Kapolda Kalbar: Jangan Main-main dengan Barang Hitam

0

hamparan.info – Ada yang berbeda dari hari biasanya di perbatasan RI-Malaysia di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kepala Biro Pembinaan Operasional (Karobinopsnal) Baharkam Polri, Brigadir Jenderal Polisi  Ermi Widyatno.

Pria lulusan Akpol 1987 itu berpengalaman dalam bidang reserse dan jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah mantan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah datang ke Entikong guna melakukan peninjauan.

“PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Entikong adalah pintu gerbang Indonesia. Sebagai pintu gerbang negara PLBN Entikong harus rapi, aman dan indah,” kata Karobinopsnal Baharkam Polri, Brigadir Jenderal Polisi  Ermi Widyatno. “Supaya warga luar tertarik datang kesini. Kalau dulu kita yang kesana, sekarang coba kita tarik orang luar yang kesini,”.

Sebelum meninggalkan PLBN Entikong, Karobinopsnal Baharkam Polri, Brigadir Jenderal Polisi  Ermi Widyatno bertemu Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Sanggau.

“Menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk benar-benar ikut menjaga keamanan Pemilu 2019. Tahun ini Pemilu-nya agak berbeda. Mudah-mudahan itu (Pemilu) bisa berjalan dengan baik, aman, asal rekan-rekan semua bekerja dengan sebaik-baiknya. Selamat bekerja,” ucapnya  berpesan dan mengingatkan.

Provinsi Kalimantan Barat memiliki 5 perbatasan yang berdekatan langsung dengan negara Malaysia. Di antaranya adalah Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, Aruk-Sajingan Besar di Kabupaten Sambas, Entikong di Kabupaten Sanggau, Senaning di Kabupaten Sintang, dan Badau di Kabupaten Kapuas Hulu.

Untuk itulah, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono  menegaskan, pihaknya mandat perintah dari Presisen RI Joko Widodo dan Kapolri untuk serius terhadap wilayah perbatasan RI-Malaysia di wilayah ini.

“Pimpinan Polri telah mengamanahkan kepercayaan dan memberikan reward tunjangan khusus bagi anggota yang bertugas di perbatasan. Maka dari itu tunjukan tanggung-jawab, berikan kinerja terbaik, ukir prestasi, lakukan terobosan kreatif, tingkatkan pengamanan terhadap orang maupun barang di sepanjang kawasan pintu keluar masuk yang berada di sepanjang perbatasan, jangan sampai ada oknum anggota yang berhianat, apalagi terlibat penyelundupan,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi  Didi Haryono.

Kembali ia menegaskan,”Berikan efek jera bagi para pelaku sehingga bisa meminimalisir praktik illegal dan lundup hingga Kalbar betul-betul Zero illegal dan Zero lundup. Tingkatkan terus pengawasan terhadap orang maupun barang yang melewati PLBN, maupun jalur-jalur tikus di sepanjang perbatasan. Zero ilegal dan zero tolerance benar-benar dapat terwujud,”.

Ia berharap,”Ini tentunya demi untuk kebaikan kita bersama. Dan ini menjadi kebanggaan Kalbar dengan semboyan Polda Kalbar Berkibar. Pastikan semua harus sesuai dengan prosedur, untuk menuju ke Zero Ilegal,”

Memperketat pengamanan dan pengawasan, tidak ada lagi ruang kegiatan ilegal terjadi di wilayah perbatasan ini. “Harus zero illegal, zero lundup jangan ada yang coba-coba bermain-main dengan yang hitam-hitam. Bangun sinergi dengan instansi terkait dan rangkul masyarakat,“ ucapnya menegaskan.

Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi, menyebut kedatangan Kepala Karobinopsnal Baharkam Polri, Brigadir Jenderal Polisi  Ermi Widyatno, ke Entikong untuk melihat secara langsung kondisi keamanan wilayah perbatasan sekaligus melakukan pengawasan.

“Di Entikong tim yang dipimpin Karobinopsnal Baharkam Polri, Brigadir Jenderal Polisi  Ermi Widyatno  disambut saya (Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi, tokoh masyarakat serta sejumlah pimpinan dinas/instansi di perbatasan,” kata Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi.

Dia menjelskan, berbagai kerawanan yang ada diperbatasan dan langkah penanganan yang diambil kepolisian, serta program pemeliharaan Kamtibmas.

“Sejak akhir 2018 sampai 2019 ada 48 kasus yang berhasil diungkap Polres Sanggau. Perkara ini, sebagian penanganan kasusnya dilimpahkan ke instansi yang berkewenangan di perbatasan.Karena penanganan kasusnya menjadi kewenangan otoritas terkait di perbatasan, sehingga kasusnya kami limpahkan. Ada 18 kasus yang kami limpahkan,” kata dia.

Dia  berkata,”Capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) selama 2018-2019 yang berhasil dikumpulkan dari lalu lintas kendaraan asing di PLBN Entikong senilai Rp1.462.200.000,”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here