Diskusi Musikal Anti Korupsi Ajak Mahasiswa Semangat Lawan Korupsi

0
Diskusi Musikal Anti Korupsi
Diskusi Musikal Anti Korupsi

hamparan.info – Perkumpulan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) sebagai salah satu organisasi non-pemerintah yang bergerak dalam isu anti-korupsi akan menyelenggarakan kegiatan “Bung Hatta Kalimantan Tour 2019: Diskusi Musikal Anti-Korupsi” yang akan dilaksanakan, Kamis 5 April 2019 di Aula Syeikh Abdul Rani Mahmud Al-Yamani IAIN Pontianak.

Kegiatan ini bertujuan menyebarkan informasi tentang korupsi, penyebab, dan dampak dari korupsi kepada generasi muda. Selain itu, dapat meningkatkan kesadaran kritis dan menumbuhkan semangat perjuangan melawan korupsi pada diri sendiri dan di lingkungan sekitar. Dari kegiatan ini pula diharapkan dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam gerakan anti-korupsi di tingkat daerah maupun nasional.

Diskusi Musikal ini akan menghadirkan narasumber di antaranya Amien Sunaryadi, Peraih BHACA 2008 sekaligus mantan Ketua KPK RI. Pada pelaksanaanya, BHACA akan bekerjasama dengan band Sisters in Danger (Most Popular Award dari badan dunia UN Women tahun 2017 lalu lewat lagu ’16 Oranges’) dan band Simponi (juara 1 kompetisi Sounds of Freedom 2014, London; juara 2 Fair Play 2012, Brasilia). Sisters in Danger dan Simponi merupakan anggota dari Perkumpulan Simponi, sebuah organisasi musik untuk pendidikan yang berpengalaman melakukan diskusi musikal sejak tahun 2010 di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini akan berlangsung di IAIN Pontianak Kamis 5 April 2019 mulai pukul 13;00 hingga 16;00. Sebanyak  200 kursi peserta disiapkan untuk kegiatan ini. Peserta bebas mendaftar, tidak hanya mahasiswa IAIN Pontianak namun juga untuk mahasiswa umum di luar kampus IAIN Pontianak.

Berdasarkan keterangan dalam Term of Reference (TOR) kegiatan tersebut, meningkatkan partisipasi dalam memberantas korupsi harus terus digalakkan, apalagi mengingat pemilu yang tinggal menghitung hari. “Pemilu yang akan berlangsung sebentar lagi juga tidak luput dari praktek korupsi, mulai dari politik uang sampai dengan mantan koruptor yang dicalonkan dalam pemilu. Hal-hal di atas sangat penting untuk diinformasikan dan didiskusikan oleh generasi muda, khususnya mahasiswa. Fakta-fakta penyebab dan akibat korupsi harus dibahas secara gamblang, agar generasi muda menjadi kritis dan menjadi bagian dari gerakan anti-korupsi di daerahnya masing-masing, maupun dalam skala nasional,”

Farli Afif, Ketua Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak mengatakan diskusi musikal anti korupsi ini dikonsep khusus kaum milenial. Kegiatan ini akan berjalan menarik dan mengalir tanpa rasa kaku karena diisi dengan penampilan dari grup band simfoni yang punya prestasi di kancah internasional.

Farli Afif berharap dengan kegiatan ini kaum muda atau milenial tidak hanya sekedar mengetahui cara menghindari dari korupsi. “Tapi juga bagaimana kaum milenial ini kedepannya dapat memberikan kontribusi yang besar untuk membangun indonesia yang bebas dari korupsi,” ujar Farli Afif.

Sebagai informasi BHACA Tour Kalimantan ini akan dibuka di Aula Wali Kota Pontianak Tanggal 4 April. Kemudian 5 April, esoknya  akan dilangsungkan di IAIN Pontianak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here