Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Pada Saat Pilkada

hamparan.info – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 akan segera dimulai. Untuk itulah, persiapan dan tahapan sebagai upaya pencegahan gesekan diperlukan adanya duduk bersama menyikapi secara arif dan bijaksana.

Komandan Kodim (Dandim) 1207/Berdiri Sendiri, Kolonel Infanteri Ulysses Sondang Manurung, mengatakan Pilkada bukan saja tangungjawab satu institusi saja. Melainkan semua unsur.

“Pilkada bukan saja tanjungjawab salah satu saja. Tentu semua tanggungjawab. Babinsa juga terlibat untuk mengamankan Pilkada,” kata Kolonel Infanteri Ulysses Sondang Manurung, seusai silaturahmi dengan awak media dalam rangka Pilkada 2018 aman dan damai serta TMMD ke 101 di Makodim 1207/BS Jalan Gusti Sulung Lelanang, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (31/3/2018).

Kolonel Infanteri Ulysses Sondang Manurung berkata, sejumlah langkah sudah dilakukan ke semua lapisan masyarakat. Ini berujuan guna memberikan rasa aman dan nyaman pada saat pesta demkokrasi tahunan itu.

“Jadi, itu juga disosialiasikan. Harapanya masyarakat bisa pesta demokrasi dengan tenang,” ucap Kolonel Infanteri Ulysses Sondang Manurung.

Selain itu, Kolonel Infanteri Ulysses Sondang Manurung berharap supaya masyarakat menggunakan sosisal media atau sosmed dengan bijak. “Cerdas menerima informasi,” tutur Kolonel Infanteri Ulysses Sondang Manurung.

Di tempat yang sama, Kapolresta Pontianak Komisaris Besar Polisi Purwanto, menjelaskan jajaranya sudah melakukan kerja sama dengan semua pihak soal Pilkada ini. Tentu hal itu bertujuan sebagai langkah preventif.

“Kita sudah bekerja dengan Dandim 12017/BS. Terutama tentang sosialisasi. Terutama soal hoaks atau berita bohong,” kata Komisaris Besar Polisi Purwanto.

Dia mengklaim, sosialisasi sudah sampai ke desa dari kota soal Pilkada. Selain itu juga dia berharap kepada masyarakat apapun informasi yang sifatnya meragukan, harus diklarifikasi.

“Satgas sudah dibentuk. Kita juga menyampaikan ke tingkat bawah. Kita harus memfilter semua informasi. Awak media adalah mitra kita. berita bohong itu bombastis. maka saya harus dibendung,” katanya.

Dia mengaku, sudah kumpulkan semua Kapolsek dan mengumpulkan Babinkamtibmas, karena mereka ujung tombak di masyarakat. Sosialisasi di lapisan terbawah menangkal hoaks dan klarifikasi berita hoaks. (HI-008)

Begini Apel Akbar Bukti Ulama

hamparan.info – Apel Akbar Kesetiaan Pancasila dan Harlah NU ke-92, Kader Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat bertempat di lapangan Terminal Kuari, Kabupaten Sekadau. 

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, Wakil Seketaris PB Nahdlatul Ulama Bpk Abdul Munim, Forkopimda Provinsi Kalbar, Pejabat Utama Polda Kalbar, Kepala BIN Kalbar, Para Ulama dan Tokoh Nahdlatul Ulama Se-Kalbar, serta Seluruh Kader Nahdatul Ulama se- Kalimantan Barat. 

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono menyampaikan Apel ini terwujud dengan kesuksesan serta semangat dari seluruh Kader Nahdatul Ulama se- Kalimantan Barat. 

“Hari ini,saya merasa bangga dan berbahagia dan bersukacita dapat hadir di tengah-tengah kader Nahdaltul Kalimantan dan Apel Kesetiaan pancasila, saya salut karena kader ulama tetap menjaga kesatuan pancasila dan NKRI dengan gagah berani,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, Sabtu, 31 Maret 2018.

‎Negara Indonesia adalah Negara Majemuk terdiri dari berbagai macam Suku , Agama, Ras dan Budaya yang tersebar dari sabang sampai merauke namun dari itu kita tetap satu. Seperti kita Gelorakan Pancasila dan NKRI, akhir-akhir ini kita di hadapkan atau menyaksikan berbagai persoalan di Negeri kita seperti berita Hoax yang tersebar oleh karena itu kita harus tanamkan dalam diri kita sendiri untuk tidak mudah percaya.

‎Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono berbangga kepada seluruh peserta Apel akbar ini karena sebagai bukti tekad kader ulama untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan, saya berharap dapat menebarkan pesan perdamaian di Indonesia dan kalbar pada khususnya.

“Saya menghimbau untuk tetap mewujudkan pesta demokrasi yang damai, hendaknya seluruh kader harus berani menentang berita hoax dan isu negatif yang justru menganggu dikehidupan bermasyarakat, bernegara. Mari bersama-sama untuk terus memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menjadikan Indonesia aman dan sejahtera,” demikian Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono mengimbau dan menekankan pentingnya demokrasi di negeri ini. (**)

Panglima Kodam XII/Tanjungpura: Terapkan Kepemimpinan Kreasi dan Inovasi

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi

hamparan.info – Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menutup Apel Komandan Satuan (Dansat) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tersebar Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura Tahun Anggaran 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari dimulai dari 27 Maret dan ditutup langsung oleh Panglima Kodam XII/Tanjungpura pada Kamis malam, 29 Maret 2018, di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menyampaikan, setelah mengikuti apel Dansat yang dilaksanakan sekembalinya harus mampu menerapkan kepemimpinan dengan melakukan improvisasi, kreasi dan inovasi juga mampu membangun kepemimpinan sehingga tercipta satu kesatuan yang sinergis, solid dan harmonis antara pemimpin dengan yang dipimpin.

“Dalam pertempuran tidak ditentukan oleh besar kecilnya kekuatan tentara, namun ditentukan oleh kualitas kepemimpinan dan kemampuan pengambilan keputusan dengan cepat dan tepat,” kata Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Selain itu, kata Panglima Kodam XII/Tanjungpura, apel Dansat Tahun 2018 merupakan penyelenggaraan padat kegiatannya, namun secara keseluruhan telah berjalan secara tertib dan aman. Terkait kebijakan pimpinan TNI AD dalam kesiapan operasional dan untuk menciptakan satu kesamaan langkah dalam upaya pembinaan satuan yang lebih baik, lebih maju dan berprestasi, maka para Komandan Satuan dituntut untuk dapat menyerap dan mensosialisasikan semua kebijakan yang menyangkut pembinaan satuan di satuannya masing-masing.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, pada acara tersebut juga mengingatkan, untuk para prajurit jajaran Kodam XII/Tanjungpura tetap menjaga netralitas selama pesta demokrasi. Indonesia menyongsong pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yakni Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati dilaksanakan secara serentak tahun 2018, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019.

“Para Dansat, ingatkan terus para prajurit di satuan masing-masing berikut Ibu-ibu Persit dan keluarganya agar tidak boleh memihak kepada salah satu partai atau kontestan tertentu,” Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, menegaskan.

Selain itu, Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menyampaikan ulang, dalam kegiatan segala hal yang dilakukan untuk Prajurit jajaran Kodam XII/Tanjungpura harus mengutamakan kepentingan satuan dan kesatuan bangsa dari pada kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan. Sadari supaya kita tidak terjebak

“Jadi hal ini, Sadari supaya kita tidak terjebak dalam polemik politik praktis yang bisa membuka integritas netralitas dan kepercayaan rakyat serta keutuhan NKRI. Berbuatlah dan berikan yang terbaik bagi Indonesia,” ungkap Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi. (HI-008)

Tim Terpadu Temukan Ikan Kaleng Mengandung Parasit Cacing

hamparan.info – Tim terpadu yang terdiri dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Balai Besar Pengawas obat dan Makanan (BBPOM) Pontianak, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LP POM MUI) Kalimantan Barat, dan Satpol PP Kota Pontianak menyisir sejumlah supermarket dan pasar swalayan yang ada di Pontianak.

Tim ini menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah supermarket maupun pasar swalayan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran dari Balai Pengawas Obat dan Makanan terkait penarikan 27 merek makanan kemasan dalam kaleng terutama ikan kaleng makarel yang mengandung parasit cacing berdasarkan temuan BPOM.

Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Kota Pontianak, Arwani mengatakan, dari data yang diberikan BPOM, ada sekitar 27 merek yang harus ditarik dari peredaran untuk sementara. Oleh sebab itu, pihaknya mengacu pada Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan terhadap konsumen.

“Kita memang harus mengawasi peredarannya, jangan sampai kalau sudah diinformasikan untuk ditarik peredarannya tetapi masih tetap dijual. Mudah-mudahan masyarakat lebih cerdas dalam membeli barang-barang yang ada di supermarket maupun pasar tradisional. Makanya ini kita sosialisasikan,” kata dia, dalam siaran persnya yang diterima berbagai awak media.

Salah satu supermarket yang disambangi tim terpadu ini diantaranya Ligo Mitra. Di supermarket ini ditemukan enam produk ikan makarel yang harus ditarik. Kemudian di supermarket Kaisar terdapat tujuh produk serupa yang juga ditarik oleh tim gabungan ini. “Kita apresiasi para pelaku usaha yang sudah merespon dengan baik terkait penarikan produk makanan kaleng makarel. Artinya, kita bersama-sama harus melindungi konsumen,” kata dia.

Terkait dampak dari mengkonsumsi makanan kaleng tersebut, diakuinya yang mengetahui persis adalah pihak BPOM. Pihaknya lebih kepada perlindungan konsumen dengan mengawasi pelaku usaha yang masih menjual produk tersebut.

Bagi pelaku usaha yang masih ditemukan tokonya menjual 27 merek makanan kaleng itu, maka pihaknya akan menarik produk tersebut dan mereka harus mematuhi itu. “Kami dari Diskumdag menunggu info selanjutnya dari BPOM. Kalau untuk saat ini, baru ditarik peredarannya, belum dimusnahkan. Kami tunggu informasi berikutnya, kami akan lihat kesadaran supermarket untuk menarik sendiri produk-produk itu,” kata dia.

Selain supermarket, pihaknya juga akan melakukan pengawasan reguler di pasar-pasar tradisional untuk menarik produk-produk yang harus ditarik peredarannya. Arwani mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan hati-hati dalam membeli produk makanan kaleng.

Berikut ini 27 merek yang mengandung parasit cacing berdasarkan temuan BPOM :

1. ABC MD 543909389002 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543909390002 Ikan Makarel Saus Ekstra Pedas
MD 543909391002 Ikan Makarel Saus Cabai

2. ABT ML 543909001547 Ikan Makarel Saus Tomat

3. AYAM BRAND ML 543909008251 Ikan Makarel Saus Tomat
ML 543909015251 Ikan Makarel Goreng
ML 543909024251 Ikan Makarel Saus Padang

4. BOTAN MD 517113006021 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543911013097 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543913001464 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543922019034 Ikan Makarel Saus Tomat

5. CIP MD 543913017182 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543913018182 Ikan Makarel Saus Ekstra Pedas

6. DONGWON ML 543909458014 Ikan Makerel Larutan Garam

7. DR. FISH MD 543913013160 Ikan Makarel Saus Tomat

8. FARMERJACK ML 543929007175 Ikan Makarel Saus Tomat

9. FIESTA SEAFOOD MD 543908031013 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543908032013 Ikan Makarel Saus Cabai
MD 543908033013 Ikan Makarel Saus Balado

10. GAGA MD 543910055083 Ikan Makarel Saus Tomat Cabe

11. HOKI ML 543909501660 Ikan Makarel Saus Cabai

12. HOSEN ML 543909419060 Ikan Makarel Saus Cabai

13. IO ML 543929070004 Ikan Makarel Saus Cabai

14. JOJO ML 543909002987 Ikan Makarel Saus Cabai

15. KING’S FISHER MD 543922014034 Ikan Makarel Saus Cabai

16. LSC ML 543929033021 Ikan Makarel Saus Tomat

17. MAYA MD 517113001021 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543913006464 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543913015464 Ikan Makarel Saus Cabai
MD 543913049021 Ikan Makarel Saus Cabai

18. NAGO/NAGOS ML 543929068004 Ikan Makarel Saus Tomat
ML 543929068004 Ikan Makarel Saus Tomat

19. NARAYA ML 543909311660 Ikan Makarel Saus Tomat
ML 543909419060 Ikan Makarel Saus Tomat

20. PESCA MD 517113040021 Ikan Makarel Saus Tomat

21. POH SUNG ML 543929001006 Ikan Makarel Saus Tomat

22. PRONAS MD 517122037021 Ikan Makerel Saus Pedas
MD 543922010004 Ikan Makarel Saus Tomat

23. RANESA MD 543911008097 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543913009182 Ikan Makarel Saus Cabai

24. S&W ML 543909094054 Ikan Makerel Larutan Garam

25. SEMPIO ML 543909287014 Ikan Makerel Kaleng
ML 543909294014 Ikan Makerel Larutan Garam

26. TLC ML 543929002175 Ikan Makarel Saus Tomat

27. TSC ML 543929003004 Ikan Makarel Saus Tomat.

Tak Ada Toleransi Bagi Politisasi SARA

Diversity Award 2018 bersama. (foto: SEJUK)

hamparan.info – Direktur Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) Ahmad Junaidi mengajak media untuk tidak mentoleransi politisasi SARA dalam Pilkada serentak maupun Pilpres. Sikap tegas media seperti itu menurutnya sangat dibutuhkan untuk menangkal menguatnya polarisasi masyarakat sebagaimana terjadi dalam Pilkada DKI Jakarta tahun lalu yang berlanjut dengan kasus-kasus persekusi.

Hal tersebut disampaikan Junaidi yang juga editor The Jakarta Post dalam Diversity Award 2018 di Wisma Antara, Jakarta Pusat. Dalam sambutan Diversity Award, yang merupakan penghargaan kepada karya-karya jurnalistik yang kuat dan mendalam menyuarakan isu toleransi beragama, pria yang punya sapaan akrab Alex ini sekaligus mengingatkan agar media tidak malah memperkeruh dan mengobarkan sentimen SARA di tahun-tahun politik.

“Media jangan sampai ikut terseret ke dalam perpecahan politik yang menggunakan agama dan etnis karena kerusakannya sangat besar bagi bangsa ini yang hingga kini masih berlanjut, terutama di media sosial,” ujarnya di hadapan ratusan pengunjung malam penganugerahan yang digelar dua tahunan oleh SEJUK sejak 2014 lalu, dalam siaran persnya yang diterima berbagai media, Jumat, 30 Maret 2018.

Junaidi menegaskan posisi SEJUK yang mengecam keras intimidasi yang dilakukan FPI terhadap Tempo waktu lalu. Bagi SEJUK, mengerahkan massa, mengancam dan melakukan kekerasan atas kerja-kerja jurnalistik adalah pelecehan terhadap prinsip-prinsip demokrasi yang sangat menjunjung tinggi kebebasan pers.

“Ketika pers sebagai pilar demokrasi bangsa ini diintimidasi, seharusnya negara bertindak tegas, terlebih ada unsur-unsur kekerasan,” kata dia.

SEJUK, sambung dosen Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara ini, mengingatkan semua pihak, baik warga maupun negara, bahwa kerja-kerja jurnalistik tidak bisa ditekan apalagi dengan kekerasan, karena dijamin undang-undang. Ketika terjadi sengketa atas suatu pemberitaan, maka mekanismenya harus melalui mediasi Dewan Pers, sehingga kasus yang menimpa Tempo tidak terulang lagi.

Peraih Diversity Award 2018

Tantangan yang tidak mudah di tengah kecenderungan meningkatnya intoleransi dan diskriminasi atas nama agama dari tahun ke tahun, mengharuskan adanya penghargaan yang tinggi bagi jurnalis yang secara khusus memproduksi pemberitaan-pemberitaan yang menyuarakan kelompok rentan.

“Diversity Award merupakan bentuk apresiasi atas karya-karya jurnalistik yang tidak sekadar memberitakan fakta, tetapi menunjukkan komitmen kepada semangat keragaman dengan menyuarakan secara tegas penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak warga negara dalam beragama dan mengekspresikan keyakinannya sesuai tuntunan konstitusi dan hak asasi manusia” kata Junaidi.

Dewan juri yang terdiri dari Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan, pendiri Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) Andy Budiman, novelis dan pendiri AJI Ayu Utami, pendiri Galeri Foto Jurnalistik Antara Oscar Motuloh, Pemimpin Redaksi Rappler Indonesia Uni Lubis memutuskan karya jurnalistik pemenang Diversity Award 2018: kategori radio “Asyuro Kota Semarang, Pembubaran tak Kunjung Usai” oleh Yuniar Kustanto, Elshinta Semarang; kategori TV “Tragedi Bom Bali 1: Belajar Ikhlas dari Penyintas” oleh Muhammad Miftah Faridl, CNN Indonesia TV biro Surabaya; kategori online “Program beasiswa LPDP dikritik soal tanya-jawab tentang agama, suku, dan gender” oleh Abraham Utama, BBC Indonesia; dan kategori foto “Keberagaman (di lapangan bola)” oleh Miftahuddin Mustofa Halim, Radar Bali.

Sementara, Diversity Award tahun ini tidak diberikan kepada kategori cetak. Tim riset, tim seleksi awal dan Dewan Juri tidak mendapatkan karya-karya jurnalistik cetak yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan Diversity Award 2018.

Peraih Fellowship Liputan Keberagaman 2018

Sebagai rangkaian Diversity Award, SEJUK selalu menyertakan program bantuan terbatas kepada jurnalis di Indonesia untuk melakukan liputan isu keberagaman dengan bersetia pada konstitusi dan hak asasi manusia.

“Fellowship Liputan Keberagaman 2018 bertujuan untuk mendorong jurnalis dan media massa cetak, online, radio, dan televisi lebih memberi perhatian terhadap isu keberagaman agama dan kepercayaan, etnis serta gender dan seksualitas dengan menggunakan kaca mata toleransi atau pluralisme dan hak asasi manusia,” ungkap Junaidi yang sekaligus ikut mengambil peran sebagai Dewan Juri.

Selain Ahmad Junaidi, yang terlibat menjadi juri fellowship adalah produser Kompas TV dan pendiri Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) Budhi Kurniawan, Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, peneliti Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad dan Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong.

Nissan Targetkan Penjualan 1 Juta Kendaraan

Nissan IMx KURO concept vehicle exterior. (foto: Nissan Motor Indonesia)

hamparan.info – Rencana jangka menengah Nissan M.O.V.E to 2022 menargetkan evolusi teknologi dengan menjadi yang terdepan dalam kendaraan listrik, ekspansi kendaraan swakemudi. Dan penyediaan layanan mobilitas Yokohama, Jepang – Nissan Motor Co., Ltd., mengumumkan rencananya untukmeluncurkan lebih banyak kendaraan listrik, meningkatkan dan mengembangkansistem swakemudi, serta mempercepat konektivitas kendaraan sebagai bagian dari rencana jangka menengah Nissan M.O.V.E to 2022.

Dalam targetnya, Nissan targetkan menjual satu juta kendaraan listrik baik pureelectric maupun e-POWER– setiap tahun hingga tahun fiskal 2022.Sebagai bagian dari Nissan M.O.V.E to 2022, perusahaan juga berencana untuk:

• Mengembangkan delapan kendaraan pure electric baru, berdasarkan
kesuksesan dari Nissan LEAF;
• Meluncurkan mobil listrik di Tiongkok di bawah brand berbeda;
• Memperkenalkan kendaraan listrik mini “kei” di Jepang;
• Menawarkan kendaraan listrik crossover global, yang terinspirasi dari konsep
Nissan IMx;
• Memperkenalkan varian baru elektrik bagi INFINITI pada tahun fiskal 2021;
• Melengkapi 20 model di 20 pasar dengan teknologi swakemudi; dan,
• Mencapai konektivitas 100% untuk seluruh mobil Nissan, Infiniti, dan Datsun
terbaru yang dijual di pasar utama pada akhir tahun rencana jangka
menengah.

Chief Planning Officer Nissan, Phillipe Klein, mengatakan strategi Nissan untuk produk dan teknologi didedikasikan untuk memposisikan Nissan sebagai yang terdepan di bidang otomotif, teknologi, dan evolusi bisnis.

“Kami berupaya untuk fokus dalam menyampaikan Nissan Intelligent Mobility, yang mencakup tiga elemen inti darielektrifikasi, yaitu teknologi swakemudi, konektivitas, dan layanan mobilitas baru,” kata Phillipe Klein, dikutip dalam siaran pers rilisnya yang diterima berbagai media.

Berbicara di konferensi media bersama Senior Vice President Takao Asami dan Senior Vice President Ogi Redzic, yang memimpin proyek swakemudi dan konektivitas di Alliance, Phillipe Klein, menegaskan kembali bahwa rencana jangka menengah ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan tahunan sebesar 30% hingga 16,5 triliun yen pada akhir tahun fiskal 2022.

Perusahaan juga menargetkan margin laba sebanyak 8% dari operasi inti dan cumulative free cash flow sebesar 2,5 triliun yen. Phillipe Klein berjanji untuk memanfaatkan kekuatan aset Renault-Nissan-Mitsubishi untuk
mendukung tujuan perusahaan.


Elektrifikasi

Sebagai bagian dari strategi elektrifikasi, Phillipe Klein menyatakan bahwa Nissan akan meluncurkan produk di Tiongkok yang dimulai tahun ini dengan kendaraan listrik baru untuk segmen C, berdasarkan teknologi Nissan LEAF.

Peluncuran produk – ini juga mencakup EV dengan harga terjangkau di Tiongkok dari joint venture Alliance, eGT New Energy Automotive. Kendaraan listrik baru dengan harga terjangkau ini akan dikembangkan Alliance dan Dongfeng untuk platform SUV segmen A.

Dua model kendaraan listrik baru juga sedang disiapkan untuk brand Venucia.
Nissan juga akan terus mengembangkan teknologi e-POWER yang sudah disematkan pada Nissan Note dan Nissan Serena di Jepang. Lebih dari 129.000 Note e-POWER terjual di Jepang pada tahun pertamanya, dengan lebih dari dua pertiga pelanggan memilih model e-POWER ketimbang varian biasa.

Nissan berharap, kendaraan bertenaga listrik – termasuk kendaraan listrik dan modele-POWER – akan mencakup 40% angka penjualan perusahaan di Jepang dan Eropa pada tahun 2022, serta 50% di tahun 2025. Di Amerika Serikat, targetnya adalah 20- 30% pada 2025 dan 35-40% di Tiongkok.

INFINITI akan mempercepat tren elektrifikasi, dengan model-model baru yang siap diluncurkan, baik itu kendaraan listrik maupun penggunaan teknologi e-POWER, mulai dari tahun fiskal 2021. Pada tahun 2025, INFINITI menargetkan kendaraan listrik mencapai angka 50% dari penjualan global.

Teknologi Swakemudi

Sebagai bagian dari strategi sistem swakemudi, Nissan mengumumkan rencananya untuk menghadirkan teknologi ProPILOT dalam 20 model di 20 negara pada tahun2022.

Perusahaan juga menargetkan untuk menjual 1 juta kendaraan yang dilengkapiProPILOT tiap tahun sampai 2022. Hal ini akan diikuti dengan meningkatkan kemampuan ProPILOT untuk swakemudi multijalur di jalan bebas hambatan dan mengelola tujuan kendaraan.

Kemampuantambahan ini akan diperkenalkan di Jepang sebagai proyek percobaan dalam kurun waktu satu tahun. Asami mengatakan, “Berdasarkan sejarah Nissan yang menyediakan teknologi keamanan tingkat dunia, kami terus mengembangkan teknologi otonom menuju kenyamanan hands-free dan eye-off di semua lingkungan. Kini, kami sudah memiliki kendaraan dengan kemampuan semi-swakemudi lebih banyak dibandingkan perusahaan otomotif lainnya, dan kami terus belajar dari pengalaman ini untuk memberikan manfaat bagi pelanggan.”


Konektivitas dan Layanan Mobilitas

Redzic mengumumkan tujuannya untuk menghadirkan konektivitas total bagi seluruh mobil Nissan, INFINITI, dan Datsun yang dijual di pasar utama. Hal ini dimungkinkan lewat peluncuran Alliance Connected Cloud.

“Alliance Connected Cloud akan memungkinkan semua perusahaan Alliance untuk
mengintegrasikan manajemen data kendaraan di masa depan, sekarang, dan masa lalu – baik model-model baru maupun yang sudah ada di jalan,” tutur Redzic.

“Ini akan mendukung layanan infotainment, serta mekanisme komunikasi satu pintu untuk memfasilitasi pertukaran kabar terbaru bagi semua kendaraan.”

Alliance Connected Cloud menyediakan fondasi untuk memungkinkan perluasan konektivitas dan layanan mobilitas bagi Nissan, termasuk layanan robo-vehicle ridehailing.

Nissan telah menguji coba layanan robo-vehice ride-hailing yang diberi nama “Easy Ride” bersama DeNA sebagai mitra di awal bulan ini. Pada awal tahun 2020an, Nissan targetkan untuk menyediakan layanan komersial langsung kepada pelanggan.

Sebagai informasi, Nissan adalah produsen kendaraan full-line global yang telah menjual lebih dari 60 model di bawah brand Nissan, Infiniti, dan Datsun. Pada 2016, perusahaan menjual 5,63 juta kendaraan secara global, menghasilkan keuntungan sebesar 11,72 triliun yen.

Pada 2017, Nissan memulai NissanM.O.V.E to 2022, sebuah rencana enam tahun yang menargetkan kenaikan pendapatan per tahunsebesar 30% menjadi 16,5 triliun yen sampai akhir tahun 2022, serta peningkatan cumulative freecash flow sebesar 2,5 triliun yen. Sebagai bagian dari Nissan M.O.V.E to 2022, perusahaanberencana untuk memperluas kepemimpinannya di bidang kendaraan listrik, yang disimbolkan olehNissan LEAF, kendaraan listrik seutuhnya yang mencatat sejarah dengan penjualan tertinggi di dunia.

Kantor pusat Nissan global di Yokohama, Jepang, mengelola operasi bisnis perusahaan di enam wilayah: Asia & Oceania; Afrika, Timur Tengah & India; Tiongkok; Eropa; Amerika Latin; dan Amerika Utara.

Nissan memiliki 247.500 karyawan di seluruh dunia dan telah bekerja sama dengan perusahaan Perancis, Renault, sejak 1999. Pada 2016, Nissan mengakuisisi 34% saham Mitsubishi Motors.

Kemitraan Renault-Nissan-Mitsubishi adalah kemitraanterbesar industri otomotif dunia saat ini, dengan total penjualan mencapai 10,6 juta kendaraan pada tahun fiskal 2017.

Puluhan TKI Akan Bekerja di Malaysia, Apa Syaratnya?

Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) oleh P4TKI Sambas, Kalimantan Barat

hamparan.info – Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) oleh P4TKI Sambas, Kalimantan Barat, sukses terlaksana pada Kamis (29/3/2018) bertempat di gedung PAP LTSA-P2TKI Sambas. PAP kali ini diikuti oleh 42 Pekerja Migran Indonesia (PMI) PT. Mafan Samudra Jaya.

Sebanyak 42 PMI ini akan bekerja diberbagai Agency di Malaysia seperti Samling Plywood (Miri) Sdn. Bhd., Shin Yang Forestry Sdn. Bhd., Shin Yang Plywood (Bintulu) Sdn. Bhd., dan Zedtee Plywood Sdn. Bhd.

Acara ini dihadiri oleh Daryono Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sambas, Zainal Abidin Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas, Andi Kusuma Irfandi Koordinator P4TKI Sambas.

“Dinas Komunikasi dan Informasi akan memuat setiap kegiatan PAP kedalam media pemerintah daerah Sambas yang terbit setiap bulannya serta media lokal yang bekerjasama dengan Pemda Sambas,”ujara Daryono.

Sementara itu Zainal Abidin berpesan kepada CPMI agar selalu peka terhadap teman, saling tolong menolong dan hilangkan egoisme supaya selalu kompak dan dapat menjaga nama Indonesia di Negeri orang.

PAP ini merupakan tahapan terakhir dalam proses penempatan PMI yang akan bekerja ke luar negeri. Sebelumnya para PMI telah mengikuti tahapan-tahapan awal seperti rekom paspor, pembuatan paspor, SKCK, cek kesehatan, jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan, dan penerbitan Surat Keterangan Pindah Luar Negeri (SKPLN).

Semua layanan tersebut saat ini tergabung dalam LTSA P2TKI Sambas. Menurut data P4TKI Sambas, sejak Januari hingga Maret 2018 sebanyak 318 PMI telah diproses melalui PPTKIS di LTSA-P2TKI Sambas.

“PMI secara resmi akan dilindungi oleh Negara dan mendapat Asuransi. Pemerintah juga sudah mengembangkan aplikasi yang dapat memudahkan pengguna android untuk mengecek status PMI, dengan menggunakan aplikasi E-KTKLN Reader”, kata Koordinator P4TKI Sambas, Andi Kusuma Irfandi, dalam surat keterangan resminya yang diterima.

Mencari Solusi Karhutla di Kalimantan Barat, Bisa?

hamparan.info – Guna mencari Solusi Karhutla di Kalimantan Barat, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dan Isntansi terkait menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di Hotel Harris Pontianak, Kamis (29/3/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, Ketua Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia, Nasir Foead, Ketua Manggala Agni Kalbar , Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Siantan Pontianak, Pejabat Utama Polda Kalbar, Kapolresta/Dandim, para Kapolsek, Kepala Desa , Lurah wilayah Kubu Raya dan Kota, Bhabinkambtibmas dan Babinsa Kalimantan Barat.

“Berbicara hutan dan lahan kita mengalami dampak ekstrim yang terjadi pada tahun 2015 , dengan kejadian ini kita benar-benar mulai mengantisipasi Kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan kerugian dari aspek ekonomi hingga kesehatan,oleh karena itu pada tahun 2016 dan 2017 dengan sigap dan kerja keras Kalimantan Barat berhasil menekan hotsopot dan diutamkan lagi ditahun 2018 menjadi Zero Hotspot,” kata Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono

Persiapkan untuk mengatasi Karhutla harus dimulai sejak dini, kita petakan wilayah yang menjadi titik rawan Kebakaran hutan dan laha. Akan dilakukan penegakan hukum yang tegas pada pembakar hutan dan lahan, dengan kegiatan Diskusi ini berikan solusi terbaik kepada masyarakat cara membuka lahan dengan cara tidak membakar .

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, mengatakan Karhutla menjadi agenda nasional, Polda Kalbar akan melakukan upaya preventif dan preemtif secara maksimal. Upaya Preemtif dengan cara pemetaan titik rawan Hotspot, Melakukan himbauan, sosialisasi kepada masyarakat dan perusahaan, Koordinasi dengan isntansi lain, pernakan Bhabinkambtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat dan mendorong Pemda melakukan Tupoksinya serta Upaya Preventif dengan melakukan patroli bersama, datangi TKP.

Melakukan pemadaman bersama serta mengajak masyarakat dan perusahaan guna mengantisipasi, Upaya Penegakan bukum dengan mendatangi TKP, melakukan Lidik, Sidik , Saksi Ahli, gelar perkara dan menyerahkan berkas dan barang bukti.

“Saya mengajak kepada seluruh peserta FGD dan semua segenap elemen masyarakat bersinergi , berasatu pada bahu membahu untuk memberikan permasalahan solusi bagi permasalahan Karhutla dan menjadikan Kalimantan Barat Zero Hotspot di tahun 2018,” demikian Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono, berujar.