Menakar Pilpres dan Pileg di Ujung Pesisir Kalimantan

  • Whatsapp

hamparan.info – Penyelengaraan Pemilu Serentak 2019 digelar di Indonesia, pada Rabu, 17 April 2019.  Di Padang Tikar, misalnya. Tepatnya di Desa Sungai Besar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, warga tampak sibuk.

TPS 01, menjadi tempat warga berkumpul untuk menyalurkan hak politiknya. Sebelum dimulainya pemilihan, semua panitia yang bertugas sudah mempersiapkan surat suara dan segala persiapan lainnya.

Muat Lebih

banner 300250

BACA Catat, Waktu Jam Pemungutan Suara

Reporter hamparan.info, Napipah Badryah, menyaksikan sejarah dimulainya proses pemilihan pada pukul 07:00 pagi itu terlihat berbodong- bondong warga yang mempunyai hak suara pergi ke TPS yang terdaftar. Calon pemilih  mengantre sembari menunggu panggilan. Ada  202 warga yang teraftar di TPS 01 ini.

Jarum jam menunjukan pukul 12.00 WIB. Maka pemilihan berakhir dengan jumlah pemilih 159, dari 202 orang yang terdaftar. Penghitungan suara dilakukan pukul 13.00 WIB yang di saksikan oleh panitia penyelengara pemilu serta saksi-saksi dari setiap partai yang ditugaskan, dan sebagian warga yang berantunias ikut menyaksikan di luar TPS.

BACA PLN Singkawang Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019

Perhitungan suara yang pertama adalah pasangan persiden nomor urut 01 dan 02, dengan menghabiskan waktu 30 menit, dari perhitungan suara, dinyatakan suara yang paling unggul di daerah Padang Tikar tepatnya di TPS 01 adalah pasangan nomor urut 02 dengan jumlah suara 108, dari jumlah 159 suara, dan 2  surat suara yang tidak sah.

Reporter hamparan.info, Napipah Badryah melaporkan, selanjutnya sesi perhitungan yang kedua DPR RI, pada perhitungan surat suara yang kedua ini panitia pelaksana lumayan banyak menghabiskan waktu pada persiapan halogram perhitungan karena banyaknya lebar halogram yang harus di tempel. Dari hasil perhitungan suara di TPS 01 ini di ungguli oleh partai urutan lima (Nasdem), pasangan nomor urut 1 dengan jumlah suara 75, dan terdapat 25 surat suara yang tidak sah.

BACA Video: Saat Bule Amerika Seruput Wine Maram, Apa Rasanya?

Perhitungan suara selanjutnya DPD RI, perhitungan suara ini dimulai pada pukul 17.00 WIB setelah menunggu pengemasan suara pada DPR RI, suara yang unggul pada calon DPD RI yaitu nomor urut 26, dengan mendapatkan 35 suara dan berakhir pada pukul 17.30 WIB, dan terdapat 27 surat suara yang tidak sah, karena banyak surat suara yang tidak di coblos pada perhitungan ini.

Untuk perhitungan suara selanjutnya di jeda beberapa saat karena akan memasuki waktu sholat magrib, serta makan malam, karena melihat dua kotak suara yang belum dihitung maka panitia di istirahatkan untuk waktu salat dan makan, karena memang tenaga mereka digunakan dari pagi hingga larut malam.

Perhitungan suara pada DPRD Provinsi. Yang dilaksanakan pukul 20.00 WIB, dalam perhitungan suara yang ke empat ini, sedikit terjadi kekeliruan dalam penjumlahan perhitungan, sehingga melakukan perhitungan beberapa kali dan di bantu oleh saksi, karena ada satu suara dari partai yang tidak di hitung sehingga menimbulkan kekeliruan dan akhirnya perhitungannya benar dengan mencocokan perhitungan saksi dengan petugas yang menghitung di kertas yang berhologram.

Dalam perhitungan yang ke empat ini suara terbanyak di raih oleh partai PAN dengan pasangan paslon no urut 1, dengan jumlah suara 92, dan terjadi 5 surat suara yang tidak sah. Dalam perhitungan ini memakan waktu 30 menit, dari penanda tangan seluruh panitia yang bersangkutan mulai dari panwaslu, KPPS, dan  saksi- saksi dari partai yang ada, hingga semua surat suara di masukan ke kotak KPU.

BACA Memupuk Kepekaan Musti Dijalankan

Selanjutnya perhitungan suara yang terakhir yaitu DPRD Kab/Kota, perhitungan terakhir ini di saksikan oleh beberapa warga sekitar di TPS 01, sehingga rela ikut tidur larut malam demi menyaksikan siapa suara yang terbanyak karena memang yang mencalonkan diri di DPRD KAB/KOTA ini juga merupakan orang berdomisili di daerah tesebut. Sehingga penasaran yang timbul dalam diri masyarakat begitu kuat.

Pada saat terjadi perhitungan suara, perugas dari keamanan memang menghimbau masyarakat untuk tenang dalam menyaksikan perhitungan suara tersebut, agar tidak terjadi kekeliruan. Perhitungan suara terakhir ini memakan waktu hampir satu jam, karena memang KPPS yang bertugas harus berhati-hati dan teliti dalam melihat surat suara yang sah maupun yang tidak sah, terdapat tiga surat suara yang tidak sah dari perhitungan surat suara dan atas aturan, serta pertimgan dari saksi-saksi yang bertugas.

BACA Tips 5 Etika Bersosial Media

Dari suara terbanyak dibperhitungan ini di ungguli oleh partai Hanura dari paslon nomor urut yang kedua dengan jumlah suara 82. Akhir dari perhitungan suara di TPS 01, tepatnya di Desa Sungai Besar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya bahwa suara dari pasangan presiden yang paling terbanyak dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02, dengan jumlah suara 108, dari DPR RI dimenangkan oleh partai Nasdem, dengan jumlah suara 75.

Dari DPD RI dimenangkan oleh nomor urut 26, dengan jumlah suara 35, dari DPRD Provinsi dimenagkan oleh partai PAN dengan jumlah suara 92, dan dari DPRD Kab/ Kota dimenangkan oleh partai Hanura dengan jumlah suara 82. Demikianlah dari perhitungan lima kotak suara dengan berakhir pada pukul 23.30 WIB.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *