Perjuangan Babinsa Menyebrangkan Anak Sekolah di Pedalaman

0

hamparan.info – Bagi warga Desa Teluk Tewah, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kehadiran Bintara Pembina Desa atau Babinsa di desa mereka sangatlah bermanfaat sekali. Sebab, sudah bertahun-tahun, personel Babinsa yang membantu memfasilitasi transportasi sekolah bagi anak-anak di desa yang letaknya terpencil serta tidak memiliki akses jalan darat ini, dengan menggunakan kelotok kecil miliknya.

Bersekolah awalnya merupakan sesuatu hal yang cukup membebani bagi perekonomian warga Desa Teluk Tewah ini. Letak desa mereka yang terpencil, tepatnya di sekitar wilayah hulu sungai Mentaya, membuat mereka terisolir.

Satu-satunya sarana transportasi yang bisa menjangkau desa dengan penduduk yang lumayan banyak, yakni sekitar 400 kepala keluarga hanyalah dengan menggunakan kendaraan air, sejenis sampan bermesin yang disebut kelotok.

Dulu pendidikan warga di sana yang rata-rata bekerja sebagai petani rotan. Dan rata-rata tamat sekolah dasar. Sebab untuk meanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, mereka terpaksa harus bersekolah ke kecamatan terdekat.

Keadaan ini dirasa sangat membebani kehidupan keluarga, yang hampir keseluruhannya bekerja sebagai petani rotan dan karet. Karena untuk biaya pulang pergi sekolah ke kecamatan, mereka harus mengeluarkan biaya Rp25.000 per orang.

“Terima kasih kepada bapak babinsa. Semoga ini lebih baik,” ucap Mukhtar, warga Desa Teluk Tewah.

Hal ini lah yang akhirnya menimbulkan rasa keprihatinan bagi Babinsa Desa Teluk Tewah, Serda Ugarmansyah, yang dengan penuh keikhlasan mengupayakan membantu antar-jemput warga yang ingin melanjutkan sekolah, dengan menggunakan kelotok pribadi miliknya.

“Saya merasa prihatin dengan kondisi ini. Akses jalan nya tak ada. Kita bantu pakai klotok ini,” tutur Babinsa Desa Teluk Tewah, Serda Ugarmansyah.

Pekerjaan antar jemput pelajar sekolah ini memang tidak bisa setiap hari dilakukan, sebab kesibukannya sebagai personel Babinsa untuk sejumlah desa lainnya di Koramil 1015-11 Cempaga, juga mewajibkannya untuk tidak hanya berdiam di desa teluk tewah saja.

Namun upaya Serda Uganiansyah dalam membantu warga ini dirasakan sangat membantu sekali, yakni mengurangi biaya transportasi warga, sebab antar jemput warga bersekoah ini dilakukan tanpa pungutan biaya. (DDS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here