Memukau, Penampilan Jazzlyn Pada Lomba Casual

0

hamparan.info -Namanya Jazzlyn Michelle Clarance Djimanto. Usianya 5tahun. Sekolah di Taman Kanak-kanak atau TK Town For Kids, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Ayah kandung Jazzlyn Michelle Clarance Djimanto bernama Ferry Djimanto berkata, lomba kali ini anaknya mengambil tema busana etnis Dayak dan Melayu. Tema casual tradisional Tidayu (Tionghoa/Dayak/Melayu)

Ferry Djimanto bercerita, bahwa anak kandungnya mengikuti kegiatan itu ada belasan sampai 20 kali.

“Udah ikut les modeling kurang lebih 1 tahun,” ujar Ferry Djimanto.

Persiapan pertama adalah kepedean dan mental anak. Setiap ada lomba, Ferry Djimanto menyiapkan kostum serta accessories seperti kalung, gelang, anting, hiasan rambut dan sepatu.

“Selain persiapan bagi anak, mamanya juga harus berkreatifitas untuk perpaduan baju dan siapin accessories,” kata Ferry Djimanto.

“Minggu lalu ikut di acara hari Kartini yg diselenggarakan di showroom mobil Wuling dan Trans Studio mini di Kabupaten Kubu Raya, Jazzlyn, meraih juara 1,” ucap Ferry Djimanto.

Ferry Djimanto berkata, untuk di showroom mobil Wuling dan Trans Studio mini Jazzlyn menggunakan pakaian busana adat Madura. “Dan hari ini perlombaan JEWITA, Jazzlyn meraih juara 2 dengan menggunakan pakaian busana Tidayu (Tionghoa, Dayak, Melayu) dan perlombaan tersebut dapat kita pilih untuk pakaiannya.. dan ternyata Jazzlyn memilih pakaian busana adat Dayak dan Melayu. Dan kita juga mendukung Jazzlyn mengikuti setiap perlombaan yg di adakan. Yang juara 1 anak usia 8 tahun,” ujar Ferry Djimanto.

“Dan tidak setiap perlombaan Jazzlyn selalu jadi pemenang. Yang namanya pasti ada yang kalah dan menang,” kata Ferry Djimanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here