Kapolda Kalbar: Wujudkan Keluarga Berkualitas

0

hamparan.info – Pencanangan bulan Bhakti KB-Kes dan Kampung KB dalam rangka Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018, guna menuju pilkada yang damai di kalbar. Itulah kegiatan yang digelar di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa, 26 Juni 2018.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, mengungkapkan, pencanangan bulan Bhakti KB Kes Bhayangkara ini merupakan tindak lanjut sekaligus sebagai bentuk implementasi dari kebijakan yang telah diformulasikan melalui nota kesepahaman antara badan kependudukan dan keluarga berencana nasional dengan kepolisian.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menjelaskan,ruang lingkup dalam nota kesepahaman tersebut ada lima kegiatan antara lain, advokasi, komunikasi informasi dan edukasi, (KIE), penyuluhan kependudukan dan keluarga berencana (KKB), pelayanan KB dan kesehatan reproduksi, pembinaan ketahanan keluarga, pelatihan bagi pengelola dan pelaksana program kkb dan sosialisasi tentang kesepahaman KKB.

“Bertitik tolak dari hal tersebut, pada hari ini kita melaksanakan bulan bhakti kb kes bhayangkara, sebagai tanda dimulainya kegiatan bulan bakti, secara serentak di seluruh Kalimantan Barat,” kata Didi Haryono.

Polri dalam hal ini polda kalbar sangat berkepentingan untuk mendorong terwujudnya kampung KB dan keluarga kecil yang berkualitas, generasi muda yang berencana. Karena dengan keluarga yang berkualitas, generasi yang berencana, akan memacu tingkat kesejahteraan masyarakat, dengan semakin sejahteranya masyarakat maka angka kriminalitaspun akan mengalami penerununan.

“Dengan demikian antara kesejahteraan dengan keamanan memiliki korelasi yang sangat signifikan, kesejahteraan dengan keamanan ibarat dua sisi mata uang yang dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan,” ujarnya.

Artinya bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat akan mempengaruhi perilaku masyarakat, dimana pada masyarakat pra sejahtera memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara yang melanggar hukum, walapun keluarga yang sudah mapan pun ada juga yang melakukan pelanggaran hukum, karena dipengaruhi oleh mentalitas yang bersangkutan.

“Oleh karenanya untuk mewujudkan keluarga kecil berkualitas dan generasi sekalian yang berbahagia,” kata dia.

Peningkatan kesehatan dan kesejahteraan sangat perlu dilakukan karena kedua masalah tersebut terdapat korelasi dengan tugas-tugas kepolisian. Berdasarkan data yang ada ternyata para pelaku kejahatan itu adalah mereka yang memiliki lingkungan yang kurang sehat baik lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal maupun lingkungan pergaulan.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh pihak bkkbn perwakilan kalimantan barat, ternyata angka kelahiran dibawah umur antara usia 15 tahun sampai 19 tahun masih cukup tinggi di Kalimantan Barat, hal ini dipengaruhi oleh banyak hal antara lain, kurangnya perhatian orang tua terhadap putra putrinya, perhatian guru terhadap muridnya, tokoh agama, tokoh adat perlu meningkatkan perannya dan yang tidak kalah pentingnya mungkin karena pengaruh teknologi informasi dan komunikasi.

“Untuk menekan lajunya jumlah usia perkawinan dibawah umur perlu sinergitas oleh semua pihak, tidak saja menjadi tanggung jawab pihak BKKBN, tetapi menjadi tanggung jawab semua komponen bangsa, mulai lingkup yang paling kecil keluarga, pihak sekolah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan kelompok pemuda,” ucapnya.

Korelasi kedua hal tersebut sangat berpengaruh terhadap agenda dan situasi Kamtibmas di Kalbar, yang saat ini sedang menghadapi Pilkada Guberneur, Wali Kota dan Bupati, yang mana mempawah juga melaksanakan pilbup bupati/wakil bupati dan puncak tahapan Pilkada adalah pemungutan pada tanggal 27 juni besok.

“Momentum KB Kes dalam rangka Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018, guna menuju pilkada yang damai di Kalbar. Adalah langkah kongkrit polda kalbar untuk mewujudakan masyarakat yang sejahtera guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Barat,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono. “Oleh karenanya, saya berharap kepada masyarakat yang hadir dalam acara bhakti kb kes bhayangkara ini hendaknya dapat memanfaatkan momentum ini untuk memeriksakan kesehatan keluarga sekaligus konsultasi untuk peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga,”.

Pada kegiatan KB Kes Bhayangkara tahun ini fokus kegiatan tidak hanya KB dan kesehatan, tetapi bagaimana menyiapkan generasi berencana, agar kedepan mereka memiliki masa depan yang lebih baik dan berkualitas guna mendukung pembangunan nasional. Serta sebagai wujud pro-aktif kepolisian memberikan penerangan kepada masyarakat tentang pentingnya situasi kamtibmas yang aman menjelang pemungutan suara besok dalam pilkada Kalbar 2018.

Terlaksananya bulan Bhakti KB Kes Bhayangkara ini, tentunya tidak terlepas dari peran serta instansi terkait yaitu BKKBN Provinsi Kalbar, SKPD-KB Kab / kota, bupati mempawah, dinas kesehatan, ibu-ibu bhayangkari baik tingkat pengurus daerah maupun pengurus cabang, PKK, serta seluruh lapisan masyarakat, termasuk didalamnya jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan itu hadir Pjs Bupati Mempawah, unsur Forkopimda Kabupaten Mempawah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Para Pejabat Utama Polda Kalbar, Kasat Binmas Jajaran Polda Kalbar, Dandim Mempawah, para ketua SKPD KB se-Kalimantan Barat, Ketua Bhayangkari Daerah Kalbar, beserta para pengurus Bhayangkari, dan Ketua Bhayangkari Cabang Mempawah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here