Arie Munandar Kecewa Akibat Informasi Menyudutkan

hamparan.info – Pria itu bernama Arie Munandar. Ia merupakan warga Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Ia kecewa akbiat ada informasi yang simpang siur membuat mencoreng dirinya. Gara-garanya adalah ia tengah berada di salah satu penginapan di Kabupaten Melawi.

Singkat cerita, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Melawi pada Selasa malam (28/5/2109) menggelar razia pekat ke beberapa hotel yang ada di Kabupaten Melawi.

BACA  Merangkul Keberagaman dalam Kebhinekaan

Dalam razia yang digelar pada malam hari  itu personel Satpol PP Kabupaten Melawi menemukan pasangan yang kedapan sedang berada di dalam kamar, di dua hotel yang ada di Kabupaten Melawi.

Personel Satpol PP Kabupaten Melawi langsung membawa pasangan yang kedapatan tenggah berada di kamar hotel untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

BACA Asyik, Aktivis Mahasiswa Buka Bersama Polisi

Salah satu pasangan yang kedapatan tenggah berada di kamar hotel Arie Munandar (35) dan Is (19) sebenarnya merupakan teman ngumpul yang kebetulan bertemu di hotel Amarta. Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Arie saat diwawancarai oleh awak media, pada Kamis (30/5/2019).

Arie  menjelaskan jika ia saat itu sekitar pukul 22.00 WIB sedang menunggu temannya yang memang sudah janjian untuk bertemu di hotel Amaranta di kantin hotel. Namun, secara tak sengaja bertemu temanya IS (19) yang tenggah menginap di hotel tersebut. Karena memang sudah kenal akrab dan sering bercanda. Lalu Arie dan IS (19) berbincang- bincang di dalam kamar hotel, karena kebetulan IS  memang sedang menginap di situ.

“Dan kebenarannya bisa di cek di receptionis, jadi saya sama sekali tidak ada cek in kamar dan menginap di hotel Amarta,” kata Arie menerangkan. “Tidak lama berselang, saat saya sedang ke toilet ada kegiatan razia pekat. Dan saya saat itu tidak dapat menunjukan kartu identitas (KTP) karena hilang, lalu saya dan taman IS (19) di bawa ke kantor Satpol PP,” ujar Arie.

Ia berkata,”Saya sudah  jelaskan kepada pihak Satpol PP jika saya dan IS (19) tidak ada hubungan istimewa. Kami hanya sebatas berteman dan kebetulan ketemu, jadi ngobrol- ngobrol lah,” ucapnya menjelaskan.

Namun Arie  merasa kecewa dengan informasi yang dibuat oleh beberapa media yang sangat menyudutkannya, seolah- olah Arie dan IS (19) benar- benar pasangan mesum. “Padahal kami adalah teman baik yang kebetulan ketemu, karena kawan saya IS (19) saat itu sedang menginap di hotel Amarta,” kata  Arie. “Saya juga merasa tertekan, karena ada yang ingin memamfaatkan peristiwa yang terjadi dengan meminta sejumlah uang yang cukup lumayan banyak jumlahnya kepada saya, namun permintaannya tidak saya penuhi karena saya merasa tidak melakukan apa- apa,” kata Arie Munandar.

 

Video: Ini Pelayanan Khusus Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan

hamparan.info – Berbagai langkah dilakukan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, demi percepatan pembangunan di wilayahnya. Ini dilakukan demi pemerataan pembangunan di Kabupapten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Tentu, semua pihak juga diharapkan dapat bahu membahu mendukung langkah Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. Sebab, dengan adanya kepedulian bersama itulah, maka pembangunan di semua sektor pun akan segera terwujud.

Begini Kiprah Komisaris Polisi Abdullah Syam Berbagi Sesama

hamparan.info –  Kebakaran satu unit rumah akibat tersambar petir di Jalan Panca Bhakti, Gang Keluarga RT 04 / RW 14, Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, membuat Sarimah trauma.

Wanita paroh baya ini merupakan pemilik rumah yang tersabar petir itu. Pada saat kejadian, ia tengah berada di dalam rumah itu berdua dengan dua anaknya. Semenstara, suami Sarimah sedang mencari rejeki di luar kota.

Adanya kejadian rumah tersambar petir, membuat Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam, langsung terjun ke lokasi mengerahkan personel guna membantu warga yang tertimpa musibah.

“Identitas pemilik rumah tersambas petir atas nama Tosir (29 tahun). Rumah yang terbakar akibat tersambar petir tersebut merupakan rumah tinggal pribadi berukuran 4×6 m2 dengan material bangunan berupa lantai papan, dinding papan dan atap daun,” kata Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam, Sabtu (18/5/2019).

BACA  Mau Cek Kesehatan Gratis di Bulan Ramadan? di Sini Tempatnya

Dia menjelaskan kronologi kejadian rumah disambar petir itu. Kepada petugas, Sarimah yang merupakan istri Tosir mengaku  pada Kamis 16 Mei 2019 pukul 03.00 WIB Sarimah bangun dari tidur dan hendak memasak untuk makan sahur yang mana pada saat itu cuaca dalam keadaan hujan.

“Sarimah mendengar suara petir menggelegar dan melihat ada api yang menyambar bagian dapur rumahnya. Setelah melihat api membakar atap rumahnya, Sarimah segera berlari keluar rumah menuju kerumah orangtuanya yang lokasinya sekitar -/+ 150m dari rumahnya dengan membawa kedua anaknya untuk menyelamatkan diri. Suaminya (Tosir) sedang bekerja di luar kota,” ujarnya menjelaskan.

BACA Cara Kapolres Kayong Utara Bangun Desa Mandiri

Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam memastikan, kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sedangkan untuk kerugian sekira 20 juta rupiah.

“Terkait penyebab kebakaran tersebut murni diakibatkan karena bencana alam,” kata Komisaris Polisi Abdullah Syam.

BACA Berbuka Puasa ala Binmas Polsek Pontianak Utara

Pada kesempatan itu juga Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam  memeberikan berbagai bantuan berupa sembako, dan pakaian kepada Sarimah Tosir. Wajah kedua pasurti itu pun semringah mendapat bantuan dari Kapolsek Pontianak Utara Komisaris Polisi Abdullah Syam SH dan jajaran.

“Ini sangat membantu kami. Terima kasih bapak polisi yang sudah peduli kami,” tutur Sarimah, berkaca-kaca tidak menyangka mendapat bantuan itu.  “Asli, tidak menyangka ini. Sekali terima kasih bapak polisi,” ucap Sarimah.

 

Mau Cek Kesehatan Gratis di Bulan Ramadan? di Sini Tempatnya

hamparan.info – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menyebut kegiatan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) melayani masyarakat yang tengah melakukan  beribadah khususnya bagi warga yang sedang melaksanakan salat tarawih di masjid. Bentuk pelayanan kesehatan itu berupa cek kesehatan, pengobatan selama bulan Ramadan.

“Kesehatan adalah karunia dari Alloh.  Bagi yang sedang kurang sehat marilah kita sama berusaha untuk melakukan pengobatan, pemeriksan dengan gratis,” kata dia.

Dia menyebut, kegiatan kemanusiaan itu sebagai bentuk nyata Kepolisian Daerah Kalimantan Barat kepada masyarakat. Sebab, ini penting dilakukan guna mendukung satu sama lainya.

“ Ini adalah prioritas pelayanan kesehatan yang digagas oleh Bid Dokkes Polda Kalbar,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Dia mengamati terlihat, antusias jamaah Masjid Agung Al-Falah Kota Pontianak memeriksakan kesehatan.

BACA Video: Polisi Peduli Pendidikan

Sebagai mana diketahui, Bidang Kedokteran Dan Kesehatan (Biddokkes), membuat program Tarawih Sehat sepanjang bulan Ramadan 2019 ini.

“Terawih Sehat ini merupakan pelayanan kesehatan barupa konsultasi medis, pemeriksaan tekanan darah dan pemberian vitamin dan obat sesuai dengan keluhan dan hasil pemeriksaan dokter. Tim ini terdiri dari 2  dokter umum, 3  perawat, 2  staf perlengkapan dan driver dengan dilengkapi satu ambulance. Tujuan program ini adalah mendukung jamaah menunaikan ibadah bulan Ramadan dengan kondisi kesehatan yang lebih mantap. Sehingga ibadah puasa, salat tarawih dapat dikerjakan dengan sehat,” kata Kabid Dokes Polda Kalbar Kombes Pol dr Sucipto‎ DFM.

BACA AJI Pontianak Kembali Gelar Training Jurnalisme Data

Program ini dikerjakan secara terjadwal dua hari dalam seminggu yaitu setiap hari Jumat dan Sabtu akan berada di  semua masjid di Kota Pontianak.

“Program tersebut dapat diterima dan bermanfaat khususnya bagi jamaah yang sedang melaksanakan salat tarawih,”.

Pengamanan Rasta dan Pemilu Serentak 2019 di Kayong Utara

hamparan.info – Polsek Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, melakukan pengamanan pendistribusian Beras Sejahtera ( RASTRA ) dari Kementrian Sosial. Pengiriman beras ini ke Desa Nipah Kuning untuk masyarakat yang kurang mampu di desa itu.

Personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Mapolsek Simpang Hilir, Desa Nipah Kunin, Brigadir Iis Suryandi, memimpin langsung pengamanan pendistribusian Rasta ini.

BACA Cara Kapolres Kayong Utara Bangun Desa Mandiri

“Ini berasa untuk masyarakat Desa Nipah Kuning yang kurang mampu. Rasta ini merupakan program pemerintah untuk tahun 2019,” kata Brigadir Iis Suryandi.

Kepada Brigadir Iis Suryandi, Kepala Desa Desa Nipah Kuning mengaku penyerahan Rasta ke Desa Nipah Kuning ini sesuai data yang ada. “Sedangkan untuk jumlah Beras yang kita terima sebanyak 870 karung ( 8.700 kilogram) diberikan kepada 174 kepala keluarga yang berhak menerimanya. Rasta ini sudah diprogramkan oleh Presiden Joko Widodo sejak awal tahun Kemaren. Kita berharap ini dapat berkelanjutan tidak hanya sampai di sini saja,” ucapnya.

BACA Ratusan Murid SMP Berjejer Demi Sambut Kapolda Kalbar

Pengiriman Rasta, dalam hal ini pemerintah Kabupaten Kayong Utara bekerja sama dengan Bulog Kabupaten Ketapang baik dalam penyimpanan dan pengiriman ke Kecamatan sampai dengan ke Desa.Ini bertujuan untuk demi menyalurkan ke masyarakat diangkut menggunakan truk untuk diantar langsung ke Desa Desa sesuai tempat tujuannya.

Tahapan rapat pleno terbuka tingkat PPK Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara berakhir sudah. Suksesnya pleno tingkat Kecamatan ini diapresiasi sejumlah tokoh di Kecamatan Simpang Hilir bernama Haripin.

BACA Catat, Ini Zona Integritas 9 Satker Polda Kalimantan Barat

“Alhamdulilah selama berlangsung rangkaian kegiatan Pemilu dari mulai masa kampanye sampai dengan terkahir yaitu Rapat Pleno Terbuka di PPK Simpang Hilir berjalan aman, damai. Dan berintegritas serta tidak ada terjadi hal-hal yang merugikan semua pihak,” kata Personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Mapolsek Simpang Hilir, Desa Nipah Kunin, Brigadir Iis Suryandi menirukan ucap Haripin.

Dia bilang, selama kegiatan papat pleno di tingkat PPK Kecamatan Simpang Hilir beliau mengikuti terus hingga terakhir. “Petugas dari Polsek Simpang Hilir bekerja dengan serius dan sungguh – sungguh selama kegiatan Rapat Pleno Terbuka tersebut yang mana langsung dipimpin oleh Kapolsek Simpang Hilir Iptu Aris Pramudji Widodo, S.AP. Di mana dalam penyelenggaraan pleno berlangsung transparan, jujur, dan demokratis,” ucapnya.

BACA Kapolres Ini Akan Buat Program Seratus Hari, Untuk Apa?

“Atas nama masyarakat Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara Pemilu 2019 seperti KPU, PPK, PPS, KPPS, Bawaslu, Pihak Kepolisian dan TNI yang telah mengawal setiap proses tahapan Pemilu sehingga dapat terlaksana dengan baik, transparan, adil, demokratis, aman dan damai,” ujarnya menambahkan.

Ia meminta seluruh pihak dan masyarakat untuk bersabar menunggu hasil keputusan dari KPU terkait hasil Pemilu 2019. Dan jangan mudah percaya informasi yang belum pasti kebenarannya (hoaxs) apalagi sampai terprovokasi oleh isu-isu yang mengarah pada perpecahan persatuan dan persaudaraan.

BACA Kekayaan Alam  Melimpah Ada di Desa

“Kedamaian saat pesta demokrasi di Kecamatan Simpang Hilir harus dapat dipertahankan. Sikap kedewasaan masyarakat yang tinggi serta sinergitas semua pihak untuk menjaga keamanan dan kedamaian maka hal tersebut dapat terwujud,” tuturnya.

Tokoh Agama Islam sekaligus penasihat MUI Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara, KH Salamun menuturkan, pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 terlaksana dengan aman, damai, jujur, adil dan transparan khususnya di Kec. Seponti Kayong Utara.

“Pemilu Serentak 2019 ini adalah pesta demokrasi yang besar dan menyita banyak sekali tenaga baik fisik maupun pikiran. Alhamdulillah berkat pertolongan Alloh SWT semuanya terlaksana dengan sukses khususnya di Kecamatan Seponti berlangsung aman, damai tidak ada hal-hal negatif dari mulai tahap pemilihan di TPS kemudian di PPS, pleno di PPK dan pleno di KPU Kabupaten,” tutur KH Salamun.

KH Salamun berujar, hal ini bisa tercapai salah satunya dikarenakan gencarnya sosialisasi Polri-TNI jauh-jauh hari bahkan setahun sebelumnya sudah mengimbau mengajak untuk pesta demokrasi dilaksanakan dengan slogan aman, damai dan sejuk.

“Juga adanya kerjasama yang baik dari penyelenggara pemilu, masyarakat itu sendiri yang sudah mengerti dan faham pentingnya kedamaian. Pemerintah daerah termasuk TNI/Polri yang totalitas dalam mengamankan pemilu tidak diragukan lagi,” ucapnya.

“Saya secara pribadi dan mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mendukung pemilu 2019 juga kepada KPU, Bawaslu, TNI / Polri dan Pemerintahan, mengenai hasil dan keputusan yang akan diperoleh dalam pemilu saya sangat yakin dan percaya dengan lembaga penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, apapun keputusannya kita terima,” ujarnya.

Program PLN Peduli Salurkan Santunan kepada Ribuan Anak Yatim dan Dhuafa

hamparan.info – Melalui Program PLN Peduli, lebih dari 1.000 Anak Yatim, Dhuafa, Guru Ngaji, Marbot Masjid dan Purnakarya di Kalimantan Barat dipastikan menerima santunan dari PLN. Selain berbentuk uang tunai, santunan dan bantuan yang diberikan juga berupa paket sembako serta material untuk pembangunan rumah ibadah serta membantu pembinaan ekonomi kreatif yang ada di masyarakat melalui Rumah Kreatif BUMN. Pada bulan suci Ramadhan tahun ini, PLN juga menggelar program ‘Mudik Bareng’ serta program ‘PLN Mengajar’ untuk siswa SD hingga SMA/SMK. Seluruh program PLN Peduli hingga bulan Mei tahun 2019 ini  telah menyalurkan dana kurang lebih senilai 1 Milyar Rupiah.

Bantuan ini disalurkan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN se-provinsi Kalbar dan program Corporate Social Resposibility (CSR) yang telah dilaksanakan oleh PLN Group Regional Kalimantan Barat.

BACA Promo Program ‘Menembus Batas’ di Peringatan Hari TBC Sedunia

Pemberian santunan juga akan dilaksanakan pada acara buka puasa bersama yang dipusatkan di Pontianak Convention Centre (PCC) pada Senin (13/5). Dalam kesempatan ini PLN mengundang lebih dari 220 Anak Yatim dan Dhuafa dari 9 Yayasan yang ada di kota Pontianak dan sekitarnya.

Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon Masri, berkesempatan memberikan santunan  secara simbolis  kepada salah satu Pimpinan Yayasan Panti Asuhan dengan total santuan sebesar 44 juta rupiah.

“Kerja keras yang dilakukan oleh PLN dalam melayani pelanggan tidak akan berhasil  tanpa dukungan dan doa dari masyarakat. Sebagai bentuk rasa syukur kami, PLN merasa perlu berbagi dengan  anak yatim serta kaum Dhuafa yang membutuhkan melalui kegiatan ini. Dalam kesempatan ini saya mohon do’anya, semoga Pegawai PLN dan keluarganya diberikan kekuatan dan kesehatan agar dapat menjalankan tugas dengan baik ,” kata Machnizon dalam siaran pers rilsinya yang diterima di Kota Pontianak, Senin (13/5/2019).

BACA Bulan Ramadan Dimaknai Secara Dalam

Dia bilang, kerja keras yang telah dilakukan membuahkan hasil dengan semakin membaiknya kondisi kelistrikan dibeberapa daerah, kita berharap semangat untuk berjualan listriknya juga semakin meningkat.

“Di bulan Ramadan ini diharapkan seluruh Karyawan tetap semangat dalam menjalankan tugas. Mudah-mudahan semua rencana yang telah kita buat dapat diwujudkan dengan baik,” kata Machnizon.

BACA #Connect2Earth Memiliki Pesan Dalam, Soal Apa?

Pimpinan panti asuhan Al-Amien, Abah Rohim, yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terimakasih atas kepedulian PLN dalam menyantuni Anak Yatim dan Dhuafa.

“Selain menerangi rumah-rumah kami, hari ini PLN telah memberikan manfaat kebaikan bagi kita bersama. Terima kasih kami ucapkan kepada PLN atas bantuan yang telah diberikan, semoga kedepannya PLN semakin jaya dan sukses dalam melayani masyarakat,” ujar Abah Rohim.

BACA Rasio Elektrifikasi Kalbar Terus Meningkat, Akhir 2018 Capai 87,6%

Terkait kesiapan PLN dalam menyambut bulan Ramadan, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat, Agung Murdifi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan 1.464 personil yang tersebar di 111 Kantor Pelayanan di seluruh Kalimantan Barat.

“Petugas yang kami siagakan bertujuan untuk mengamankan pasokan listrik, mulai dari sisi pembangkit, jaringan distribusi hingga ke pelanggan. Kami berharap listrik selama bulan Ramadhan ini tetap stabil dan handal. Kami siapkan Petugas yang stand by selama 24 jam. Mereka bertugas secara bergantian dalam sehari,” kata Agung.

BACA Usaha PLN Dukung Pengusaha Lokal Hadapi Pasar Global

Saat ini PLN Kalbar memiliki daya mampu yang cukup kondusif yakni sekitar 650 MW Sedangkan beban puncak tertinggi hingga pertengahan Mei 2019 sebesar 400 MW, berarti masih surplus hingga 200 MW.

“Saat ini sistem kelistrikan di seluruh Kalimantan Barat memiliki surplus daya. Kami prediksi sepanjang bulan Ramadhan ini beban puncak bertambah sebesar 50 MW. Namun daya mampu mesin pembangkit kami masih cukup bahkan surplus meski dengan tambahan beban tersebut,” kata nya.

BACA Kawat Layang-layang Ancam Jiwa Warga dan Pasokan Listrik

Saat ini kawat layang-layang serta tanam tumbuh milik warga  masih mendominasi penyebab terganggunya pasokan listrik.

“Pohon dan kawat layang-layang masih mendominasi  penyebab terganggunya pasokan listrik baik pada jaringan distribusi maupun transmisi. Kami himbau kepada masyarakat untuk turut menjaga kehandalan listrik, karena listrik milik kita bersama, jika pasokan listrik mengalami gangguan maka masyarakat juga akan teganggu aktivitasnya selama bulan suci Ramadhan ini. Kami akan terus berusaha untuk memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan,” kata Agung.

Kawat Layang-layang Ancam Jiwa Warga dan Pasokan Listrik

hamparan.info – Intensitas gangguan listrik hingga menyebabkan padam akibat kawat layang-layang beberapa minggu terakhir ini cukup meningkat Kalimantan Barat.  Di Jalan Sudirman, Perumnas Roban, Kota Singkawang, dan sekitarnya terutama di sore hari menjelang berbuka puasa.

“Kawat layang-layang langsung menyebabkan korsleting atau hubungan singkat saat menyentuh jaringan listrik, hingga padampun tak bisa kita hindari. Dan lebih berbahaya lagi karena dapat mengancam keselamatan jiwa warga hingga maut merenggut,” kata Manager PLN UP3 Singkawang, Sumarsono, Senin (13/5/2019).

BACA PLN Wujudkan Mimpi Warga Desa Jaya Sakti Menjadi Kenyataan

Sumarsono menjelaskan, layang-layang dengan menggunakan tali biasa pun sebenarnya dapat menyebabkan gangguan listrik meski prosesnya tidak langsung karena membutuhkan kondisi basah, sehingga benang plastik yang semulanya bersifat tidak bisa menghantarkan listrik (isolator) namun karena embun mulai turun atau hujan maka otomatis akan berubah menjadi penghantar listrik (isolator).

“Dalam keadaan basah karena embun atau hujan yang turun, benang plastik layang-layang pun berubah menjadi penghantar listrik hingga terjadi hubungan singkat dan listrik pun padam. Makanya, malam hari pun  layang-layang dapat mengancam pasokan listrik,” kata Sumarsono.

BACA PLN Singkawang Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019

Dia mengaku pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan dengan melakukan razia bersama Satpol PP dan aparat keamanan terhadap para pemain layang-layang, namun tingkat kesadaran masyarakat masih rendah meski sudah banyak korban yang berjatuhan. Padahal layang-layang bertali kawat sudah dilarang sesuai Perda Ketertiban Umum nomor 1 tahun 2016, sehingga pelakunya bisa dijerat hukum.

“Masalah ini hendaknya menjadi perhatian kita bersama karena dampak buruknya dirasakan oleh masyarakat termasuk PLN. Seharusnya warga kota Singkawang dapat merasakan perbedaan kondisi kelistrikan saat sebelum masuk bulan Ramadhan dan saat bulan Ramadhan seperti sekarang ini, dimana intensitas gangguan listriknya meningkat, dan itu lebih disebabkan oleh masalah eksternal, yakni ulah para pemain layang-layang,” kata Sumarsono dalam keterangan resminya.

BACA  Layanan Premium PLN di Kalbar Banyak Peminat

Saat melakukan patroli dengan dibantu anggota TNI Brigade Infanteri Singkawang, Sumarsono berharap semoga para pemain layang-layang dapat menyadari dampak buruk yang disebabkan oleh ulah mereka.

“Tolong bantu PLN dalam menjaga suplai listrik minimal dengan mencegah atau melarang anggota keluarga untuk tidak bermaing layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat. Sekuat apapun upaya yang  kami lakukan untuk mengamankan pasokan listrik namun jika tidak ada dukungan dari masyarakat maka jangan bermimpi listrik kita aman,” ujar Sumarsono.

Mengelola Kerukunan Umat Beragama di Kalimantan Barat 

hamparan.info – Merawat dan memelihara keberagaman di Kalimantan Barat butuh semua pihak terlibat. Karena, hal itu juga akan menopang kedamaian dan ketenteraman di Bumi Khatulistiwa ini.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono dalam tausyiah silahturahmi Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat  di Aula Kantor Wali Kota Singkawang, Minggu (12/5/2019), menuturkan,“Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada warga Kota Singkawang. Kita telah melaksanakan agenda besar, ada tiga agenda besar yang kemarin yang kita laksanakan di tahun 2018, yaitu Pilkada kemudian ke-dua proses penilaian terhadap antar provinsi dalam berkinerja mengelola kerukunan umat beragama, dan yang ke-tiga Pilpres dan Pileg 2019,”.

BACA Video: Polisi Peduli Pendidikan

Dia menyebut ke-tiga agenda nasional dan tingkat provinsi semuanya berjalan aman, lancar, sukses dan elegan. “Termasuk di Kota Singkawang ini semua tetap melaksanakannya degan  lancar dan sukses,” kata dia.

Dia mengaku, bangga sekali dengan kota kelahirannya di Kota Singkawang. “Saya bangga sekali, lahir dan besar di Kota Singkawang ini. Kota Singkawang saat ini menjadi kota tertoleransi se- Indonesia. Disusul Salatiga di Jawa Tengah dan Pemantang Siantar di Sumatera Utara,”.

BACA  Pendingin Suasana Pascapemilu 2019

Di tahun 2018/2019 ini benar -benar Kalbar ini unggul di beberapa aspek. Terutama dalam mengelola kerukunan umat beragama. “Ini semua tidak gampang, tidak datang begitu saja. ini semua memerlukan kerja keras, kerja sama yang bersinergi dari kita semua, hasilnya dapat kita rasakan,” ucapnya.

Semua rangkaian, dari Pilkada 6 Wilayah tadi, dan 10 tahapan Pilpres dan Pileg semua dapat laksanakan aman, damai, lancar. “Inilah ciri atau karakter dari seluruh warga Kalbar. Lebih khusus Kota Singkawang ini yang mampu untuk mengelola wilayahnya dengan hidup saling menghargai, saling menghormati dan saling bertoleransi. Ini tidak gampang, tidak seperti membalikkan telapak tangan, kita ini harus besama-sama. Tentunya leader Shiep dari unsur-unsur pimpinan dengan yang dipimpin harus benar benar dapat terjalin dengan sinergis,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Di bulan suci Ramadan 2019 ini banyak berkah, banyak rahmat dari Alloh SWT yang akan melimpah.  “Manakala kita benar-benar dapat mengikuti ibadah ini dengan hikmat, dan saling menghargai, saling bertoleransi. Kuncinya bagaimana kesadaran kita dalam kita mengelola, kita mendisiplinkan diri. Semua yang kita kerjakan di bulan suci Ramadan 2019 ini selalu dicatat. Insyaallah semuanya yang ada hadir di sini mendapat catatan yang baik dari Alloh SWT dan pahala yang berlimpah-limpah,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Bulan Ramadan, Mari Santuni Anak Yatim Piatu

hamparan.info – Berbagi kasih di bulan Ramadan, Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab memberikan santunan pada ratusan anak yatim dari panti asuhan Pepabri, Hidayatuloh dan Nurul Iman.

Pemberian santunan ini dilakukan pada saat acara Buka Puasa Bersama Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Kalbar dengan Prajurit, PNS, Persit Wilayah Pontianak. Yang digelar di Lapangan Keras Makodam XII/Tp, Jalan Arteri Alianyang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Santunan diberikan secara langsung oleh Pangdam XII/Tpr serta Kapolda Kalbar, Danlanud Supadio, Danlantamal XII/Pontianak, Sekda Provinsi Kalbar serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura.

Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab  mengatakan buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu merupakan tradisi yang dilakukan keluarga besar Kodam XII/Tpr.

Sebelumnya, pada Acara Buka Puasa Bersama juga dilaksanakan pembacaan ayat Al Quran dan Saritilawah oleh Ustadz Ahmad Syuhaibi. Sedangkan untuk ceramah Hikmah Ramadhan disampaikan oleh Ustadz Muhamad Ali Iskandar Al Fadhani.

Acara tersebut dihadiri oleh para Perwira dari Kodam XII/Tpr, Polda Kalbar, Lantamal XII/Pontianak dan Lanud Supadio serta pejabat Kejati Kalbar

Adapun tema kegiatan,”Melalui Puasa Ramadan, Nuzulul Quran, Idul Fitri Tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi Kita Tingkatkan Iman dan Takwa Prajurit dan PNS Kodam XII/Tpr Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Sedangkan Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe mengatakan, acara buka puasa yang diselenggarakan oleh Kodam XII/Tpr demi menjaga silaturahmi antara TNI/Polri, Pemprov Kalbar serta instansi lainya.

Mengamankan Kunjungan Kerja Presiden Jokowi ke Kalimantan

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab dan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Irjen Pol Anang Revandoko memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka kesiapan pelaksanaan pengamanan VVIP kunjungan kerja presiden ke wilayah Kalimantan Tengah di VIP Room Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab selaku Pangkoops Pam VVIP  mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan VVIP untuk bertekat secara maksimal mengamankan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejak mulai tiba, melaksanakan rangkaian kunjungan kerja sampai kembali ke Jakarta.

BACA Penilaian Sembilan Program Reformasi Birokrasi di Kodam III/Siliwangi

“Tugas Pengamanan VVIP ini merupakan kepercayaan dan kehormatan. Pahami tugas pokok dan fungsi tiap-tiap bidang. Cermati setiap dinamika, saya tidak mentolerir kesalahan sekecil apapun. Kita semua punya bekal baik pengalaman maupun pengetahuan dan keterampilan, pedomani itu. Perkuat soliditas dan sinergitas semua elemen yang terlibat, baik TNI, Polri maupun Pemerintah Daerah,” kata dia.

Dia juga menerima paparan dari Danrem 102/Pjg, Kolonel Arm Saiful Rizal, selaku Dansatgas Pam VVIP. Rapat Koordinasi juga dihadiri Pejabat Sesmilpres, Protokol istana, para Danplek, Dan Subsatgas dan unsur dari Pemerintah Provinsi Kalteng.

BACA Begini Cara Dongkrak Perekonomian Desa

Usai memimpin rapat koordinasi Pangdam XII/Tpr dan Kapolda Kalteng melaksanakan peninjauan sasaran yang direncanakan akan dikunjungi oleh presiden di Kabupaten Pulang Pisau.

Menurut rencana, Presiden Joko Widodo dengan didampingi beberapa menteri akan berada di Provinsi Kalteng dari tanggal sore ini sampai hari berikutnya. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut keseriusan pemerintah dalam hal pemindahan Ibu Kota negara Republik Indonesia.