Ini Pelaksaanaan Test CPNS di Ketapang

  • Whatsapp

hamparan.info – Sebanyak 1.966 dari 2.484 pendaftar online seleksi penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di wilayah Kabupaten Ketapang dinyatakan lulus administrasi. Mulai Senin (29/10/2018) para pelamar mulai mengikuti seleksi Kompetensi dasar (SKD) menggunakan sistem Computerized Assisted Test (CAT) di BKD Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Dikutip dalam keterangan resminya, pelaksanaan SKD ini diagendakan akan berlangsung sampai 8 November 2018. Peserta yang mengikuti setiap sesi sekitar 50 orang, dan setiap hari berlangsung sekitar empat sesi test. Sebelum mengikuti test, keaslian berkas peserta terlebih dahulu dilakukan verifikasi oleh panitia pelaksana penerimaan CPNS Kabupaten Ketapang.

Muat Lebih

banner 300250

Pelaksanaan verifikasi berkas dan ujian CPNS dimonitor oleh Wakil Bupati Ketapang Suprapto S, didampingi Asisten III Setda Ketapang, Heronimus Tanam, Kepala BPSDM Ketapang, Repalianto. Wakil Bupati Ketapang,Suprapto S, dari pelaksanaan test CPNS ini akan dihasilkan PNS yang berkualitas sebagaimana diharapkan. Sebab, dari pelaksanaan test dilakukan secara transparan, bahkan peserta bisa mengetahui nilainya secara langsung.

“Semua fasilitas sudah kita siapkan, dengan penerimaan yang seperti ini saya kita cukup sempurna dan menggunakan kemajuan teknologi sehingga tidak ada lagi kesan negatif dalam penerimaan CPNS menggunakan jalur orang titipan dan lain sebagainya,” kata dia.

Dia berharap tahapan test yang berlangsung beberapa hari kedepan akan berjalan dengan lancar. Harapan serupa juga disampaikan Asisten III Setda Ketapang, Drs Heronimus Tanam ME. Para CPNS yang nantinya akan diterima dari proses seleksi akan ditempatkan sesuai dengan tempatnya melamar. Ia berharap dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, CPNS yang nantinya menempati formasi sebagaimana penempatan di lamarannya benar-benar bertugas sebagai pelayanan masyarakat, termasuk tidak mengajukan pindah tugas sebagaimana surat pernyataan yang dibuat ketika memasukkan berkas lamaran.

Dari pelaksanaan test yang berlangsung hari pertama, peserta yang menyelesaikan soal otomatis bisa melihat hasilnya di layar komputer. Bahkan, di ruang verifikasi berkas hasil test secara online juga bisa dilihat. Penghitungan lulus tidaknya peserta dalam tes SKD yang mengacu pada passing grade atau nilai ambang batas.Setiap peserta diketahui mengerjakan 100 soal yang terbagi dalam tiga bidang. Diantaranya, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

Passing grade CPNS 2018 ini diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018. Untuk Passing Grade Formasi jalur umum, nilai TKP adalah 143, nilai TIU adalah 80, dan TWK adalah 75.

Sedangkan jalur Formasi Khusus akumulasi nilai paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85. Untuk Putra-putri Papua/Papua Barat, nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60. Penyandang disabilitas, nilai kumulatif 260 dan TIU minimal 70 Eks tenaga honorer K-II, nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60. Dokter spesialis dan instruktur penerbang, nilai kumulatif minimal 298, dengan nilai TIU 80. Juru ukur, rescuer, ABK, pengamat gunung api, penjaga mercusuar, pawang hewan, dan penjaga tahanan, akumulasi nilainya paling sedikit 260 dengan nilai TIU minimal 70.

Sedangkan Olahragawan berprestasi internasional nilai terendah merupakan nilai ambang batas hasil SKD. Di hari pertama pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tak satupun peserta tes yang memperoleh nilai minimal (passing grade) yang telah ditetapkan. Dengan demikian, belum ada satupun pelamar yang dipastikan lulus dalam penerimaan PNS di lingkungan Pemda Ketapang.

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Aparatur Sipil Negara Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ketapang, Endo, menjelaskan dalam sehari ada lima sesi tes CAT, yang mana di hari pertama belum ada satu peserta yang lulus atau mencapai nilai passing grade dari tiga TKD.

“Otomatis, jika mengacu pada peraturan dari Menpan, maka belum ada satupun yang lulus dihari pertama,” ucapnya.

Ia menerangkan, dalam pelaksanaan tes peserta yang menyelesaikan soal tentu bisa melihat langsung hasil dilayar komputer yang mana lulus atau tidak mengecau pada passing grade atau nilai ambang batas.

Yang mana soal yang dikerjakan sebanyak 100 soal yang terbagi menjadi tiga bagian. Di antaranya 35 soal tentang Wawasan Kebangsaan (TWK), 30 soal terkait Intelegensia Umum (TIU), dan 35 soal tentang Karakteristik Pribadi (TKP).

“Ada yang nilai TWK dan TIU-nya tinggi, tapi nilai TKP tidak mencapai 143. Ada juga nilai TKP tinggi, tapi TIU dan TWK rendah. Jadi, tidak ada satu pun peserta memperoleh nilai sesuai passing grade. Semoga saja hari ini ada yang lulus,” kata dia.

Ia mengaku khawatir jumlah formasi yang telah disediakan tidak terisi semua dan berharap 208 formasi yang ada bisa terisi. Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh peserta tes untuk belajar dan fokus dalam mengerjakan soal.

“Peserta yang belum mengikuti tes silahkan belajar dan bertanya kepada yang sudah mengikuti agar mendapatkan gambaran,” kata dia. (*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *