FKPPI PD XV Kalimantan Barat dalam sambutan yang dibacakan Aster Kasdam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Muhammad Asep Apandi mengucapkan terima kasih kepada Pengurus lama yang sudah bekerja dan berkoordinasi dengan Kodam XII/Tpr serta berpesan agar tetap berkarya dalam mendukung pengurus yang baru.

“Bagi Pengurus yang baru, saya ucapkan selamat, semoga dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara khususnya Provinsi Kalimantan Barat, sehingga menjadikan Keluarga Besar FKPPI yang Solid, Kuat dan Militan,” ujarnya.

Ia menyampaikan, pembinaan Keluarga Besar TNI secara terencana dan terprogram merupakan sasaran dari program komunikasi sosial TNI AD dalam upaya penyampaian pesan dan harapan untuk terbinanya wawasan kebangsaan juga cinta tanah air dikalangan putra putri TNI-POLRI serta terjalinnya komunikasi dua arah yang sehat dan harmonis.

Perlu diketahui bersama, kita cukup prihatin dengan kondisi saat ini, dimana semangat kebangsaan yang menjadi batu sendi tempat bertumpunya NKRI ini justru mengalami degradasi. Dalam kondisi     seperti ini, maka harapannya FKPPI sebagai pewaris nilai-nilai kejuangan dan sebagai corong serta kepanjangan tangan TNI-POLRI, harus mempelopori upaya-upaya membangkitkan kembali semangat kebangsaan tersebut.

Ia mengatakan, organisasi FKPPI sebagai wadah perjuangan putra putri purnawirawan dan putra putri TNI-POLRI dalam menuju cita-cita bersama, yaitu kesejahteraan anggota, tentunya harus menyadari bahwa dalam aktifitas perjuangannya hendaknya menggunakan azas manfaat sebagai tolak ukur keberhasilannya. 

“Untuk mencapai tujuan dan cita-cita organisasi tersebut, maka gerak roda organisasi FKPPI harus dapat berjalan dengan baik, sehingga diperlukan solidaritas, disiplin dan kepatuhan terhadap aturan organisasi serta menjadikan FKPPI sebagai ”Rumah Bersama,” ucapnya.

Ia berharap agar hubungan antara FKPPI dengan Kodam XII/Tpr jangan hanya sebatas sebagai mitra kerja saja, akan tetapi harus benar-benar merupakan sebuah keluarga dan bekerja saling bahu-membahu, serta menjadi agen komunikasi dan informasi tentang TNI kepada masyarakat luas.

“FKPPI harus mampu bersikap mandiri dan handal dalam memantapkan perannya di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta dapat memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional,” ujarnya.

TNI Ajari Anak Perbatasan Calistung

hamparan.info – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti, Pos Panga melaksanakan kegiatan les tambahan bagi anak-anak Dusun Panga dan Dusun Panga Bintawa, Desa Semangit, Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kegiatan ini diikuti sebanyak 47 orang, yang terdiri dari kelas satu (1) sampai dengan kelas enam (6) Sekolah Dasar (SD).

Hal ini dikarenakan masih adanya anak-anak yang tidak bisa baca, tulis dan berhitung (Calistung) serta kurangnya kesadaran dan waktu orang tua untuk mengajari anak-anaknya karena kesibukan berladang. Juga tidak adanya Paud maupun sekolah taman kanak-kanak (TK) di Dusun Panga, sehingga anak kelas 1 belum mengenal dan mengetahui angka dan huruf.

Komandan Satgas Pamtas 643/WNS, Mayor Infanteri Dwi Agung Prihanto mengatakan, melihat kondisi nyata tersebut, Pos Panga Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS, yang berada dekat dengan Desa Panga selain melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan juga melaksanakan kegiatan teritorial salah satunya adalah membantu masyarakat sekitar untuk mencerdaskan putra putri daerah Desa Panga dengan memberikan les tambahan. Hal ini merupakan bukti bahwa Satgas Pamtas peduli dengan masa depan anak-anak bangsa dan masa depan negara.

“Selain mengajarkan pelajaran sekolah, juga diajarkan tentang sikap disiplin dan keberanian ketika di dalam kelas agar siswa menjadi aktif di sekolah,” kata dia.

Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan khususnya di Dusun Panga dan Dusun Panga Bintawa yang kondisi masih jauh tertinggal dari daerah lainnya. Kegiatan tersebut dimulai pukul 13.00 WIB s.d 15.00 WIB.

Apa Kabarnya Budaya Gotong Royong?

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab mengajak kepada masyarakat khususnya masyarakat Sambas untuk menggalakkan kembali budaya gotong-royong kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Pangdam XII/Tpr saat memberikan sambutan pada pameran pembangunan dalam rangka Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XIV Provinsi Kalimantan Barat serta memperingati Hari Jadi ke-388 Kota Sambas dan HUT perpindahan ibukota Kabupaten Sambas ke-20 di halaman Kantor Bupati Sambas sore tadi yang dibuka oleh Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili yang ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Sambas, Pangdam XII/Tpr, Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Kalbar diikuti tabuhan Tahar oleh Forkopimda Sambas dan Ketua Persit KCK PD XII/Tpr.

Menurut Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab dengan gotong royong akan menjadi penangkal masuknya pengaruh budaya luar yang sangat individual saat ini, dimana mulai melunturkan rasa kebersamaan dan gotong-royong, kepekaan sosial mulai berkurang, tegur sapa dan bercengkrama serta kesadaran saling membantu sudah mulai memudar.

Dia menjelaskan dengan adanya sikap gotong royong pada masyarakat akan meningkatkan rasa cinta tanah air, menumbuhkan rasa Nasionalisme dan mempunyai wawasan kebangsaan, menumbuhkan semangat Bhineka Tunggal Ika, membentuk karakter yang baik, sehingga akan terbentuk disiplin yang tinggi, berjiwa patriotisme, mampu bekerjasama dan memiliki jiwa korsa  dan kreatifitas. 

Sedangkan terkait dengan pameran pembangunan Jenderal Bintang Dua ini menyampaikan, pameran ini adalah untuk mempromosikan dan merupakan suatu potret wilayah sebagai sarana dan prasarana masyarakat untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat perkembangan pembangunan di wilayahnya.

“Sehingga masyarakat akan dapat mengaplikasikan potensi unggulan yang bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan,” kata Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Dia berharap pameran pembangunan dapat meningkatkan kegiatan gotong-royong sesama masyarakat untuk menciptakan pembangunan di wilayah masing-masing, sehingga program gotong- royong benar-benar merupakan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat serta hasilnya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan hajat orang banyak. Roda perekonomian harus dapat berjalan lancar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Provinsi Kalimantan Barat yang lebih maju.

“Untuk itu, mari kita bangun sinergitas kerja sama yang lebih baik dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur maupun sarana dan prasarana guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab berpantun, “Ikan kakap ikan sebatok yang paling nyaman dimasak pakai santan, tujuan panglima datang ke sitok untuk menghadiri undangan dari Sambas. Nanam kacang pakai pancang. Pancangnya dibuat dari batang keringan mungkin Panglima datang agak lancang, datang kesitok nyuruh tuan dan nyonya nerima sambutan,”.

Sedangkan Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengatakan, pameran pembangunan secara rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sambas dengan tujuan agar seluruh masyarakat mendapatkan informasi terkait program pembangunan di Kabupaten Sambas.” Baik dari sektor pembangunan infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan sosial budaya,” kata Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili.

Untuk diketahui, pameran pembangunan kali ini diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, GOW Kabupaten Sambas, Perbankan, Polres, Kodim 1202/Skw, Yonif 645/Gty, Perguruan Tinggi di Sambas, Para Pelaku UMKM, Tim Penggerak PKK Provinsi dan 14 Kab/Kota se-Kalbar, Kelompok Tani Nelayan Andalan serta Dinas Pertanian Kab/Kota se-Kalbar.

Selain dalam rangka Pencanangan BBGRM XIV dan hari jadi Kota Sambas pameran pembangunan ini digelar juga dalam rangka HUT RI Ke-74, HKG PKK ke-47, PEDA KTNA XI, Hari Krida Pertanian ke-47, Hari Pangan Sedunia Ke-39, Harganas XXVI dan Pencanangan PKK KB-Kes Tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2019.

Menyoal Sampah di Kota Singkawang

hamparan.info – Komando Rayon Militer (Koramil) 1202-11/Singkawang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Komandan Kodim 1202/Singkawang, Letnan Kolonel Armed Victor Jacob Lucas L memimpin kegiatan sosialisasi dan dialog tentang penanganan pembersihan sungai di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, soal sampah.

Forum diskusi bersama ini dilaksanakan guna untuk membahas penanganan kebersihan khususnya dalam menangani permasalahan pengelolaan sampah di kota Singkawang.  Komandan Kodim 1202/Singkawang, Letnan Kolonel Armed Victor Jacob Lucas L mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menyikapi persoalan sampah di Singkawang.

“Diharapkan masyarakat memiliki kesadaran dengan tidak membuang limbah dan sampah ke sungai yang akan memberikan dampak terhadap revitalitas sungai tersebut. Sehingga ini perlu adanya edukasi yang seimbang. Terutama nilai ekonomis yang dapat dimanfaatkan, dibanding membuang sampah sembarangan yang ujungnya mencemari lingkungan,” kata Letnan Kolonel Armed Victor Jacob Lucas L.

Dia menjelaskan, masalah sampah di Kota Singkawang merupakan tanggung jawab kita semua. Kita harus turun tangan, bahu membahu membersihkan sungai dengan cara bergerak bersama.

“Oleh karena itu, perlu adanya kesinambungan antara masyarakat baik TNI, pemerintah, komunitas untuk ikut bertanggungjawab bersama menjaga lingkungan. Dengan demikian, edukasi dan infrastruktur yang dibangun dapat memberikan hasil yang optimal,” ujar Letnan Kolonel Armed Victor Jacob Lucas L.

Dalam kegiatan tersebut perlu dilibatkan juga Toga, Tomas dan pakar hukum dalam pelaksanaannya, bentuk tim, untuk memberikan himbauan kepada mayarakat agar jangan membuang sampah sembarangan. Letnan Kolonel Armed Victor Jacob Lucas L  berharap, agar seluruh yang hadir memberikan saran dan masukan secara tertulis, tentang penanganan pembersihan sungai, baik dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

TMMD Wujudkan Mimpi Warga Desa

hamparan.info – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-105 Kodim 1011/Kuala Kapuas di Desa Wargo Mulyo berjalan lancar. Sasaran semenisasi jalan sudah selesai dikerjakan dengan panjang 1.500 meter, lebar 220 centimter serta ketebalan 15 centimeter. Kegiatan sosial ini sangat terasa manfaatnya bagi warga Desa Wargo Mulyo, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabuapten  Kapuas, Kalimantan Tengah.

Program TMMD banyak sudah mewujudkan mimpi warga desa Wargo Mulyo. Kondisi jalan yang dulunya masih tanah berbatu, yang merupakan persoalan bagi masyarakat ketika hendak pergi ke kebun maupun ke sawah.

Pada saat musim hujan tiba warga kesulitan membawa hasil panen dikarenakan jalan becek dan berlumpur. Hal ini juga menjadi impian dan harapan masyarakat. Sekarang mimpi itu mulai tampak di depan mata, melalui program TMMD Imbangan ke-105 Kodim 1011/Klk, jalan tersebut sudah selesai di bangun. Sehingga memudahkan warga saat mengangkut hasil panenya.

“Syukurlah sekarang jalanan kami sudah disemen dan ini sangat bermanfaat, apalagi sekarang musim panen, sehingga mempermudah pengangkutan gabah hasil panen penanaman padi,” kata Suroso warga desa Wargo Mulyo, yang bekerja sebagai petani.

Komandan Kodim 1011/Klk, Letnan Kolonel Kavaleri Bambang Kristianto Bawono, mengatakan salah satu tujuan TMMD imbangan ini adalah mewujudkan kebersamaan TNI dengan rakyat dan membantu mempermudah ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam akses jalan ke persawahan.

“Dengan semenisasi jalan yang sudah dibuat ini, diharapkan kepada warga supaya menjaga dan merawatnya, agar tetap nyaman dikemudian hari dalam beraktivitas sehari-hari,” kata Letnan Kolonel Kavaleri Bambang Kristianto Bawono.

Bursa Inovasi Desa Bukan Sekadar Formalitas

hamparan.info – Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, ini  terdiri dari 20 desa yang letak desa-desanya dipisahkan oleh sungai Kapuas dan anak sungai Kapuas. Rata-rata aktivitas masyarakatnya berprofesi sebagai petani, nelayan dan buruh pabrik.

Seiring dengan perjalannya waktu, sejumlah desa yang ada di Kecamatan Kubu dalam lima tahun belakangan ini terus berbenah diri. Perlahan tapi pasti, itulah konsepanya. Dan telah memberikan dampak siknifikasn kepada masyarakat melalui dana desa.

Sebagai salah satu kecamatan yang mempunyai jarak tempuh jauh dari ibukota Kabupaten, ditambah lagi dengan kondisi geografis berupa kawasan pesisir. Namun begitu,  hal itu bukan merupakan hambatan bagi desa-desa yang ada di Kecamatan Kubu dalam melaksanakan pembangunan di bidang infrastruktur yang merupakan kegiatan utamanya terutama infra struktur jalan dan kegiatan pendukung lainnya.

Kondisi ini perlahan berubah seiring dengan bertambahnya informasi bagi pemerintah dan masyarakat desa di Kecamatan Kubu dengan kamudahan akses yang didanai malalui Dana Desa salah satunya adalah kegiatan Bursa Inovasi Desa ( BID )

“Agar kegiatan BID tidak berhenti hanya sebatas formalitas. Tetapi yang paling penting bagaimana masyarakat desa bisa memahami tujuan BID yang nantinya dapat meningkatkan kreativitas masyarakat atau kelompok-kelompok masyarakat dalam mengelola sumber daya alam,” kata Camat Kubu, Rustam Efendi,  baru-baru ini.

BID yang dimaksud adalah menciptakan produk-produk olahan berkualitas dengan menggunakan sumber daya lokal sehingga dapat bersaing dipasaran baik itu ditingkat kecamatan maupun di luar kecamatan.

“Kegiatan BID diharapkan juga dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lainnya di desa melalui inovasi berbasis sumber daya lokal yang pada akhirnya menuju desa mandiri,” kata Camat Kubu, Rustam Efendi.

Alasan Hotel Golden Tulip Jadi Pelanggan Premium PLN

hamparan.info – Hotel Golden Tulip Pontianak resmi beralih gunakan layanan premium PLN Pontianak ke-22 dengan kapasitas 555kVA. Hal ini ditandai dengan penyalaan listrik di Hotel Golden Tulip Jalan Teuku Umar, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

General Manager Hotel Golden Tulip Pontianak, Danuri Efendi listrik, menilai merupakan kebutuhan utama bisnis perhotelan agar performa layanan kepada pelanggan semakin baik.

“Menjadi pelanggan premium menjadi impian kami. Dalam berbisnis kami berorientasi pada customer focus, jadi lebih pada peningkatan mutu layanan dan fasilitas untuk meraih hati customer. Layanan premium ini merupakan salah satu point peningkatan mutu layanan kami kepada customer. Layanan premium ini juga akan kami jadikan selling tools dalam meningkatkan penjualan,” kata Danuri, hari ini.

Di tempat yang sama General Manager PLN UIW Kalbar,Agung  Murdifi, mengatakan bahwa layanan premium yang disediakan  PLN bertujuan meningkatkan daya saing industri dan bisnis di Kalimantan Barat. Layanan yang terdiri atas Premium Platinum, Gold, Silver, dan Bronze memiliki banyak kelebihan.

“Layanan premium banyak diminati pelanggan bisnis dan insdustri untuk meningkatkan daya saing usahanya. Keunggulannya adalah pelanggan akan diberikan kualitas pasokan listrik yang lebih handal dan juga akan mendapat kompensasi pengurangan tagihan  jika sewaktu-waktu terjadi padam atau pengurangan daya listrik,” kata Agung, dalam keterangan resminya.

Pelanggan premium akan mendapatkan pasokan listrik dari dua penyulang. Khusus Hotel Golden Tulip listriknya akan dipasok dari penyulang Pontianak Mall sebagai penyulang utama dan penyulang Tulip 2 sebagai penyulang cadangan sehingga jika terjadi gangguan pada penyulang utama maka secara otomatis per 0,1 – 0,5 detik akan dipasok melalui penyulang cadangan.

Disisi jaringan SKTM yang menuju hotel Golden Tulip dipasang alat Automatic Change Over Switch (ACOS) yang berfungsi secara otomatis memindah suplai energi listrik ke penyulang cadangan jika sewaktu-waktu terjadi gangguan.

Saat ini sudah banyak pelanggan Bisnis dan Industri di Kalimantan Barat yang ingin segera beralih dan menikmati layanan premium. Saat ini sudah banyak pelanggan Bisnis dan Industri di Kalimantan Barat yang ingin segera beralih dan menikmati layanan premium.

Pelanggan premium yang sudah energized di Kalbar sebanyak 28 pelanggan, yang terdiri dari 20 pelanggan Tegangan Menengah (TM) dan 2 pelanggan Tegangan Rendah (TR) yang tersebar di kota Pontianak, 3 pelanggan TM di Singkawang dan sisanya 3 pelanggan TM berada di Ketapang. Hotel Golden Tulip adalah pelanggan premium ke 28 yang ada di Kalbar. Sedangkan yang sudah mengajukan permohonan dan menandatangani MoU untuk menjadi pelanggan premium ada 22 pelanggan. “Kami berupaya untuk terus meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan. Moda layanan premium ini kami dedikasikan untuk mendukung tumbuh kembangnya sektor bisnis dan industri di Kalimantan Barat, sehingga kegiatan usaha yang dilakukan tidak terkendala dengan adanya pemadaman listrik,” ujar Agung.

Ini Kejutan Anniversary Acer Indonesia ke-20

hamparan.info – Dalam rangka anniversary Acer Indonesia yang ke 20 tahun, Acer memberikan penawaran spektakuler kepada para pelanggan Acer. Tidak hanya itu, melalui campaign Acer Day yang digelar di hotel Golden Tulip Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (23/7/2019), Acer juga akan memberikan reward point untuk setiap pembelian laptop Acer.

“Pelanggan berkesempatan memiliki laptop gaming idaman predator Helios 500 dengan cashback hingga dua juga rupiah,” kata Head of Consumers Product Acer, Theresia Hanydawati.

Tidak hanya itu, pelanggan Acer yang beruntung juga akan berkesempatan memenangkan 2.222 hadiah, dua paket wisata ke Korea, 20 laptop tipis Swift 3 Acer Day Edition, 200 Predator headset serta 2000 nitro back pack.

“Jadi periode promo Acer Day 2019 ini berlangsung mulai tanggal 18 Juli hingga 30 September 2019,” kata Theresia Hanydawati, dalam keterangan resminya yang ditulis hari ini.

Sementara itu, General Sales Manager Acer Indonesia, Nino Wirawan mengatakan dengan peringatan 20 tahunnya Acer di Indonesia merupakan sebuah momen yang tepat bagi pihakha untuk berbagi beragam penawaran dan kejutan untuk para pelanggan setia Acer.

“Ini sebagai wujud apresiasi kami kepada pelanggan melalui Acer Day,” kata Nino Wirawan.

Pada rangkaian Acer Day ini pihaknya juga memperkenalkan ConseptD, sebuah lini terbaru yang dirancang untuk para kreator. ConseptD, Nino Wirawan menjelaskan menghadirkan kekuatan dan kinerja yang dibutuhkan kalangan kreatif serta dilengkapi akurasi warna yang lebih tinggi dengan 100 persen Adobe.

“Komitmen Acer akan memberikan energi baru dengan menyediakan inovasi tanpa batas dengan teknologi canggih. Dengan terselenggaranya kegiatan ini menunjukkan bahwa Acer tetap menjadi brand teknologi yang dipercaya pelanggan,” ujar Nino Wirawan.

“Hal ini bisa dilihat dari beberapa award bergengsi yang didapat Acer secara berturut-turut, di antaranya Top Brand Award selama 12 tahun berturut-turut dan Indonesia Customer Award (ICSA) selama 11 tahun berturut-turut,” kata Nino Wirawan.

Pencetak Atlet Terbanyak, Ada di Kodam Ini

hamparan.info – Kodam III/Siliwangi satu di antaranya dari beberapa Kodam yang ada di Indonesia adalah termasuk pencetak atlet terbanyak. Tidak heran apabila ada event-event besar Kodam III/Siliwangi selalu mengirim para petarung handal.

Koordinator Tim Atlet Karate Kodam III/Siliwangi, Mayor Czi Wawan mengatakan, siap memboyong pundi-pundi medali emas pada kejuaraan Walikota Surabaya International Open Karate Championship 2019 yang akan digelar pada 26 Juli 2019 mendatang.

“Saya optimis, akan boyong medali emas pada kejuaraan Walikota Surabaya International Open Karate Championship 2019,” kata Mayor Czi Wawan, di Gor Siliwangi Bandung, Senin (22/7/2019).

Mayor Czi Wawan mengatakan, kemenangan diraih bukan tidak ada alasan. Karena menurutnya, upaya yang dilakukan untuk tim atlet Kodam III/Slw dalam meningkatkan daya tahan, kecepatan, dan teknik strategi atlet sudah dilakukan jauh-jauh sebelumnya, apalagi pada kejuaraan event kali ini menurunkan petarung sejati dan belum lama ini meraih medali emas pada Gothenburg Open 2018 di Swedia.

Sedangkan tim atlet Kodam III/Slw, mengirimkan sebanyak 21 personel untuk mengikuti kelas TNI-Polri dan dari 21 personel termasuk ada dua putri.

” Atlet-atlet Karate dari Kodam III/Slw memang diperhitungkan. Itu lantaran banyak atlet karate asal Kodam III/Slw ini yang telah berprestasi, bukan hanya di tingkat nasional tapi juga ditingkat internasional,” kata Mayor Czi Wawan .

“Untuk itu, saya berharap Do’a dari semua masyarakat Indonesia dan keluarga besar Siliwangi pada khususnya, karena yang akan diraih ini bisa mengharumkan nama NKRI, dan tentunya akan mengharumkan nama Kodam III/Siliwangi yang kita cintai ini,” kata Mayor Czi Wawan.

Agen Program KB ada di Kampus Ini?

hamparan.info – Peringatan Hari Kependudukan se-dunia yang jatuh pada 11 Juli digelar oleh seluruh civitas akademika Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat.  Mereka melakukan evaluasi kependudukan di Kalbar bersama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalbar.

Diharapkan nantinya para akademisi ini menjadi pelopor pentingnya keluarga berencana serta mengatur usia perkawinan.  Peringatan hari kependudukan se-dunia ini dipusatkan di Aula Rektor Untan membahas keragaman demografis dan pembangunan berkelanjutan di Kalbar. Sebab, ledakan penduduk perlu diwaspadai oleh Pemprov Kalbar. Caranya adalah dengan tidak henti-hentinya mengkampanyekan program keluarga berencana.

“Kualitas keluarga sangat menentukan masa depan bangsa untuk itu program keluarga berencana akan masuk dalam mata kuliah di Universitas Tanjungpura. Nantinya para mahasiswa menjadi agen perubahan dalam mengkampanyekan pentingnya keluarga yang berkualitas,” kata Pembantu Rektor 1 Universitas Tanjungpura, Aswandi.

Sementara itu, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, H Kusmana, menyebut  saat ini Kalbar belum terlalu mengalami masalah ledakan penduduk. Namun begitu, sudah sepantasnya Pemetintah Provinsi Kalbar membuat suatu program keluarga berkualitas melalui program keluarga berencana dengan menggandeng civitas akademika Untan.