PLN Singkawang Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019

0

hamparan.info – Demi mengamankan pasokan listrik jelang Pemilu serentak pada tanggal 17 April mendatang,  PLN UP3 Singkawang melakukan berbagai upaya perbaikan dan pemeliharaan jaringan listrik serta menyiapkan mesin  generator setting (genset) di kantor- kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas yang nantinya akan dimobilisasi ke KPUD dan PPK tempat dilaksanakannya pencoblosan dan perhitungan suara.

Menurut Manager PLN UP3 Singkawang, Sumarsono, mesin genset yang disiapkan sebagai upaya antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik secara mendadak.

BACA PLN Wujudkan Mimpi Warga Desa Jaya Sakti Menjadi Kenyataan

“Sebelum dilakukan mobilisasi terlebih dahulu dilakukan pengujian di kantor untuk kemudian dibawa ke KPUD dimasing-masing unit. Instalisasi dan simulasi mesin genset dilakukan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi padam listrik dari sumber utama PLN. Jadi mesin genset ini sifatnya hanya sebagai back up saja,” kata Sumarsono  Jumat (12/4/2019).

Dia menjelaskan, untuk mensukseskan Pemilu, PLN telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik itu KPUD maupun kantor Kepolisian untuk mengantisipasi kesiapan suplai listrik.  Pada tiap-tiap TPS, PPK dan KPUD akan dilakukan back up pasokan listrik dari sumber utama PLN dengan genset, baik genset yang telah tersedia di masing-masing tempat maupun genset yang dimiliki PLN yang menjadi backup utama.

BACA Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2019, Ini Dilakukan PLN

“Insya Alloh sudah siap satu genset per kantor KPUD dan 18 genset untuk PPK. Kapasitas genset untuk KPUD sebesar 50 kW. Kapasitas gensetnya sudah lebih dari cukup dari daya di masing-masing kantor. Setidaknya cukup untuk membackup peralatan listrik seperti komputer dan peralatan lain yang vital terkait pelaksanaan Pemilu,” kata Sumarsono.

Untuk mengantisipasi ketersedian listrik di tiap-tiap TPS, PLN telah meluncurkan promo layanan bertajuk “TPS Benderang 2019”, yaitu program layanan penerangan sementara (pensem) untuk TPS – TPS yang akan menyelenggarakan pemungutan suara.

BACA Lanjutkan Perjalanan Jelajahi Kalimantan, Tim Mobil Listrik isi daya di SPLU Tayan

“Layanan pensem ini berlaku selama 1 (satu) hari yakni pada tanggal 17 April 2019  dengan biaya sangat murah yaitu Rp151.954,- Khusus PPK dan KPUD jika daya listriknya tidak mencukupi maka dapat menghubungi kantor PLN terdekat untuk layanan penerangan sementara ini,” ujar Sumarsono.

Guna mengantisipasi tingginya gangguan listrik akibat layang-layang terutama di daerah   Singbebas, PLN UP3 Singkawang bekerja sama dengan Satpol PP Kota Singkawang melakukan Razia layang-layang berkawat untuk menekan angka gangguan listrik. Layang-layang berkawat ini sangat merugikan masyarakat.

BACA Promo Program ‘Menembus Batas’ di Peringatan Hari TBC Sedunia

Selain dapat menyebabkan padam  juga dapat mengancam keselamatan jiwa warga hingga korban meninggal dunia. Pemeliharaan preventif dengan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang mengenai jaringan 20 kV terus dilakukan untuk menjaga keandalan suplai listrik.

“Kami mengharapkan  bantuan warga untuk merelakan tanam tumbuh yang dimiliki agar dapat kami pangkas sehingga jaringan listrik kita aman,”  kata Sumarsono dalam keterangan resminya yang diterima hamparan.info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here