Puluhan TKI Akan Bekerja di Malaysia, Apa Syaratnya?

0
Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) oleh P4TKI Sambas, Kalimantan Barat
Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) oleh P4TKI Sambas, Kalimantan Barat

hamparan.info – Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) oleh P4TKI Sambas, Kalimantan Barat, sukses terlaksana pada Kamis (29/3/2018) bertempat di gedung PAP LTSA-P2TKI Sambas. PAP kali ini diikuti oleh 42 Pekerja Migran Indonesia (PMI) PT. Mafan Samudra Jaya.

Sebanyak 42 PMI ini akan bekerja diberbagai Agency di Malaysia seperti Samling Plywood (Miri) Sdn. Bhd., Shin Yang Forestry Sdn. Bhd., Shin Yang Plywood (Bintulu) Sdn. Bhd., dan Zedtee Plywood Sdn. Bhd.

Acara ini dihadiri oleh Daryono Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sambas, Zainal Abidin Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas, Andi Kusuma Irfandi Koordinator P4TKI Sambas.

“Dinas Komunikasi dan Informasi akan memuat setiap kegiatan PAP kedalam media pemerintah daerah Sambas yang terbit setiap bulannya serta media lokal yang bekerjasama dengan Pemda Sambas,”ujara Daryono.

Sementara itu Zainal Abidin berpesan kepada CPMI agar selalu peka terhadap teman, saling tolong menolong dan hilangkan egoisme supaya selalu kompak dan dapat menjaga nama Indonesia di Negeri orang.

PAP ini merupakan tahapan terakhir dalam proses penempatan PMI yang akan bekerja ke luar negeri. Sebelumnya para PMI telah mengikuti tahapan-tahapan awal seperti rekom paspor, pembuatan paspor, SKCK, cek kesehatan, jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan, dan penerbitan Surat Keterangan Pindah Luar Negeri (SKPLN).

Semua layanan tersebut saat ini tergabung dalam LTSA P2TKI Sambas. Menurut data P4TKI Sambas, sejak Januari hingga Maret 2018 sebanyak 318 PMI telah diproses melalui PPTKIS di LTSA-P2TKI Sambas.

“PMI secara resmi akan dilindungi oleh Negara dan mendapat Asuransi. Pemerintah juga sudah mengembangkan aplikasi yang dapat memudahkan pengguna android untuk mengecek status PMI, dengan menggunakan aplikasi E-KTKLN Reader”, kata Koordinator P4TKI Sambas, Andi Kusuma Irfandi, dalam surat keterangan resminya yang diterima.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here