Mahasiswa Dituntut Hadapi Tantangan

0
Kabag Humpro Sintang menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda di Universitas Kapuas Sintang, Selasa, 30 Oktober 2018.
Kabag Humpro Sintang menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda di Universitas Kapuas Sintang, Selasa, 30 Oktober 2018.

hamparan.info – Bupati Sintang, Jarot Winarno diwakili Kabag Humas dan Protokol Sekda Kabupaten Sintang, Kurniawan menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 90 yang diselengarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kapuas Sintang, di Aula Univesitas Kapuas Sintang, Kalimantan Barat.

Kurniawan menyebut, generasi millenial adalah revolusi indusrti millenial ke 4.0. “Saat ini, mahasiswa tengah dituntut menghadapi tantangan besar. Di mana perubahan pola membawa dampak terciptanya jabatan dan keterampilan kerja serta hilangnya jabatan baru,” ujar Kurniawan, Selasa, 30 Oktober 2018.

Kurniawan berkata, tantangan ini menuntut kematangan demokrasi yang harus dihadapi mahasiswa, sebagai kelompok terdidik dan bagaimana peran serta mahasiswa ikut mematangkan demokrasi politik.

”Faktor yang sangat penting adalah keterampilan dan kompentensi. Ini yang harus ditetapkan secara konsisten dan ditingkatkan,” ujar Kurniawan.

Di era industri 4.0 ini, diperlukan kelincahan dan kejelian dalam melihat peluang, dengan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang.

“Selain itu, diperlukan juga pemikiran yang kreatif dan inovatif untuk dapat menggengam masa depan,” ucap Kurniawan.

Dunia industri juga harus dapat mengembangkan strategi transformasi dengan perkembangan sektor ketenagakerjaan.

“Maka dapat menghasilkan tenaga kerja yang berkompeten, mengingat menjadi generasi di era industri 4.0 ini, harus memiliki daya saing yang tinggi,” tutur Kurniawan.

Mahasiswa harus diciptakan ke dalam kelompok inovasi, dengan pemikiran institusi yang kreatif dan bekerja keras, sehingga mampu dan unggul dalam era industri millenial industri ke 4.0.

Di samping itu, peran mahasiswa dalam era industri ini sangat penting, khususnya dalam mengambil langkah – langkah yang inovatif sebagai kaum pengerak negeri, dan mampu mengembangkan pola pikir yang kritis, serta mulai berpikir secara global. Sehingga, diharapkan mampu mengembangkan teknologi dan mengerti bagaimana sistem dari itu sendiri.

“Yang lebih penting mahasiswa harus mampu memberikan langkah – langkah nyata untuk mewujudkan setiap ide dan aspirasinya, sehingga setiap perencanaan, gagasan dan pemikiran dapat diterapkan di tengah masyarakat dalam dunia global saat ini,” ucap Kurniawan. (boo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here