Program PLN Peduli Salurkan Santunan kepada Ribuan Anak Yatim dan Dhuafa

0

hamparan.info – Melalui Program PLN Peduli, lebih dari 1.000 Anak Yatim, Dhuafa, Guru Ngaji, Marbot Masjid dan Purnakarya di Kalimantan Barat dipastikan menerima santunan dari PLN. Selain berbentuk uang tunai, santunan dan bantuan yang diberikan juga berupa paket sembako serta material untuk pembangunan rumah ibadah serta membantu pembinaan ekonomi kreatif yang ada di masyarakat melalui Rumah Kreatif BUMN. Pada bulan suci Ramadhan tahun ini, PLN juga menggelar program ‘Mudik Bareng’ serta program ‘PLN Mengajar’ untuk siswa SD hingga SMA/SMK. Seluruh program PLN Peduli hingga bulan Mei tahun 2019 ini  telah menyalurkan dana kurang lebih senilai 1 Milyar Rupiah.

Bantuan ini disalurkan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN se-provinsi Kalbar dan program Corporate Social Resposibility (CSR) yang telah dilaksanakan oleh PLN Group Regional Kalimantan Barat.

BACA Promo Program ‘Menembus Batas’ di Peringatan Hari TBC Sedunia

Pemberian santunan juga akan dilaksanakan pada acara buka puasa bersama yang dipusatkan di Pontianak Convention Centre (PCC) pada Senin (13/5). Dalam kesempatan ini PLN mengundang lebih dari 220 Anak Yatim dan Dhuafa dari 9 Yayasan yang ada di kota Pontianak dan sekitarnya.

Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon Masri, berkesempatan memberikan santunan  secara simbolis  kepada salah satu Pimpinan Yayasan Panti Asuhan dengan total santuan sebesar 44 juta rupiah.

“Kerja keras yang dilakukan oleh PLN dalam melayani pelanggan tidak akan berhasil  tanpa dukungan dan doa dari masyarakat. Sebagai bentuk rasa syukur kami, PLN merasa perlu berbagi dengan  anak yatim serta kaum Dhuafa yang membutuhkan melalui kegiatan ini. Dalam kesempatan ini saya mohon do’anya, semoga Pegawai PLN dan keluarganya diberikan kekuatan dan kesehatan agar dapat menjalankan tugas dengan baik ,” kata Machnizon dalam siaran pers rilsinya yang diterima di Kota Pontianak, Senin (13/5/2019).

BACA Bulan Ramadan Dimaknai Secara Dalam

Dia bilang, kerja keras yang telah dilakukan membuahkan hasil dengan semakin membaiknya kondisi kelistrikan dibeberapa daerah, kita berharap semangat untuk berjualan listriknya juga semakin meningkat.

“Di bulan Ramadan ini diharapkan seluruh Karyawan tetap semangat dalam menjalankan tugas. Mudah-mudahan semua rencana yang telah kita buat dapat diwujudkan dengan baik,” kata Machnizon.

BACA #Connect2Earth Memiliki Pesan Dalam, Soal Apa?

Pimpinan panti asuhan Al-Amien, Abah Rohim, yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terimakasih atas kepedulian PLN dalam menyantuni Anak Yatim dan Dhuafa.

“Selain menerangi rumah-rumah kami, hari ini PLN telah memberikan manfaat kebaikan bagi kita bersama. Terima kasih kami ucapkan kepada PLN atas bantuan yang telah diberikan, semoga kedepannya PLN semakin jaya dan sukses dalam melayani masyarakat,” ujar Abah Rohim.

BACA Rasio Elektrifikasi Kalbar Terus Meningkat, Akhir 2018 Capai 87,6%

Terkait kesiapan PLN dalam menyambut bulan Ramadan, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat, Agung Murdifi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan 1.464 personil yang tersebar di 111 Kantor Pelayanan di seluruh Kalimantan Barat.

“Petugas yang kami siagakan bertujuan untuk mengamankan pasokan listrik, mulai dari sisi pembangkit, jaringan distribusi hingga ke pelanggan. Kami berharap listrik selama bulan Ramadhan ini tetap stabil dan handal. Kami siapkan Petugas yang stand by selama 24 jam. Mereka bertugas secara bergantian dalam sehari,” kata Agung.

BACA Usaha PLN Dukung Pengusaha Lokal Hadapi Pasar Global

Saat ini PLN Kalbar memiliki daya mampu yang cukup kondusif yakni sekitar 650 MW Sedangkan beban puncak tertinggi hingga pertengahan Mei 2019 sebesar 400 MW, berarti masih surplus hingga 200 MW.

“Saat ini sistem kelistrikan di seluruh Kalimantan Barat memiliki surplus daya. Kami prediksi sepanjang bulan Ramadhan ini beban puncak bertambah sebesar 50 MW. Namun daya mampu mesin pembangkit kami masih cukup bahkan surplus meski dengan tambahan beban tersebut,” kata nya.

BACA Kawat Layang-layang Ancam Jiwa Warga dan Pasokan Listrik

Saat ini kawat layang-layang serta tanam tumbuh milik warga  masih mendominasi penyebab terganggunya pasokan listrik.

“Pohon dan kawat layang-layang masih mendominasi  penyebab terganggunya pasokan listrik baik pada jaringan distribusi maupun transmisi. Kami himbau kepada masyarakat untuk turut menjaga kehandalan listrik, karena listrik milik kita bersama, jika pasokan listrik mengalami gangguan maka masyarakat juga akan teganggu aktivitasnya selama bulan suci Ramadhan ini. Kami akan terus berusaha untuk memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan,” kata Agung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here