Di Kubu Raya, Ada Wisata Militer

hamparan.info – Kompi Kavaleri 12/ Macan Dahan Chakti menerima kunjungan dari Gugus Depan IV Simpang Mandong, SDN 11 Selesung, SDN 24 Tuan dan SDN 12 Pandan Sembuat, dari Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau yang melaksanakan Wisata Militer dengan mengunjungi satuan Kikav 12/MDC di Jalan Adi Sucipto, Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Komandan Kompi Kaveleri 12/MDC Kapten Kavaleri Eka Teguh Wijaya mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk mengenalkan satuan serta mengenalkan dunia militer kepada masyarakat, khususnya kepada anak anak, menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kepada anak-anak sejak usia dini. Sehingga mereka dapat melihat secara langsung kegiatan sehari-hari TNI yang mempunyai tugas utama mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan dimulai dari pengenalan senjata, atribut satuan, outbound, alutsista dan sesi tanya jawab, makan bersama dan diakhiri foto bersama.

“Kami sangat senang dengan kedatangan kunjungan SD kec. Tayan hulu karena laporan dari Guru disana banyak anak yang putus sekolah. Sehingga kedatangan ke kikav 12/MDC dapat memotivasi anak-anak agar tidak putus sekolah sehingga dapat mendaftarkan diri menjadi TNI,” kata Komandan Kompi Kaveleri 12/MDC Kapten Kavaleri Eka Teguh Wijaya.

Sementara itu, Wali Kelas SD 11 Rubina, menilai kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa cinta tanah air, dan menumbuhkan rasa bangga sebagai anak indonesia serta cinta TNI. Menambah wawasan dan mendidik kedisiplinan, diharapkan anak anak termotifasi menjadi TNI.

Kegiatan dipimpin olehKomandan Kompi Kaveleri 12/MDC Kapten Kavaleri Eka Teguh Wijaya ini berjalan dengan lancar, walaupun dilaksanakan cukup singkat, namun kesan yang ditimbulkan sangatlah positif serta sangat berkesan bagi siswa siswi.

Budaya Menabung Sejak Usia Dini

hamparan.info – Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke–55 Dharma Pertiwi Yayasan Kartika Jaya Koordinator XLIII Yonif 631/Atg, bekerjasama dengan pihak BRI Cabang Palangka Raya menggelar acara Kegiatan Gemar Menabung Usia Dini, di Taman Kanak Kanak Kartika XVII-26 Mayonif R 631/Atg Jalan Tjilik riwut KM 1, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Bayu Yudha Pratama, mengajak murid murid TK Kartika XVII-26 berkunjung ke Kantor Cabang BRI Palangka Raya, serta memberikan sosialisasi pelajaran praktek cara menabungkan uang ke dalam buku tabungan Bank BRI dan cara menggunakan ATM. Para murid murid TK Kartika XVII-26 Yonif 631/Atg, tampak begitu antusiasnya karena dapat mencoba sendiri.

“Mengajarkan menabung dimulai sejak usia dini adalah hal yang positif, kalau sudah terbiasa menabung berarti mengajarkan anak untuk berhemat, apabila sudah besar kebiasaan itu sudah tertanam,” kata Bayu Yudha Pratama.

Selain itu, sebagai imbauan kepada orangtua/wali murid, mengajarkan untuk menabung pada anak bukan hanya di sekolah, tetapi peran orangtua di rumah jauh lebih baik untuk mulai mengajarkan menabung pada anak-anaknya di usia dini.

Ini Cara Melestarikan Budaya Islam

hamparan.info – Guna melestarikan budaya Islam yang mulai luntur karena sebagian para remaja menyukai kesenian luar negeri yang menurutnya lebih modern. Sedangkan seni tradisional dianggap ketinggalan zaman.

Nah, untuk mengembalikan kecintaan remaja terhadap kesenian tradisional, maka Yayasan SMP, SMA dan SMK Darul Fatwa akan menggelar lomba Qosidah, Hadroh, Marawis, dan Barzanji tingkat SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Sumedang, memperebutkan piala tingkat Provinsi Jabar.

BACA Penilaian Sembilan Program Reformasi Birokrasi di Kodam III/Siliwangi

Menurut ketua panitia penyelenggara, Haji Ceceng Hidayat, “Untuk kegiatan lomba ini akan dimulai pada Sabtu 23 sampai dengan 24 Februari 2019, yang diikuti oleh 70 peserta berupa Tim, dan ini didukung langsung oleh Bapak Kepala Sekolah, Ketua Yayasan Darul Fatwa (SMP, SMK, SMA Darul Fatwa),”.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan Ketua Yayasan, karena lomba ini dipusatkan di Kampus SMA Darul Fatwa.

BACA Ziarah Peringati Hari Juang Kartika 

“Selain itu, untuk piala dan uang pembinaan juga ada dari Bapak Kepala Sekolah Dr. H. M. Supriyadi, dan Ketua Yayasan Hajah Rina Darojatun serta panitia menyiapkan doorfrize,” ucapnya.

Kampanye Zaman Now Bukan Lagi . . .

Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan saat ini bukan zamannya lagi melakukan kampanye dengan membagi-bagikan uang atau sembako kepada masyarakat. Kandidat, tim pemenangan maupun relawan Caleg ataupun Capres-Cawapres yang masih melakukan hal itu, tidak ubahnya pihak yang tak bisa move on dari kampanye zaman old.

“Kampanye zaman now bukan lagi mengobral janji-janji manis. Apalagi sebar rupiah ke para pemilih. Tetapi, harus dengan menekankan pada dialog terbuka antara kandidat dengan warga. Kehadiran fisik kandidat, baik secara langsung dihadapan pemilih maupun menggunakan platform media sosial menjadi sebuah keharusan,” ujar Bambang Soesatyo usai melantik Kader dan Saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Tim Pemenangan Bambang Soesatyo di Purbalingga, Jawa Tengah.

Bambang Soesatyo : Kenali Calon Wakil Rakyat

Dari pagi hingga sore hari, Bambang Soesatyo berkeliling melantik ribuan kader dan saksi TPS Tim Pemenangan Bamsoet di delapan titik kecamatan di Purbalingga, yaitu Kecamatan Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karangjambu, Karanganyar, Karangmoncol, Rembang dan Kertanegara.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila yang juga Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menandaskan pentingnya dialog terbuka, karena pemilih saat ini sudah sangat kritis. Mereka sudah sadar dan tidak ingin salah memilih serta tidak mudah lagi diiming-imingi dengan uang puluhan atau ratusan ribu rupiah. Tim pemenangan ataupun relawan yang hanya mengandalkan money politic, harus bersiap gigit jari.

“Bukan hanya dialog, kampanye yang dijalankan tim pemenangan maupun relawan juga harus membangun jembatan untuk menghubungkan hati calon pemilih dengan kandidat yang dijagokannya. Tawarkanlah sesuatu yang nyata, sesuatu yang membumi, bukan sesuatu yang jauh di awang-awang,” kata dia dalam keterangan resminya.

BACA Ekonomi dan Politik di Davos, Menko Luhut: Kami Tahu

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menilai walaupun sudah ada aturan hukum yang melarang money politic, namun prakteknya kerap masih ditemukan di lapangan. Jika ancaman pidana sepertinya tidak mampu menghalau, maka hukuman sosial harus diberikan untuk memberantas money politic.

“Jika Caleg yang terpilih hanya mengandalkan money politic tanpa mempunyai kualitas serta kemampuan yang baik, bagaimana negara kita akan maju dan makmur. Karenanya, senjata utama yang digunakan oleh para Caleg dan tim pemenangan sekarang bukan lagi uang. Tetapi, program, ide, gagasan dan kesungguhan kandidat untuk bekerja melayani rakyat,” kata dia.

https://www.youtube.com/watch?v=_MZntPvyLQA

Millenial Road Safety Festival, Transportasi di Batam Gratis

hamparan.info – Kepolisian Polda Kepri dan Jajarannya bekerja sama Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perhubungan beserta Organda menyiapkan armada transportasi geratis bagi warga Batam.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga mengatakan kerjasama penyediaan angkutan umum geratis dalam rangka menggelar Millenial Road Safety Festival (MRSF).

BACA Jaringan Prostitusi Online Batam Gunakan WeChat

“Bagi masyarakat Batam silahkan hadir dan naik angkutan umum secara gratis, ” kata Erlangga di Mako Polda Kepri.

Bukan hanya transportasi gratis sebut Erlangga untuk acara tersebut disediakan Parkir gratis bagi yang membawa kendaraan.

Ia menyebutkan sekitar 80 ribu masyarakat yang sudah terdata yang dipastikan akan menghadiri Millenial Road Safety Festival,di dataran Engku Putri, Batam Centre.

Acara tersebut akan dinikmati oleh masyarakat Batam secara umum. Tetapi juga, menjadi tontonan wisatawan dari Malaysia dan Singapura. Pasalnya, panitia mengundang Rossa yang merupakan Artis Papan atas Indonesia.

Selain itu, juga ada Selvi KDI; Devano Denandra; Lyla Band; Jazz Band; DJ Putri Una; DJ Kartika Ayu; dan sederat artis lainnya. “Ini acara besar dan memang pesertanya sudah sangat ramai. Kita berikan hiburan dengan penampilan Rossa juga,” kata Erlangga dalam keterangan resminya.

Dia menjelaskan, pihak panitia sudah menyiapkan 120 bus untuk memastikan masyarakat mendapat kemudahan untuk datang di acara yang dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB ini. Bus tersebut berada di setiap Mapolsek di 12 kecamatan yang ada di Kota Batam.

BACA Bea Cukai Amankan Penyelundupan 95.750 Baby Lobster ke Singapura

“Teknisnya nanti, masyarakat tinggal bilang akan ke acara MRSF dan akan diantarkan secara gratis. Kita sudah sampaikan kepada Organda dan penyedia jasa angkutan untuk membantu masyarakat,” kata Erlangga.

Sementara itu Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati menyebutkan, panitia akan menyiapkan sejumlah kantong parkir yang bisa digunakan masyarakat secara gratis di beberapa lokasi di sekitar area kegiatan. Ada sekitar delapan kantong parkir yang bisa menampung sekitar 14 ribu kendaraan bermotor milik warga.

Kantong parkir akan dijaga oleh petugas gabungan dari kepolisian, Dishub dan Satpol PP.

Untuk pos keamanan sendiri, panitia sudah menyediakan empat pos yang berada di empat penjuru alun-alun. Tak hanya diisi petugas keamanan, tetapi juga akan disiagakan petugas medis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis selama acara.

Selain itu Putu menyampaikan bahwa, pihaknya juga sudah mensosialisasikan pengalihan arus lalu lintas. Karena, akan ada penutupan sejumlah ruas jalan.

“Di seluruh videotron yang ada di Batam, akan kita siarkan informasi pengalihan arus dan kantong parkir gratis untuk masyarakat yang akan datang dengan kendaraan sendiri. Sebenarnya kita siapkan angkutan gratis itu, untuk mengantisipasi kantong parkir yang terbatas. Tapi kita tetap akan siagakan petugas untuk keamanan kendaraan yang ada,” kata Putu.

Video: Gerakan Tilang Sampah 2019 di Sungai Putat

hamparan.info – Tepat pada 21 Februari 2019  Hari Peduli Sampah Nasional HPSN warga Sungai Putat, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, punya cara tersendiri memperingatinya.

Caranya adalah, menggelar aksi nyata berupa Tilang Sampah dan Sutan Betapa. Aksi nyata peduli kebersihan lingkungan ini juga turut berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Selain itu, keterlibatan komunitas Kreasi Sungai Putat juga turut juga bersama warga untuk bersama-sama mengkampanyekan gerakan peduli terhadap sampah.

 

Video: Tilang Sampah Jadi Berkah

hamparan.info – Ratusan warga di RT 001 RW 025, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, melakukan aksi Tilang Sampah dan Betapa. Aksi ini dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019.

HPSN yang setiap tahun dilakukan itu guna mengingatkan penyadaran bagi setiap warga. Di RT 001 RW 025 nantinya akan dijadikan tempat pengolahan sisa bekas pakai atau sampah untuk percontohan.

Bambang Soesatyo : Kenali Calon Wakil Rakyat

Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI

hamparan.info – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan masyarakat bahwa Pemilu 2019 tidak hanya tentang pemilihan pasangan presiden-wakil presiden saja. Melainkan juga ada pemilihan anggota legislatif mulai dari DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga DPR RI. Selain mengenal visi dan misi Capres-Cawapres, masyarakat juga perlu mengenali calon para wakilnya di berbagai tingkat legislatif.

“Memilih para wakil rakyat di tingkat legislatif tak kalah penting dibanding memilih pasangan presiden-wakil presiden. Karena di legislatif berbagai peraturan dirumuskan. Salah memilih wakil rakyat juga akan menyebabkan salah arah pembangunan,” ujar Bambang Soesatyo usai melakukan pengukuhan Saksi dan Kader Tempat Pemungutan Suara (TPS) Tim Bambang Soesatyo di Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa malam, (19/2/2019) dalam keterangan resminya.

Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI
Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI

BACA DPRD Kalbar Dukung Pembangunan Gedung SPN, karena . . .

Dari pagi hari hingga malam, Bam Soesatyo mengukuhkan ribuan saksi dan kader TPS di tujuh Kecamatan di kawasan Dieng, Banjarnegara, antara lain Kecamatan Pandanarum, Kecamatan Kalibening, Kecamatan Karangkobar, Kecamatan Batur, Kecamatan Pejawaran dan Kecamatan Pagentan dan Kecamatan Wanayasa.

Sebelumnya hari Senin (18/2), Pengukuhan Calon Saksi/Kader TPS Timses Bamsoet #01 juga sudah dilaksanakan di tujuh Kecamatan di Banjarnegara antara lain: Sigaluh, Banjarnegara, Pangedongan, Banjarmangu, Madukara, Purwanegara dan Bawang.

BACA Ini Patroli TNI POLRI Cipta Kondisi Pemilu 2019

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila yang juga Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengajak masyarakat untuk aktif mengkaji track record para calon wakil rakyat. Bagi yang baru mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, bisa dilihat bagaimana peran dan keaktifannya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Sedangkan bagi yang incumbent, dapat dlihat bagaimana kinerjanya selama duduk menjadi anggota DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga DPR RI.

“Jangan memilih wakil rakyat hanya karena diiming-imingi uang semata. Sebagai pemilik sah republik ini, kita harus menyadari bahwa kedaulatan rakyat tidak ada harganya, tidak bisa dinilai hanya dengan uang. Pilihlah para wakil rakyat yang mau bekerja keras membangun bangsa dan negara. Jangan pilih wakil rakyat yang kurang rekam jejak baiknya,” tutur Bambang Soesatyo.

BACA Pangdam XII/Tpr Tinjau Sasaran TMMD ke-104 di Ketapang

Legislator Partai Golkar Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menilai dengan semakin meningkatnya kesadaran politik setiap warga negara, maka kedepannya partai politik tidak akan lagi mengajukan Caleg yang tidak jelas. Melalui Pemilu, rakyat bisa memberikan reward and punishment.

Para wakil rakyat yang sudah membuktikan kinerjanya, punya peluang terpilih kembali. Namun para wakil rakyat yang pemalas, jangan harap bisa kembali terpilih.

BACA Catat, Ini Zona Integritas 9 Satker Polda Kalimantan Barat

“Begitupun sebaliknya, jika masyarakat justru hanya terbuai dengan money politic tanpa melihat rekam jejak sang calon, jangan harap masa depan Indonesia menjadi lebih baik. Pilih dan menangkan orang-orang baik agar bisa menjadi para wakil rakyat yang baik dan membawa Indonesia lebih maju lagi,” kata Bambang Soesatyo.

 

Penyumpahan Prajurit Momentum yang Bersejarah

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi melantik sebanyak 183 prajurit bintara pada Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara TNI AD TA. 2018 di Lapangan Sapta Marga, Rindam XII/Tpr, Senin (18/2/19).

Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi mengaku bangga dan menyampaikan ucapan selamat kepada para Bintara atas keberhasilannya dalam menyelesaikan pendidikan.

“Agar keberhasilan ini dapat kalian jadikan motivasi untuk menapaki perjalanan pengabdian di lingkungan TNI AD,” tutur Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Pelantikan Bintara dan penyumpahan sebagai Prajurit, merupakan momentum yang bersejarah. Sejak saat inilah para Bintara telah memasuki tahap awal dalam perjalanan panjang untuk mendarmabaktikan diri sebagai Benteng Negara.

“Janji dan sumpah yang telah diucapkan harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Kepada para Bintara, agar mensyukuri segala anugerah Tuhan atas keberhasilan yang telah diraih sebagai prajurit. Juga agar selalu meningkatkan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan guna menghindari dan mencegah terjadinya pelanggaran.

“Jadilah prajurit yang militan dan selalu berpegang teguh kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam setiap langkah dan tindakan,” ujar Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi .

Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menyampaikan terima kasih pada Danrindam XII/Tpr serta jajarannya atas kerja kerasnya dalam menyelenggarakan program pendidikan.

“Lakukan evaluasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan pendidikan, sehingga dapat dilakukan penyempurnaan pada program pendidikan yang akan datang,” kata Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi dalam keterangan tertulisnya.