Cara Membuka Keterisolasian Desa di Perbatasan

hamparan.info – Murid SD Negeri 04 Bakul, Dusun Bakul, Desa Labian Irang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Bara, bergembira. Untuk pergi ke sekolah, mereka tidak lagi harus berenang menyeberangi sungai, ataupun dengan menggunakan rakit yang dibuat oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia – Malaysia Batalyon Infanteri 320/Badak Putih.

Sebentar lagi mereka akan bisa pergi sekolah dengan menggunakan jembatan gantung. Yang saat ini tengah dilaksanakan pembuatannya oleh Satgas Pamtas Yonif 320/BP bekerjasama dengan Vertikal Rescue Indonesia (VRI ).

Dansatgas Pamtas Yonif 320/BP, Letnan Kolonel Infanteri Imam Wicaksana mengatakan pembuatan jembatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Satgas Pamtas untuk membantu kesulitan masyarakat di perbatasan.

“Sebelumnya kita sudah membuatkan rakit untuk mereka, namun kita tetap terus berupaya membuatkan jembatan untuk warga dan baru sekarang alhamdulilah baru bisa terealisasi,” katanya.

Dengan dibangunnya jembatan gantung tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Labian Irang. Selain itu agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan pembangunan, pendidikan, ekonomi dan hubungan sosial di masyarakat perbatasan.

Pengerjaan pembuatan jembatan gantung dimulai dari hari Rabu, 30 Januari kemarin yang dipimpin oleh Letnan Dua Inf Apendi. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Desa Labian Irang Bapak Herkulanus Beger serta upacara adat oleh para tetua adat Desa Labian Irang.

Salah satu aparat desa mengatakan bahwa keberadaan jembatan gantung tersebut semakin membuka akses desanya terhadap desa yang lain. “Akhirnya desa kami tidak terisolasi dari desa-desa yang lain,” katanya.

Pupuk Jiwa Korsa Lewat Olahraga

hamparan.info – Para Perwira Menengah dan Perwira Pertama Kodam XII/Tamjungpura, melaksanakan olah raga bersama di Sport Center Kodam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (31/1/19).

Di sela kegiatan olahraga, Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe menerangkan, bahwa kegiatan olahraga yang dilaksanakan kali ini diikuti oleh ratusan Pamen dan Pama satuan jajaran Kodam XII/Tpr se-Garnizun Pontianak.

Dia bilang, kegiatan olahraga seperti ini memang rutin dilakukan dengan tujuan untuk memupuk kebersamaan, soliditas dan jiwa korsa dikalangan para Perwira jajaran Kodam XII/Tpr, disamping itu juga sangat bermanfaat untuk menjaga vitalitas, kesegaran dan kesehatan jasmani.

Pada kesempatan kali ini permainan yang dilaksanakan adalah pertandingan sepak bola antara kesebelasan Pamen berhadapan dengan kesebelasan Pama. Pertandingan diawali dengan pelaksanaan pemanasan yang diikuti oleh seluruh peserta dipandu oleh seorang Perwira dari Jasmani Militer Kodam XII/Tpr.

Tampak kedua kesebelasan saling berbalas serangan. Dalam pertandingan ini kemenangan bukan utama melainkan lebih mengedepankan kebersamaan. Lebih untuk meningkatkan tali silaturahmi dan kekompakan di antara para Perwira Kodam XII/Tpr.

“Suasana yang sangat cair dalam kegembiraan, kebersamaan dan saling melepas tawa ria dalam keakraban, suasana seperti ini diharapkan akan mempunyai dampak yang positif terhadap kondisi para Perwira baik secara fisik maupun mental yang sudah tentunya akan mempunyai pengaruh terhadap aktifitas kedinasan, apabila fisik sehat dan mental juga sehat sudah tentu akan bermuara pada terlaksananya tugas-tugas secara oftimal sesuai dengan program yang sudah ditetapkan,” kata dia.

Antisipasi Karhutla, Tingkatkan Kesiapsiagaan

hamparan.info – Koramil Jajaran Kodim 1011/Kuala Kapuas, mengikuti Latihan Penanganan Karhutla Bersama Manggala Agni dan Regu Pemadam Kebakaran, di di PT SCP, Desa Paduran Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Dandim 1011/Klk Letkol Kav Bambang Kritianto Bawono, menyampaikan latihan digelar dalam rangka mengantisipasi adanya perubahan musim di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, dari musim hujan ke musim kemarau.

“Kegiatan latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan semua pihak yang terlibat dalam pencegahan Karhutla dengan kondisi yang dibuat sedemikian rupa seolah-olah memang benar terjadi kebakaran,” kata dia.

Selain personil dari Koramil dan Anggota Manggala Agni serta Regu Pemadam Kebakaran latihan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) juga diikuti oleh PT. Best Agro, PT. SCP, Balai Pengendalian Perubahan Iklim, PKHL (Pengendalian Kebakaran hutan dan lahan) serta BPBD Kabupaten Pulang Pisau.

Personel Kodim 1011/Klk bersama anggota Manggala Agni dan Regu Pemadam Kebakaran didukung oleh pihak terkait, bersama-sama melakukan latihan secara riil yg dimulai dari pembekalan dilanjutkan praktek mengenai kesiapan menjaga wilayah Pulang Pisau dari kebakaran lahan selama memasuki musim kemarau ke depan, mengingat sebagian besar adalah lahan gambut.

Dengan melakukan simulasi dan praktek penanggulangan kebakaran, diharapkan dari kegiatan ini masing-masing instansi yang terlibat dalam operasi penanggulangan Karhutla akan semakin siap.

Tata Cara Persyaratan Menjadi Anggota Veteran

hamparan.info – Kepala Badan Pembina Administrasi Veteran dan Cadangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Monang Haris Parsaulian S yang diwakili oleh Kabag Regring, Letnan Kolonel Cpl Margono dan Kabag Minvet, Mayor Caj (K) Dwison, W. menjadi narasumber pada Dialog Interaktif di RRI Pontianak, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pontianak. Dengan tema Persyaratan Menjadi Anggota Veteran.

Dalam dialognya Kabag Minvet, Mayor Caj (K) Dwison, W. menjelaskan Veteran adalah Warga Negara Indonesia yang bergabung dalam kesatuan bersenjata resmi yang diakui oleh pemerintah yang berperan secara aktif dalam suatu peperangan menghadapi negara lain dan atau gugur dalam pertempuran dalam membela, mempertahankan kedaulatan NKRI.

“Atau warga negara Indonesia yang ikut serta secara aktif dalam pasukan Internasional dibawah mandat PBB untuk melaksanakan misi perdamaian dunia,” katanya.

Sebelumnya hal tersebut diatur pada undang-undang No 76 yang bisa menjadi anggota Veteran adalah yang pada saat berjuang sudah berumur 14 tahun dan memegang senjata langsung bertempur tidak termasuk anggota pendukung seperti PMI, Caraka, Bagian Dapur dan lain-lain.
Namun pada undang-undang No 15 tahun 2012 berubah menjadi seluruh personil yang terlibat dalam perjuangan tersebut.

Sedangkan Kabag Regring, Letnan Kolonel Cpl Margono menyampaikan persyaratan administrasi untuk mendaftar sebagai veteran antara lain,

Persyaratan Umum.

1. WNI usia sampai dengan mencapai minimal 50 tahun.

2. WNI berjuang mempertahankan Kemerdekaan.

3. WNI menderita cacat badan dan cacat ingatan akibat dari perjuangan bersenjata atau menjalankan suatu tugas negara RI.

Persyaratan Khusus.

1. Mengisi formulir pendaftaran/permohonan calon Veteran yang di syahkan oleh Kakanminvetcad (rangkap 6 dan ditempel pas foto 4×6)

2. Foto Copy kartu keluarga yang dilegalisir oleh pejabat setempat.

3. Foto Copy kartu tanda penduduk yang masih berlaku dan dilegalisir oleh pejabat setempat.

4. Surat keterangan tidak terlibat G.30 S/PKI atau organisasi terlarang dari Kodim setempat.

5. Surat keterangan hasil penelitian (SKHP) dari kepolisian.

6. Melampirkan surat kenal lahir minimal dari lurah atau desa dan sudah berusia 14 tahun pada waktu mulai perjuangan untuk PKRI serta minimal 18 tahun bagi pembela Trikora, Dwikora, Seroja 1975/1976.

7. Melampirkan surat keterangan para saksi (untuk pengajuan bagi seroja tidak perlu).

8. Melampirkan Pas foto terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar

Maka bagi masyarakat yang akan mendaftarkan menjadi anggota Veteran dapat mengurus di kantor Administrasi Veteran dan Cadangan (Kanminvetcad) yang ada di setiap Kodim.

Kehadiran Advokat Harus Memberikan Manfaat

hamparan.info – Umbaran senyum merekah di tengah ruangan berukuran lebar. Kursi tersusun rapi terisi. Sesosok wanita mengenakan baju coklat. Jalannya melaju cepat. Badannya tegap.

Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolda) Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Polisi  Sri Handayani demikian nama lengkap dan jabatannya. Pada Rabu malam, 30 Januari 2019, Jenderal bintang satu ini hadir pada kegiatan Pembukaan Musda IKADIN Kalbar Tahun 2019. Acara itu digelar di Hotel Kini Kota Pontianak. Ia tak sendiri. Ia didampingi Wadir Reskrimum Polda Kalimantan Barat AKBP Joko Sadono.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolda) Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Polisi Sri Handayani mengingatkan advokat sebagai pendamping, kuasa dan penasihat hukum bagi orang-orang yang berperkara pidana. Artinya, sangat vital posisinya dalam criminal justice system serta berada sejajar dengan penegak hukum yang lain sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2003 Tentang Advokat. Sebagai sesama praktisi dalam dunia hukum pidana, hubungan profesional kolegial antara Polri dengan advokat sudah selayaknya ditingkatkan ke tahap yang lebih profesional, namun tetap harmonis.

“Untuk itu saya sampaikan terima kasih kepada advokat-advokat mitra Polri yang telah bersinergi dengan Polri selama menjalankan fungsinya di proses peradilan,” ujarnya.

Mantan Kasetukpa Lemdiklat Polri itu menuturkan, Polri, khususnya Polda Kalimantan Barat berkomitmen untuk melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional. Ini dilakukan demi memenuhi rasa keadilan masyarakat dengan cara berkinerja dengan benar atau yang diakronimkan sebagai ‘Polda Kalbar Berkibar’.

“Salah satu program prioritas kami adalah zero illegal dan zero tolerance yang memiliki korelasi dengan pemberantasan mafia-mafia termasuk mafia peradilan. Hal ini tentunya tidak dapat dicapai sendiri oleh Polda Kalimantan Barat tanpa bantuan dari penegak hukum lain, termasuk advokat. Maka, dengan demikian, penghormatan terhadap ketentuan beracara dalam peraturan perundang-undangan, kode etik profesi dan etika moral menjadi hal yang mutlak dibutuhkan guna mendukung pemberantasan mafia peradilan,” kata dia dikutip dalam keterangan resminya.

Sesuai dengan tema Musda tahun ini yakni “Ikadin Sebagai Kekuatan Dalam Menciptakan Advokat Pancasilais” serta menjelang pelaksanaan pemungutan suara pemilu 2019 bulan april mendatang, Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolda) Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Polisi Sri Handayani berharap, kepada seluruh tamu dan peserta musda sekalian untuk membantu Polri menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Salah satu caranya dengan tidak ikut terjebak dalam pusaran hoaks dan hate speech. Karena Pemilu berkualitas ditandai dengan minimnya gesekan horizontal dan gesekan vertikal pada tiap tahapan pemilu. Ada hal yang sangat krusial yaitu integritas NKRI sebagai hal paling utama yang harus kita jaga dan rawat bersama,” ujarnya.

Dia berharap Musda DPD Ikadin Kalimantan Barat tahun 2019 dapat melahirkan rumusan-rumusan yang membawa manfaat bagi perkembangan profesi advokat. Sehingga bisa memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat yang butuh bantuan hukum.

“Kepada peserta musyawarah untuk menjunjung tinggi kode etik profesi advokat dan senantiasa tunduk pada peraturan perundang-undangan. Menjadi tauladan dalam menjalankan profesi advokat. Menyadari bahwa kehadiran advokat haruslah memberikan manfaat yang bisa dirasakan oleh para pencari keadilan tanpa pamrih,” ucapnya.

 

Jaga Komitmen Netralitas TNI

hamparan.info –  Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrimdam) XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Martin Susilo M Turnip memberikan pengarahan pada anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang X Rindam XII/Tpr saat acara rutin pertemuan gabungan di Aula Sudirman Mako Rindam XII/Tpr.

Danrindam XII/Tpr Kolonel Inf Martin Susilo M Turnip yang juga selaku Pembina Persit KCK Cabang X Rindam XII/Tpr menghimbau pada seluruh anggota Persit KCK Cabang X Rindam XII/Tpr agar bersikap bijak dalam penggunaan media sosial. Dimana pada akhir-akhir ini telah didapati beberapa kasus beredarnya foto-foto atau video yang diindikasi merusak citra nama baik Persit maupun TNI AD.

“Kepada para Ibu Persit agar tidak mengunggah atau menyebarkan foto maupun video ke media sosial pada saat mengenakan pakaian seragam Persit,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut Danrindam XII/Tpr, juga menegaskan bahwasanya sebentar lagi akan berlangsung pemilu yakni, pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg). Dimana para Ibu Persit mempunyai hak untuk memilih, akan tetapi jangan sampai melupakan kenetralitasan TNI.

“Saya minta ibu-ibu turut menjaga komitmen netralitas TNI agar kepercayaan rakyat terhadap institusi TNI AD tetap terjaga,” kata dia penuh harap.

Sedangkan Ketua Persit KCK Cabang X Rindam XII/Tpr, Nyonya Henny Martin Prisila mengajak kepada jajarannya untuk menjadikan pertemuan tersebut sebagai wadah silaturahmi, saling bertukar pikiran maupun ide-ide positif untuk lebih membangun dan mengembangkan organisasi Persit KCK. Serta sebagai sarana memupuk kebersamaan antara anggota Persit KCK Cabang X Rindam XII/Tpr.

Video: Senyum Benderang Warga Pasir Mayang Ketapang

hamparan.info – Sepanjang tahun 2018 Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UPPK) PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat telah membangun Jaringan Tegangan Menegah (JTM) sepanjang 66,65 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 34,5 kms dan gardu distribusi sebanyak 22 unit dengan total kapasitas sebesar 1.500 kVA.

Dengan pembangunan dan perluasan jaringan tersebut diharapkan dapat melayani penambahan pelanggan sebanyak 1.757 pelanggan.

Desa Petebang Jaya dan Pasir Mayang Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang, adalah satu di antara desa yang sebentar lagi akan menikmati listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube PLN Kalimantan Barat pada Senin, 28 Januari 2019, pembangunan dan perluasan jaringan listrik tegangan menengah dan tegangan rendah sedang dibangun di sana.

Progress pengerjaannya sudah mencapai 85  persen. Desa Pasir Mayang dan Desa Petebang Jaya serta 2 desa lainnya, yakni Desa Sidari dan Rangga Intan merupakan satu paket proyek ketenagalistrikan yang dilaksanakan oleh UPPK Kalimantan Barat sejak tahun 2017.

 

 

Ini Tempat Destinasi Wisata Edukasi di Kalbar

 

Mempawah – Dalam satu hari Batalyon Kavaleri 12/Beruang Cakti kembali menerima kunjungan belajar dari siswa-siswi PAUD Sutita Kecamatan Siantan dan SDN 23 Kabupaten Mempawah.

Komandan Batalyon Kavaleri (Danyonkav) 12/BC, Mayor Kav Rinaldi Irawan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi dan melatih kedisiplinan serta menambah wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air.

“Juga untuk menambah semangat belajar anak untuk meraih cita-cita mereka,” kata dia.

Dia bilang, satuannya seringkali menjadi destinasi wisata edukasi dan kegiatan outing pelajar dari sekolah-sekolah yang ada wilayah Kabupaten Mempawah dan Kota Pontianak.

“Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Yonkav 12/BC dijadikan wadah proses pendidikan. Selain menambah wawasan para siswa mengenai profesi Prajurit TNI AD, harapannya kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga dan cinta kepada tanah air,” katanya.

Anak-anak dari PAUD Sutita Kecamatan Siantan sebanyak 87 orang siswa dan guru pendamping sangat antusias mengikuti kegiatan kunjungan ke Yonkav 12/BC. Hal ini terlihat dari rasa ingin tahu siswa siswi ketika Prajurit Yonkav 12/BC memperkenalkan dan memperlihatkan peralatan dan persenjataan serta mengajarkan lagu dan yel-yel untuk membangkitkan semangat.

Hal yang sama juga dilakukan oleh 40 orang siswa serta guru dari SD Negeri 23 Kab. Mempawah, mereka juga sangat antusias mengikuti kegiatan kunjungan tersebut. Tampak keceriaan dan kegembiraan mereka saat menaiki tank milik Yonkav 12/BC.

Donor Darah Tumbuhkan Rasa Peduli

hamparan.info – Personel Brigade Infanteri 19/Khatulistiwa turut serta berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial donor darah yang digelar Yayasan Budha Tzu Chi Kota Singkawang, Jalan Yos Sudarso, Nomor 7C, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (27/1/19).

Kegiatan donor darah ini digelar oleh Yayasan Budha Tzu Chi Kota Singkawang bekerjasama dengan PMI Kota Singkawang. Yang merupakan agenda rutin dari Yayasan Budha Tzu Chi yang digelar setiap tiga bulan sekali.

Komandan Brigif (Danbrigif) 19/Kh, Kolonel Inf Fredy Sianturi, menyatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan keakraban dengan masyarakat dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.

“Diadakannya bakti sosial donor darah ini dapat terjalin hubungan yang baik antara TNI bersama masyarakat dalam rangka mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” kata dia.

Selain personel dari Brigif 19/Kh, kegiatan ini juga diikuti oleh personel dari Kodim 1202/Skw, Yonif Raider 641/Bru, Rindam XII/Tpr, Polres Singkawang serta masyarakat. Kegiatan donor darah cukup mendapat respon positif dari masyarakat Kota Singkawang terlihat dari banyaknya calon pendonor yang mengantre.

Kegiatan Donor Darah yang digelar sangat membantu PMI Kota Singkawang untuk memenuhi ketersediaan stok darah bagi masyarakat Singkawang yang semakin hari semakin meningkat.

Ribuan Sambungan Telepon di Pontianak Terputus

Polisi mengungkap akibat pencurian sentral boks Telkom

hamparan.info – Unit Resmob Polda Kalimantan Barat mengungkap kasus tindak pidana berupa pencurian dengan pemberatan pada Sabtu, 26 Januari 2019. Sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 33 / l / 2019 / Kalbar / SPKT, tanggal 25 Januari 2019 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat, Komisaris Besar Polisi H Arif Rachman melalui Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Kalbar dan juga Koordinator Resmob Polda Kalbar AKBP Fauzan Sukmawansyah menjelaskan kasus ini bermula pada Juli 2018 pukul 11.00 WIB di Dusun Parit Bugis, Kelurahan Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Diketahui terlapor atau penadah berinisial PAR, lelaki kelahiran Pontianak tahun 1992. Dia juga tercatat sebagai warga Kota Pontianak. Dari tangan terlapor ini didapati barang bukti berupa 1 unit SONY EXPERIA M4 dengan nomor imei : 359100060656001.

Dikutip dalam keterangan resminya, adapun kronologis penangkapan terlapor sebagai berikut. Pada Sabtu, 26 Januari 2019 unit Resmob mendapat informasi keberadaan pelaku di wilayah Pontianak Kota. Maka, atas informasi itu Tim langsung bergerak menuju ke Jalan Urai Bawadi dan pada pukul 00.30 WIB Tim berhasil mengamankan seorang laki-laki yg merupakan pelaku tindak pidana beserta barang bukti berupa 1 unit SONY EXPERIA M4 dengan nomor imei : 359100060656001.

Maka selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolda Kalbar untuk proses sidik lebih lanjut. Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, kini pelaku dilakukan interogasi awal oleh penyidik.

Keberhasilan Unit Resmob Polda Kalimantan Barat tidak hanya itu saja, pada Jumat, 25 Januari 2019, juga melakukan pengungkapan kasus tindak pidana pencurian. Kasus ini berawal pada Jumat, 25 Januari 2019 pukul 22.30 WIB di Jalan K.S Tubun Akcaya, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak.

Pelaku diketahui ER. Laki –laki, kelahiran Pontianak tahun 1994. Pelaku merupakan pengangguran alias tidak bekerja. Dia merupakan warga Kecamatan Pontianak Utara. Pelaku tidak sendiri. Dia bersama temannya pada saat melakukan aksi kejahatan. DEW. Demikian inisial pelaku. Usianya 21 tahun, dan dia seorang pengangguran. Tempat tinggalnya di Kecamatan Pontianak Utara. Barang bukti tindak kejahatan yang dilakukan pelaku, yakni berupa kabel jumper milik PT Telkom Indonesia.

Berikut adalah kronologis penangkapan kedua pelaku. Pada Jumat, 25 Januari 2019 pukul 22.00 wib Tim Unit Resmob Polda Kalbar mendapat informasi dari warga bahwa ada orang mencurigakan sedang membongkar boks kabel milik PT Telkom Indonesia di depan sekolah Petrus Jalan K.S Tubun. Lalu kemudian Tim bergerak menuju tempat kejadian perkara. Dan mengamankan ke dua pelaku beserta barang bukti berupa gulungan kabel Jumper yang sudah dirusak dan terlepas dari dalam boks.

Kemudian Tim menghubungi pihak PT Telkom Indonesia agar segera membuat laporan polisi, selanjutnya tim melakukan pengembangan.

Saat ini, kedua pelaku sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Kalimantan Barat. Hal ini dilakukan guna mengungkap motif tindak kejahatan tersebut.

Pengungkapan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan kembali dilakukan oleh unit Resmob Polda Kalimantan Barat, pada Jumat, 25 Januari 2019. Kasus ini bermula pada Rabu, 23 Januari 2019 pukul 22.00 WIB di tepi Jalan Komodor Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat. Atau tepatnya sebelum Mapolsek Pontianak Barat.

Diketahui pelaku berinisial YAY. Laki-laki kelahiran Pontianak tahun 1993.
Pelaku seorang pengangguran ini merupakan warga Kecamatan Pontianak Utara. Pelaku kedua berinial BP. Laki laki kelahiran Pontianak tahun 1998 ini juga seoarang penggangguran ini juga warga Kecamatan Pontianak Utara.

Ada pun barang bukti diamankan berupa kabel JUMPER milik PT Telkom Indonesia. Sedangkan kronologis penangkapan sebagai berikut. Pada Sabtu, 26 Januari 2019 pukul 22.00 WIB Tim Unit Resmob Polda Kalbar mendapat informasi dari warga bahwa ada orang mencurigakan sedang membongkar boks kabel milik PT Telkom Indonesia di depan sekolah Petrus Jalan K.S Tubun.

Kemudian tim bergerak menuju tempat kejadian perkara dan mengamankan ke dua pelaku beserta barang hasil curian berupa gulungan kabel Jumper yang sudah dirusak dan terlepas dari dalam boks.

Kemudian Tim menghubungi pihak PT Telkom Indonesia agar segera membuat laporan polisi, selanjutnya tim melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya.