Selamat Jalan Aiptu Nicodemus

hamparan.info – Jenazah Aiptu Nicodemus dimakamkan di Pemakaman Kristen Oikumene Pontianak – Yayasan Oikumene Kalbar, pada Kamis Siang (30/5/2019). Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono hadir langsung pada upacara pemakaman itu.

Ratusan personel Polda Kalbar, sanak saudara almarhum dan warga sipil menghadiri upacara pemakaman itu. Tampak juga Ketua PD Bhayangkari Kalbar Nyonya Eka Didi Haryono, Bupati Landak Karolin Margret Natasa, Wakapolda Brigjen Pol Sri Handayani, Irwasda Kombes Pol Andi Musa, Direktur Intelkam Kombes Pol Dally Achmad Mutiara beserta anggota Dit Intelkam Polda Kalbar.

“Semoga Tuhan mengampuni dosa-dosanya dan kami berdoa agar almarhum Aiptu Nicodemus tenang disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan ikhlas dalam menghadapi semua cobaan ini. Karena Tuhan pasti tahu jalan yang terbaik untuk kita dan semoga teladannya almarhum menjadi contoh bagi kita semua,” kata dia.

Sebagai bentuk perhatiannya kepada anggota, Didi Haryono  ikut meletakkan peti jenazah dan menabur bunga dipusaranya serta memberikan penghormatan terakhir pada Aiptu Nicodemus.

Bertindak selaku inspektur upacara adalah Direktur Intelkam Polda Kalbar Kombes Pol Dally Achmad Mutiara yang merupakan atasan langsung Aiptu Nicodemus yang wafat karena sakit. Keseharian almarhum bertugas sebagai anggota Direktorat Intelkam Polda Kalbar.

“Dedikasi, loyalitas dan kinerja almarhum selama bertugas di Direktorat Intelkam Polda Kalbar sangat baik. Kehilangan dan kematian akan selalu menyelimuti dada kita dengan kepiluan yang mendalam, kami berharap kepada keluarga untuk segera bangkit, jangan berlarut larut dalam kesedihan. apalagi almarhum meninggalkan putra dan putrinya yang perlu perhatian dari ibunya. Kami atas nama keluar besar Polda Kalbar turut berduka cita,” kata Kombes Pol Dally Achmad Mutiara.

 

Mempererat Tali Asih Silaturahmi

hamparan.info – Demi menyemarakan bulan suci Ramadan 2019, Keluarga Besar Penerangan Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura menggelar event buka puasa bersama dengan berbagai flatform media di Kota Pontianak, dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kegiatan itu digelar di Media Center Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Jalan Teuku Umar, Kota Pontianak, pada Rabu (30/5/2019).
Para Perwira, Bintara, Tamtama, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sinteldam Ranting 3 Pen serta berbagai flatform media di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya itu membaur bersama larut dalam penuh keakraban.
Menurut Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe, acara buka puasa ini bertujuan untuk meningkatkan jalinan tali asih silaturahmi antara keluarga besar Penerangan Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura.
“Untuk mempererat tali silaturahmi antara Penerangan Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura dengan media arus utama,” tutur Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe.
Dia berharap dapat terus terjaga rasa persaudaraan antara keluarga besar Penerangan Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, dengan media arus utama.
Dalam acara buka puasa bersama juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Mayor Infanteri Hasibuan dari Bintaldam XII/Tanpungpura. Usai acara buka puasa bersama dilanjutkan dengan salat magrib berjamaah di Media Center Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura.

Video: Merawat dan Memelihara Keberagaman di Kalimantan Barat

hamparan.info – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar acara Buka Puasa Bersama Ramadan 2019 dengan seluruh berbagai platform media di Kota Pontianak.

Event tahunan ini dilaksanakan di Aston Pontianak Hotel & Convention Center Jalan Gajah Mada, Gang Gajahmada 21, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, pada Kamis, 30 Mei 2019 pukul 16.30 WIB hingga selesai.

Wakapolda Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Sri Handayani, Direktur Intelkam (Dir Intelkam) Polda Kalbar Kombes Pol Dally Achmad Mutiara dan Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Donny Charles Go, beserta jajaran turut hadir mendampingi Kapolda Kalbar Irjen Pol  Didi Haryono dalam acara Buka Puasa Bersama Ramadan 2019 dengan seluruh berbagai platform media di Kota Pontianak. Berbagai isu dibahas dalam kegiatan itu. Di antaranya soal Kamtibmas, hoaks atau informasi bohong, dan lain-lain. Selain itu ada juga tausiyah.

Untuk itulah, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengajak semua lapisan masyarakat di Bumi Khatulistiwa ini merawat dan memelihara keberagaman di Kalimantan Barat . Ini dilakukan demi kebaikan bersama.

Arie Munandar Kecewa Akibat Informasi Menyudutkan

hamparan.info – Pria itu bernama Arie Munandar. Ia merupakan warga Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Ia kecewa akbiat ada informasi yang simpang siur membuat mencoreng dirinya. Gara-garanya adalah ia tengah berada di salah satu penginapan di Kabupaten Melawi.

Singkat cerita, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Melawi pada Selasa malam (28/5/2109) menggelar razia pekat ke beberapa hotel yang ada di Kabupaten Melawi.

BACA  Merangkul Keberagaman dalam Kebhinekaan

Dalam razia yang digelar pada malam hari  itu personel Satpol PP Kabupaten Melawi menemukan pasangan yang kedapan sedang berada di dalam kamar, di dua hotel yang ada di Kabupaten Melawi.

Personel Satpol PP Kabupaten Melawi langsung membawa pasangan yang kedapatan tenggah berada di kamar hotel untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

BACA Asyik, Aktivis Mahasiswa Buka Bersama Polisi

Salah satu pasangan yang kedapatan tenggah berada di kamar hotel Arie Munandar (35) dan Is (19) sebenarnya merupakan teman ngumpul yang kebetulan bertemu di hotel Amarta. Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Arie saat diwawancarai oleh awak media, pada Kamis (30/5/2019).

Arie  menjelaskan jika ia saat itu sekitar pukul 22.00 WIB sedang menunggu temannya yang memang sudah janjian untuk bertemu di hotel Amaranta di kantin hotel. Namun, secara tak sengaja bertemu temanya IS (19) yang tenggah menginap di hotel tersebut. Karena memang sudah kenal akrab dan sering bercanda. Lalu Arie dan IS (19) berbincang- bincang di dalam kamar hotel, karena kebetulan IS  memang sedang menginap di situ.

“Dan kebenarannya bisa di cek di receptionis, jadi saya sama sekali tidak ada cek in kamar dan menginap di hotel Amarta,” kata Arie menerangkan. “Tidak lama berselang, saat saya sedang ke toilet ada kegiatan razia pekat. Dan saya saat itu tidak dapat menunjukan kartu identitas (KTP) karena hilang, lalu saya dan taman IS (19) di bawa ke kantor Satpol PP,” ujar Arie.

Ia berkata,”Saya sudah  jelaskan kepada pihak Satpol PP jika saya dan IS (19) tidak ada hubungan istimewa. Kami hanya sebatas berteman dan kebetulan ketemu, jadi ngobrol- ngobrol lah,” ucapnya menjelaskan.

Namun Arie  merasa kecewa dengan informasi yang dibuat oleh beberapa media yang sangat menyudutkannya, seolah- olah Arie dan IS (19) benar- benar pasangan mesum. “Padahal kami adalah teman baik yang kebetulan ketemu, karena kawan saya IS (19) saat itu sedang menginap di hotel Amarta,” kata  Arie. “Saya juga merasa tertekan, karena ada yang ingin memamfaatkan peristiwa yang terjadi dengan meminta sejumlah uang yang cukup lumayan banyak jumlahnya kepada saya, namun permintaannya tidak saya penuhi karena saya merasa tidak melakukan apa- apa,” kata Arie Munandar.

 

Asyik, Aktivis Mahasiswa Buka Bersama Polisi

hamparan.info – Rabu petang, (29/5/2019, ratusan orang berkumpul di sebuah tempat. Mereka menunggu jelang berbuka bersama di bulan Ramadan 2019 ini. Terlihat  di Pizza Hut Restoran, Kalimantan Barat, ada  Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono. Jenderal bintang dua menggelar  Buka Puasa Bersama aktivis mahasiswa di Bumi Khatulistiwa. Ada organisasi kemahasiswaan dan organisasi Kepemudaan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi se- Kalimantan Barat hadir di sana.

Buka puasa bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dengan mantan Waka Polda Kepulauan Riau ini merupakan jalinan silaturahmi yang terus dipupuk Polri dalam hal ini Polda Kalbar dengan BEM.

“Harapannya makin meningkatkan soliditas dan sinergitas untuk selalu bergandengan tangan dalam menjaga stabilitas keamanan guna terciptanya Kalimantan Barat yang aman, damai, kondusif, energik dan mantap,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Dalam event ini juga hadir Direktur Intelkam Polda Kalbar Kombes Pol Dally Achmad Mutiara, Direktur Binmas Kombes Pol Mujiyono dan Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Donny Charles Go serta hampir seratus orang anggota organisasi Kemahasiswaan dan organisasi Kepemudaan dari badan koordinasi HMI Kalbar, PMII Kalbar, GMKI Kalbar, PMKRI Kalbar, HIMA BUDI Kalbar, KAMMI Kalbar, dan BEM UNU Kalbar.

BACA  Apa Kabarnya Pergerakan Pers Mahasiswa Sekarang? 

Berbagai hal disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono terkait situasi kamtibmas terkini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Kalbar sangat kondusif. Sempat sedikit memanas di wilayah Kecamatan Pontianak Timur saat massa aksi 22 Mei lalu.

“Namun karena kesigapan TNI-Polri dalam pengamanan dan penanganan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan pola yang tepat, melibatkan Forkopimda dan segenap tokoh masyarakat, semua bisa kita reda dan bisa kita tangani dengan baik,” katanya mengklaim.

Dia meminta agar anggota BEM ikut berperan berpartisipasi aktif dengan pihak-pihak terkait bersama masyarakat tetap menjaga kondisi aman ini. Mahasiswa harus mampu membedakan informasi yang benar dan mana informasi yang hoaks, apabila berita itu bohong maka bantu sampaikan bahwa berita itu hoaks.

“Saat ini, kami TNI-Polri dan pemerintah sedang melaksanakan agenda pengamanan Hari Raya Idulfitri 2019 di Wilayah Kalbar. Harapannya Lebaran di tahun 2019 ini semua berjalan lancar,” ucapnya penuh harap.

Dia juga menyinggung persoalan lain yang harus menjadi atensi bersama terkait mulai meningkatnya harga 3  kebutuhan pokok khususnya daging, minyak goreng dan beras yang mulai merangkak naik melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditentukan.

“Kita akan lakukan penindakan, biasanya menjelang Idulfitri ada saja yang berspekulasi untuk menimbun bahkan menaikkan harga kebutuhan pangan dan seterusnya, ini akan kita sikapi,” katanya.

Ketua Umum PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalbar, Mu’ammar Kadafi,   mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono beserta jajarannya yang sangat sigap terkait penanganan insiden Aksi 22 Mei 2019.

“Kedekatan beliau dengan semua kalangan masyarakat dinilai menjadi modal dan senjata utama yang mampu meredam percikan api kemaren,” ujar Mu’ammar Kadafi.

Demikian juga, terkait kegiatan buka puasa bersama ini ia menilai,”Kami sangat antusias, di sela-sela kesibukannya beliau selaku Kapolda Kalbar, ia masih menyempatkan diri untuk meluangkan waktu bersilahturahmi dengan kami selaku organisasi Kemahasiswaan dan organisasi Kepemudaan,”.

Dia berkata,“Kami semua memahami, bahwa menjaga situasi Kalbar untuk selalu tetap kondusif bukan hanya tugas aparat Kepolisian, namun melainkan tugas semua elemen masyarakat untuk mewujudkannya. Untuk itu kami mengajak Mari kita jaga dan rawat Kalimantan Barat yang penuh keberagaman ini,”.

Parade Kebudayaan Hingga Freestyle Kendaraan

hamparan.info – Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Asep Akbar menyatakan, demi memberikan hiburan kepada masyarakat yang ada di Alun-Alun Kapuas, Kota Pontianak juga untuk mengkampanyekan pelopor keselamatan berlalu lintas hingga keberagamaan budaya di Indonesia harus  dijaga bersama.

“Ini memang sengaja kita rangkai, diawali dengan adek adek kecil kita yang mengkampanyekan gerak berlalu lintas, parade kebudayaan untuk mencerminkan bangsa Indonesia,” katanya, Selasa (28/5/2019).

Dia berkata,“Dan ada unjuk gigi keahlian anggota Direktorat Lalu lintas dalam berkendaraa, ini disimulaisikan jika ada kejadian kejadian yang berbahaya, hingga hiburan freestyle roda 4 dari Syarif Machmud dan roda 2 dari freestyler nasional Wawan Gembong. Semoga terhibur ya,” kata dia, penuh harap.

Untuk diketahui, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar pasukan operasi Ketupat Kapuas 2019. Acara seremoni tahunan ini demi pengamanan IdulFitri 2019. Event besar dilaksakan di Alun – alun Kapuas Pontianak sejak pukul 16.00 WIB hingga selsai.  Kapolda Kalbar dan Pangdam XII/Tpr menjadi irup pada apel gelar pasukan ini. Turut hadir juga dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2019 Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji dan seluruh Forkopimda serta unsur instansi terkait yang terlibat dalam Operasi Ketupat Kapuas 2019.

Ada yang menarik kali ini dalam apel gelar pasukan yang diadakan Polda Kalbar, setelah rangkaian apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2019 dilaksanakan, para peserta disuguhi dengan beberapa peragaan. Dimulai dari peragaan baris berbaris yang dilakukan oleh anak anak pramuka, aksi anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar saat menggunakan moge dan mobil hingga freestyle ekstrim dari juara asia Wawan Tembong. Keren ya.

 

Operasi Ketupat Itu Ingatkan Kerawanan Mudik

hamparan.info – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menyebut, Lebaran 2019 ini dilakukan bersamaan dengan proses tahapan Pemilu. Karena itu, potensi kerawanan akan lebih komplek dibanding tahun sebelumnya.

“Ada berbagai gangguan yang diidentifikasi, di antaranya terorisme, kejahatan konvensional seperti copet, begal, premanisme, hipnotis dan lain-lain, aksi intoleransi dan kekerasan,” kata dia, di Alun-Alun Kapuas, Kota Pontianak, Selasa (28/5/2019).

Dia bilang, potensi gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut dan udara, permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bencana alam tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat tahun 2019 ini.

“Saya memiliki keyakinan dan harapan bahwa Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Operasi Ketupat tahun 2019, akan bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya dalam pengamanan Ramadan dan Idulfitri 2019,” kata dia.

Dia berkata, “Kita semua berharap, operasi yang berjalan dari 29 Mei sampai 10 Juni 2019 nanti akan berjalan dengan sukses. Kerja keras dan kebersamaan menjadi kunci dalam rangka operasi ketupat 2019,”.

Sebagai informasi, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono  dan Pangdam XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan segenap unsur pimpinan daerah beserta Forkopimda, para pejabat instansi sipil dan TNI serta pejabat utama Polda Kalimantan Barat, hadir dalam event seremoni yang mewah itu digelar setiap tahunya. Mereka menyaksikan atraksi balap mobil dan freestyle motor. Semua mata pun terpana melihatnya. Luar bisa ya. Mantap.

SAR Pontianak Siap Siaga Jelang Lebaran 2019

Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Herry Marantika

hamparan.info – Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Kalimantan Barat menggelar apel kesiapan siaga angkutan Lebaran 2019. Kegiatan kesiapanan angkutan lebaran 2019 ini diikuti oleh BASARNAS, TNI, POLRI dan Potensi SAR yang dimiliki Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak.

Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Herry Marantika,
bertindak sebagai inspektur upacara melakukan pengecekan pasukan guna memastikan kesiapan personil dan alat yang akan digunakan dalam siaga Lebaran 2019 ini.

“Selanjutnya dilakukan pelepasan iringan kendaraan yang digunkana dalam siaga khusus Lebaran yang dilakukan dengan simbolis,” kata Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Herry Marantika, Senin (27/5/2019).

BACA  OPPO Mulai Banyak Pesanan Perangkat F7 di Pasar

    Video: Ini Pelayanan Khusus Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan

Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Herry Marantika, menyebut pihaknya telah menyiagakan 104 personel yang dibagi kedalam 4 posko yaitu posko Sar Ketapang, Sintete, Sintang dan Posko SAR angkutan Lebaran 2019 di Kecamatan Sungai Kakap, Kab. Kuburaya.

“Pendirian posko angkutan lebaran 2019 di Kecamatan Sungai Kakap ini selain untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2019 juga sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang keselamatan dalam menggunakan trasportasi air serta yang tidak kalah pentignya untuk mengecek kesehatan pemudik sebelum melakukan perjalanan,” kata Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Herry Marantika.

Video: Ini Pelayanan Khusus Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan

hamparan.info – Berbagai langkah dilakukan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, demi percepatan pembangunan di wilayahnya. Ini dilakukan demi pemerataan pembangunan di Kabupapten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Tentu, semua pihak juga diharapkan dapat bahu membahu mendukung langkah Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. Sebab, dengan adanya kepedulian bersama itulah, maka pembangunan di semua sektor pun akan segera terwujud.

Begini Cara Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat

hamparan.info – Berbagai cara dilakukan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan gambut di Kalimantan Barat. Caranya adalah, jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Karena, jika lahan dibakar maka berbagai persoalan timbul. Di antaranya, kabut asap pekat dan penyakit inpeksi saluran pernapasan atau Ispa.

Untuk itulah, guna mencegah kebakaran hutan dan lahan gambut itu, maka Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono duduk dalam satu forum diskusi pencegahan Karhutla yang mengusung tema Cegah Karhutla Kalimantan Barat Bersiaga. Kegiatan itu pun digelar di hotel Mercure Pontianak, Selasa (21/5/2019).

Kajati Kalbar Baginda Polin Lumban Gaol , Kepala BPBD Provinsi Kalbar  TTA Nyarong, CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto, dan beberapa pimpinan perusahaan sawit anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalbar, masyarakat petani, serta media arus utama berdiskusi bersama memecahkan masalah itu.

Dalam diksusi bersama itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menjabarkan ada tiga hal utama musti diperhatikan permasalah dampak Karhutla ini.

“Karhutla ada tiga aspek: kesehatan, lingkungan, ekonomi. Ini masalah semua. Jadi, semua sinergisitas,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Dia menjelaskan, pola pencegahan sebelum terjadi penyebab Karhutla, dan faktor-faktor lainya.

“Ada juga patroli, sosialisasi kepada semua lapisan masyarakat. Ada juga edukasi. Itu juga sudah disampaikan,” ujarnya.

Dia menegaskan permasalah menyangkut Karhutla pihaknya tidak pandang bulu. Maka, dari itu Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH kembali menegaskan ,”Jika ada yang melakukan di luar ketentuan, maka akan dilakukan penegakan hukum. Karena tahun 2019, kita semua berharap Kalbar zero Karhutla. Karena dampaknya itu berbahaya,”.

Dia mengajak siapapun boleh melakukan pengawasan soal Karhutla. “Maka mari mari awasi bersama. 182 desa di Kalbar ini sudah dipetakan terkait Karhutla ini. Karena lahan kita banyak gambut,” ucapnya.

Sementara itu, CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto menyebut sebagai bentuk respon dan antisipasi bersama Karhutla terjadi kembali di Kalimantan Barat, Sinar Mas Agribusiness and Food bersama para pemangku kepentingan lainnya seperti POLDA dan BPBD Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan diskusi bersama dengan mengangkat topik “Cegah Karhutla, Kalimantan Barat Bersiaga”. Kegiatan diskusi tersebut menyoroti kejadian karhutla pada tahun sebelumnya dan menjadi pembelajaran sebagai upaya dalam mencegah karhutla terjadi kembali di Kalimantan Barat pada 2019.

Khusus di Kalimantan Barat saja, pada tahun 2016 Karhutla terjadi di beberapa titik dengan total luasan 43.800 hektar dan pada tahun 2017 dengan luasan yang lebih kecil yaitu 20.250 hektar. Karhutla 2018 juga setidaknya kembali menelan banyak kerugian mulai dari aspek lingkungan, ekonomi maupun kesehatan. Setidaknya tercatat 2.000 orang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.

“Perusahaan mempunyai komitmen untuk turut berkontribusi dalam mencegah karhutla di Kalimantan Barat dengan melaksanakan Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 merupakaan sebuah program pemberdayaan masyarakat secara partisipatif. Sehingga masyarakat memiliki kemampuan dalam mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Serta mencapai ketahanan pangan dengan cara yang lebih ramah lingkungan melalui Pertanian Ekologis Terpadu (PET) sehingga masyarakat tidak perlu membakar lahan dalam mengelola tanah,” kata CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto.

“Program DMPA kami rancang dengan memahami kebutuhan masyarakat dari desa binaan kami. Tahap pertama fokus pada pencegahan dan mengatasi kebakaran. Tahap kedua, kami mencoba memberikan solusi dari akar permasalahan agar masyarakat mau dan bisa meninggalkan pola bertani dengan membakar melalui PET. Saat ini, perusahaan telah melakukan pendampingan kepada 8 desa di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat untuk program DMPA,” ujar CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto.

Melalui PET, masyarakat akan tetap dapat bertani dan mendapatkan pangan yang dibutuhkan, bahkan mendapatkan produktifitas yang lebih baik dan pengeluaran yang lebih sedikit untuk mengelola pertanian. Bersama dengan Masyarakat Siaga Api (MSA) dan pemerintah setempat, masyarakat desa diajak untuk melakukan proses belajar dengan praktik di lapangan – atau disebut juga sekolah lapangan PET – dan kemudian mereplikasikan di kebun masing-masing.

“Setelah bergabung dengan kegiatan PET, kelompok yang telah mereplikasikan PET ke lahan masing- masing mampu memberi penghasilan tambahan sebesar 1-1.2 juta per bulan. Tentu hal ini sangat membantu kami dalam membantu keuangan keluarga. Selain itu, kami juga menjadi lebih paham cara bertani dengan teknik yang ramah lingkungan dan tidak membakar lagi,” kata Nimia, salah satu anggota kelompok PET.

Untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini, program PET juga telah menjadi sebuah pelajaran muatan lokal di SMP Negeri 10 Satap. Ilmu dan pengetahuan yang didapatkan di lahan belajar, diperkenalkan dan diajarkan kepada anak-anak sekolah agar mereka dapat menjaga lingkungan melalui pola bertani tanpa membakar.

Program DMPA telah memberikan kontribusi positif dalam pencegahan karthutla di Kalimantan Barat. Pada tahun 2018, titik panas di Ketapang menurun sebesar 89,0% dibandingkan dengan tahun 2015, dimana terdapat 213 titik panas dan 130 titik api di desa binaan. Cuaca menjadi tantangan utama di tahun 2018, di mana curah hujan lebih sedikit dan musim kering lebih panjang dibandingkan tahun 2017.

“Program DPMA telah mengurangi kebakaran di hutan, perkebunan dan lahan di daerah sekitar operasional kami dari tahun ke tahun. Pencapaian ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja sama Tim Tanggap Darurat, Pemadam Kebakaran, anggota masyarakat petani dan pemerintah daerah untuk mengatasi tantangan bersama – mencegah dan menekan api dengan cepat. Kami ingin mengulangi kesuksesan ini di tahun 2019 dan terus semua tetap waspada saat kita menuju bulan kering dan terus melindungi hutan dan masyarakat kita,” ujar CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, Susanto.