Penjelasan Kapendam XII/Tanjungpura Soal Penerangan

0

hamparan.info – Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Intel/Pam Tahun 2018. Dengan mengusung tema melalui Rakernis intel pam tahun 2018. Dilandasi Jiwa Kesatria, Militan Dan Loyal Mewujudkan Aparat Intel/Pam dan Insan Penerangan Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) yang Profesional, Modern dan Manunggal Dengan Rakyat Guna Mendukung Tugas Pokok Kodam XII/Tanjungpura, di Aula Deninteldam XII/Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (20/3/2018).

Dalam amanat tertulis yang dilansir hamparan.info, Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi yang dibacakan Asintel Kasdam XIl/Tanjungpura Kolonel Infanteri Hendri Sembiring menyampaikan, sebagai insan Intel/Pam melalui Rakenis, diharapkan dapat menunjang kinerja Kodam XII/Tanjungpura dan sebagai evaluasi kerja tahun 2017 bagi aparat Intel/Pam serta untuk menyamakan persepsi dalam mengambil langkah dalam melaksanakan tugas kedepan agar profesional dan bersinergi sesuai harapan komando atas.

“Jadi Rakernis ini, aparat Intel/Pam agar dapat melakukan kinerja sebagai aparat, khususnya pengamanan tubuh guna mencegah kerugian baik personel maupun materiil disetiap satuannya masing-masing,” ujar Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Kegiatan Rakernis tersebut, diikuti sebanyak 64 peserta aparat Intel/Pam dari jajaran Kodam XII/Tanjungpura. Dengan ditandai penyematan tanda peserta oleh Asintel Kasdam XII/Tanjungpura.

Sementara itu, Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana subekti, S.Sos, menyampaikan materi Sinergitas Intelijen dengan jajaran Penerangan Tentara Nasional Indonesia (TNI), bagaimana dalam mengelola informasi secara cepat dan akurat untuk kepentingan publikasi pada Rakernis tersebut.

“Intel dan Penerangan adalah bagaikan dua sisi mata uang yang saling berhubungan dan memiliki nilai yang sama, yaitu mempunyai kerja yang sama bedanya bersifat tertutup dan terbuka,” ujar Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana subekti, usai memberikan materi Rakernis Intel/Pam, di Aula Deninteldam XII/Tanjungpura.

Tri Rana Subekti mengatakan, di era teknologi canggih ini, perang modern sudah tampak. Perang teknologi seperti internet, yang digunakan untuk menghancurkan dalam segala hal, ini dinamakan tantangan cyber yang menggunakan media atau dikatakan proxy war.

“Perang Moral dengan sasaran anak kecil dengan pengaruh media internet ketimbang berinteraksi sosial dapat merusak dan mempengaruhi moral masa depan anak, sehingga mengalami degradasi moral,” kata Tri Rana Subekti.

Diharapkan, aparat intelijen dan insan penerangan harus saling bersinergi dan saling tukar menukar informasi, sehingga memperoleh data atau informasi yang valid untuk dipublikasikan. Juga melakukan counter informasi yang negatif tentang TNI di masyarakat agar dapat memberikan citra positif bagi TNI terhadap masyarakat. Kemudian hingga saat ini tingkat kepercayaan publik terhadap TNI masih berada diurutan teratas sesuai dari beberapa Badan Survei Nasional.

Kolonel Infanteri Tri Rana subekti pun mengingatkan, Pilkada Serentak tak akan lama lagi akan dihelat, bagi aparat intel untuk ikut menjaga stabilitas dan keamanan, yakni dengan mewaspadai informasi yang ingin memecah belah, atau yang berusaha untuk menggagalkan Pilkada Serentak di tahun 2018.

“Hakikat sinergitas Aparat Intel dan Insan Penerangan harus saling mengisi, saling membantu, saling mempengaruhi. Intelijen adalah pusat segala informasi, dan Penerangan adalah publikasi, ini saling berkaitan,” kata Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti. (HI-001)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here