Percepat Proses Pemekaran Dusun Kumpai Panjang

hamparan.info – Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPBD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PM dan PD) Kabupaten Ketapang melakukan survey dan pemetaan Batas Desa  Dusun Kumpai Panjang, Desa Beringin Rayo, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang (3/9/2019). Tim yang dipimpin Kepala bidang Fasilitasi Wilayah Desa Dinas PM dan PD Drs. Kusnadi berjumlah 5  orang melakukan pertemuan dengan panitia pemekaran, Kepala Desa beringin Rayo, dan Kepala Dusun Kumpai Panjang.

Dusun Kumpai Panjang, Desa Beringin Rayo, Kecamatan Tumbang Titi sendiri terletak di diujung perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Dusun Kumpai Panjang menjadi lokasi strategis lalulintas perbatasan antar daerah, terutama antar masyarakat Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang sering melakukan transaksi perdagangan hasil pertanian dan perkebunan.

“Para pedagang dari Kalteng sering datang untuk membeli hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Dusun Kumpai panjang, seperti Pisang, ubi, terong dan lain sebagainya,” ujar salah satu warga Kumpai Panjang pada salah satu tim batas.

“Layak dan mendesak untuk dimekarkan. Pemekaran menjadi Desa dari Dusun untuk memperpendek rentang kendali, percepatan pembangunan menuju Ketapang maju dan sejahtera. ” Layak dan mendesak di Mekarkan dusun kita ini. Terlebih letaknya strategis di pintu gerbang perbatasan Kalteng dengan Kalbar. Tata ruang Pembangunannya kita tata sebaik mungkin. Sebab Kumpai Panjang merupakan cerminan Kota ketapang di pintu masuk perbatasan Kabupaten dan provinsi tetangga. Selain itu sebagaimana Nawacita Presiden RI Jokowi, Pembangunan daerah pinggiran yang tertinggal merupakan prioritas pembangunan mengejar ketertinggalannya dengan daerah lain” kata Bupati.

Sesuai arahan Bupati Ketapang Martin Rantan,  Dusun Kumpai Panjang harus segera dipersiapakan untuk dimekarkan menjadi Desa Persiapan, hal ini terkait untuk memperpendek rentang kendali pelayanan Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang. Adapun 2 syarat penting legalitas persyaratan pemekaran adalah Jumlah Penduduk dan kejelasan Batas Desa seperti yang diamanatkan dalam Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pemekaran Desa dan Permendagri Nomor 45 Tahun 2016 tentang Batas Desa.

Selanjutnya Kata Bupati Martin, Terhadap SDA dan SDM Dusun Kumpai panjang berpeluang untuk pembangunan dan mensejahterakan masyarakatnya. Tanahnya yang subur , hasil hutan yang relatif masih banyak dan Keramah tamahan warganya supaya terus dijaga dan dibudayakan. Semua itu demi Ketapang maju menuju kesejahteraannya.

Untuk mengejar maksud tersebut, Mantan Anggota DPRD Kabupaten Ketapang yang pernah menjadikan Dusun Kumpai Panjang ini menginginkan agar Pemerintahan Desa Induk Beringin Rayo mempersiapkan secepatnya persyaratan pelepasan kawasan pemekaran Desa bersama dengan Panitia Pemekaran.

” Lengkapi dulu persyaratan administrasi. mulai dari pelepasan kawasan, tata batas yang jelas serta asset yang dimiliki, maupun jumlah penduduk. Validasi data dan kesepakatan secara tertulis dengan kepastian hukum yang jelas. Segala berkas lengkap ajukan ke Pemkab Ketapang khususnya Dinas terkait. Kita terus kawal pemekarannya hingga ke pemerintahan provinsi kalbar bahkan hingga ke pemerintah Pusat di Jakarta,” kata Martin Rantan ketika melakukan kunjungan kerja di Dusun Kumpai Panjang bulan Juli 2019 yang lalu seperti dilansir Diskominfo Kabupaten Ketapang. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *