Catat, Waktu Jam Pemungutan Suara

  • Whatsapp

hamparan.info – Pada akhir pekan, Minggu (14/4/2019) di Pendopo Gubernur Kalbar Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, ada yang berbeda dari hari biasanya. Rupanya ada dilaksanakan kegiatan pelantikan Bupati Mempawah, Hj Erlina, dan Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, Periode 2019-2024.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono  juga hadir di sana. Dalam kesempatan tersebut Jenderal bintang dua itu kembali mengingatkan, bahwa Pemilu Serentak 2019 merupakan sejarah.

Muat Lebih

banner 300250

“Karenakan kita akan memilih Presiden dan Wapres, Anggota Legistlatif DPRD Kabupaten, Provinsi dan DPR-RI serta anggota DPD,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono .

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono  menegaskan, Polri-TNI di Kalimantan Barat solid menjaga rasa aman dan nyaman dalam proses pengamanan Pemilu Serentak 2019.

“Maka, TNI-Polri telah memetakan kerawanan-kerawanan pada Pemilu Tahun 2019. Jangan ragukan kami. Datanglah ke TPS untuk mencoblos pada Hari Rabu 17 April 2019,” kata dia.

Dia menjelaskan, berbagai persiapan sudah digelar. Ini dilakukan, demi suksesnya Pemilu Serentak 2019.

Jumat kemarin sudah dilaksanakan pengecekan melalui apel gelar pasukan secara bersama Polri, TNI dan stake holder penyelenggara pemilu 2019, untuk melihat kesiapan akhir seluruh personel pengamanan, berikut kelengkapan almatsus, sarana dan prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mengamankan dan mensukseskan pesta demokrasi pemilu 2019. Begitu juga Sabtu kemarin sudah dilaksanakan Apel Pelepasan Personel Pengamanan backup Polda Kalbar ke Polres Jajaran.

“Sudah dilaksanakan juga Apel Besar Linmas, yakni untuk mencari solusi terkait kerawanan-kerawanan yang akan terjadi. Membentuk sinegritas antara TNI-Polri bersama para PPS dan Linmas sehingga pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujarnya.

Petunjuk dan arahan kepada jajarannya disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono agar melakukan pengawasan yang lebih intensif untuk menciptakan kondisi Pemilu yang aman, tertib dan sejuk. “Untuk itu diharapkan seluruh personel Polri yang melakukan pengamanan memahami peraturan KPU tentang pemungutan dan perhitungan suara Pemilu tahun 2019,”.

Pedomani peraturan KPU nomor 9 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan KPU nomor 3 tahun 2019 tentang pemungutan dan perhitungan suara dalam Pemilu, terutama pada pasal 46 yang berbunyi pada pukul 13:00 waktu setempat, ketua KPPS mengumumkan yang diperbolehkan memberikan suara hanya pemilih yang meliputi:

1. Sedang menunggu gilirannya untuk memberikan suara dan telah dicatat kehadirannya dalam formulir model C7 DPT KPU, model C7 DPTb KPU dan model C7 DPK KPU.

2. Telah hadir dan sedang dalam antrian untuk mencatatkan kehadirannya dalam formulir model C7 DPT KPU, model C7 DPTb KPU dan model C7 DPK KPU.

3. Setelah seluruh pemilih selesai memberikan suara, ketua KPPS mengumumkan kepada yang hadir di TPS bahwa pemungutan suara telah selesaisan dan akan segera dilanjutkan rapat penghitungan suara di TPS.

Sementara itu, di tempat berbeda tepatnya di Gudang Logistik KPU Kota Pontianak yang berada di bilangan Uray Bawadi Komplek Java Square No. C1 Kecamatan Pontianak Kota, ada kegiatan pelepasan distribusi logistik Pemilihan Umum Tahun 2019.

Kapolresta Pontianak Kota Komisaris Besar Polisi Muhammad Anwar Nasir menjelaskan, pelepasan distribusi logistik Pemilu 2019 adalah untuk mengecek kesiapan anggota dalam hal pengamanan dan pengawalan Logistik pemilu 2019 ke tingkat PPS. “Ketua KPU Pontianak, Deni Nuliadi, juga hadir,” kata dia.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *