Ini Hasil Operasi Antik Seligi 2019 Polda Kepri

hamparan.info  –  Wakil Kepala Kepolisian Daerah  Kepulauan  Riau, Brigadir Jen Polisi Yan Fitri Halimansyah,  memimpin konferensi pers hasil Operasi Antik Seligi 2019 pada Rabu (11/9/2019).  Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol  S Erlangga, Wadirresnarkoba Polda Kepri AKBP Sades Oloan Maruli Pardede, juga turut mendampingi kegiatan itu.

Jenderal bintang dua itu, menyampaikan bahwa selama pelaksanaan Operasi Antik Seligi 2019 yang dimulai 21 Agustus hingga dengan 9 September 2019 atau selama 20 hari, Polda Kepri dan jajaran telah berhasil mengungkap 50 kasus tindak pidana narkoba.

“Bila dibandingkan dengan Operasi Antik Seligi tahun 2017 yang mengungkap sebanyak 30 kasus, maka terjadi peningkatan atau kenaikan sebesar 20 kasus atau 66,67 persen,” kata Wakil Kepala Kepala Kepolisian Daerah  Kepulauan  Riau, Brigadir Jenderal Polisi Yan Fitri Halimansyah.

Pengungkapan tindak pidana narkoba pada Operasi Antik Seligi 2019, dengan rincian sebagai berikut :

  • 8 (delapan) kasus berhasil diungkap oleh olda kepri.
  • 15 (lima belas) kasus oleh Polresta barelang.
  • 6 (enam) kasus oleh Polres tanjungpinang.
  • 7 (tujuh) kasus oleh Polres Karimun
  • 3 (tiga) kasus oleh Polres Bintan
  • 5 (lima) kasus oleh Polres Lingga.
  • 1 (satu) kasus oleh Polres Natuna dan
  • 5 (lima) kasus oleh Polres Anambas.

“Pelaku tindak pidana narkoba yang diamankan pada Operasi Antik Seligi 2019 sebanyak 80 orang tersangka terdiri dari 79 laki-laki dan 1 perempuan.  Jika dibandingkan dengan Operasi Antik 2017 sebanyak 43 tersangka dan terdapat kenaikan sebesar 37 orang atau 86,05 persen,” ujar Brigadir Jenderal Polisi Yan Fitri Halimansyah.

Pelaku yang diamankan pada Operasi Antik Seligi 2019, sebagai berikut :

  • Polda Kepri mengamankan sebanyak 14 orang tersangka.
  • Polresta Barelang mengamankan sebanyak 23 orang tersangka laki-laki dan 1 tersangka perempuan.
  • Polres Tanjungpinang mengamankan 12 orang tersangka.
  • Polres Karimun mengamankan 10 orang tersangka.
  • Polres Bintan mengamankan 5 orang tersangka.
  • Polres Lingga mengamankan 5 orang tersangka.
  • Polres Natuna mengamankan 2 orang tersangka.
  • Polres Anambas mengamankan 8 orang tersangka.

Sedangkan Barang barang bukti Narkoba yang diamankan pada Operasi Antik seligi 2019 adalah sebagai berikut:

  • 233,81 gram ganja kering.
  • 70 batang bibit pohon ganja.
  • 71,45 gram bibit biji ganja.
  • 151.080.76 gram sabu.
  • 889 ¾ butir ekstasi.
  • 0.93 gram serbuk ekstasi.

Dia menjelaskan, bahwa wilayah hukum Polda Kepri merupakan wilayah perairan yang luas dan berbatasan langsung dengan negara lain, menjadikan Kepri rentan dengan peredaran narkotika

“Kedepan diharapkan agar semua masyarakat dapat menjadi mata dan telinga bagi kepolisian untuk dapat memberikan informasi berbagai bentuk kejahatan Narkotika dan jadikan Narkoba sebagai musuh bersama,” kata Brigadir Jenderal Polisi Yan Fitri Halimansyah.

Puluhan Wanita Tertipu Lowongan Kerja di Batam

hamparan.info – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau melaui Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum   menangkap puluhan wanita  kasus Tindak Pidana  Perdagangan Orang atau TPPO di Provinsi Kepulauan Riau.  Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, merinci kasus TPPO itu.

“Dari ke 31  Korban terdiri dari wanita direkrut dari Pulau Jawa dijanjikan bekerja di Batam sebagai pemandu lagu. Mereka diiming – iming  dengan gaji besar, sehingga  dapat terbeli rumah dan mobil,” ujar Kombes Pol S Erlangga di Mapolda Kepri, Batu Besar Batam, Senin (9/9/2019).

Dia menjelaskan, setelah korban dijanjikan untuk bekerja di Batam ternyata  dari ke 3I korban diarahkan untuk Ke Tanjung Balai Karimun tepatnya di Komplek Villa Garden No 58A, Kelurahan Kapling, Kabupaten Karimun. Saat itu, para korban dijerat oleh mucikari dengan  utang mulai dari tiket, penginapan dan tempat tinggal sehinnga korban membuat tidak berdaya.

Adapun gadis-gadis  yang menjadi korban perdagangan orang ini rata-rata berusia 18- 28  tahun. Dalam melayani para lelaki hidung belang dari bermacam negara. “Gadis-gadis itu dipatok tarif dari Rp600 ribu hingga Rp 2 juta permalam. Korban yang direkrut terdiri dari  Jakarta 4 orang, Bogor 2 orang, Bandung 15 orang , Garut  2 orang, Brebes dan Purbalinga 4 orang,” kata Kombes Pol S Erlangga.

Di tempat yang sama Wadir Direskrimum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto mengungkapkan kronologi kejadian itu berawal dari informasi Ombudsman atas pelporan korban inisial LS alias R.

“Karena korban merasa ditipu dan tidak terima dipekerjakan sebagai PSK. Nah, atas informasi itulah jajaran Polda Kepri dan Reskrimum Tanjung Balai Karimun melakukan awal   penyelamatan  terhadap  Para korban.  Kemudian dilanjutkan pemburuan terhadap 2 tersangka mucikari  dari Batam  dan Depri  Priatna  alias  Fahlen (sebagai penyuplai) bersama Istrinya bernama  Willi Yana  Suswanti  Alias  Jenny dirumah miliknya yang beralamat di Blok Haji Gofur  RT/01/02 Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Bandung,” kata AKBP Ari Darmanto.

AKBP Ari Darmanto berkata, “Lalu kita lakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku yang bertugas perekrut korbannya berinisial BP alias Valen,”.

AKBP Ari Darmanto, menjelaskan dalam menjalankan aksinya, Valen sebagai perekrut calon korbannya, menyebarkan iklan  lowongan pekerjaan melalui  Aplikasi  Beetalk, Line  dan Facebook dengan mencantumkan nomor WasthApp.

“Setelah dihubungi calon korbannya, pelaku kemudian menawarkan korbannya kerja di Batam. Selain para korban dan kedua pelaku TPPO yang sudah berstatus tersangka yaitu Akui  Alias  Papi Awi (Pemilik Villa Garden No 58A ) dan Defri Supriatna (Sebagai pensuplai). Kami juga berhasil mengamankan uang Rp15 juta sebagai barang bukti. Keduanya dijerat dengan Undang-undang No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdangan Orang,” ujar AKBP Ari Darmanto.

 

Mola TV Hadirkan Layanan Baru dengan MIX dan Matrix

hamparan.info – Mole TV secara resmi mengumumkan kerja samanya dengan Matrix dan MiX. Kini Premier League dapet ditonton melalui Mola TV di kawasan perumahan dengan bantuan layanan Mola Matix sedangkan untuk keperluan komersil bisnis  menggunakan layanan dari MiX.

Mola Matrix merupakan layanan baru yang dibentuk oleh Mola TV dan operartor parabola Matrix TV untuk menghadirkan kanal Mola TV ke penggun parabola.

Tujuan Mola TV menggandeng kerja sama dengan 2 patner resminya dalam penayangan Premier League di Indonesia adalah untuk memberikan kenyamanan bagi individu atau komunitas pecinta bola dalam menyakslkan pertandingan Premier Leaguad tempat-tempat favorit, baik bersama keluarga atau terman-leman.

“Bagi venue atau usaha komersil yang menyelenggarakan program ini, kami akan memastikan bahwa penyelenggaraan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain merdapatkam registrasi resmi sebagai anggota dan venue yang terdaftar, mereka juga akan mendapatkam siaran resmi untuk arena komersial dari pemegang hak siar,” kata Bobby Christoffer selaku COO MIX di Hotel Aston, Batam, Jumat, 16 Agustus 2019, dalam keterangan resminya.

Selain itu ia menambahkan, Untuk rencana ke depan, kami telah merpersiapkan berbegai keuntungan dan kejutan yang menarik kepada venue yang ferdafar sebagai anggota dar Mola Live Arena. Sementara itu untuk daerah perumahan, memanfaatkan jaringan MATRIX yang saat ini sudah mencapai seluruh daerah di Indonesia.

Hari Julanto Gunarso selaku CEO Matrix TV menyatakan, Dengan daya cakup yang luas, kami sungguh berharap agar layanan Mola Matrix ini dapat menjadi konten yang berkualitas. “Berguna dan menghibur bagí masyarakat
indonesia,” katanya.

Di tempat yang sama Ayi Farid Wajdi, Chief of Distribution & Broadcast (CDB) Mola TV, menyatakan rasa optimisnya. “Kami optimis bahwa kerja sama membangun layanan Mola Matrix akan saling  menguntungkan, dan tentunya sejalan dengan rencana pengembangan Mola TV Indonesia,” ujarnya.

Layanan dalam Mola Matrix menghadirkan 4 kanal utama Mola TV antara lain, Mola Sporte 1 yaitu 24 jam kanal Premier League, Mola Sports 2 yang berisi beragam acara olah raga Matrix TV Dunla dan nasional, Mola Film yang menghadirkan berbagai film dalam dan luar negeri serta tayangan orisinil produksi Mola TV, dan Mola Kids yang merupakan tayangan 24 jam khusus acara anak-anak seperti Bamey and Friends, Garfield dan masih banyak lagi.

Mengenai Mola TV MOLA TV, sebagai pemegang seluruh hak siar PL musim 2019/2020/2021/2022 adalah sebuah platform hiburan yang menyajikan berbagai konten eksklusif dan menarik dengan cara menggabungkan elemen live TV, on-demand viewing inleraktif dan sociai media.

Mola TV  dapat disaksikan melalui berbagai sarana di antaranya tayangan Free-To-Air (FTA) parabola, smart TV Mola dan juga perangkat streaming full HD Mola yang disambungkan ke televisi.

Mengenai Matrix TV Matrix TV merupakan bagian dari Matrix Group yang bergerak dalam layanan media dan broadcasting.

“Saat ini cakupan Matrix TV sudah melingkupi seluruh daerah di Indonesia dari Sabang hingga Merauke,” kata Ayi. Total pengguna antena parabola Matrix TV sudah melebihi 20 juta untuk layanan Free to Air dan Pay TV Box.

Untuk dapat menikmati layanan Matrix TV, anggota dapat menggunakan antena parabola dan Matrix Receiver agar mendapatkan tayangan yang gambar dan suaranya lebih jernih dan jelas.

Mengenai MIX Network  MIX Network merupakan penyedia jasa konten dan media platform yang dipadukan dengan teknologi khususnya dalam bidang olahraga. Didirikan pada tahun 2017, bisnis MIX adalah untuk menghubungkan titik-titik yang ada pada industri tersebut. Saat ini MIX memiliki beberapa program antara lain MIX 360° eSports dan University Esports League of Indonesia.

Nah, untuk area komersial Mix sudah menunjuk regional agent Nico Enterprise untuk komersial area Kepri dan Riau Nico Enterprise Area : Batam, Pekanbaru dan Kepulauan Riau di E-mail : nicoenterprise@yahoo.com, Telepon : 081 11988133

 

 

 

Melihat Kiprah Nyata Ini, Apa Itu?

hamparan.info – Selama 50 tahun terisolir, TNI membuka akses warga Dusun Jeungjing, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyambut baik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di wilayahnya.

Program tersebut fokus pada pembangunan infrastruktur akses jalan utama dusun tersebut.

“Alhamdulillah sangat terbantu sekali, sebab selama ini akses jalannya hanya setapak, itu pun kondisinya rusak berat,” kata Wawan, tokoh masyarakat setempat.

Dia menggambarkan, akses yang minim ini menghambat mobilitas warga Dusun Jeungjing. Kondisi ini, kata dia, sudah terjadi selama puluhan tahun.

“Ada mungkin sekitar 50 tahun. Sekarang alhamdulillah dengan adanya program TMMD jalannya bagus dan lebar, motor dan mobil bisa masuk. Dulu mah, apalagi kalau ada yang sakit harus pakai tandu dulu dibawanya. Sekarang bagja ada peningkatan,” ujar warga lainnya.

Sementara itu, Wagub Jabar, Uu Ruzhanul ulum yang membuka kegiatan tersebut pada upacara pembukaan TMMD dalam sambutannya mengatakan, bahwa TMMD merupakan salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Pemerintah Daerah (Pemda) serta komponen bangsa lainnya.

“Titik berat program TMMD adalah di desa terisolir dan terpencil, serta daerah perbatasan,” katanya.

Sementara itu, Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono mengatakan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral, sehingga dalam penerapannya, TNI tidak bekerja sendiri namun menggandeng banyak pihak.

“Sasaran utama, dilakukan pengecoran jalan sepanjang 1.000 meter, lebar 2,5 meter, pengerasan jalan 200 meter. Kemudian, pembuatan jembatan sungai Cibodas dengan panjang 12 meter tinggi 2,5 meter dan lebar 3 meter. Selain itu, rehab jembatan sungai Cijeungjing dengan panjang 17 meter dengan lebar 2,3 meter serta beberapa sarana infrastruktur lainnya,”

Selain pengerjaan infrastruktur fisik dalam Program TMMD ke-105 itu, dilaksanakan juga kegiatan non fisik seperti, penyuluhan kesehatan, penyuluhan hukum, penyuluhan kesejahteraan rakyat, kesadaran bernegara, keamanan dan ketertiban masyarakat.

Saat Impian Warga Cikundul Terwujud

hamparan.info – Warga masyarakat Kelurahan Cikundul, Lembursitu, Sukabumi, Jawa Barat merasakan manfaat pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 tahun 2019.

Satu di antaranya, akses jalan yang membuka daerah terisolir. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kelurahan Cikundul, Agus Heryanto saat ditemui di lokasi TMMD.

Kantor Kelurahan Cikundul tidak jauh dari pusat Kota Sukabumi. Namun, di kelurahan tersebut masih adanya kampung yang masih terisolir hingga diterbitkan realise ini, dan yang dibutuhkan warga adalah adanya jalan, sementara kondisi saat ini hanya jalan setapak dan dilanjutkan melalui galangan persawahan apabila warga dari Ciwangi menuju Kampung Tegal Panjang.

“Selama 15 tahun yang dibutuhkan warga Tegal Panjang dan warga Ciwangi ada akses jalan. Karena kondisi jalan memang cukup memprihatinkan, sudah tepat prioritas pembangunan yang dilakukan sasaran TMMD ke-105 adalah membangun jalan. Apalagi TNI juga membuka akses jalan baru penghubung dua kampung yang terisolir, yakni Tegal Panjang dengan Kampung Ciwangi, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu,” kata Agus.

Jalan penghubung dua tempat itu sejauh 832 meter dan dibangun jembatan, plat beton serta membuat tanggul penahan tanah.

“Kalau sebelumnya warga Tegal Panjang yang ingin ke Kantor Kelurahan, hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki. Maka dengan adanya pembukaan jalan baru ini, kedepan bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat,” ucapnya.

“Kami dan warga kelurahan Cikundul ucapkan terima kasih kepada Bapak Dandim 0607/Kota Sukabumi, Letkol Kavaleri Mujahidin dan bapak-bapak TNI, juga dari Pemkab yang telah memilih lokus TMMD ke-105 tahun 2019 dan melakukan pembangunan di desa kami,” katanya.

Pembagian Zakat Bentuk Kewajiban dan Kepedulian

hamparan.info – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio menyalurkan zakat yang berasal dari segenap keluarga besar Lanud Supadio dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baitussalam, pada Senin (3/6/2019) dihadiri Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cab. 19/D.I Lanud Supadio beserta pengurus, Komandan Wing 7, para Kepala Dinas (Kadis), Komandan Satuan (Dansat) serta para Kepala Seksi (Kasi) di jajaran Lanud Supadio.

Kabintal Lanud Supadio Letnan Kolonel Sus Deni Abdullah menilai, pembagian zakat ini merupakan salah satu bentuk kewajiban dan kepedulian warga Lanud Supadio kepada masyarakat yang ada disekitar Lanud.

“Zakat yang disalurkan ini merupakan zakat dari segenap keluarga besar Lanud Supadio yang dikumpulkan di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Lanud Supadio. Kemudian disalurkan kepada para penerima zakat,” ucapnya dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, sejak awal Ramadan 2019 PHBI Lanud Supadio sudah menerima zakat dari segenap keluarga besar Lanud Supadio besera Insub. Sebelum pembagian zakat terlebih dahulu panitia mendata masyarakat yang berhak menerima zakat dan diberikan kupon untuk pengambilan zakat tersebut.

Acara pembagian zakat ditandai dengan penyerahan secara simbolis dari Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio kepada salah seorang warga penerima zakat.

Begini Cara Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat

hamparan.info – Berbagai cara dilakukan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan gambut di Kalimantan Barat. Caranya adalah, jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Karena, jika lahan dibakar maka berbagai persoalan timbul. Di antaranya, kabut asap pekat dan penyakit inpeksi saluran pernapasan atau Ispa.

Untuk itulah, guna mencegah kebakaran hutan dan lahan gambut itu, maka Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono duduk dalam satu forum diskusi pencegahan Karhutla yang mengusung tema Cegah Karhutla Kalimantan Barat Bersiaga. Kegiatan itu pun digelar di hotel Mercure Pontianak, Selasa (21/5/2019).

Kajati Kalbar Baginda Polin Lumban Gaol , Kepala BPBD Provinsi Kalbar  TTA Nyarong, CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto, dan beberapa pimpinan perusahaan sawit anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalbar, masyarakat petani, serta media arus utama berdiskusi bersama memecahkan masalah itu.

Dalam diksusi bersama itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menjabarkan ada tiga hal utama musti diperhatikan permasalah dampak Karhutla ini.

“Karhutla ada tiga aspek: kesehatan, lingkungan, ekonomi. Ini masalah semua. Jadi, semua sinergisitas,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Dia menjelaskan, pola pencegahan sebelum terjadi penyebab Karhutla, dan faktor-faktor lainya.

“Ada juga patroli, sosialisasi kepada semua lapisan masyarakat. Ada juga edukasi. Itu juga sudah disampaikan,” ujarnya.

Dia menegaskan permasalah menyangkut Karhutla pihaknya tidak pandang bulu. Maka, dari itu Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH kembali menegaskan ,”Jika ada yang melakukan di luar ketentuan, maka akan dilakukan penegakan hukum. Karena tahun 2019, kita semua berharap Kalbar zero Karhutla. Karena dampaknya itu berbahaya,”.

Dia mengajak siapapun boleh melakukan pengawasan soal Karhutla. “Maka mari mari awasi bersama. 182 desa di Kalbar ini sudah dipetakan terkait Karhutla ini. Karena lahan kita banyak gambut,” ucapnya.

Sementara itu, CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto menyebut sebagai bentuk respon dan antisipasi bersama Karhutla terjadi kembali di Kalimantan Barat, Sinar Mas Agribusiness and Food bersama para pemangku kepentingan lainnya seperti POLDA dan BPBD Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan diskusi bersama dengan mengangkat topik “Cegah Karhutla, Kalimantan Barat Bersiaga”. Kegiatan diskusi tersebut menyoroti kejadian karhutla pada tahun sebelumnya dan menjadi pembelajaran sebagai upaya dalam mencegah karhutla terjadi kembali di Kalimantan Barat pada 2019.

Khusus di Kalimantan Barat saja, pada tahun 2016 Karhutla terjadi di beberapa titik dengan total luasan 43.800 hektar dan pada tahun 2017 dengan luasan yang lebih kecil yaitu 20.250 hektar. Karhutla 2018 juga setidaknya kembali menelan banyak kerugian mulai dari aspek lingkungan, ekonomi maupun kesehatan. Setidaknya tercatat 2.000 orang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.

“Perusahaan mempunyai komitmen untuk turut berkontribusi dalam mencegah karhutla di Kalimantan Barat dengan melaksanakan Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 merupakaan sebuah program pemberdayaan masyarakat secara partisipatif. Sehingga masyarakat memiliki kemampuan dalam mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Serta mencapai ketahanan pangan dengan cara yang lebih ramah lingkungan melalui Pertanian Ekologis Terpadu (PET) sehingga masyarakat tidak perlu membakar lahan dalam mengelola tanah,” kata CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto.

“Program DMPA kami rancang dengan memahami kebutuhan masyarakat dari desa binaan kami. Tahap pertama fokus pada pencegahan dan mengatasi kebakaran. Tahap kedua, kami mencoba memberikan solusi dari akar permasalahan agar masyarakat mau dan bisa meninggalkan pola bertani dengan membakar melalui PET. Saat ini, perusahaan telah melakukan pendampingan kepada 8 desa di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat untuk program DMPA,” ujar CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto.

Melalui PET, masyarakat akan tetap dapat bertani dan mendapatkan pangan yang dibutuhkan, bahkan mendapatkan produktifitas yang lebih baik dan pengeluaran yang lebih sedikit untuk mengelola pertanian. Bersama dengan Masyarakat Siaga Api (MSA) dan pemerintah setempat, masyarakat desa diajak untuk melakukan proses belajar dengan praktik di lapangan – atau disebut juga sekolah lapangan PET – dan kemudian mereplikasikan di kebun masing-masing.

“Setelah bergabung dengan kegiatan PET, kelompok yang telah mereplikasikan PET ke lahan masing- masing mampu memberi penghasilan tambahan sebesar 1-1.2 juta per bulan. Tentu hal ini sangat membantu kami dalam membantu keuangan keluarga. Selain itu, kami juga menjadi lebih paham cara bertani dengan teknik yang ramah lingkungan dan tidak membakar lagi,” kata Nimia, salah satu anggota kelompok PET.

Untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini, program PET juga telah menjadi sebuah pelajaran muatan lokal di SMP Negeri 10 Satap. Ilmu dan pengetahuan yang didapatkan di lahan belajar, diperkenalkan dan diajarkan kepada anak-anak sekolah agar mereka dapat menjaga lingkungan melalui pola bertani tanpa membakar.

Program DMPA telah memberikan kontribusi positif dalam pencegahan karthutla di Kalimantan Barat. Pada tahun 2018, titik panas di Ketapang menurun sebesar 89,0% dibandingkan dengan tahun 2015, dimana terdapat 213 titik panas dan 130 titik api di desa binaan. Cuaca menjadi tantangan utama di tahun 2018, di mana curah hujan lebih sedikit dan musim kering lebih panjang dibandingkan tahun 2017.

“Program DPMA telah mengurangi kebakaran di hutan, perkebunan dan lahan di daerah sekitar operasional kami dari tahun ke tahun. Pencapaian ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja sama Tim Tanggap Darurat, Pemadam Kebakaran, anggota masyarakat petani dan pemerintah daerah untuk mengatasi tantangan bersama – mencegah dan menekan api dengan cepat. Kami ingin mengulangi kesuksesan ini di tahun 2019 dan terus semua tetap waspada saat kita menuju bulan kering dan terus melindungi hutan dan masyarakat kita,” ujar CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto.

Bulan Ramadan Dimaknai Secara Dalam

hamparan.info – Bulan penuh berkah. Ibadah ditingkatkan adalah jalan terbaik di bulan suci Ramadan 2019 ini. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono, mengajak warga untuk berlomba-lomba menuju kebaikan itu.

“Bulan Ramadan dimaknai secara dalam. Bukan hanya bulannya, tapi, menebarkebaikan antar sesama,” kata Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

BACA Video: Ratusan Warga Pontianak Dicukur Rambut Gratis Jelang Ramadan

Tidak hanya itu saja, dia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keamanan ketertiban di lingkungan sekitar. Apalagi, di bulan Ramadan 2019 ini, umat muslim melaksanakan salat sunah Tarawih.

“Jangan lupa matikan kompor sebelum pergi ke Masjid. Jadi kan, salat Tarawih kita menjadi tenang dan khusyuk. Mari kita bersihkan diri, sucikan hati. Semoga puasa kita menjadi perisai jiwa,” ujarnya.

Demikian juga, bagi seluruh anggota dapat mengemban peran sebagai pendingin suasana terlebih saat ini adalah hari ke-5 di bulan suci Ramadhan. Ia mengimbau semua pihak menghilangkan sekat untuk bersatu kembali pasca Pilpres dan Pileg.

“Jaga persatuan, perdamaian dan keberagaman kita. Tolong sampaikan ini. kebersamaan kita saat ini harus terus menerus dilakukan dan dipertahankan. Kita semua termasuk TNI-Polri jadi pendingin, semua pihak saling mengingatkan tidak boleh ada yang melakukan hal yang memprovokasi,” kata dia.

Sebagai informasi, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, menghadiri acara berbagi kasih di bulan Ramadan 2019 yang digelar oleh Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab. Pada kesempatan itu, Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab memberikan santunan kepada ratusan anak yatim dari panti asuhan Pepabri, Hidayatuloh dan Nurul Iman.

Pemberian santunan ini dilakukan pada saat acara buka puasa bersama Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Kalbar dengan Prajurit, PNS, Persit Wilayah Pontianak. Yang digelar di Lapangan Keras Makodam XII/Tanjungpura, Jalan Arteri Alianyang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Santunan diberikan secara langsung oleh Pangdam XII/Tpr serta Kapolda Kalbar, Danlanud Supadio, Danlantamal XII/Pontianak, Sekda Provinsi Kalbar serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XII/Tanjungpura.

“Buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu merupakan tradisi yang dilakukan keluarga besar Kodam XII/Tanjungpura,” kata Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.

Sebelumnya, pada Acara Buka Puasa Bersama juga dilaksanakan pembacaan ayat Al Quran dan Saritilawah oleh Ustadz Ahmad Syuhaibi. Sedangkan untuk ceramah hikmah Ramadan disampaikan oleh Ustadz Muhamad Ali Iskandar Al Fadhani. Adapun acara ini dihadiri oleh para Perwira dari Kodam XII/Tpr, Polda Kalbar, Lantamal XII/Pontianak dan Lanud Supadio serta pejabat Kejati Kalbar. Tema kegiatan,”Melalui Puasa Ramadhan, Nuzulul Quran, Idul Fitri Tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi Kita Tingkatkan Iman dan Takwa Prajurit dan PNS Kodam XII/Tpr Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura, Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe, mengatakan,”Acara buka puasa demi menjaga silaturahmi antara TNI/Polri, Pemprov Kalbar serta instansi lainya,”.

Ziarah ke TMP Tenjolaya

hamparan.info – Puluhan anggota persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXII Kodim 0611/Garut, melaksanakan ziarah di Taman Makam Pahlawan Tenjolaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Selasa, 2 April 2019. Ziarah merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana,Nyoya Vitria Asyraf Azis mengatakan ziarah bertujuan mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur. Juga merenungkan setiap perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Dengan harapan dapat memberikan motivasi dan menambah semangat para anggota Persit,” ucapnya.

Tugas utama Persit adalah mendukung suami dalam menjalankan tugas sebagai prajurit. “Saya berharap para anggota persit dapat memahami dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah gugur, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” ujarnya.

Memupuk Kepekaan Musti Dijalankan

hamparan.info – Menjadi seorang anggota Polisi Wanita atau Polwan memang tidak mudah. Perlu kerja ekstra. Keterampilan, juga menjadi penunjang. Polwan punya motto yang hebat yaitu Esti Bhakti Warapsari. Polwan juga harus mengetahui kondisi riil di mana ditugaskan. Kapan pun, di mana pun.

“Jangan apatis dengan lingkungan. Tunjukkan keberadaan Polwan di tempat mana saja. Sehingga mendapat prestasi gemilang. Tunjukkan kalau Polwan punya kelebihan,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Memupuk kepekaan salah satu poin yang musti dijalan oleh Polwan. Karena, hal itu juga akan menjadi barometer di tengah masyarakat saat menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Begitu kalian punya kelebihan, hal itu akan memunculkan merk. Merk ini akan memunculkan stigma. Stigma itu sama dengan cap. Sehingga Polwan akan dicap bagus. Satu hari kalau Polwan tidak masuk, maka Polwan akan dicari. Malahan sebenarnya itu hal yang bagus karena tugas akan terbengkalai jika tidak ada Polwan,” kata dia.

Dia mengingatkan kepada para Polwan bahwa Polri harus tahu dengan perkembangan dan dinamika yang terjadi di wilayah mereka. Apalagi, sebentar lagi, Pemilu 2019 sudah dekat. Maka, peranan Polwan juga sangat penting berada di tengah-tengah masyarakat.

“Kampanye adalah pesta demokrasi. Dengan dilaksanakan kampanye itu jangan jadi sebab hubungan kekeluargaan, hubungan tetangga, ataupun teman terciderai karena berbeda pilihan,” ucapnya dikutip dalam keterangan resminya, Senin, 1 April 2019.

Dia juga memberikan  contoh  bahwa, jabatan Wakapolda Kalbar saat ini dapat diisi oleh seorang anggota Polwan yaitu Brigadir Jenderal  Polisi Sri Handayani. Maka dari itu, “Beliau dapat dijadikan contoh dan panutan khususnya kepada anggota Polwan. Saya berharap kalianpun para polwan untuk lebih optimis meraih jenjang karir yang lebih tinggi lagi, karena polri tidak menghalangi atau membedakan wanita dalam usaha untuk meraih kesuksesan dengan jabatan dan pangkat tinggi,” kata dia.

Komposisi Polwan Polda Kalbar saat ini berjumlah 582 orang sebagaimana telah dilaporkan oleh Pakor Polwan Polda Kalbar. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono berharap penuh agar bisa berkompetisi yang sehat dalam meraih prestasi guna membangun kinerja polda kalbar semakin lebih baik dalam masyarakat.

“Untuk itu saya berharap kepada seluruh polwan untuk mampu memaknai secara mendalam peranannya bagi kemajuan institusi. laksanakan terus pengembangan diri. dengan meningkatkan kemampuan yang dimiliki, baik dengan mengikuti pelatihan, pendidikan kejuruan maupun pendidikan umum,” ucapnya.

Namun demikian, Polwan juga sebagai seorang wanita, bagi yang sudah berumah tangga harus mampu me-manage dengan baik antara pelaksanaan tugas kepolisian dengan mengurus rumah tangga. Sehingga eksistensi dan jati diri polwan benar-benar dapat diandalkan untuk mendukung polri dalam tugas pemeliharaan kamtibmas, penegakkan hukum, serta pemberian perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyakarat.

“Selain itu saya juga mengingatkan kepada para polwan untuk senantiasa menjunjung tinggi harkat dan martabat kewanitaan sesuai dengan norma-norma yang berlaku. hindari segala bentuk sikap perbuatan dan tingkah laku serta pola pergaulan yang dapat menimbulkan berbagai interprestasi negatif terhadap polwan. misalnya mengunggah atau menampilkan foto-foto serta video yang melanggar nilai-nilai kesusilaan dan gaya hidup hedonisme pada dunia maya, sebagaimana pernah diberitakan diberbagai media. selain berdampak pada diri pribadi yang bersangkutan. hal ini juga tentunya berimbas pada organisasi polri secara keseluruhan,” kata dia.