Kapolda Kalbar Ajak Pelajar Jauhi Narkoba

0

hamparan.info – Jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mendatangi sejumlah sekolah menengah umum atau SMU di wilayah ini. Tujuanya adalah, mengajak pelajar untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, menolak hoaks di media sosial dan sosialisasi penerimaan anggota Polri Tahun 2018.

Aktivitas padat, sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalbar, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, tak membuatnya lelah. Seperti pada Senin (2/4/2018), jenderal bintang dua itu didampingi Direktur Reskrimum Polda Kalbar, Kombes Arif Rachman, menjadi Inspektur upacara di SMA Negeri 1 Sungai Raya, di Kabupaten Kubu Raya.

Di hadapan para siswa-siswi, itu sejumlah masalah dibahas. Di antara adalah tentang bahaya narkoba, Karena narkoba merusak generasi bangsa. Untuk itulah, ia mengajak jauhi narkoba. Tak hanya itu, ia juga mengingatkan sebaran informasi yang begitu cepat melalui sosial media atau sosmed haruslah bijak dan cermat.

“Karena, jika tidak hati-hati akan berdampak negatif. Tolak hoaks. Bijak di medsos,” ujar Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono.

Didi Haryono menilai, SMU Negeri 1 Sungai Raya, ini sangat aktif dalam berbagai kegiatan, mengulir prestasi Paskibraka terbaik dan menyumbang peserta terbanyak dalam seleksi menjadi anggota Polri pada tahun 2017.

“Bagi yang berminat menjadi anggota Polri agar dipersiapkan diri dari sekarang. Saya akan memberikan motivasi penuh. Saya asli putra daerah Kalbar. Saya bisa seperti ini. Semua juga harus bisa,” ucap Didi Haryono, memberikan motivasi semangat.

Didi Haryono mengajak, para siswa-siswi menanamkan kecintaan dan kebanggan terhadap bangsa dan negara dengan hati yang iklas. “Sehingga dapat kita jadikan pondasi yang kuat dalam membangun bangsa ini. Kembangkan sikap dan perilaku yang senantiasa mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara,” ujar Didi Haryono.

Selepas upacara Kapolda Kalbar menyempatkan berdialog langsung dengan Dewan Guru dan para siswa-siswi SMU Negeri 1 Sungai Raya. Sekaligus mensosialisasikan rekrutmen Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Polri serta mengajak para siswa untuk sebanyak mungkin mengikuti seleksi tersebut.

“Rekrutmen pendaftaran dimulai 26 Maret s/d 11 April 2018 ini, kita bertekad untuk melaksanakan seluruh proses dengan clean dan clear, targetnya adalah berhasil merekrut calon anggota Polri yang berkualitas,” kata Didi Haryono.

Didi Haryono berujar, dalam penerimaan ini, Polri menekankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH). “Sehingga betul-betul dihasilkan sumber daya Polri yang berkualitas dan lebih baik lagi,” kata Didi Haryono.

Kata Didi Haryono, panitia seleksi baik dari Polri maupun instansi luar juga disumpah sesuai dengan agama masing-masing. Panitia seleksi juga akan diawasi oleh pengawas internal dalam hal ini oleh Irwasda dan Bid Propam Polda Kalbar. Sedangkan pengawas eksternal diambil dari beberapa elemen baik dari Dinas Pendidikan, Universitas, dan seluruh elemen masyarakat.

Adapun dalam pengumuman hasil seleksi dilaksanakan secara terbuka dengan disaksikan oleh peserta dan didampingi oleh orang tua atau wali. Sehingga mengetahui secara langsung hasil nilai dan kemampuan peserta seleksi.

“Agar peserta seleksi mempersiapkan diri dengan berolah raga dan belajar serta mempersiapkan mental. Nantinya mendapatkan hasil yang terbaik,” kata Didi Haryono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here