Bea Cukai Amankan Penyelundupan 95.750 Baby Lobster ke Singapura

Jajaran petugas Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau dan KPU BC Tipe B Batam mengamankan 95.750 baby lobster yang hendak diselundupkan ke Singapura di perairan Pulau Patah, Kecamatan Moro

hamparan.info – Jajaran petugas Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) khusus Kepulauan Riau dan KPU BC Tipe B Batam mengamankan 95.750 baby lobster yang hendak diselundupkan ke Singapura di perairan Pulau Patah, Kecamatan Moro, Senin 24 Desember 2018.

Penyeludupan benih lobster ke luar negeri yang telah dilarang oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan ini menggunakan kapal cepat HSC (High Speed Craft) bermesin 4 x 300 PK fourstroke berkecepatan tinggi.

BACADaerah Perbatasan Rawan Penyeludupan

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau Agus Yulianto saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus di Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau, Tanjung Balai Karimun, Selasa siang 25 Desember 2018.

“Alhamdulilah pecah telor. Ini pertama kalinya patroli laut (Patla) DJBC Khusus Kepri menangkap benih (baby) lobster di laut dan keberhasilan ini tentunya berkat koordinasi di semua jajaran bea dan cukai,” ujar Agus Yulianto.

BACAFoto : Miras Ilegal Malaysia Diamankan
Agus Yulianto mengatakan pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa ada upaya penyeludupan benih lobster dari disekitar perairan Buluh Patah Pulau Moro yang hendak diselundupkan ke Singapura.

“ Sekitar pukul 9:30 WIB kapal patroli laut kami melihat HSC (High Speed Craft) menggunakan mesin 4 x 300 PK fourstroke berkecepatan tinggi. Kemudian dilakukan pengejaran dengan menghidupkan lampu polisi dan memberi tembakan peringatan ke atas supaya HSC tersebut berhenti akan tetapi tidak diindahkan. Setelah dilakukan pengepungan oleh tambahan armada kapal patroli laut kami disekitar Perairan Pu Jello, HSC tersangka terdesak ke dalam hutan bakau serta kandas dan para pelaku berhasil melarikan diri,” tutur Agus Yulianto membeberkan kronologi.

BACAVideo: Serunya Tour de Kepri 2018 di Kepulauan Riau
Lalu, setelah dilakukan pemeriksaan pendahuluan didapati HSC tersebut bermuatan 13 (tigabelas) kotak polystyrene dengan rincian baby lobster jenis pasir sebanyak 87.000 ekor senilai IDR 10.169.256.000 (harga satuan USD 8 dengan kurs IDR 14.611) dan baby lobster jenis mutiara sebanyak 8.750 ekor senilai IDR 1.917.693.7500 (harga satuan USD 15 dengan kurs IDR 14.611). Total jumlah senilai IDR 12.086.949.750.

Agus  menyatakan untuk tujuan dipastikan ke luar negeri atau Singapura. Untuk asalnya, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Apakah berasal dari Wilayah sekitar atau bukan. “Namun di perkirakan berasal dari pengepul yang kemudian akan di selundupkan keluar negeri. Benih lobster termasuk hasil laut yang dilarang penangkapannya berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan,” katanya.

BACALPM Warta Kukuhkan 26 Anggota Baru
Para pelaku dikenakan Pasal 102A huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Kepabeanan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.
Selanjutnya barang bukti berita benih (baby) lobster diserahkan kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan Tanjungpinang untuk di lepas ke habitatnya di Pulau Karimun anak bersama-sama.

LSM Tuding Aparat Terlibat

LSM Kiprah menuding ada pihak-pihak yang sengaja membiarkan penyelundupan 95.750 Baby Lobster ke luar negeri melalui jalur pulau Karimun tujuan Singapur dan Malaysia.
“Sekarang masalahnya, pengepul biasa berhenti bermain, aparatnya yang ikut bermain karena keuntunganya sangat besar,” ujar Jhon Saputra Ketua LSM Kiprah di Hotel Aston Karimun, Selasa 25 Desember 2018.

BACAPenghijauan di Kawasan Bekas Tambang Emas
Dalam kesempatan itu, Jhon tidak menunjukan bukti-bukti adanya keterlibatan aparat dalam penyelundupan bibit lobster ke Singapura dan Malaysua. Hanya saja, LSM yang dikenal ‘vokal’ itu menilai upaya menggagalkan penyelundpan bibit lobster lebih sulit bila aparat ikut bermain.
“Jadi dulu saya minta aparat menertibkan, sekarang justru ada oknum-okum aparat yang malah berbisnis. Ini persoalan yang kita hadapi,” kata Jhon.

Jhon menduga, keterlibatan aparat dalam penyelundupan bibit lobster disebabkan faktor tingginya nilai jual lobster di pasar internasional. Biasanya, bibit lobster diselundupkan ke luar negeri melalui jalur udara. Caranya, bibit lobster di masukan ke dalam botol-botol kecil dan disimpan di koper.

BACASiapa Warga Kehormatan Koprs Brimob?
Menurut Jhon, nilai bibit lobster dalam satu koper ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar. Bila lobster itu dibesarkan, maka nilainya akan mencapai Rp 15 miliar. Dari catatan Jhon, sebelumnya pada bulan Agustus 2018 lalu, Jajaran Polda Kepri juga berhasil menggagalkan penyeludupan benih lobster jenis pasir dan mutiara, tujuan Singapura.

Ada 3 orang tersangka yang berhasil diamankan sebagai kurir yakni Zainul (23), Moh Kufran (34) dan Irfan (20). Barang bukti sebanyak 6 koper berisi benih lobster sekitar 90.765 ekor, uang tunai sekitar Rp 1,8 juta, dan 4 unit handphone.

BACAInilah Hasil Mode Malam Hari Kamera R17 Pro
Pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa ada upaya penyelundupan benih lobster dari Surabaya menuju Kota Batam melalui Bandara Hang Nadim, Batam. Lobster itu nantinya akan dibawa ke Singapura. Atas penggagalan penyelundupan benih lobster tersebut, Polda Kepri berhasil menyelamatkan Negara dari kerugian sebesar Rp 13,6 miliar dengan asumsi satu ekor benih lobster dihargai Rp 150 ribu.

“Sampai saat ini Polda Kepri masih melakukan pengembangan untuk mencari dalang intelektual yang menyuruh ketiga tersangka dan pemodal yang menerima benih Lobster. Ketiga tersangka itu sebagai kurir saja, mereka diberikan upah Rp 1,5 juta. Mereka ini juga ada yang sudah 6 kali, 4 kali lolos melewati Batam sebagai jalur transit untuk menuju Singapura,” ucap Jhon.

 

LPM Warta Kukuhkan 26 Anggota Baru

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak mengukuhkan 26 anggota baru pada kegiatan Journalist Camp

hamparan.info – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak mengukuhkan 26 anggota baru pada kegiatan Journalist Camp 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Teluk Mak Jantu, Teluk Karang Sedau, Kota Singkawang pada Sabtu hingga Senin, 22-24 Desember 2018.

26 anggota baru LPM Warta itu adalah mahasiswa yang berhasil mengikuti proses open recruitmen reporter Warta sejak  September lalu. Mereka adalah peserta yang aktif mengikuti pelatihan dan mampu bertahan hingga mengikuti kegiatan pengukuhan.

BACAAda Lomba Karya Jurnalistik, Yok Ikut Daftar

Indah Chandika Anyshavira, Kepala Devisi Pengembangan dan Pemberdayaan Anggota (P2A) LPM Warta menuturkan anggota baru yang lolos telah menjalani proses mendaftar hingga proses pengukuhan. “Sebelumnya mereka telah lolos tahap wawancara, lalu mengikuti secara aktif proses pelatihan terkait dunia kejurnalistikan dalam PJTD ( Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar),” tutur Indah Chandika Anyshavira.

Indah Chandika mengatakan anggota baru sebagai penerus LPM itu sudah diberikan pelatihan bagaimana belajar penulisan yang baik dan benar. “Tak lupa pula materi mengenai ideologi pers mahasiwa pun telah disampaikan,” tuturnya.

BACAMengabdi, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bikin Ini

Indah Chandika mengatakan bahwa anggota baru yang dikukuhkan merupakan mahasiswa pilihan yang sudah dipertimbangkan. “Yakni dari 78 peserta yang mendaftar terpilih lah 26 orang yang menjadi pilihan,” ucapnya.

Journalist Camp LPM Warta 2018 tahun ini bertajuk Mencetak Pers Mahasiswa Beretika Cerdas dan Bertanggung Jawab. Yakni pengukuhan angkatan ke -15 LPM Warta.

BACAWujudkan Pilkada 2018 Berkualitas Berintegritas

Ketua Umum LPM Warta, Farli Afif mengatakan bahwa pengukuhan adalah agenda tahunan dan merupakan momen sakral. ” Sebagai tahap final apakah mahasiswa yang telah mendaftar dan berproses bersama LPM layak untuk menjadi anggota dan netabenenya regenerasi LPM,” tutur Farli Afif.

Dia menuturkan anggota LPM tahun ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. “Seiring bertambahnya mahasiswa di IAIN, dan makin bertambah juga ketertarikannya masuk UKM LPM,” ucapnya.

BACAPenghijauan di Kawasan Bekas Tambang Emas

Menurut dia bagian terpenting adalah bagaimana anggota LPM mempunyai mental jurnalis pers mahasiswa yang independen dan memegang teguh kode etik jurnalistik. “Sebagai media kampus, tentu kami ingin meningkatkan pemberitaan yang mengkritisi kampus, tidak hanya melulu mengangkat soal seremonial yang cenderung memuji kampus, tapi hal-hal yang perlu diangkat pun turut diperhatikan demi kemajuan kampus,” kata Farli Afif.

Komunitas Masyarakat Bantu Pengamanan Natal

hamparan.info – Hari ini, Selasa 25 Desember 2018 adalah puncak perayaan Natal bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Hari raya yang selalu dirayakan dengan penuh suka cita ini dilaksanakan di hampir seluruh gereja di seluruh dunia.

Dalam perayaan Natal, pasti selalu dikaitkan dengan pernak pernik yang meramaikan Hari Raya umat Kristiani ini, seperti pemasangan pohon natal berikut hiasan yg menempel serta berbagai ragam ciri khas dari santa klaus.

Santa klaus sendiri merupakan cerita rakyat tentang adanya kakek tua berbaju merah dan menggunakan kereta rusa, selalu membagi kebahagiaan pada saat Natal dengan cara membagikan kado kepada seluruh orang.

Menanggapi hal ini, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban bersama Danramil Kota Lumajang memantau langsung perayaan Natal kali ini.

Rombongan tersebut memantau situasi dan kondisi di dua Gereja, yakni gereja GPIB serta gereja GUPDI. Dalam kegiatan ini, Kapolres Lumajang siap mengawal seluruh perayaan Natal di wilayah Lumajang.

“Yang pertama, saya mengucapkan selamat Natal 2018 bagi yg merayakan. Kami TNI-POLRI siap menjaga perayaan Natal anda. Inilah wujud nyata toleransi kami terhadap kebhinekaan  dalam bermasyarakat. Saya bersama Dandim mengerahkan seluruh personel kami untuk melakukan pengamanan,” kata Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban. “Tidak ada hari libur bagi kami. Bahkan saat ini kami mengajak komunitas masyarakat lainnya untuk membantu pengamanan seperti dari pramuka saka bhayangkara untuk berada di pos-pos pengamanan yang kami dirikan untuk membantu pengamanan,”.

Dikutip dalam keterangan resminya, hingga saat ini kondisi Lumajang dalam keadaan kondusif. Dan dia berharap terus seperti ini. Perayaan Natal tahun 2018 sejauh ini dinilai cukup kondusif lantaran tak ada hal yg menonjol yg mencoba merusak kekhidmatan perayaan umat Kristiani ini. Diharapkan hal tersebut terus berjalan hingga libur panjang perayaan tahun baru 2019 usai.

Foto : Miras Ilegal Malaysia Diamankan

keseluruhan barang bukti yang telah diamankan diantaranya 673 kaleng merk Kingway, 23 botol merk Tequila, 12 botol merk vodka, 46 botol merk Gin Tanduk dan 24 botol merk Golden pagoda Brand yang selanjutnya diserahkan kepada Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Entikong.(foto: Pendam XII/Tanjungpura)

 

hamparan.info – Satgas Pamtas Yonif 511/DY berhasil menggagalkan penyeludupan dari berbagai merk jenis minuman keras ilegal di sektor kanan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Penggagalan ini saat anggota melaksanakan patroli berkala pada pukul 11.30 WIB, melintas 3 orang pemikul membawa beberapa kardus yang dibungkus tas plastik hitam di sektor kanan sekitaran PLBN Entikong dekat aliran sungai, ketika melihat ada patroli langsung melarikan diri kembali kedalam hutan dan meninggalkan barang yang di bawa, anggota pos tidak berhasil menangkap pelaku pembawa barang.

Miras Ilegal Malaysia Diamankan

keseluruhan barang bukti yang telah diamankan diantaranya 673 kaleng merk Kingway, 23 botol merk Tequila, 12 botol merk vodka, 46 botol merk Gin Tanduk dan 24 botol merk Golden pagoda Brand yang selanjutnya diserahkan kepada Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Entikong.(foto: Pendam XII/Tanjungpura)

hamparan.info – Satgas Pamtas Yonif 511/DY berhasil menggagalkan penyeludupan dari berbagai merk jenis minuman keras ilegal di sektor kanan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Penggagalan ini saat anggota melaksanakan patroli berkala pada pukul 11.30 WIB, melintas 3 orang pemikul membawa beberapa kardus yang dibungkus tas plastik hitam di sektor kanan sekitaran PLBN Entikong dekat aliran sungai, ketika melihat ada patroli langsung melarikan diri kembali kedalam hutan dan meninggalkan barang yang di bawa, anggota pos tidak berhasil menangkap pelaku pembawa barang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan barang yang ditinggal didapati berupa minuman keras dari berbagai merk,” kata Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe.

Dia menjelaskan, pada malam hari anggota pos Satgas kembali melaksanakan patroli disektor sama pukul 20.00 WIB, dan menemukan 5 orang pemikul membawa beberapa kardus barang illegal, sempat terjadi pengejaran namun akhirnya mereka menyerahkan diri.

“Dari hasil introgasi yang didapat, si pemilik menyampaikan bahwa yang bersangkutan belanja minuman keras tersebut untuk persiapan menyambut perayaan Tahun Baru,” kata dia dilansir dari keterangan resminya.

Adapun keseluruhan barang bukti yang telah diamankan diantaranya 673 kaleng merk Kingway, 23 botol merk Tequila, 12 botol merk vodka, 46 botol merk Gin Tanduk dan 24 botol merk Golden pagoda Brand yang selanjutnya diserahkan kepada Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Entikong.

WN Malaysia Ditangkap Satgas Pamtas

Satgas Pamtas Yonif 320 / Badak Putih yang bertugas melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan RI – Malaysia di sektor Timur antara wilayah Kalimantan Barat - Sarawak telah menangkap lima warga Malaysia karena telah melakukan kegiatan illegal logging di wilayah Indonesia. (foto:Pendam XII/Tanjungpura)

hamparan.info – Satgas Pamtas Yonif 320 / Badak Putih yang bertugas melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan RI – Malaysia di sektor Timur antara wilayah Kalimantan Barat – Sarawak telah menangkap lima  warga Malaysia karena telah melakukan kegiatan illegal logging di wilayah Indonesia. Penangkapan terhadap lima  warga Malaysia tersebut terjadi pada tanggal 11 Desember 2018 lalu tepatnya di sekitar Patok G.648 yang merupakan wilayah tanggung jawab pengawasan Pos Pamtas Enteli . Hal ini dikatakan oleh Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe.

Kapendam XII/Tanjungpura menyampaikan, berdasarkan laporan dari Komandan Satgas Pamtas (Dansatgas Pamtas) RI-Mly  Yonif 320/BP, Letnan Kolonel Inf Imam Wicaksana bahwa penangkapan lima warga negara Malaysia tersebut dilakukan saat mereka tertangkap tangan sedang memuat balok-balok kayu jenis tekam hasil illegal logging ke atas kendaraan. Ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan patroli yang dilakukan beberapa hari sebelumnya oleh personel Pos Enteli Satgas Yonif 320/BP yang menemukan sisa-sisa balok kayu, jerigen BBM dan botol aqua berisi pelumas serta tonggak kayu yang telah di tebang di wilayah Indonesia yang berada sekitar Patok G.647 – G.648. Selanjutnya kelima warga negara Malaysia yang ditangkap tersebut dibawa ke Pos Enteli beserta kendaraan Toyota Hilux SC Noreg QAA 1282 T dan sekitar 1 m³ balok kayu sebagai barang bukti guna diadakan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA Kodam XII/Tpr Gelar Bakti Sosial di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe juga mengatakan saat dilakukan pemeriksaan kepada kelima warga Malaysia tersebut, mereka mengakui telah melakukan illegal logging di wilayah Indonesia. Selanjutnya terkait terjadinya penangkapan tersebut, Kolakopsrem 121/Abw, pada tanggal 12 Desember 2018 melakukan koordinasi dengan 3 Briged TDM dan selanjutnya dilaksanakan pengecekan bersama di lapangan antara kedua Pos Pamtas dari kedua negara. Dalam pengecekan yang dilaksanakan di kawasan sekitar Patok G.647, G.648 dan G.649, hadir dari pihak TDM antara lain Mej Frankie Ak Jika (Pegawai 2 Gerak MK 3 Briged TDM) dan Mej Amirul Nazimi bin Jarani (Pegawai Gerak 10 RRD) beserta 15 orang anggota TDM lainnya bersama-sama personel Pos Enteli satgas Yonif 320/BP.

“Dan saat dilakukan pengecekan di lokasi penebangan kayu ditemukan bukti-bukti berupa sisa-sisa balok kayu,  serbuk gergaji dan tunggul kayu bekas penebangan pohon serta ditemukan adanya jalan masuk mobil menuju Patok G648 yang sebelumnya merupakan jalur yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat,” kata Kapendam XII/Tpr.

BACAPanglima Kodam XII/Tpr, Pimpin Langsung Atasi Karhutla di Kalbar

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kapendam XII/Tpr, setelah dilakukan pengecekan patok dan lokasi bekas penebangan pohon, dilakukan penyerahan empat warga Malaysia yang ditahan di Pos Pamtas Enteli Satgas Pamtas Yonif 320/BP oleh Danpos Enteli Serka Ricki Hardadi kepada Danpos Balaring TDM Letnan Faiz yang disertai bukti penyerahan tahanan atas nama Leoni (15), Roby (30), Willy (17) dan Langgong (50) dan saat dilakukan penyerahan tahanan kondisi tahanan semua dalam keadaan sehat, dimana sehari sebelumnya atas dasar rasa kemanusiaan telah dilepaskan satu warga Malaysia a.n Sanjan (65) Wakil Kepala Dusun Malikin, dengan maksud untuk menyampaikan berita penangkapan kepada pihak keluarganya .

Menindaklanjuti kejadian tersebut pada tanggal 16 Desember 2018, Wadan Satgas Pamtas Yonif 320/BP, Mayor Inf Widhiatama Dwi Chandra mengikutsertakan personel Pos Pamtas Enteli didampingi  Ketua ILO TNI Kuching, Letkol Inf Doddy Darmawan beserta Personel TDM yang dipimpin langsung Ketua Staf MK 3 Briged Lt Kol Ilyas bin Hanafi beserta beberapa personel Staf dan jajarannya. Antara lain Lt Kol Anuar (Pegawai Memerintah 10 RRD), Mej Amirul Nazimi bin Jarani (Pegawai Gerak 10 RRD), Mej Frankie Ak Jika (Pegawai 2 Gerak MK 3 Briged), Lt Faiz (Danpos Balai Ringin TDM) dan 11 anggota TDM lainnya.

BACADua Pelari 10 K Kodam XII/Tpr, Raih Medali di Magelang

“Dalam kesempatan pengecekan bersama tersebut disepakati penyelesaian secara kekeluargaan atas kasus illegal logging yang terjadi dan tidak ada tuntutan apapun dari kedua pihak di kemudian hari,” tutur Kapendam XII/Tpr.

Tambah Kapendam XII/Tpr, setelah tercapai kesepakatan bersama, selanjutnya diserahkan barang bukti kendaraan Toyota Hilux SC Noreg QAA 1282 T dan sekitar 1 m³ balok kayu yang semula diamankan di Pos Enteli Satgas Yonif 320/BP yang diserahkan oleh Danpos Enteli Serka Ricky Hardadi kepada warga negara Malaysia yang diwakili Sdr. Nyalu di Camp Sawit  negara Malaysia yang disaksikan Ka ILO TNI dan Ketua Staf 3 Briged beserta masyarakat warga Danau Melikin. Penyerahan barang bukti ini dilengkapi dengan berita acara penyerahan secara tertulis yang ditandatangani kedua pihak dan para saksi.

BACADua Pelari 10 K Kodam XII/Tpr, Raih Medali di Magelang

Menanggapi adanya pemberitaan yang disiarkan melalui media Malaysia terkait penangkapan lima  warga negara Malaysia tersebut, lebih lanjut Kapendam XII/Tpr menyanggah keras pemberitaan tersebut. Adanya tuduhan bahwa personel Pos Enteli Satgas Yonif 320/BP telah melakukan penculikan terhadap lima warga negara Malaysia dan meminta sejumlah uang sebagai tebusan sama sekali tidak benar. Bahkan berdasarkan penuturan Dapos Enteli Serka Ricky Hardadi kepada Dansatgas Yonif 320/BP, beberapa jam setelah dilakukan penangkapan terhadap Pelaku illegal logging datang seorang warga Malaysia a.n. Isyak ke Pos Enteli dan menyampaikan bahwa aktivitas pengambilan kayu di wilayah tersebut sebenarnya sudah sejak lama dilakukan warga negara Malaysia dan tidak pernah ditangkap. Pada kesempatan tersebut Sdr. Isyak sempat menawarkan sejumlah uang ringgit untuk melepas lima orang yang ditangkap, namun tidak ditanggapi oleh Danpos Enteli. Sdr. Isyak lebih lanjut meminta salah satu Pelaku yang ditangkap untuk dilepaskan. Permintaan ini akhirnya diluluskan oleh Danpos atas pertimbangan kemanusiaan dan dengan harapan Ybs bisa memberitahukan kepada keluarganya atas penangkapan yang telah dilakukan.

Sesungguhnya telah sejak lama terjalin hubungan kerjasama dan koordinasi yang baik dan harmonis antara kedua pihak yang melaksanakan tugas pengamanan perbatasan kedua negara, khususnya antara Korem 121/Abw selaku Kolakops Pamtas  RI-Malaysia dan jajarannya dengan pihak 3 Briged TDM maupun antara Kodam XII/Tpr selaku Koops Pamtas RI-Malaysia dengan 1 Divisyen TDM. Bahkan beberapa hari sebelum peristiwa penangkapan telah dilaksanakan kegiatan Unit Commander’s Meeting Seri-2/2018 antara Delegasi Kolakopsrem 121/Abw dengan Delegasi 3 Briged TDM di Pontianak – Kalimantan Barat. Dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan tersebut disepakati sejumlah kerjasama bilateral dalam pelaksanaan pengamanan perbatasan negara yang diselenggarakan kedua pihak.

BACAPanglima Kodam XII/Tpr Hadiri Pembukaan Pameran Pesparawi Nasional XII

“Jadi berita yang disiarkan sejumlah media televisi dan media online Malaysia sama sekali tidak benar. Permasalahan penangkapan warga negara Malaysia yang melakukan illegal logging di wilayah Indonesia telah tuntas diselesaikan secara kekeluargaan dengan ditandai adanya penyerahan pelaku dan seluruh barang bukti yang semula diamankan di Pos Enteli kepada pihak Malaysia pasca pengecekan bersama yang dilakukan kedua pihak di lapangan,” kata dia dilansir dari keterangan resminya.

 

Foto: Silaturahmi Pada Perayaan Natal

Silaturahmi dilakukan untuk menjalin rasa kekeluargaan antar umat Beragama di Kalimantan Barat khususnya di kota Pontianak. (foto: Pendam XII/Tanjungpura)

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi didampingi Ketua Persit KCK PD XII/Tanjungpura Nyonya Tien Achmad Supriyadi, para Asisten Kasdam dan Kabalak Dam XII/Tpr, telah melakukan silaturahmi ke sejumlah pejabat di Kota Pontianak yang sedang merayakan Natal.

Silaturahmi Pada Perayaan Natal

Silaturahmi dilakukan untuk menjalin rasa kekeluargaan antar umat Beragama di Kalimantan Barat khususnya di kota Pontianak. (foto: Pendam XII/Tanjungpura)

hamparan.info – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi didampingi Ketua Persit KCK PD XII/Tanjungpura Nyonya Tien Achmad Supriyadi, para Asisten Kasdam dan Kabalak Dam XII/Tpr, telah melakukan silaturahmi ke sejumlah pejabat di Kota Pontianak yang sedang merayakan Natal.

“Kegiatan ini memang sudah teragendakan termasuk silaturahmi pada perayaan Natal, Pangdam dan pejabat lainnya dalam melakukan silaturahmi,” kata Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe.

BACA  Penilaian Sembilan Program Reformasi Birokrasi di Kodam III/Siliwangi

Pada perayaan Natal kali ini Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi beserta rombongan bersilaturahmi kebeberapa pejabat di antaranya ke kediaman Danlantamal XII Pontianak, Laksamana Pertama TNI Greg. Agung W.D, M.Tr (Han), juga ke kediaman Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Polisi Sri Handayani yang ada di Pontianak.

“Silaturahmi dilakukan untuk menjalin rasa kekeluargaan antar umat Beragama di Kalimantan Barat khususnya di kota Pontianak”, ujar Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe.

BACA BBM Luncurkan Kuis Group War

Silaturahmi juga dilakukan dengan Ketua Persekutuan Gereja Seluruh Indonesia Wilayah Kalimantan Barat Pendeta Paulus Ajong, serta ke kediaman Dandim 1207/ BS Kolonel Inf Ullyses Sondang dan ke kediaman Asisten Logistik Kasdam XII/Tpr, Kolonel Czi Yudha Rusniwan.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru bagi umat kristiani di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

“Selamat Natal dan Tahun Baru, semoga Natal membawa berkah yang berlimpah dan kehidupan lebih baik”, ucapnya dilansir dari keterangan resminya, Selasa, 25 Desember 2018.

 

Kapolda Kalbar : Mari Rawat Keberagaman dengan Baik

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono

hamparan.info – Sejumlah Gereja disambangi oleh Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jendera Polisi Didi Haryono bersama Forkopimda Provinsi, Walikota Pontianak dan tim asistensi Mabes Polri, Senin malam 24 Desember 2018. Hal tersebut dimaksudkan supaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan merayakan Hari Raya Natal.

Jenderal bintang dua itu  mendatangi Pos Pam yang tersebar di Kota Pontianak untuk memastikan pengamanan Natal dilaksanakan dengan baik.“Untuk meyakinkan bapak dan ibu agar melaksanakan ibadah dan dapat menjalankan Natal dalam suasana yang aman dan nyaman untuk kita semua,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jendera Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

BACA Komunitas Masyarakat Bantu Pengamanan Natal

Didi Haryono , mengucapkan selamat Natal dan harapan kepada kaum kristiani. “Semoga Tuhan memberkati kita semua. Mari rawat keberagaman dengan baik,” ucapnya.

Didi Haryono  mengatakan bahwa sebanyak 2.600 personel TNI/Polri se-Kalbar dikerahkan guna pengamanan tempat ibadah Gereja.

BACA Silaturahmi Pada Perayaan Natal

“263 Gereja menjadi skala prioritas pengamanan se-Kalbar, khusus Kota Pontianak ada 69 Gereja dan 42 Gereja di Kubu Raya dengan pengamanan dari Polresta Pontianak Kota, begitu juga satgas Polda membackup langsung pengamanan di 16 Gereja skala prioritas di Kota Pontianak” ujar Didi Haryono.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji  turut bersama Kapolda menyambangi Pos Pam dan Gereja. Ia menilai, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dan pihak terkait memberikan rasa aman kepada masyarakat Bumi Khatulistiwa ini yang akan merayakan Natal.

BACA Kapolda Kalbar Tausiyah Ramadan di Masjid Jami’ Keraton Mempawah

“Bahwa kita semua juga harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan sehingga setiap perayaan hari besar Kalbar menjaga suasana selalu kondusif,” kata H Sutarmidji.

Selaku gubernur, Sutarmidi berjanji akan selalu berada di semua lapisan masyarakat dan akan terus menjaga masyarakat tetap beriringan dalam keberagaman.

Inilah Hasil Mode Malam Hari Kamera R17 Pro

. Kemampuan foto malam perangkat ini diperoleh karena kehadiran lensa cerdas berdiafragma ganda F/1.5 dan F/2.4 serta kehadiran fitur night shot. (foto: OPPO Indonesia)

hamparan.info – Kemampuan Foto Malam R17 Pro hadir berkat Smart lens dan fitur Night Shot pada perangkat ini. OPPO Indonesia telah mengkonfirmasi kehadiran perangkat R17 Pro yang rencananya akan mulai dipesan pada awal tahun mendatang.

Seperti diketahui, perangkat ini hadir dengan mengusung fitur unggulan untuk pemotretan di malam hari.

“OPPO R17 Pro hadir dengan keunggulan fitur mode malam (night shot), untuk dapat menghasilkan foto malam hari yang jernih, kaya warna namun tetap tajam. Keunggulan foto malam hari ini didukung dengan kehadiran lensa cerdas pada perangkat ini,” kata Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia.

Hasil foto dari perangkat R17 Pro terlihat sangat minim noise. Namun, algoritma foto malam pada perangkat ini juga dapat memberikan hasil yang kaya warna dengan dynamic range tinggi dan juga tajam.