Terima Kasih Bapak TNI dan Polisi

hamparan.info – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia-Malaysia di Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Jumat (27/4/2018).

Hadir Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Wakasad Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman, Kapuspen TNI Mayor Jenderal M. Sabrar Fadhilah, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Pj Gubernur Kalbar Doddy Riyadmadji, Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono serta Pejabat Pemda.

Rombongan tiba pukul 11.00 waktu setempat dan disambut Komandan Distrik Militer (Dandim) 1202/Singkawang Letnan Kolonel Infanteri Abdurrahman, Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadiprabowo, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dan Wakil Bupati Sambas Hairiah.‎

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.IP dan ‎Kapolri ‎Jenderal Pol Tito Karnavian tiba di Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kemudian dilanjutkan menunaikan Shalat Jumat di Masjid Sabilla Muhtadin, di Jalan Merdeka, Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar. Selaku Imam dan Khotib Jumat adalah Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili.

Usai melaksanakan Shalat Jumat, Panglima TNI beserta rombongan, kegiatan dilanjutkan meninjau Bhakti kesehatan TNI-Polri berupa bantuan kesehatan gigi terhadap pelajar, khitanan massal Anak-anak Sambas, pengobatan dan pemberian sembako untuk warga di ujung batas negeri itu.‎ Juga penyerahan bantuan kursi roda bagi warga difabel.

Ratusan Anak-anak yang didampingi orangtuanya, duduk menunggu antrian untuk mengikuti khitanan. Mereka tampak berbekal kain dan kopiah dengan penuh ceria. Tampak pula warga yang duduk mengantri untuk mendapatkan pelayanan pengobatan umum.

“Saya bahagia ikut kegiatan ini. Benar-benar dapat dirasakan oleh kami warga perbatasan. Terima kasih bapak Panglima TNI, terima kasih bapak Polisi dan semua yang terlibat dalam kegiatan yang sangat mulia ini,” tutur Dedeng warga Desa Kaliau, tersenyum bahagia.

Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus untuk dilaksanakan. Mengingat, warga perbatasan sangat memerlukan berbagai fasilitas, diantaranya adalah soal kesehatan.

Perjuangan Babinsa Menyebrangkan Anak Sekolah di Pedalaman

hamparan.info – Bagi warga Desa Teluk Tewah, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kehadiran Bintara Pembina Desa atau Babinsa di desa mereka sangatlah bermanfaat sekali. Sebab, sudah bertahun-tahun, personel Babinsa yang membantu memfasilitasi transportasi sekolah bagi anak-anak di desa yang letaknya terpencil serta tidak memiliki akses jalan darat ini, dengan menggunakan kelotok kecil miliknya.

Bersekolah awalnya merupakan sesuatu hal yang cukup membebani bagi perekonomian warga Desa Teluk Tewah ini. Letak desa mereka yang terpencil, tepatnya di sekitar wilayah hulu sungai Mentaya, membuat mereka terisolir.

Satu-satunya sarana transportasi yang bisa menjangkau desa dengan penduduk yang lumayan banyak, yakni sekitar 400 kepala keluarga hanyalah dengan menggunakan kendaraan air, sejenis sampan bermesin yang disebut kelotok.

Dulu pendidikan warga di sana yang rata-rata bekerja sebagai petani rotan. Dan rata-rata tamat sekolah dasar. Sebab untuk meanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, mereka terpaksa harus bersekolah ke kecamatan terdekat.

Keadaan ini dirasa sangat membebani kehidupan keluarga, yang hampir keseluruhannya bekerja sebagai petani rotan dan karet. Karena untuk biaya pulang pergi sekolah ke kecamatan, mereka harus mengeluarkan biaya Rp25.000 per orang.

“Terima kasih kepada bapak babinsa. Semoga ini lebih baik,” ucap Mukhtar, warga Desa Teluk Tewah.

Hal ini lah yang akhirnya menimbulkan rasa keprihatinan bagi Babinsa Desa Teluk Tewah, Serda Ugarmansyah, yang dengan penuh keikhlasan mengupayakan membantu antar-jemput warga yang ingin melanjutkan sekolah, dengan menggunakan kelotok pribadi miliknya.

“Saya merasa prihatin dengan kondisi ini. Akses jalan nya tak ada. Kita bantu pakai klotok ini,” tutur Babinsa Desa Teluk Tewah, Serda Ugarmansyah.

Pekerjaan antar jemput pelajar sekolah ini memang tidak bisa setiap hari dilakukan, sebab kesibukannya sebagai personel Babinsa untuk sejumlah desa lainnya di Koramil 1015-11 Cempaga, juga mewajibkannya untuk tidak hanya berdiam di desa teluk tewah saja.

Namun upaya Serda Uganiansyah dalam membantu warga ini dirasakan sangat membantu sekali, yakni mengurangi biaya transportasi warga, sebab antar jemput warga bersekoah ini dilakukan tanpa pungutan biaya. (DDS)

Kesan Ketua Umum Dharma Pertiwi Murid TK Bacakan Puisi

hamparan.info – Siang itu cuaca di sebuah tempat begitu panas. Namun, tak menyurutkan semangat seorang wanita datang ke tempat itu. Ia adalah Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, beserta rombongan dan didampingi Ketua Dharma Pertiwi Daerah L Ny. Tien Achmad Supriyadi dan pengurus, melakukan peninjauan ke tiga sekolah tingkat kanak-kanak di wilayah Kalimantan Barat.

Tujuanya adalah dalam rangka kunjungan kerja di wilayah Kalimantan Barat. Di antaranya meninjau secara langsung ke TK Angkasa, TK Hang Tuah VI Lantamal XII Pontianak dan TK Kartika XVII-02 Cabang XVII Tanjungpura, pada Jumat, 27 April 2018.

Sebelum masuk, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto beserta rombongan disambut oleh Drum Band dan pengalungan serta pemberian bunga pertanda sambutan hangat dari Anak-anak TK Kartika XVII-02 Cabang XVII Tanjungpura.

Tepuk tangan meriah rombongan pada saat mendengarkan lantunan puisi soal kebersihan yang diucapkan oleh satu murid TK Kartika XVII-02 Cabang XVII Tanjungpura. Riuhnya tepuk tangan ini memukau para rombongan tersebut.

Senyum terpancar dari Ibu Ketua Umum Dharma Pertiwi beserta rombongan. Tak mengira, anak murid TK Kartika XVII-02 Cabang XVII Tanjungpura bisa mengucapkan puisi kampanye lingkungan. Sebab, menjaga lingkungan suatu keharusan semua umat manusia di alam bumi ini.


Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan, bahwa selama kunjungan, baru ditemukan di TK Hang Tuah VI Lantamal XII Pontianak yang ada tenaga pendidiknya seorang pria.

“Jadi ini sangat bagus. Sebab, tenaga pendidik pria juga dibutuhkan untuk figur bagi murid TK pria,“ ujarnya.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto beserta rombongan juga memberikan bantuan berupa tas dan alat perlengkapan sekolah di tiga TK yang dikunjungi.

“Diharapkan bantuan itu dapat memacu semangat para murid untuk belajar sungguh-sunguh. Sebab, generasi bangsa ada di tangan mereka,” ucapnya berharap.

Tatap Muka Anggota Dharma Pertiwi Daerah L

hamparan.info – Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto melakukan tatap muka dengan anggota Dharma Pertiwi Daerah L, dan Organisasi Wanita dalam rangka kunjungan kerja di Wilayah Kalimantan Barat, dilaksanakan di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Jalan Arteri Alianyang Nomor 1, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, tatap muka guna memberikan semangat kepada para pendamping Prajurit dan Polisi, yang dihadiri anggota Dharma pertiwi Daerah L dan Organisasi Wanita se-wilayah Kalimantan Barat sebanyak 690 orang.

“Terima kasih kepada seluruh elemen dan ibu-ibu yang telah hadir dalam kegiatan ini serta seluruh pihak yang mendukung hingga terselenggara dengan sangat baik,” ujar Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto, dengan tersenyum.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan, bahwa menjadi Istri seorang Prajurit TNI dan istri Polisi harus mampu dan memahami tugas serta peran suaminya sebagai prajurit dalam menjaga kedaulatan NKRI demi persatuan dan kesatuan bangsa. Juga harus memberikan dukungan optimal berupa dukungan moril yang berlandaskan atau bersumber dari lingkungan keluarga yang harmonis.

Selain itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi mengingatkan, peranan ibu sebagai suri teladan bagi anaknya bertujuan agar ibu mampu menjadi contoh bagi anak-anaknya. Mengingat bahwa perilaku orang tua, khususnya ibu, akan ditiru yang kemudian dijadikan panduan dalam perilaku anak, dan perhatikan cara bergaul dengan lingkungan masing-masing.

“Tentunya mendidik anak disesuaikan tingkat kecerdasan anak itu sendiri, dan setiap Ibu-ibu diharapkan turut berperan untuk anak-anak kita jauhi yang namanya narkoba. Ini sangat penting untuk dilaksanakan, lantaran narkoba secara spesifik menargetkan anak muda,” kata Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto.

Ribuan Personel TNI-Polri Menerima Pengarahan Panglima TNI dan Kapolri

hamparan.info – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI dan anggota Polri sebanyak 2700 personel. Dalam pengarahan diantaranya menyampaikan, bagi seluruh anggota TNI dan Polri harus netral pada saat penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019.

“Bila tidak netral pada Pilkada serentak tahun 2018 dan Pilpres tahun 2019, tentunya ada hukumannya, ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.IP saat memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI dan anggota Polri di Qubu Resort, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (26/4/2018).

Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kepada seluruh Prajurit TNI dan Polri selain sebagai forum silaturahim, dengan kerjasama melalui sinergitas antara TNI-Polri sehingga situasi keamanan dapat terjaga dengan aman. Baik ancaman global serta ancaman cyber dalam pemberitaan hoax.

“Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Presiden, TNI-Polri menjamin kelancaran, keamanan, kesuksesan dan penyelenggaraannya. Juga, bagi Prajurit TNI-Polri pedomani netralitas dan tidak ada toleransi bagi Netralitas, Politik TNI-Polri adalah Politik Negara,” ujar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sementara Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, sebelumnya memberikan kata pengantar pada acara kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.IP dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, diawali dengan mengucapkan selamat datang kepada Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri beserta rombongan di Bumi Khatulistiwa Provinsi Kalimantan Barat.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menjelaskan, bahwa moment seperti ini menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan, karena Prajurit TNI maupun anggota Polri di wilayah Kalimantan Barat dapat menerima pengarahan secara langsung dari Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri.

“Terima kasih Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri atas kunjungannya di wilayah Kodam XII/Tanjungpura, dalam rangka memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI dan anggota Polri di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura menyampaikan, bahwa situasi dan kondisi di wilayah Kalimantan Barat dalam keadaan aman dan kondusif serta sinergitas TNI dan Polri dapat terjaga dengan baik.

Pengarahan dari Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri. “Kami berharap para anggota TNI dan Polri untuk kedepannya dapat lebih termotivasi, sehingga dapat memberikan pengabdian yang terbaik, tulus dan ikhlas bagi rakyat, negara dan bangsa,” ujar Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

BP3TKI Pontianak Tingkatkan Kualitas Penempatan PMI di Kalbar

hamparan.info – BP3TKI Pontianak mengadakan rapat koordinasi terkait potensi dan pemetaan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kalimantan Barat. Rapat yang diadakan pada Kamis (26/4/2018) di Aula BP3TKI Pontianak, Kalimantan Barat, ini dihadiri oleh Direktur Pemetaan dan Harmonisasi Kualitas Tenaga Kerja Luar Negeri II BNP2TKI, Yana Anusasana , Kepala Subdirektorat KTKLN BNP2TKI Haryanto, Kepala BP3TKI Pontianak Ahnas beserta jajarannya.

Selain itu pula turut hadir Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Dinas-Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kota di wilayah Kalimantan Barat, sejumlah Kepala Sekolah SMK-SMK di Pontianak, lembaga pendidikan di bidang kesehatan, dan lembaga pelatihan bahasa.

“Tujuan kami mengadakan rapat ini agar kualitas penempatan PMI di Kalbar dapat meningkat, artinya tidak hanya pada sektor perkebunan dan plywood namun juga Kalbar dapat mengirim PMI-PMI yang bekerja di sektor Kesehatan, Hospitality ataupun pekerjaan dengan high skill ,” kata Ahnas.

Dikutip dalam siaran keteranganya, sampai saat ini, BP3TKI Pontianak lebih banyak memberangkatkan PMI di sektor general worker seperti di sektor perdagangan, industri pengolahan, ladang. Sementara dari sektor kesehatan tercatat di BP3TKI Pontianak, ada dua warga Kalimantan Barat yang berhasil lolos program G To G ke Jepang untuk bekerja sebagai careworker.

Sementara itu Yana Anusasana mengatakan permintaan bekerja ke luar negeri sangat tinggi sekali. Sebagai contoh di tahun 2017, kita dapat tawaran dari Kuwait untuk pekerjaan driver bus sebanyak 200 orang. Namun akibat kurangnya kompetensi terutama kemampuan bahasa, lowongan tersebut tidak dapat dipenuhi.

Untuk pemenuhan lowongan tersebut, BNP2TKI mempunyai empat program yaitu pemetaan potensi tenaga kerja, percepatan padupadan tenaga kerja, peningkatan kompetensi atau upgrading skill tenaga kerja, dan sistem Jobsinfo.
“Dalam program peningkatan kompentensi ini, para peserta akan diberikan materi-materi selama 260 jam pelajaran atau sekitar satu bulan. 60 % diantaranya pelatihan bahasa asing, sisanya tentang sikap, informasi negara tujuan, dan review bidang kerjanya,” kata Yana.

Rapat Koordinasi yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan sangat interaktif, terjadi dialog interaktif antara narasumber dengan para peserta. Dalam dialog yang dipandu oleh Haryanto ini terungkap bahwa saat ini cukup sulit untuk memasarkan para lulusan SMK ke dunia kerja. Dengan adanya rakor ini diharapkan tersedianya data potensi tenaga kerja yang mempunyai kompetensi dan berminat bekerja di luar negeri.

“Rapat ini semoga berkelanjutan dan kita dapat mengetahui berapa orang warga Kalimantan Barat yang ingin bekerja di Luar Negeri. Saya akan mendorong PPTKIS yang mempunyai job order yang bagus untuk masuk ke Pontianak,” kata Haryanto.

Rapat Koordinasi ini menjadi awal untuk menempatkan tenaga kerja-tenaga kerja yang mempunyai high skill yang berasal dari Kalimantan Barat. BP3TKI Pontianak akan menjembati lulusan-lulusan SMK atau warga masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Selama ini BP3TKI Pontianak sudah melakukan sosialisasi-sosialisasi terkait tata cara bekerja ke luar negeri ke berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

“BP3TKI Pontianak juga akan terus menjalin sinergitas dengan dinas-dinas yang ada di Kalimantan Barat demi pelayanan yang prima kepada para calon-calon tenaga kerja kita,” kata Ahnas. (*)

OPPO F7 Diamond Black Sudah Bisa Dibeli Konsumen

hamparan.info – Setelah mengadakan preorder perangkat OPPO F7 Diamond Black semenjak pertama kali resmi diperkenalkan di Indonesia, hari ini (24/4), konsumen sudah bisa membeli perangkat ini di 300 toko terpilih di Indonesia termasuk jaringan OPPO Store, peritel moderen, e-commerce terkemuka dan toko – toko yang bekerjasama menjual perangkat OPPO.

Perangkat F7 Diamond Black ini sudah tersedia untuk kedua varian baik yang memiliki konfigurasi RAM 4GB dan Internal 64GB ataupun RAM 6GB dan Internal 128GB.

“Kami merasa senang akhirnya bisa lebih cepat untuk menghadirkan F7 Diamond Black baik versi 4/64 ataupun 6/128 ke konsumen, hal ini sebagai apresiasi kami terhadap respon luar biasa yang diberikan konsumen terhadap varian F7 ini. Seperti diketahui sejak awal diperkenalkan banyak konsumen yang terus bertanya mengenai ketersediaan perangkat ini,” ujar Alinna Wenxin, Marketing Director OPPO Indonesia, dikutip dalam siaran pers rilisnya.

Perangkat varian Diamond Black ini memang banyak ditunggu kehadirannya. Rata–rata konsumen beralasan memilih perangkat ini karena desainnya yang sangat stylish apalagi dengan corak pola potongan berlian yang menambah kesan mewah dan membuat tampil berbeda jika dibandingkan dengan perangkat yang beredar di pasaran saat ini.

OPPO F7 Diamond Black dijual dengan harga Rp. 4.199.000 untuk varian RAM 4GB dan Internal 64GB sedangkan F7 128GB Diamond Black dijual dengan harga Rp. 5.499.000 untuk varian 6GB RAM dan 128GB Internal.

Selain tersedia warna hitam, F7 128GB juga tersedia warna Solar Red yang juga mulai dijual pekan ini. Kini, konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama lagi untuk mendapatkan perangkat smartphone selfie dengan kamera AI yang tampil spesial ini.

Datsun CROSS Hadirkan Beragam Inspirasi di IIMS 2018

Datsun CROSS yang merepresentasikan ragam gaya hidup di Indonesia. (foto: Nissan Motor Indonesia)

hamparan.info – Datsun Indonesia menghadirkan beragam tema yang dapat dijadikan sumber inspirasi di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Datsun menampilkan enam unit Datsun CROSS yang merepresentasikan beragam gaya hidup di Indonesia.

Tema selancar yang mewakili gaya hidup aktif dapat ditemui pada Datsun CROSS dan Datsun 510 Wagon yang ditambahkan roof rack untuk membawa papan selancar. Untuk sambut mudik, Datsun CROSS bertema mudik dipamerkan dengan membawa beragam barang bawaan yang menunjukkan ruang bagasi yang lega untuk perjalanan jarak jauh.

Tema petualang ditunjukkan pada Datsun CROSS tema reli dengan tambahan fog lamp dan mud flap yang siap diajak berpetualang.

Selain itu, dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Datsun mengajak dua perempuan aktif dan memiliki deretan pencapaian di tingkat Nasional, maupun Internasional untuk membicarakan tentang mobilitas mereka dalam menjalani beragam gaya hidup.

Pembalap dan penyiar radio, Rally Marina dan peselancar berbakat, Salini Rengganis dipilih untuk menceritakan tentang prestasi, ketekunan, dan kesuksesan di bidang masing-masing, sebagai bentuk semangat “Be a Life Challenger” dari Datsun CROSS.

“Datsun hadir dengan beragam inspirasi gaya hidup di IIMS 2018”, ujar Hana Maharani, Head of Communications PT Nissan Motor Indonesia. “Kami memperhatikan gaya hidup di Indonesia yang dinamis dengan banyaknya orang yang menjalani dua, atau bahkan lebih, aktivitas sehari-hari. Orang-orang aktif tersebut – direpresentasikan oleh Rally dan Salini, membutuhkan mitra berkendara yang praktis yang bisa menempuh rutinitas dengan nyaman dan juga siap untuk diajak berpetualang,” kata Hana Maharani dikutip dalam siaran pers rilis yang diterima berbagai media.

Datsun CROSS adalah compact-crossover serba guna yang dibuat untuk menjadi mitra yang bisa diandalkan dalam menghadapi berbagai tugas. Dengan fitur-fitur seperti ground clearance setinggi 200 milimeter, X-Tronic CVT (Continuously Variable Transmission), dan teknologi keamanan VDC (Vehicle Dynamics Control), mobil ini telah menjaga identitas Datsun yang dikenal dengan daya tahan, atraktif, dan dapat diandalkan.

Rally Marina, pembalap perempuan Indonesia yang telah memenangkan banyak penghargaan olahraga balap mobil dari sejumlah perlombaan prestisius sejak tahun 1995 – termasuk juara pertama GT Car Challenge Round III di tahun 2007, adalah salah satu orang yang pernah mencoba Datsun CROSS.

“Saya menjalankan banyak peran di keluarga dan saya membutuhkan mobil yang nyaman dan dapat memberikan ketenangan. Saya telah mencoba Datsun CROSS dan saya merasa lebih percaya diri dan tenang karena mobil ini punya berbagai fitur keselamatan aktif yang dibutuhkan bagi seorang ibu seperti saya. Saya harap lebih banyak perempuan mencoba berada di balik kemudi Datsun CROSS dan merasakan pengalaman yang sama,” kata dia.

Rutinitas Rally meliputi pekerjaannya sebagai pembalap, penyiar, serta ibu bagi anak remajanya. Beragam tanggung jawab tersebut mengharuskan ia untuk dengan cepat berpindah dari satu peran ke peran lainnya, dan ini memunculkan ide untuk memiliki mitra berkendara yang handal agar perjalanan sehari-hari menjadi mudah dan nyaman.

Sedangkan Salini Rengganis adalah peselancar berprestasi yang telah memenangkan banyak kejuaraan sejak tahun 2009, termasuk di antaranya adalah Indonesia’s Best Female Surfer di Indonesia Surfing Championship di tahun 2012 dan menempati urutan ke delapan di Pro Asia 2014.

Salini kerap merayakan Hari Kartini setiap tahun pada 21 April dengan berselancar mengenakan kebaya.

Sebagai seorang peselancar, Salini seringkali bepergian dari satu kota ke kota lainnya untuk menjelajahi pantai-pantai indah di Indonesia. Petualangan itu juga memberikan pengalaman yang memperkaya hidupnya, dan ini menjadi sumber semangat untuk terus menjelajah. Salini juga sadar akan pentingnya kendaraan yang lincah dan bisa bertahan dengan aktivitasnya.

“Hari-hari saya banyak dihabiskan dalam petualangan, menjelajahi pantai-pantai di Indonesia. Saya butuh mobil dengan body cladding yang tangguh, ground clearance yang tinggi, dan roof rail yang fungsional untuk membawa perlengkapan berselancar. Saya lihat Datsun CROSS sesuai dengan kebutuhan ini dan saya sudah tidak sabar untuk mencoba langsung,” ucap Salini Rengganis.

Rally Marina dan Salini Regganis adalah perempuan yang menginspirasi dengan segala pencapaiannya. Kepribadian mereka selaras dengan semangat “Be a Life Challenger” dari Datsun CROSS. IIMS 2018 adalah awal dari perjalanan menyenangkan bersama Datsun CROSS, yang mencari lebih banyak sosok-sosok inspiratif di Indonesia untuk berkolaborasi dan menghidupkan semangat ‘Be a Life Challenger’.