Selamatkan Generasi Muda

0

hamparan.info -Pemerintah Kabupaten Sambas terus berupaya agar semua komponen masyarakat terlibat dalam pembangunan Kabupaten Sambas.

Khusus bidang Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas mendesain Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Pendidikan Karakter dan Budaya Agamis di Sekolah.

Bersama kepala sekolah, UPT Pendidikan Kecamatan dan Guru ngaji, Disdikbud Sambas menggelar Rembuk Pendidikan dan Kebudayaan.

Dikatakan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sambas, H Sabhan, rembuk tersebut dikonsepkan menyasar semua kecamatan di Kabupaten Sambas.

Kata dia, pertemuan melibatkan kepala sekolah, guru dan guru ngaji yang ada di Kecamatan. Menurut dia, rembuk tersebut penting guna mencari solusi terbaik bagi desain pendidikan berkarakter dan budaya agamis.

“Kita berharap dukungan seluruh komponen atau semua pihak untuk membangun pendidikan ini,” ujar dia saat mendampingi Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc membuka kegiatan Rembuk Pendidikan dan Kebudayaan di SD Negeri 3 Jirak Kecamatan Sajad, Senin (5/11/2018).

Selain itu, Sabhan menyebutkan, rembuk itu diharapkan mampu menghadirkan aspirasi-aspirasi stategis dalam kerangka pembangunan pendidikan dan kebudayaan di Kab Sambas.

Bupati Sambas, mengarahkan agar tenaga pendidik dan kependidikan memberikan yang terbaik untuk membangun pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Sambas.

“Pertama adalah bagaimana kita menjadi model, menjadi teladan. Jangan sampai kita memberikan model yang tidak baik bagi yang kita didik,” tutur dia.

Hanya saja, pinta Atbah, jangan menjadi pribadi atau kelompok yang mudah atau hanya pandai menyalahkan. Menurut dia, konsep yang tepat adalah konsep membenarkan.

“Jika kita menyalahkan, berarti yang disalahkan benar. Tetapi yang lebih tepat adalah kita membenarkan, karena sudah pasti ada yang memang harus dibenarkan atau dibetulkan dari kesalahan yang ada,” kata dia.

Tidak lupa, Bupati mengajak semua komponen masyarakat tetap bekerja dan berkarya sesuai aturan yang ada. Atbah mengingatkan pentingnya merencanakan pembangunan generasi muda menjadi masa depan yang terbaik.

“Kita harus memberikan perhatian pada generasi muda. Jangan sampai generasi kita rapuh, terjerumus kepada hal-hal negatif. Solusinya bisa dengan dekatkan mereka dengan masjid, dengan tempat ibadah, beri kegiatan positif seperti olahraga,” kata dia.

Yang terpenting lanjut Atbah, masing-masing orang tua sebagai bagian dari masyarakat memberikan kepedulian pada agama, tumbuh kembang dan pendidikan anak. Dia meminta, kedepannya, untuk seleksi atau tahapan masuk sekolah lanjutan tingkat pertama bisa dengan indikator bisa dan khatam baca Al Quran.

“Sudah saatnya kita memberikan perhatian penting pada ilmu agama dan pendidikan bagi anak-anak kita,” kata Atbah, dikutip dalam keterangan resminya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here