Oknum Prajurit Bawa Kabur Senjata

hamparan.info – Adanya Informasi seorang oknum prajurit yang bergabung ke pemberontak dengan membawa satu pucuk senjata organik laras panjang SS1 beserta munisi dan empat buah magazine serta satu buah granat tangan di wilayah Pontianak, Kalimantan Barat. Sebelumnya telah ditetapkan status sebagai Daerah Militer oleh Presiden RI atas persetujuan DPR RI melalui Panglima TNI dan menunjuk Pangdam XII/Tpr, sebagai Pangkolakops.

Polisi Militer Daerah XII/Tanjungpura, selaku Badan Pelaksana Kodam XII/Tanjungpura yang tergabung dalam Satgas mempunyai fungsi untuk melakukan penegakan hukum dan tata-tertib militer di daerah operasi sesuai dengan fungsi kepolisian militer langsung menindak lanjuti informasi tersebut.

BACA Penilaian Sembilan Program Reformasi Birokrasi di Kodam III/Siliwangi

Pesawat Tempur Hawk Skadron Udara 1 Meriahkan Acara Robo-Robo

Danpomdam XII/Tanjungpura Kolonel Cpm Rinoso Budi selaku Dansatgas langsung memerintahkan personelnya melakukan gelar razia di daerah jalan lintas Pontianak- Sungai Pinyuh untuk menutup gerak dan pencarian terhadap oknum prajurit tersebut.

Dari gelar razia personil maupun kendaraan yang dilakukan, mendapatkan hasil seorang pemuda dengan membawa kendaraan sepeda motor milik oknum prajurit yang dicari. Sehingga pemuda tersebut diamankan guna untuk memperoleh keterangan dan pengembangan penyidikan, dari keterangan pemuda tersebut diketahui bahwa oknum prajurit tersebut berada di sebuah rumah persembunyian di wilayah Kota Pontianak beserta satu pucuk senjata SS1 , Magazen serta granat tangan yang dibawa kabur bersamanya.

Tidak menunggu lama Satgas Pomdam XII/Tpr, yang berkekuatan 25 orang langsung menyisir dan melakukan penyergapan di kediaman sasaran yang sudah dilakukan pengintaian sebelumnya.

Pelaku ditangkap bersama barang bukti satu pucuk senjata organik laras panjang jenis SS 1 beserta munisi , empat buah magazine dan satu buah granat tangan aktif dan selanjutnya dibawa ke Mapomdam XII/Tpr guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Pada saat di perjalanan rombongan Satgas yang membawa tahanan mendapat gangguan berupa penghadangan dijalan dari simpatisan pemberontak sehingga tim Satgas melakukan penerobosan blokade yang dilakukan oleh simpatisan dan kembali ke Mapomdam XII/Tanjungpura.

Informasi di atas adalah mekanisme latihan atau simulasi Polisi Militer Terintegrasi Tahun 2018 yang digelar Pomdam XII/Tpr dalam rangka menerapkan seluruh fungsi Polisi Militer dalam menghadapi Tugas Operasi. Latihan ini dilaksanakan di Mapomdam XII/Tpr dan Pontianak kompleks, Kamis (29/11/2018).

“Tujuan latihan ini, untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan tehnis polisi militer agar seluruh personel Pomdam XII/Tpr mampu dan memahami pelaksanaan tugas fungsi Polisi Militer Terintregrasi sesuai bidang dan fungsinya dalam menjalankan tugas operasi militerdi,” ujar Danpomdam XII/Tanjungpura Kolonel Cpm Rinoso Budi.

Dikutip dalam keteranganya, sebanyak 25 personel ikut dalam pelaksanaan latihan yang digelar selama tiga hari. Adapun materi yang dilatihkan dalam latihan yang bersifat dril tehnis atau aplikasi lapangan tersebut antara lain : Pengamanan Fisik, Administrasi Lidpamfik, Pencarian Orang dan Barang, Razia Pomad, Administrasi tentang Razia Pomad, Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), Gelar Perkara, Berkas Perkara, Proses Pengurusan Tahanan Keadaan Bahaya/Operasi Militer, Pengawasan Bermotor, Pengendalian Lalu Lintas, dan Mengatasi Pengadangan.

Penilaian Sembilan Program Reformasi Birokrasi di Kodam III/Siliwangi

hamparan.info – Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi menggelar Acara Pembukaan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) yang dilaksanakan di Aula Manunggal Denmadam III/Siliwangi Jalan Kalimantan Bandung, Jawa Barat.

Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), yang disampaikan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) III/Siliwangi, Brigjen TNI Nurchahyanto, M.Sc,  mengucapkan selamat datang kepada Ketua beserta seluruh anggota Tim Penilai dari Staf Paban II Jemen Srenad, dan kepada seluruh para Pejabat Kodam III/Siliwangi, para Pejabat Staf Perencanaan Seskoad, Dispsiad, Disjarahad, Disjasad, Ditajenad, dan para Pejabat Secapa Angkatan Darat.

“Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi merupakan instrumen penilaian kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi yang dilakukan secara mandiri (self assessement) oleh Kementerian atau Lembaga,” ucapnya.

Kodam III/Siliwangi menyambut baik dengan kegiatan ini, karena Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi juga merupakan sarana untuk melihat sejauhmana realisasi dan pemahaman tentang hal tersebut di jajaran TNI AD pada umumnya dan Kodam III/Siliwangi pada khususnya.

“Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi ini merupakan program penting. Namun, belum semua elemen dalam satuan memahami dengan benar bagaimana pelaksanaan dan realisasi di lapangan dalam menjalankan program tersebut,” ujarnya menerangkan.

Medos Ramah Bagi Emak-emak

hamparan.info – Ada tua, ada muda. Itulah yang terlihat pada pengajian mingguan di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Ibu-ibu muda dan tua ini secara seksama mengikuti informasi perkembangan terbaru soal media sosial atau medsos.

Selingan ketika sesusai pengajian bersama ini mereka berdiskusi terkait medsos yang ramah. Sebab, medsos merupakan kebutuhan gaya hidup masa kini. Oleh karena, tentu harus bijak menggunakanya.

Medsos bisa jadi teman, bisa juga menjadi lawan. Maka dari itu, mereka sepakat, medsos digunakan semesetinya. Contohnya saja digunakan mempromosikan usaha di bidang UMKM. Karena di antara ibu-ibu pengajian ada yang berkiprah di bidang usaha kuliner.

Fungsi medsos memberikan makna baru bagi mereka. Karena, jangkauan yang begitu luas, siapapun bisa melihat semua postingan yang diunggung melalui Facebook, Twitter, Isntagram dan lain sebagainya.

Pada saat dilakukan diksusi bersama ini, para ibu-ibu bertanya bagaimana menyebarkan info usaha yang digelutinya. Adalah Syamhdui. Dia sebagai pemateri dalam diskusi rutin yang pesertanya ibu-ibu rumah tangga.

Kata Syamhudi,cara mudah menggunakan medsos yang ramah adalah tidak membawa perasaan ketika melihat unggahan di akun medsos. Namun begitu, dia mengajak, justru medsos akan menguntungkan ibu-ibu jika ramah menggunakanya.

“Usaha rumahan ini bisa diunggah di medsos. Lakukan postingan secara berkala,” tutur Syamhudi, dilansir dari keterangan resminya.  Medsos juga berdampak pada kehidupan pribadi. Maka, sudah sepatutnya, ramah menggunakan dengan tepat.

Baca Puluhan Desa Wisata Halal Ada di Desa Ini

   Penilaian Sembilan Program Reformasi Birokrasi di Kodam III/Siliwangi  

Puluhan Desa Wisata Halal Ada di Desa Ini

Ide untuk mengemas 99 desa menjadi desa wisata itu adalah impian. (foto: Asosiasi Pariwisata Islami Indonesia)

hamparan.info – Dalam mempertahankan Anugrah yang diterima Lombok- Sumbawa sebagai Destinasi wisata halal terfavorit,  Asosiasi Pariwisata Islami Indonesia (APII) akan membuat 99 desa wisata halal di Lombok- Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Desa wisata ini nantinya akan menyajikan berbagai aktifitas kebudayaan untuk memanjakan wisatawan yang datang berkunjung seperti kerajinan, kuliner, penginapan dan heritage yang ada di desa desa se Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kita akan mulai desa wisata halal dari desa Setanggor, Lombok Tengah, setelah itu desa lainnya yang memeiliki potensi wisata halal juga akan digaungkan,” kata Ketua APII NTB, Fauzan Zakaria. 

Pantau Pertandingan Cabor

hamparan.info – WUSHU menjadi salah satu Cabor yang telah menyelesaikan pertandingan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalbar. Pada Cabor ini, Kontingen Kota Singkawang berhasil menjadi juara umum, dengan torehan enam medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Dengan perolehan tersebut, Kontingen Kota Singkawang berhasil memenuhi target. Di bawahnya ada Kabupaten Mempawah dengan raihan empat medali emas, lima perak, dan satu perunggu. Menyusul Kontingen Kota Pontianak, dengan koleksi tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

“Alhamdulillah kita sudah menyelesaikan pertandingan dengan aman dan terkenda. Pertandingan berlangsung seru dan melahirkan juara-juara terbaik,” ujar Ketua Pengprov Wushu Indonesia (WI) Kalbar, Adi Yani.

Pak Yani, panggilan akrabnya sangat bersyukur semua pertandingan bisa berjalan lancar dan aman. Hal tersebut menurutnya, karena kerja sama semua pihak. Ia pun mengucapkan selamat kepada para juara yang telah meraih prestasi membanggakan.

“Kepada para juara, terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Karena para juara ini yang nantinya akan kita seleksi untuk Pra-PON XX 2019. Semoga para juara Porprov bisa lolos ke PON XX Papua 2020,” kata dia dalam keteranganya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup (Disnas PRKPLH) Kalbar ini berharap, semua pihak bisa mendukung peningkatan prestasi olahraga Kalbar, terutama Cabor Wushu.

“Membina olahraga tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Atlet, pelatih, pengurus, dan pemerintah serta pihak swasta harus bersinergi membangun olahraga Kalbar,” tutur Yani.

Ketua Kontingen Kota Singkawang, Irwan mengaku bangga dengan Cabor Wushu yang bisa merealisasikan target meraih juara umum. Menurutnya, kerja sama tim dalam menyiapkan penampilan terbaik, menjadi kunci sukses tim.

“Selamat kepada tim Wushu yang sudah meraih prestasi terbaik. Tentunya ini jadi motivasi bagi Cabor lainnya, agar bisa mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Singkawang,” ujar Irwan.

Wakil Wali Kota Singkawang ini menjelaskan, dengan berbagai kekurangan dan keterbatasan, Pemkot Singkawang sendiri terus mendorong pengembangan olahraga. Melalui sinergisitas dengan semua pihak, ia optimis atlet-atlet Kota Singkawang bisa terus berprestasi.

“Pastinya kita memberikan dukungan terbaik. Kita terus berkoodinasi dengan KONI, Pengkot Cabor, atlet, dan pelatih. Ke depan, kita akan terus bangun sarana dan prasarana olahraga, agar atlet mudah untuk latihan,” katanya.

Apresiasi terbaik juga disampaikan oleh Ketum KONI Kalbar, H Fachrudin D Siregar. Menurutnya, Porprov XII Kalbar Tahun 2018, adalah momen yang sangat spesial. Selain hadirnya seluruh penggiat olahraga di Kalbar, juga menjadi wadah pengembangan organisasi dan prestasi.

“Saya bangga dengan pencapaian atlet Wushu Singkawang. Keberhasilan menjadi juara umum, tentunya adalah sesuatu yang istimewa. Untuk itu, terus tingkatan prestasi menuju gelar nasional,” kata Fachrudin.

Porprov XII Kalbar sendiri secara resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nachrawi, Sabtu (17/11). Event empat tahunan tersebut berlangsung di Stadion Sultan Syarief Abdrrahman Al-Kadrie (SSA). 10.389 orang ambil bagian dalam kegiatan tersebut, dengan 6.890 di antaranya adalah atlet, dan sisanya pelatih serta official.

Rieke Diah Pitaloka: Saya Memantau dan Mengawal Langsung Persidangan Terbuka Kasus Baiq Nuril

hamparan.info – Kriminalisasi korban pelecehan seksual Baiq Nuril dengan vonis hukuman 6 bulan penjara, denda RP500 juta subsider 3 bulan oleh Mahkamah Agung.  Menurut Rieke Diah Pitaloka yang merupakan politisi dan aktivis Perempuan serta salah satu pengusung RUU penghapusan kekerasan seksual, dia tidak tinggal diam atas kasus itu. Dia mengaku, memantau terus menerus.

Berikut di bawah ini adalah surat elektronik yang diterima berbagai media.

Fakta Hukum Persidangan

Saya memantau dan mengawal langsung persidangan terbuka kasus Baiq Nuril tanggal 24 Mei 2017 di Pengadilan Negeri Mataram, Jl. Langko No.68A, Pejeruk, Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Majelis hakim PN Mataram menyatakan dalam putusannya bahwa hasil rekaman pembicaraan Baiq Nuril dengan Muslim yang diduga mengandung unsur asusila dinilai tidak memenuhi pidana pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Putusan PN Mataram berdasarkan fakta persidangan yang telah berlangsung sejak 10 Mei 2017. Fakta  hukum membuktikan Baiq Nuril bukanlah pihak yang melakukan tindakan mentransmisikan atau mendistribusikan rekaman percakapan asusila tersebut.

Keterangan saksi ahli dalam persidangan, dari Kemenkominfo, Teguh Afriyadi SH, di persidangan sebelumnya memperkuat fakta Baiq Nuril BUKAN pelaku penyebaran konten. Perbuatan melanggar hukum tersebut dilakukan oleh pihak lain dan bukanlah Baiq Nuril sendiri.

Pendapat ahli berdasarkan data forensik yang disampaikan di persidangan membuktikan dakwaan terhadap Baiq Nuril adalah dakwaan yang bukan berdasarkan fakta karena pelaku tindak pidana bukanlah Baiq Nuril melainkan orang lain.

Artinya unsur tindakan melakukan transmisi dan atau mendistribusikan seperti tercantum dalam pasal 27 ayat 1 UU ITE tidak bisa diarahkan pada Baiq Nuril.

26 Juli 2017 Majelis Hakim PN Mataram, NTB berdasarkan fakta hukum, menyatakan Baiq Nuril tidak bersalah dan memvonis bebas.

Putusan Mahkamah Agung Terindikasi Abai Terhadap Fakta Hukum di PN Mataram

26 September 2018 Mahkamah Agung mengabulkan kasasi Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Mataram dan membatalkan putusan PN Mataram dalam kasus Baiq Nuril.

Putusan Mahkamah Agung terhadap Baiq Nuril terindikasi kuat mengabaikan fakta persidangan  di PN Mataram.

Informasi dari Kuasa Hukum Baiq Nuril, hingga saat ini salinan resmi  putusan Mahkamah Agung pun belum diterima bukan hanya oleh kuasa hukum, tapi juga PN Mataram dan Kejaksaan Negeri Mataram

Eksekusi Kejakasaan Negeri Mataram terhadap Baiq Nuril berpotensi cacat dan melanggar hukum.

Saya mendapatkan copy surat Kejaksaan Negeri Mataram “Surat Panggilan Terdakwa Nomor B-1109/P.2.10/11/2018.  Surat tersebut adalah surat panggilan terdakwa Baiq Nuril untuk menghadap Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Mataram tanggal 21 November 2018, pukul 09.00 WITA. Alasan Kejaksaan “dalam rangka melaksanakan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia” yang baru berupa petikan.

JIKA copy surat panggilan dari Kejaksaan Negeri Mataram tersebut benar adanya, maka telah terjadi indikasi kuat pelanggaran Kejaksaan Negeri Mataram terhadap Pasal 270 KUHAP mengatur bahwa pelaksanaan eksekusi harus menggunakan salinan putusan.

JIKA alasan  jaksa karena berpedoman terhadap Surat Edaran Mahkamah Agung yang membolehkan eksekusi hanya berdasarkan petikan putusan, menurut saya argumentasi tersebut tidak dapat dibenarkan secara hukum. Posisi UU KUHAP jelas di atas Surat Edaran Mahkamah Agung.

Dengan demikian jika panggilan Kejaksaan Negeri Mataram terhadap Baiq Nuril benar adanya, maka terindikasi kuat justru Kejaksaan c.q Jaksa terkait terindikasi kuat melanggar  KUHAP, surat panggilan “eksekusi” Baiq Nuril oleh Kejaksaan Negeri Mataram berpotensi CACAT HUKUM

Saya menyatakan:

#TolakEksekusiNuril

#PKPutusanMANuril

#KomisiKejaksaanAwasiKejaksaanNegeriMataram

Mohon dukungan dari seluruh rakyat Indonesia

Jakarta, 18 November 2018

Rieke Diah Pitaloka

Politisi dan Aktivis Perempuan

Salah satu Pengusung RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Catatan: Berikut Kronologis Kasus Baiq Nuril

Agustus 2012

Baiq Nuril, staf honorer di SMAN 7 Mataram Nusa Tenggara Barat, merekam pembicaraan telepon Muslim dengan dirinya yang diduga mengandung unsur asusila. Muslim merupakan Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram.

Tahun 2014

Seorang rekan Baiq Nuril bernama Imam Mudawim meminjam telepon genggamnya dan menyalin rekaman pembicaraan Baiq Nuril dengan Muslim. Setelah disalin oleh Imam Mudawim, rekaman tersebut disebarkan dan seketika menyebar luas ke sejumlah guru maupun siswa.

Desember 2014

Muslim melaporkan Baiq Nuril ke kepolisian karena merasa namanya telah dicemarkan lewat rekaman tersebut.

27 Maret 2017

Baiq Nuril mendapatkan tuduhan atas dugaan tindak pidana mentransmisikan rekaman elektronik yang bermuatan kesusilaan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pasal 27 ayat (1), juncto pasal 45 ayat (1) dengan ancaman Pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 Miliar. Sejak saat itu, Baiq Nuril resmi dipenjara sambil menjalani proses persidangan.

14 Juni 2017

Pada sidang pengadilan di PN Mataram, Baiq Nuril dituntut oleh jaksa penuntut umum yakni Julianto, SH dan Ida Ayu Putu Camundi Dewi, SH dengan tuntutan pidana 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

26 Juli 2017

Ketua Majelis Hakim PN Mataram NTB, Albertus Husada dalam sidang putusan Baiq Nuril yang digelar secara terbuka di Pengadilan Negeri Mataram menyatakan Baiq Nuril dinyatakan tidak bersalah, tidak melanggar Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

26 September 2018

Putusan kasasi MA nomor 574K/PID.SUS/2018 mengabulkan permohonan kasasi dari Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Mataram NTB dan membatalkan putusan PN Mataram sebelumnya yang memvonis bebas Baiq Nuril.

12 November 2018

Dalam putusan kasasi tersebut, Baiq Nuril dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan terancam pidana penjara 6 bulan kurungan serta denda Rp 500 juta. Apabila pidana denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan. (*)

Meneladani Suritauladan dan Akhlak Mulia Rasulullah

hamparan.info – Wakil Bupati Kayong Utara, H Effendi Ahmad baru-baru ini melaksanakan kegiatan Safari Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami’ Baitul Hasanah Desa Dusun Besar pada Jum’at malam (16/11) dan di Masjid Nurul Yakin Desa Dusun Kecil Kecamatan Pulau Maya.

Setelah melaksanakan kegiatan Safari Maulid di dua desa yang ada di Kecamatan Pulau Maya, Wakil Bupati melanjutkan kegiatan safarinya di halaman Masjid Besar Annur Desa Seponti Kecamatan Seponti.

Wakil Bupati Kayong Utara, H Effendi Ahmad mengajak kepada seluruh umat Islam di Kayong Utara untuk selalu bersholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW agar mendapatkan syafaatnya.

Ingin Hasil kebunnya Memuaskan? Pakai PHE

Pupuk Hayati Emas

hamparan.info – Pupuk Hayati Emas (PHE) merupakan singkatan dari Enhancing Microbial Activities in the Soils (penyerapan mikroba yang beraktifitas di dalam tanah).

Pupuk Hayati Emas ( PHE ) Mulai diteliti sejak tahun 1994 oleh Dr.Ir. DIDIEK HADJAR GUNADI Msc Dari Balai Penelitian Bio Tekhnologi Perkebunan Indinesia Di Bogor dan Dr.Rasti Saraswati MS dari Pusat Penelitian Tanaman Pangan di Bogor. Mengandung 4 Jenis microba yang hidup dan berada dalam bahan pembawanya. 

Ribuan Warga Penggemar Olahraga Hadir di GOR Pangsuma

hamparan.info – Animo besar ditunjukkan masyarakat Kalbar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar XII. Salah satu buktinya adalah saat partai final Cabor Futsal, yang berlangsung di GOR Pangsuma, Kota Pontianak.

Grand final yang mempertemukan Tim Futsal Kota Pontianak vs Kabupaten Ketapang, di bagian putra dan Kota Pontianak vs Kabupaten Mempawah, di bagian putri, berlangsung spektakuler. Ribuan suporter tiga tim yang bertanding, ditambah ribuan masyarakat, memadati GOR Pangsuma.

“Luar biasa semangat masyarakat olahraga Kalbar. Ribuan masyarakat penggemar olahraga hadir di GOR Pangsuma. Saya tentunya sangat bangga,” kata Ketum KONI Kalbar, H Fachrudin D Siregar.

Hadirnya ribuan suporter tersebut, menambah kesemarakan pertandingan final pertama di Porprov XII tersebut. Para pemain semakin termotivasi menunjukkan kemampuan terbaiknya. Adu strategi, adu kemampuan, dan adu kekuatan untuk menjadi yang terbaik.

“Saya bangga dengan animo suporter, mereka atraktif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sehingga pertandingan dapat berjalan lancar,” kata dia.

Melihat besarnya animo masyarakat dan kalangan olahragawan di Kalbar, membuat Ketum KONI Kalbar optimis akan perkembangan dan pembinaan prestasi Kalbar ke depannya. Ia menambahkan, bahwa Porprov XII diyakini bisa menjadi salah satu indikator peningkatan prestasi.

“Melihat kondisi ini, tentunya kita optimis dengan adanya peningkatan prestasi olahraga Kalbar. Bersatunya semua elemen masyarakat, jelas menjadi modal besar dalam pengembangan olahraga di Kalbar,” kata H Fachrudin, dilansir dalam keterangan resminya.

Medali emas pada Cabor Futsal ini sendiri berhasil diraih oleh Tim Kota Pontianak. Tim putra dan putri, berhasil mengalahkan lawannya masing-masing. Tim putra mengandaskan perlawanan Tim Putra Kabupaten Ketapang dengan skor 3-1. Sementara tim putri menang atas Tim Kabupaten Mempawah, dengan skor 10-1.

Hasil ini tentu sangat disyukuri oleh pengurus harian Askot PSSI Kota Pontianak, Nanang Setiabudi. Menurutnya, hasil ini sesuai dengan target yang sudah ditetapkan KONI Kota Pontianak kepada timnya.

“Alhamdulillah, target kita sudah terpenuhi. Semuanya berkat kerja sama semua pihak. Ke depannya, kita akan terus tingkatkan kemampuan tim, agar lebih baik lagi,” kata Nanang.

BACA  Saat Ribuan Suporter Padati Venue Pertandingan

Nanang juga mengapresiasi semua tim yang bertanding, termasuk atraktifnya para penonton dan suporter. Menurutnya, dengan adanya semangat dan animo besar masyarakat, maka olahraga Kalbar bisa meningkat.

“Semoga saat pembukaan Porprov XII, cuaca bagus dan banyak masyarakat yang bisa hadir ke Stadion Syarief Abdurrahman Al-Kadrie (SSA). Saya juga berharap, agar Porpriv XII menjadi ajang silaturahmi mayarakat olahraga Kalbar,” kata dia.