Gotong Royong Membantu Listrik Menyala

0

hamparan.info – “Membawa material distribusi seperti trafo dan lemari bagi dengan menggunakan perahu menuju desa Bunut Tengah Kecamatan Bunut Hilir Kabupaten Kapuas Hulu bagi kami adalah sebuah perjuangan,” kata Manager ULP Putussibau, Ibnu Surya Wardhana.

“Di tengah-tengah keterbatasan sarana dan prasarana transportasi dan alat bantu, kami harus membawa material tersebut tepat waktu, agar masyarakat dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman,” ujar Ibnu Surya Wardhana.

Lisdes Bunut saat ini masih beroperasi selama 12 jam, melayani sekitar 800-an pelanggan. Mayoritas penduduk dengan rata-rata mata pencaharian sebagai nelayan dan petani Daun Puri atau Kratom.

Beberapa hari sebelumnya, beberapa warga jalan Baiturrahman desa Bunut Tengah mengeluhkan tegangan listrik di rumah mereka kadang suka rendah, dan berimbas pada penggunaan peralatan listrik.

Keluhan warga langsung disikapi oleh Ibnu dengan segera merencanakan penggantian trafo dengan daya mampu yang lebih besar.

“Selain untuk meningkatkan kualitas layanan, kami juga tak ingin jelang pelaksanaan Pemilu nanti pasokan listriknya kurang baik,” kata Ibnu Surya Wardhana dalam keterangan resminya yang diterima hamparan.info.

Butuh waktu 3 jam dari Putussibau lewat jalur darat, lalu perjalanan dilanjutkan lewat jalur air dengan menggunakan perahu warga selama kurang lebih 3 jam. Sebenarnya ke Bunut bisa juga dilewati lewat jalur darat. Namun kondisi jalan yang jelek sangat tidak memungkinkan untuk membawa material lewat jalur darat.

Warga desa Bunut Tengah turut membantu mengevakuasi seluruh material yang akan diangkut.

“Semua kita kerjakan secara manual, yang terberat adalah mengangkat trafo ke perahu dan menaikkannya kembali ke darat. Perlu kehati-hatian saat melakukannya, jika kurang teliti salah-salah bisa tenggelam ke sungai. Untunglah banyak warga yang membantu. Meski harus menghabiskan waktu seharian, Alhamdulillah akhirnya trafo dapat terpasang dan pelanggan pun dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman. In syaa Allah saat Pemilu nanti pasokan listriknya aman,” kata Ibnu Surya Wardhana.

Sementara itu menurut Sumardi (38) warga desa Bunut Tengah, upaya yang dilakukan petugas PLN patut diacungi jempol, dengan segera mengganti trafo yang kondisinya sudah tidak kondusif lagi.

Meski harus melewati jalur yang sulit namun berkat bantuan dan kerjasama yang baik dengan warga akhirnya seluruh pekerjaan dapat diselesaikan.

“Kami gotong-royong membantu petugas PLN, kasihan juga kalau semuanya mereka kerjakan sendiri padahal pekerjaannya cukup sulit apalagi saat memindahkan trafo dari perahu, salah-salah bisa tenggelam ke sungai. Kami merasa listrik ini milik kita karena kita juga menikmatinya jadi sudah sepantasnya kita saling bantu agar pekerjaan dapat segera diselesaikan dan listrik pun kembali aman. Kami juga berharap kelak di Bunut ini listrik bisa menyala selama 24 jam,” kata Sumardi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here