DPRD Kalbar Dukung Pembangunan Gedung SPN, karena . . .

  • Whatsapp
banner 468x60

hamparan.info – Rencana pembangunan Gedung SPN tahap II sebesar Rp 185.117.521.500 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Maka, total anggaran untuk pembangunan Gedung SPN ini senilai Rp 340.385.568.000.

Pembangunan SPN itu mendapat dukungan dari DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Adalah Martinus Sudarno. Dia merupakan juru bicara Fraksi PDIP DPRD Kalbar. “DPRD Kalbar mendukung sepenuhnya pembangunan Gedung SPN di Kota Singkawang,” kata Martinus Sudarno.

Muat Lebih

banner 300250

Martinus Sudarno menjelaskan alasanya mendukung pembangunan SPN di Kota Singkawang. “Karena, kapasitas SPN sekarang sudah tidak memungkinkan untuk menjadi Gedung SPN dalam membentuk kepolisian yang profesional,” ucap Martinus Sudarno.

Kemudian Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalbar melalui masing-masing juru bicaranya Prabasa Anantatur dan Tanto Yakobus juga mendukung sepenuhnya pembangunan Gedung SPN Polda Kalbar di Kota Singkawang.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menjelaskan, luas lahan SPN saat ini hanya 14,875 M2 sudah tidak efektif dan efisien untuk kegiatan pendidikan dan latihan.

“Saat ini gedung Sekolah Kepolisian Negara (SPN) sudah tidak memadai dan berada di tengah Kota Pontianak dan sudah tidak representatif serta kegiatan lapangan jarak tempuh jauh,” kata dia.  “Polda Kalbar juga menerima hibah lahan untuk dibangun Gedung SPN Polda Kalbar dari Pemerintah Provinsi Kalbar. Menerima dari masyarakat hibah sebesar 40 hektare lahan untuk bangun Gedung SPN Polda Kalbar di Kota Singkawang,” ucap Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono saat mempaparkan rencana pembangunan SPN di hadapan Gubernur Kalbar Sutarmidji, Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah, Ermin Elviani, Hj Suma Jenny dan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Gedung DPRD Provinsi Kalbar.

SPN secara struktural di bawah Kapolda dan secara fungsional langsung berada di bawah Kapolri cq Kalemdiklat Polri.

“Nah, untuk kuas tanah keseluruhan milik SPN 44.070 M2. Luas tanah yang digunakan untuk Mako dan Operasional SPN 14,875M2. 700 M2 untuk Diklat,” ucapnya menjelaskan. ”Lahan yang akan di Bangun Gedung Mako SPN ini berada di Jalan Conglongkong RT 10 RW 04 Kelurahan Sagatani Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang. Luas lokasi 40 Ha, lokasi I seluas 9,1 Ha dan Lokaso II seluas 30,9 Ha,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Pada kesempatan itu juga, Didi Haryono menyingung soal angka kejahatan di Kalimantan Barat selama 2018 menurun. Hal itu menunjukan Provinsi Kalimantan Barat, aman terkendali dan damai tenteram.

Untuk informasi, selama tahun 2018 Kepolisian Daerah Kalimantan Barat berhasil menurunkan angka kejahatan dari 5.984 kasus di tahun 2017 dapat ditekan sebanyak 5.903 kasus di tahun 2018. Dengan penyelesaian sebanyak 5.730 kasus.

Selanjutnya dalam penanganan kasus transnasional crimes, kejahatan lingkungan, kejahatan yang merugikan kekayaan negara dan narkoba, tahun 2018 sebanyak 2.052 kasus dibanding tahun 2017 hanya 1.502 kasus. Dengan jumlah tersangka yang dilakukan penahanan sebanyak 10.832 orang, meningkat 12,2% menjadi sebanyak 12.158 orang pada tahun 2018, yang terdiri dari pria 10.524 orang dan wanita 1.634 orang (13,4% wanita).

“Apabila jumlah warga Kalbar yang bermasalah dan ditahan dibanding dengan jumlah penduduk kalbar 5,4 juta lebih, maka presentase dan rasionya 0,22% atau 1:444,” ujarnya dalam keterangan resminya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *